You are on page 1of 76

PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA

DINAS PETERNAKAN DAN PERIKANAN


KABUPATEN BATANG HARI
Jalan Jend. Sudirman  (0743) 21072 -21089 Fax. (0743) 21072
MUARA BULIAN

DOKUMEN PENGADAAN
Nomor : 04/PPBJ/DISNAK/2012

KEGIATAN PEMBANGUNAN SARANA DAN PRASARANA


PEMBIBITAN TERNAK

PEKERJAAN :

PENGADAAN TRAKTOR DAN HAND TRAKTOR

Lokasi :
Kabupaten Batang Hari

PEMERINTAH KABUPATEN BATANG HARI


DINAS PETERNAKAN DAN PERIKANAN
Jln. Jend. Sudirman Telp. (0743) 21072 -21089 2Telp. (0743) 210721072

MUARA BULIAN
BAB I
UMUM

A. DASAR HUKUM

1. Dokumen Pengadaan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor
54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

2. Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana


Pembibitan Ternak Tahun Anggaran 2012.

B. PENGERTIAN, ISTILAH DAN SINGKATAN

Dalam Dokumen Pengadaan ini dipergunakan pengertian, istilah dan singkatan sebagai berikut :

 Barang : Setiap benda baik berwujud maupun tidak berwujud, bergerak maupun
tidak bergerak, yang dapat diperdagangkan, dipakai, dipergunakan atau
dimanfaatkan oleh Pengguna Barang.
 HPS : Harga Perkiraan Sendiri.
 HEA : Harga Evaluasi Akhir.
 Kemitraan : Kerjasama antar penyedia yang masing-masing pihak
mempunyai hak, kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan
perjanjian tertulis.
 LDP : Lembar Data Pemilihan.
 LDK : Lembar Data Kualifikasi.
 Panitia : Kelompok Kerja Panitia Pengadaan yang berfungsi untuk melaksanakan
pemilihan Penyedia.
 PPK : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertang-gung jawab
atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa.
 PA : Pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kemeterian/
Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan
pada Institusi lain pengguna APBN/APBD.
 SPPBJ : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa.
 SP : Surat Pesanan.
 TKDN : Tingkat Komponen Dalam Negeri.

C. SUMBER DANA

Pelelangan Umum ini dibiayai dari sumber pendanaan yang tercantum dalam LDP.
D. PESERTA PELELANGAN

Peserta lelang adalah penyedia barang/jasa (PT/CV/Firma/Koperasi) yang memenuhi ketentuan


peraturan perundang-undangan untuk menjalankan usaha/kegiatan sebagai penyedia barang/jasa
yang sesuai dengan bidangnya.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 2


BAB II
PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI

A. BENTUK PENGUMUMAN

PEMERINTAHAN KABUPATEN BATANG HARI


DINAS PETERNAKAN DAN PERIKANAN
KABUPATEN BATANG HARI
Jalan Jend. Sudirman No. (0743) 21072 -21089 Fax. (0743) 21072
Kode Pos : 36613

PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM


DENGAN PASCAKUALIFIKASI
Nomor : 05/PPBJ/DISNAK/2012

Panitia Pengadaan Barang/Jasa DINAS PETERNAKAN DAN PERIKANAN Kabupaten Batang Hari akan
melaksanakan Pelelangan Umum Pascakualifikasi untuk paket pekerjaan Pengadaan sebagai berikut:

1. Paket Pekerjaan
Nama paket pekerjaan : Pengadaan Traktor dan Hand Traktor
Nilai total HPS : Rp. 292.065.633,- (Dua Ratus Sembilan Puluh Dua Juta Enam Puluh
Lima Ribu Enam Ratus Tiga Puluh Tiga Rupiah)
Sumber Pendanaan : APBD Kabupaten Batang Hari Tahun Anggaran 2012
2. Persyaratan Peserta
a. Peserta pengadaan harus merupakan Badan Usaha.
b. Memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) yang masih berlaku dan Sertifikat Badan Usaha
(SBU) Sub Bidang Perdagangan Eceran Mesin Pertanian dan Perlengkapannya (47791) yang
dikeluarkan oleh instansi pemerintah/ lembaga yang berwenang.
c. Kualifikasi Perusahaan adalah Kecil
3. Pelaksanaan Pengadaan
Tempat : Sekretariat Panitia Pengadaan Barang/Jasa DINAS PETERNAKAN
DAN PERIKANAN Kabupaten Batang Hari
Alamat : Jl. Jend. Sudirman Muara Bulian
Website : lpse.batangharikab.go.id

