You are on page 1of 1

Aku ingin bercerita ketika aku mengenalmu, semua terasa berbeda, semua terasa ikut

tersenyum padaku. Hari hari ku penuh warna sejak hari itu , dan lagi – lagi aku menemui mu
lagi dan tidak tahu kebetulan atau takdir bernain didalamnya. Kita diberi kesempatan untuk
saling bicara lagi, tentang masalahpadaku. Hari hari ku penuh warna sejak hari itu , dan lagi
– lagi aku menemui mu lagi dan tidak tahu kebetulan atau takdir bernain didalamnya. Kita
diberi kesempatan untuk saling bicara lagi, tentang masalah-masalah yang sudah kita hadapi
di hari-hari tanpa pertemuan kita.

Aku ingin bercerita ketika aku mengenalmu, semua terasa berbeda, semua terasa ikut
tersenyum padaku. Hari hari ku penuh warna sejak hari itu , dan lagi – lagi aku menemui mu
lagi dan tidak tahu kebetulan atau takdir bernain didalamnya. Kita diberi kesempatan untuk
saling bicara lagi, tentang masalah-masalah yang sudah kita hadapi di hari-hari tanpa
pertemuan kita.

Aku ingin bercerita ketika aku mengenalmu, semua terasa berbeda, semua terasa ikut
tersenyum padaku. Hari hari ku penuh warna sejak hari itu , dan lagi – lagi aku menemui mu
lagi dan tidak tahu kebetulan atau takdir bernain didalamnya. Kita diberi kesempatan untuk
saling bicara lagi, tentang masalah-masalah yang sudah kita hadapi di hari-hari tanpa
pertemuan kita.

Aku ingin bercerita ketika aku mengenalmu, semua terasa berbeda, semua terasa ikut
tersenyum padaku. Hari hari ku penuh warna sejak hari itu , dan lagi – lagi aku menemui mu
lagi dan tidak tahu kebetulan atau takdir bernain didalamnya. Kita diberi kesempatan untuk
saling bicara lagi, tentang masalah-masalah yang sudah kita hadapi di hari-hari tanpa
pertemuan kita.

Aku ingin bercerita ketika aku mengenalmu, semua terasa berbeda, semua terasa ikut
tersenyum padaku. Hari hari ku penuh warna sejak hari itu , dan lagi – lagi aku menemui mu
lagi dan tidak tahu kebetulan atau takdir bernain didalamnya. Kita diberi kesempatan untuk
saling bicara lagi, tentang masalah-masalah yang sudah kita hadapi di hari-hari tanpa
pertemuan kita.

Aku ingin bercerita ketika aku mengenalmu, semua terasa berbeda, semua terasa ikut
tersenyum padaku. Hari hari ku penuh warna sejak hari itu , dan lagi – lagi aku menemui mu
lagi dan tidak tahu kebetulan atau takdir bernain didalamnya. Kita diberi kesempatan untuk
saling bicara lagi, tentang masalah-masalah yang sudah kita hadapi di hari-hari tanpa
pertemuan kita.