You are on page 1of 2

Diagnosis Gejala yang diemukan

Pneumonia - Demam
- Batuk dengan napas cepat
- Crackles (ronki) pada auskultasi
- Kepala teangguk-angguk
- NCH+
- Tarikan dinding dada bagian bawah ke dalam
- Merintih (grunting)
- Sianosis
Bronkiolitis - Episode pertama wheezing pada anak umur < 2 thn
- Hiperinflasi dinding dada
- Ekspirasi memanjang
- Gejala pada pneumonia dapat dijumpai
- Kurang atau tidak ada respon dengan bronkodilator
Asma - Riwayat wheezing berulang
Gagal jantung - Peningkatan tekanan vena jugularis
- Denyut apeks bergeser ke kiri
- Irama S3 Gallop
- Bising jantung
- Cracles / ronki di daerah basal paru
- Pembesarah hati
PJB - Sulit makan atau menyusui
- Sianosis
- Bising jantung
- Pembesarah hati
Efusi/empiema - Bila masif terdapat tanda pendorongan organ intra
thoraks
- Pekak pada perkusi
TB - Riw. Kontak + dg pasien TB dewasa
- Uji Tuberkulin (+) (> 10 mm, pada keadaan
imunosupresi >5 mm)
- Pertumbuhan buruk/kurus atau BB menurun
- Demam (>2mnggu) tanpa sebab yg jelas
- Batuk kronis (>3 minggu)
- Pembesaran kel. Limfe leher, aksila, inguinal yg
spesifik. Pembengkakan tulang/sendi punggung,
panggul, lutut, tulang
Pertusis - Batuk paroksisimal yg diikuti dg whoop , muntah,
sianosis atau apneu
- Bisa tanpa demam
- Imunisasi DPT (-)
- Klinis baik di antara episode batuk
Benda asing - Riw tiba-tiba tersedak
- Stridor atau distress pernapasan tiba-tiba
- Wheeze atau suara pernapasan menurun yang bersifat
fokal
Pneumothoraks - Awetan tiba-tiba, sesak
- Hipersonor pada perkusi di satu sisi dada
- Pergeseran mediastinum