4. Jadwal Pelaksanaan Pengadaan


No Kegiatan Tanggal Waktu
1. Pendaftaran dan Pengambilan 08.00 WIB s/d 12.00
12 s/d 20 April 2012
Dokumen Pengadaan WIB (Setiap Hari Kerja)
2. Pemberian Penjelasan 17 April 2012 09.00 WIB s/d selesai
08.00 WIB s/d 12.00
WIB
3. Pemasukan Dokumen Penawaran 18 s/d 23 April 2012
Kecuali tgl 23 April
sampai 10.00 Wib
4. Pembukaan Dokumen Penawaran 23 April 2012 10.15 WIB
5. Evaluasi Penawaran
6. Pengumuman Pemenang
7. Masa Sanggah
8. Penerbitan SPPBJ

5. Pendaftaran dan pengambilan Dokumen Pengadaan dapat diwakilkan dengan membawa surat
tugas dari direktur utama/pimpinan perusahaan/kepala cabang dan kartu pengenal.
6. Seseorang dilarang mewakili lebih dari 1 (satu) perusahaan dalam mendaftar dan mengambil
Dokumen Pengadaan.
7. Dokumen Pengadaan dapat diunduh melalui Website : lpse.batangharikab.go.id
Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian.

Muara Bulian, 12 April 2012


PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 3


BAB III
INSTRUKSI KEPADA PESERTA

A. UMUM
1. Lingkup Pekerjaan
a. Panitia Pengadaan Barang/Jasa mengundang para peserta untuk menyampaikan
penawaran atas paket pekerjaan pengadaan barang yang tercantum dalam LDP.

b. Nama paket dan lingkup pekerjaan ditentukan dalam LDP.

c. Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu
yang ditentukan dalam LDP, berdasarkan syarat-syarat umum dan syarat-syarat khusus
kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai kontrak.

2. Sumber Dana
Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan yang tercantum dalam LDP.

3. Peserta Pelelangan Umum


a. Pengadaan Barang ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta pengadaan yang
berbentuk badan usaha, kemitraan atau perorangan yang memenuhi kualifikasi.

b. Dalam hal peserta akan atau sedang melakukan kemitraan, baik dengan perusahaan
nasional maupun asing maka peserta harus memiliki perjanjian Kerja Sama
Operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang
mewakili kemitraan/ KSO tersebut.

c. Peserta kemitraan/ KSO dilarang untuk mengubah perjanjian Kerja Sama


Operasi/kemitraan.

4. Larangan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) Serta Penipuan


a. Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika
pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut :

 Berusaha mempengaruhi Panitia Pengadaan Barang/Jasa dalam bentuk dan cara


apapun, untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen
Pengadaan, dan/atau Peraturan Perundang-Undangan.
 Melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil kualifikasi
sehingga mengurangi/ menghambat/ memperkecil/ meniadakan persaingan yang
sehat dan/atau merugikan pihak lain.
 Membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak
benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pengadaan ini.

b. Peserta yang menurut penilaian Panitia Pengadaan Barang/Jasa terbukti melakukan


tindakan sebagaimana dimaksud dalam huruf a di atas akan dikenakan sanksi sebagai
berikut :

 Sanksi administratif, seperti digugurkan dari proses pemilihan atau pembatalan


penetapan pemenang.
 Sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam.
 Gugatan secara perdata dan/atau pelaporan secara pidana kepada Pihak Berwenang.

c. Pengenaan sanksi atas tindakan di atas akan dilaporkan oleh Panitia Pengadaan
Barang/Jasa kepada PA/KPA.

