You are on page 1of 3

TUGAS ARTIKEL TENTANG SISTEM

EKONOMI SOSIALISME

KELOMPOK :2

DISUSUN OLEH:

 MARWAH MARSELIANI
 AHMAD JAJULI
 JUMHANA
 JULIADI
 YEYEN
 LIA ERNAWATI
Sistem Ekonomi Sosialis
Lahirnya sistem ekonomi sosialis dengan maksud memperbaiki sistem perekonomian
yang sebelumnya yaitu karna disebabkan sistem ekonomi yang sebelumnya banyak
kesenjangan antara si kaya dan simiskin dengan kata lain hanya pemegang modal
besar saja yang bisa bertahan jadi yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin
miskin. Maka lahirlah sistem ekonomi sosialis.

Pengertian sistem ekonomi sosialis


Sistem Ekonomi sosialis yaitu sistem ekonomi yang seluruh kegiatan ekonominya
direncanakan, dilaksanakan, dan diawasi oleh pemerintah secara terpusat.

Sistem ekonomi sosialis tidak sama dengan sistem ekonomi komunis, sosialisme
merupakan tahap persiapan ke komunisme. Sistem ekonomi sosialis dibagi menjadi
dua sub system, yaitu sub sistem ekonomi dari Marxis dan sistem ekonomi sosialisme
demokrat.

Penggunaan istilah sosialisme sering digunakan dalam berbagai konteks yang berbeda-
beda oleh berbagai kelompok, tetapi hampir semua sepakat bahwa istilah ini berawal
dari pergolakan kaum buruh industri dan buruh tani pada abad ke-19 hingga awal abad
ke-20 berdasarkan prinsip solidaritas dan memperjuangkan masyarakat egalitrian yang
dengan sistim ekonomi menurut mereka dapat melayani masyarakat banyak daripada
hanya segelintir elite

Faktor-faktor yang mendorong lahirnya sosialisme :


1. Karena adanya revolusi industry
2. Karena bangkitnya kaum borjuis (majikan) dan kaum proletar (buruh)
3. Munculnya pemikiran-pemikiran baru yang lebih terpelajar dan lebih rasional
terhadap kehidupan manusia dan masyarakat
4. Adanya tuntutan-tuntutan berlakunya demokrasi dari hasil Revolusi Perancis
Karl Max merupakan tokoh pengkritik kapitalisme di eropa dan penggugah
perlawanan kaum buruh terhadap kapitalisme, juga penulis wacana yang
menjadi dasar pembentukan sistem ekonomi sosial
Kelemahan Sistem Ekonomi Sosialis
 Hak pribadi tidak diakui, karna semua kegiatan ekonomi terpusat oleh
pemerintah
 Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat
 Masyarakat tidak meliki kebebasan memilih sumberdaya

Kelebihaan Sistem ekonomi Sosialis


Pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran dan masalah ekonomi
lainnya.

 Pasar barang dalam negri berjalan lancar


 Pemerintaah dengan leluasa ikut campur dalam mekanisme pasar dan dalam hal
penentuan harga.
 Relatif lebih mudah dalam pemdistribusian pendapatan.

Negara yang menganut sistem ekonomi sosialis


Negara yang menganut sistem ekonomi sosialis diantaranya yaitu Rusia, Kore utara,
Kuba, Vietnam dan negara komunis lainnya.

Pemerintah China memiliki kendali paling dominan terhadap beberapa penentuan


kebijakan dan kegiatan ekonomi di negara tersebut. Namun untuk beberapa sektor,
pemerintah China melakukan efisiensi terhadap kebijakan yang dulu pernah diterapkan,
seperti fasilitas perlindungan kesehatan yang sekarang tidak di subsidi lagi oleh
pemerintah. Ekonomi China awalnya menganut sistem ekonomi sosialis, namun secara
lambat laun sistem ekonomi ini mengalami perubahan seiring dengan beberapa arah
kebijakan yang ditujukan untuk membangkitkan kembali kestabilan ekonomi.

Saat ini ekonomi China sekilas menganut sistem ekonomi liberal atau kapitalisme, hal
ini terlihat dari berbagai upaya yang dilakukan pemerintah untuk membuka pasar bebas
internasional. Meskipun terdapat unsur liberal, pemerintah China masih melabeli diri
mereka sebagai negara yang pro terhadap sosialisme. Dari model sistem ekonomi yang
seperti ini, sebenarnya mereka telah meninggalkan bentuk murni dari sistem ekonomi
sosialis. Bentuk soaialis bisa dilihat dari total perusahaan yang ada di China, 70%
merupakan BUMN dan sisanya dikuasai oleh swasta. Pertumbuhan angka perusahaan
swasta dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, dan inilah yang menunjukkan
adanya unsur sosialis dan unsur liberal. Dengan perubahan penerapan sistem ekonomi
tersebut berdampak positif bagi perekonomian China yaitu menempatkan negara China
sebagai negara kedua dengan pertumbuhan ekonomi terbesar dunia setelah Amerika.