You are on page 1of 5

1

Cara Cepat Menentukan Orbital Hibrida Atom


dari Struktur Molekulnya
JUMAT, 24 FEBRUARI 2017

Beberapa soal tentang menentukan orbital hibrida sering ditampilkan dalam struktur molekul ala
Lewis (Struktur Lewis). Ini akan mudah untuk diperkirakan orbital hibrida apakah yang dimiliki oleh
suatu atom yang ditunjuk. Sedikit berbeda jika tidak ditampilkan struktur molekulnya dan ini dapat
menggunakan trik yang pernah ditulis dalam blog ini. Petunjuk singkatnya adalah dengan
menghitung jumlah macam ikatan pada struktur molekul.
Dimisalkan X adalah jumlah ikatan yang ada dan Y adalah jumlah pasangan elektron bebas (PEB),
jika hasil:
X + Y = 2 (1s + 1p) orbital hibridanya sp,
X + Y = 3 (1s + 2p) orbital hibridanya sp2,
X + Y = 4 (1s + 3p) orbital hibridanya sp3,
X + Y = 5 (1s + 3p + 1d) orbital hibridanya sp3d,
X + Y = 6 (1s + 3p + 2d) orbital hibridanya sp3d2,
X + Y = 7 (1s + 3p + 3d) orbital hibridanya sp3d3.

Contoh Soal #1:


Tentukan orbital hibrida pada atom yang ditunjuk dengan nomor 1, 2, 3, 4 pada struktur molekul
berikut:

Pembahasan #1:

1. Atom C memiliki 4 ikatan singel (1 ikatan C–C dan 3 ikatan C–H)


→ anggap ada 1s + 3p → orbital hibrida C adalah sp3.

2. Atom C memiliki 1 ikatan singel (ikatan C–C) dan 1 ikatan tripel (C≡N)
→ anggap ada 1s + 1p → orbital hibrida C adalah sp.
2

3. Atom N memiliki 3 ikatan tripel (ikatan C≡N) dan 1 ikatan singel (N–O)
→ anggap ada 1s + 1p → orbital hibrida N adalah sp.

4. Atom O memiliki 1 ikatan singel (ikatan O–N) dan 3 PEB


→ anggap ada 1s + 3p → orbital hibrida O adalah sp3.

Contoh Soal #2:


Golongan unsur atom H = 1A, C = 4A, N = 5A, O = 6A. Tentukan orbital hibrida pada atom yang
ditunjuk oleh setiap nomor pada gambar struktur molekul berikut:

Pembahasan #2:
Gambar struktur molekul soal ini tidak ditampilkan pasangan elektron bebas sebagaimana mestinya
oleh karena itu untuk dapat menjawab secara benar harus memahami jumlah elektron valensi (ev)
setiap atom. Elektron valensi dapat merujuk pada golongan setiap unsur.
Atom H memiliki ev = 1 (mampu membentuk 1 ikatan)
Atom C memiliki ev = 4 (mampu membentuk maksimal 4 ikatan)
Atom N memiliki ev = 5 (mampu membentuk maksimal 3 ikatan)
Atom O memiliki ev = 6 (mampu membentuk maksimal 2 ikatan)

1. Atom H memiliki 1 ikatan singel (1 ikatan H–N), H tidak memiliki PEB


→ anggap ada 1s → orbital hibrida H adalah s.

2. Atom N memiliki 3 ikatan singel (2 ikatan N–H dan 1 ikatan N–H) karena N punya 5 ev ini
berarti pada N mestinya punya 2 elektron atau 1 PEB (ingat setiap PEB = 2 ev) hanya pada
3

gambar tidak ditampilkan. Jadi atom N ini punya 3 ikatan singel + 1 PEB = 4 orbital hibrida
→ anggap ada 1s + 3p → orbital hibrida N adalah sp3.

3. Atom O memiliki 1 ikatan dobel (1 ikatan O=C) karena O punya 6 ev ini berarti pada O sudah
terpakai 2 ev, jadi masih tersisa 4 ev atau 2 PEB hanya pada gambar tidak ditampilkan. Jadi
atom O ini punya 1 ikatan doble + 2 PEB = 3 orbital hibrida.
→ anggap ada 1s + 2p → orbital hibrida O adalah sp2.

4. Atom O memiliki 2 ikatan singel (1 ikatan O–C dan 1 ikatan O–H) karena O punya 6 ev ini
berarti pada O sudah terpakai 2 ev, jadi masih tersisa 4 ev atau 2 PEB hanya pada gambar
tidak ditampilkan. Jadi atom O ini punya 2 ikatan singel + 2 PEB = 4 orbital hibrida.
→ anggap ada 1s + 3p → orbital hibrida O adalah sp3.