5. Larangan Pertentangan Kepentingan


a. Para pihak dalam melaksanakan tugas, fungsi dan perannya dalam pengadaan ini dilarang
memiliki/melakukan peran ganda antara lain meliputi :

 Seorang anggota direksi atau dewan komisaris suatu Badan Usaha dilarang
merangkap sebagai anggota Direksi atau Dewan Komisaris pada Badan Usaha lainnya
yang menjadi peserta pada Pelelangan yang sama.
 Pengurus koperasi pegawai dalam suatu instansi atau anak perusahaan pada
BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan ini dan bersaing dengan perusahaan lainnya
dilarang merangkap sebagai Panitia Pengadaan Barang/Jasa atau pejabat yang
berwenang menentukan pemenang Pelelangan.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 4


b. Para pihak dalam melaksanakan tugas, fungsi dan perannya dalam pengadaan ini dilarang
terafiliasi atau keterkaitan hubungan baik antar peserta maupun antara peserta dengan
PPK dan/atau Panitia Pengadaan Barang/Jasa yang antara lain meliputi :

 Hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai dengan derajat kedua,
baik secara horizontal maupun vertikal.
 PPK dan/atau Panitia Pengadaan Barang/jasa baik langsung maupun tidak langsung
mengendalikan atau menjalankan perusahaan peserta.
 Hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan baik langsung maupun tidak
langsung oleh pihak yang sama yaitu lebih dari 50% (lima puluh perseratus)
pemegang saham dan/atau salah satu pengurusnya sama.

c. Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti diluar tanggungan K/L/D/I.

6. Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri


a. Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan barang
produksi dalam negeri.

b. Pengadaan Barang yang terdiri atas bagian atau komponen dalam negeri dan bagian atau
komponen yang masih harus diimpor, dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut :

 Pemilahan atau pembagian komponen harus benar-benar mencerminkan bagian atau


komponen yang telah dapat diproduksi di dalam negeri dan bagian atau komponen
yang masih harus diimpor.
 Pekerjaan pemasangan, pabrikasi, pengujian dan lainnya sedapat mungkin dilakukan
di dalam negeri.
 Peserta diwajibkan membuat daftar Barang yang diimpor yang dilengkapi dengan
spesifikasi teknis, jumlah dan harga yang dilampirkan pada Dokumen Penawaran.
 Semaksimal mungkin menggunakan jasa pelayanan yang ada di dalam negeri, seperti
jasa asuransi, angkutan, ekspedisi, perbankan, dan pemeliharaan.

d. Pengadaan barang impor dimungkinkan dalam hal :

 Barang tersebut belum dapat diproduksi di dalam negeri.


 Spesifikasi teknis Barang yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi
persyaratan.
 Volume produksi dalam negeri tidak mampu memenuhi kebutuhan.

7. Satu Penawaran Tiap Peserta


a. Setiap peserta baik atas nama sendiri mapun sebagai anggota kemitraan/KSO hanya boleh
memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan..

b. Setiap peserta yang termasuk dalam kemitraan dilarang menjadi peserta baik secara
sendiri maupun sebagai anggota kemitraan yang lain pada paket pekerjaan yang sama.

B. DOKUMEN PENGADAAN
1. Isi Dokumen Pengadaan
a. Dokumen pengadaan terdiri atas Dokumen Pemilihan dan Dokumen Kualifikasi.

b. Dokumen Pemilihan meliputi :


a) Umum
b) Pengumuman Pelelangan
c) Instruksi Kepada Peserta
d) Lembar Data Pemilihan
e) Bentuk Dokumen Penawaran :
 Surat Penawaran.
 Bentuk surat kuasa (jika ada)
 Bentuk Surat perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) (jika ada)
 Dokumen Penawaran Teknis
 Formulir Rekapitulasi Perhitungan TKDN
 Jaminan Penawaran

f) Bentuk Surat Perjanjian


g) Syarat-Syarat Umum Kontrak
h) Syarat-Syarat Khusus Kontrak
i) Spesifikasi Teknis dan Gambar
j) [Daftar Kuantitas dan Harga, apabila dipersyaratkan]

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 5


k) Bentuk Dokumen lain :
 Surat Penunjukan Penyedia/Jasa (SPPBJ)
 Surat Pesanan (SP)
 Jaminan Sanggahan Banding
 Jaminan Pelaksanaan
 Jaminan Uang Muka

c. Dokumen Kualifikasi meliputi :


a) Lembar Data Kualifikasi
b) Pakta Integritas
c) Formulir Isian Kualifikasi
d) Petunjuk Pengisian Formulir Isian Kualifikasi
e) Tata Cara Evaluasi Kualifikasi

d. Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pengadaan ini. Kelalaian


menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan
dalam Dokumen Pengadaan ini sepenuhnya merupakan resiko peserta.

e. Peserta dapat meminta penjelasan secara tertulis mengenai isi Dokumen Pengadaan
kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa sebelum batas akhir pemasukan penawaran.

f. Panitia Pengadaan Barang/Jasa wajib menanggapi setiap permintaan penjelasan yang


diajukan peserta secara tertulis.

2. Bahasa Dokumen Pengadaan


Dokumen Pengadaan beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses pengadaan
menggunakan Bahasa Indonesia.
3. Pemberian Penjelasan

a. Pemberian Penjelasan dilakukan di tempat dan pada waktu yang ditentukan dalam LDP
serta dihadiri oleh peserta yang terdaftar.

b. Ketidakhadiran peserta pada saat Pemberian Penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk
menolak/menggugurkan penawaran.

c. Perwakilan peserta yang hadir pada saat Pemberian Penjelasan menunjukkan tanda
pengenal dan surat tugas kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa.

d. Bagi peserta perorangan yang hadir pada saat Pemberiaan Penjelasan tidak boleh
diwakilkan, dan menunjukkan tanda pengenal kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa.

e. Dalam pemberian penjelasan, Panitia Pengadaan Barang/Jasa menjelaskan kepada peserta


mengenai :
 Metode pemilihan.
 Cara penyampaian Dokumen Penawaran.
 Kelengkapan yang harus dilampirkan bersama Dokumen Penawaran.
 Pembukaan Dokumen Penawaran.
 Metode evaluasi.
 Hal-hal yang menggugurkan penawaran.
 Jenis kontrak yang akan digunakan.
 Ketentuan dan cara evaluasi berkenaan dengan preferensi harga atas penggunaan
produksi dalam negeri.
 Ketentuan tentang penyesuaian harga.
 Ketentuan dan cara sub kontrak sebagian pekerjaan kepada Usaha Mikro dan Usaha
Kecil serta koperasi kecil.
 Besaran, masa berlaku dan penjamin yang dapat mengeluarkan jaminan.
 Asuransi dan ketentuan lain yang dipersyaratkan.

f. Apabila dipandang perlu, Panitia Pengadaan Barang/Jasa dapat memberikan penjelasan


lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. Biaya peninjauan lapangan
ditanggung oleh peserta.

g. Pemberian Penjelasan mengenai isi Dokumen Pengadaan, pertanyaan dari peserta,


jawaban dari Panitia Pengadaan Barang/Jasa, perubahan substansi dokumen, hasil
peninjauan lapangan, serta keterangan lainnya harus dituangkan dalam Berita Acara
Pemberian Penjelasan (BAPP) yang ditandatangani oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 6


dan minimal 1 (satu) wakil dari peserta yang hadir dan merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari Dokumen Pengadaan.

h. Apabila tidak ada satupun peserta yang hadir atau yang bersedia menandatangani BAPP,
maka BAPP cukup ditandatangani oleh anggota Panitia Pengadaan Barang/Jasa yang
hadir.

i. Apabila dalam BAPP sebagaimana dimaksud pada huruf g terdapat hal-hal/ketentuan baru
atau perubahan penting yang perlu ditampung, maka Panitia Pengadaan Barang/Jasa
menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pengadaan yang menjadi bagian tidak
terpisahkan dari Dokumen Pengadaan.

j. Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam
Adendum Dokumen Pengadaan, maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap
tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah Dokumen Pengadaan awal.

k. Peserta diberitahu oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa untuk mengambil salinan BAPP
dan/atau salinan Adendum Dokumen Pengadaan.

l. Peserta dapat mengambil salinan BAPP dan/atau Adendum Dokumen Pengadaan yang
disediakan oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa atau mengunduhnya melalui website
yang ditetapkan dalam LDP.