5. Atom H memiliki 1 ikatan singel (1 ikatan H–O), H tidak memiliki PEB


→ anggap ada 1s → orbital hibrida H adalah s.

6. Atom C memiliki 4 ikatan singel (2 ikatan C–H, 1 ikatan C–N, 1 ikatan C–C) dan karena C
hanya punya 4 ev maka tidak ada ev yang bebas = 4 orbital hibrida
→anggap ada 1s + 3p → orbital hibrida C adalah sp3.

7. Atom C memiliki 2 ikatan singel (1 ikatan C–O dan 1 ikatan C–C) dan 1 ikatan dobel (ikatan
C=O) = 3 orbital hibrida
→ anggap ada 1s + 2p → orbital hibrida C adalah sp2.

Cara lebih praktis lagi adalah hanya dengan melihat jenis ikatannya saja. Cara ini terbilang hanya
berupa trik namun tidak dapat memberi informasi lebih detil, namun cukup akurat kalau untuk
menemukan jawaban yang tepat pada soal pilihan berganda.

 Khusus H → 1 ikatan → orbital hibrida s,


 Atom C, O, N dengan ikatan singel → orbital hibrida sp3.
 Atom C, O, N dengan 1 ikatan dobel → orbital hibrida sp2.
 Atom C, atau yang lain dengan 2 ikatan dobel → orbital hibrida sp.
 Atom C, N atau yang lain dengan 1 ikatan tripel → orbital hibrida sp.

Bagaimana dengan atom lain? Prinsipnya sama, yang perlu diperhatikan adalah berapa jumlah
ikatan dan PEB pada atom tersebut, tidak perduli macamnya, mau ikatan singel/dobel/tripel
tidak diperhatikan tetapi yang diperhatikan adalah jumlah ikatannya dan PEB saja.
4

Contoh Soal #3:


Apakah orbital hibrida pada atom yang ditunjuk pada gambar berikut?

Pembahasan #3:
Gambar struktur molekul soal ini tidak ditampilkan pasangan elektron bebas sebagaimana mestinya
oleh karena itu untuk dapat menjawab secara benar harus memahami jumlah elektron valensi (ev)
setiap atom. Elektron valensi dapat merujuk pada golongan setiap unsur.
Atom O memiliki ev = 6 (mampu membentuk maksimal 2 ikatan)
Atom S memiliki ev = 6 (mampu membentuk maksimal 6 ikatan)

1. Atom O memiliki 2 ikatan singel (1 ikatan O–H dan 1 ikatan O–S) karena O punya 6 ev ini
berarti pada O sudah terpakai 2 ev, jadi masih tersisa 4 ev atau 2 PEB hanya pada gambar
tidak ditampilkan. Jadi atom O ini punya 2 ikatan singel + 2 PEB = 4 orbital hibrida.
→ anggap ada 1s + 3p → orbital hibrida O adalah sp3.

2. Atom O memiliki 1 ikatan dobel (1 ikatan O=S) karena O punya 6 ev ini berarti pada O sudah
terpakai 2 ev, jadi masih tersisa 4 ev atau 2 PEB. Jadi atom O ini punya 1 ikatan doble + 2
PEB = 3 orbital hibrida.
→ anggap ada 1s + 2p → orbital hibrida O adalah sp2.

3. Atom S memiliki 2 ikatan singel (2 ikatan S–O) dan 2 ikatan dobel (2 ikatan S=O) karena S
punya 6 ev ini berarti pada S sudah terpakai 6 ev, jadi tidak elektron tersisa atau 0 PEB. Jadi
atom S ini punya 2 ikatan singel + 2 ikatan dobel = 4 orbital hibrida.
→ anggap ada 1s + 3p → orbital hibrida S adalah sp3.

Bagaimana menentukan orbital hibrida jika tidak diberikan gambar struktur molekulnya?
Kembali seperti bahasan sebelumnya, misal PH 3 atau PCl3 orbital hibrida P adalah sp3, H dan Cl
yang berikatan pada P tidak mungkin membentuk ikatan dobel atau tripel, semuanya membentuk
5

ikatan singel. Ingat P itu berada pada golongan 5A (15) jadi punya 5 ev. Karena ada 3 ikatan singel
berarti masih terdapat 1PEB, total ikatan dan PEB = 4 (1s + 3p) maka orbital hibrida atom P adalah
sp3.

PCl5 apa orbital hibrida pada P? Semua Cl yang berikatan pada P adalah berikatan singel, jumlahnya
sebanyak 5 ikatan singel, ingat 5 ikatan (1s + 3p + 1d) berarti orbital hibridanya adalah sp3d.

Demikian.

DIPOSTING OLEH URIP RUKIM


KATEGORI: KIMIA-1, KIMIA-2, ORBITAL HIBRIDA

http://www.urip.info/2017/02/cara-cepat-menentukan-orbital-hibrida.html