4. Perubahan Dokumen Pengadaan


a. Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran,
Panitia Pengadaan Barang/Jasa dapat menetapkan Adendum Dokumen Pemilihan
berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi Dokumen Pengadaan.

b. Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen
Pengadaan.

c. Peserta diberitahu oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa untuk mengambil salinan


Adendum Dokumen Pengadaan.

d. Peserta dapat mengambil salinan Adendum Dokumen Pengadaan yang disediakan oleh
Panitia Pengadaan Barang/Jasa atau mengunduhnya melalui website yang ditetapkan
dalam LDP.

5. Tambahan Waktu Pemasukan Dokumen Penawaran


Dalam Adendum Dokumen Pengadaan, Panitia Pengadaan Barang/Jasa dapat memberikan
tambahan waktu untuk memasukkan Dokumen Penawaran.

C. PENYIAPAN DOKUMEN PENAWARAN DAN KUALIFIKASI


1. Biaya dalam Penyiapan Penawaran dan Kualifikasi
a. Peserta Pengadaan menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian
penawaran.

b. Panitia Pengadaan Barang/Jasa tidak bertanggungjawab atas kerugian apapun yang


ditanggung oleh peserta.

2. Bahasa Penawaran
a. Semua Dokumen Penawaran dan Dokumen Isian Kualifikasi harus menggunakan Bahasa
Indonesia.

b. Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan


Bahasa Indonesia atau bahasa asing.

c. Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa
Indonesia. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran, maka yang berlaku adalah penjelasan
dalam Bahasa Indonesia.

3. Dokumen Penawaran
Dokumen Penawaran meliputi :

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 7


a. Surat penawaran yang didalamnya mencantumkan :

1) Nomor Surat dan Tanggal


2) Masa berlaku penawaran
3) Harga penawaran
4) Pekerjaan dan Kegiatan yang dilelang
5) Jangka waktu pelaksanaan pekerjaanan
6) Tanda tangan :
 Direktur utama/pimpinan perusahaan.
 Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima
kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya.
 Kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan
dengan dokumen otentik;
 Pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang
bekerja sama; atau
 Peserta perorangan.

b. Jaminan Penawaran Asli.

c. Rencana Anggaran Biaya (RAB) berisikan nama barang , Daftar kuantitas dan harga.

d. Surat kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan kepada penerima kuasa yang
namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan).

e. Surat perjanjian kemitraan/kerja sama operasi (apabila ada).

f. Dokumen penawaran teknis yang terdiri dari :

1) Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan.


2) Methode Pelaksanaan
3) Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan.
4) Brosur Barang Asli
5) Spesifikasi Teknis Barang yang ditawarkan
6) Surat Dukungan Pabrikan/Distributor
7) Surat Jaminan Ketersediaan suku cadang
8) Surat Jaminan Garansi Barang
9) Surat Ketersediaan Workshop

g. Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN.


h. Dokumen Isian Kualifikasi terdiri dari :
1) Pakta Integritas yang ditandatangani.
2) Surat pernyataan bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya tidak
dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang
dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak
sedang dalam menjalani sanksi pidana bermaterai Rp. 6.000,-
3) Surat Pernyataan Salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya tidak
masuk dalam Daftar Hitam bermaterai Rp. 6.000,-
4) Formulir Isian Kualifikasi, dengan melampirkan sebagai berikut :
4. Harga Penawaran
a. Harga penawaran ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf.

b. Untuk kontrak harga satuan serta kontrak gabungan harga satuan dan lump sum, peserta
mencantumkan harga satuan dan harga total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan
dalam Daftar Kuantitas dan Harga. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan
maka pekerjaan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga
satuan pekerjaan yang lain dan pekerjaan tersebut tetap harus dilaksanakan.

c. Untuk kontrak lump sum, peserta mencantumkan harga satuan untuk tiap mata
pembayaran/pekerjaan dalam Daftar Kuantitas dan Harga, apabila dipersyaratkan.
d. Biaya overhead dan keuntungan serta semua pajak, bea, retribusi, dan pungutan lain serta
biaya asuransi yang harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan pengadaan barang ini
diperhitungkan dalam total harga penawaran.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 8


5. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran
a. Semua harga dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang yang tercantum dalam
LDP.

b. Pembayaran atas pelaksanaan pengadaan barang ini dilakukan sesuai dengan cara yang
ditetapkan dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak.

6. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan


a. Masa berlaku penawaran sesuai dengan ketentuan dalam LDP.

b. Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan, sebelum akhir masa berlakunya penawaran,
Panitia Pengadaan Barang/Jasa dapat meminta kepada seluruh peserta secara tertulis
untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu
tertentu.

c. Peserta dapat :
 Menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran.
 Menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan
tidak dikenakan sanksi.
d. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang
ditetapkan dalam LDP.

7. Pengisian Dokumen Isian Kualifikasi


a. Peserta berkewajiban untuk mengisi dan melengkapi Pakta Integritas dan Formulir Isian
Kualifikasi.

b. Pakta Integritas dan Formulir Isian Kualifikasi ditandatangani oleh :


 Direktur utama/pimpinan perusahaan.
 Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima
kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya.
 Kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan
dokumen otentik.
 Pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang
bekerja sama.
 Peserta perorangan.

8. Pakta Integritas
a. Pakta integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan dan akan melaporkan
terjadinya Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) dalam pengadaan barang.

b. Pakta integritas dimasukkan dalam Dokumen Isian Kualifikasi dan menjadi bagian
Dokumen Penawaran.

9. Jaminan Penawaran
a. Peserta menyerahkan Jaminan Penawaran dalam mata uang penawaran sesuai yang
tercantum dalam LDP.

b. Jaminan Penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut:

 Diterbitkan oleh Bank Umum, perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang
mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) sebagaimana ditetapkan oleh
Menteri Keuangan.
 Jaminan Penawaran dimulai sejak tanggal terakhir pemasukan penawaran dan masa
berlakunya tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam LDP.
 Nama peserta sama dengan nama yang tercantum dalam Jaminan Penawaran.
 Besaran nilai Jaminan Penawaran tidak kurang dari nilai nominal yang ditetapkan
dalam LDP.
 Besaran nilai Jaminan Penawaran dicantumkan dalam angka dan huruf.
 Nama Panitia Pengadaan Barang/Jasa yang menerima Jaminan Penawaran sama
dengan nama Panitia Pengadaan Barang/Jasa yang mengadakan pelelangan.
 Paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang dilelangkan.
 Jaminan Penawaran harus dapat dicairkan tanpa syarat ( unconditional) sebesar nilai
Jaminan dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja, setelah surat
pernyataan wanprestasi dari Panitia Pengadaan Barang/Jasa diterima oleh Penerbit
Jaminan.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 9


 Jaminan Penawaran atas nama perusahaan kemitraan (Kerja Sama Operasi/KSO)
harus ditulis atas nama perusahaan kemitraan.

c. Jaminan Penawaran dari pemenang lelang akan dikembalikan setelah pemenang lelang
menyerahkan Jaminan Pelaksanaan.

d. Jaminan Penawaran dari peserta yang tidak ditetapkan sebagai pemenang lelang akan
dikembalikan setelah pengumuman pemenang lelang.

e. Jaminan penawaran akan disita apabila :

 Peserta terlibat KKN.


 Calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 tidak bersedia menambah
nilai jaminan pelaksanaan dalam hal harga penawarannya dibawah 80% HPS.
 Calon pemenang dan calon pemenang 1 dan 2 tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau
verifikasi kualifikasi dengan alasan yang tidak dapat diterima.
 Calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri dengan
alasan yang tidak dapat diterima atau gagal tanda tangan kontrak.

10. Bentuk Dokumen Penawaran


Dokumen Penawaran disampaikan sebanyak 2 (dua) rangkap, yang terdiri dari dokumen asli
1 (satu) rangkap dan salinannya 1 (satu) rangkap serta ditandai “ASLI” dan “REKAMAN”.
Jika terdapat ketidaksesuaian antara dokumen asli dan rekaman, maka dokumen asli yang
berlaku.

D. PEMASUKAN DOKUMEN PENAWARAN


1. Penyampulan dan Penandaan Sampul Penawaran
a. Penyampulan Dokumen Penawaran dengan menggunakan metode 1 (satu) sampul.

b. Dokumen penawaran terdiri dari :

 Penawaran administrasi.
 Penawaran teknis.
 Penawaran harga.
 Dokumen Isian Kualifikasi.
c. Peserta memasukkan Dokumen Penawaran asli dan salinannya kedalam 2 (dua) sampul
yang masing-masing ditandai “ASLI” dan “REKAMAN”, kemudian kedua sampul tersebut
dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul untuk menjaga kerahasiaanya.

d. Dokumen Penawaran dimasukkan dalam Sampul penutup dan ditulis “DOKUMEN


PENAWARAN”, nama paket pekerjaan, nama dan alamat peserta, serta ditujukan kepada
Panitia Pengadaan Barang/Jasa dengan alamat yang ditentukan dalam LDP.

e. Bila sampul Dokumen Penawaran tidak direkat, Pengadaan Barang/Jasa tidak bertanggung
jawab atas risiko yang mungkin timbul terhadap Dokumen Penawaran.
Contoh Sketsa Sampul Bagian Muka dan Belakang Dokumen Penawaran

BAGIAN MUKA BAGIAN BELAKANG

PEKERJAAN :

KEPADA YTH.
PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA
DINAS PETERNAKAN DAN PERIKANAN
KAB. BATANG HARI
DI-
MUARA BULIAN

HARI :
TANGGAL :

Penulisan alamat pada amplop harus dengan huruf kafital, boleh diketik langsung pada
amplop dan atau diketik pada kertas lain dan ditempelkan pada amplop (tidak boleh ditulis
tangan), selanjutnya amplop tersebut dilak sebanyak 5 (lima) titik.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 10


2. Penyampaian Dokumen Penawaran
a. Peserta menyampaikan langsung Dokumen Penawaran kepada Panitia Pengadaan
Barang/Jasa sesuai jadwal yang ditetapkan dalam LDP, dan Panitia Pengadaan
Barang/Jasa memasukkan ke dalam kotak/tempat pemasukan.

b. Peserta dapat menyampaikan Dokumen Penawaran melalui pos/jasa pengiriman dengan


ketentuan sudah diterima Panitia Pengadaan Barang/Jasa sebelum batas akhir pemasukan
penawaran serta segala risiko keterlambatan dan kerusakan menjadi risiko peserta.

c. Dalam hal Dokumen Penawaran disampaikan melalui pos/jasa pengiriman, maka sampul
penutup dimasukkan kedalam sampul luar yang mencantumkan nama paket pekerjaan
dan alamat Panitia Pengadaan Barang/Jasa.

d. Peserta boleh menarik, mengganti, mengubah dan menambah Dokumen Penawarannya,


sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran.

e. Penarikan, penggantian, pengubahan atau penambahan Dokumen Penawaran harus


disampaikan secara tertulis dan disampul serta diberikan tanda sesuai dengan isi sampul
dengan penambahan pencantuman kata “PENARIKAN”, “PENGGANTIAN”,
“PENGUBAHAN”, atau “PENAMBAHAN”, tanpa mengambil Dokumen Penawaran yang
sudah disampaikan sebelumnya.

3. Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran


Penawaran harus disampaikan kepada atau harus sudah diterima oleh Panitia Pengadaan
Barang/Jasa paling lambat di tempat dan pada waktu yang ditentukan dalam LDP.

4. Penawaran Terlambat
a. Setiap penawaran yang diterima oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa setelah batas akhir
waktu pemasukan penawaran akan ditolak dan dikembalikan kepada peserta yang
bersangkutan dalam keadaan tertutup (sampul tidak dibuka).

b. Terhadap penawaran terlambat yang disampaikan melalui pos/jasa pengiriman, Panitia


Pengadaan Barang/Jasa membuka sampul luar untuk mengetahui nama dan alamat
peserta, serta memberitahukan kepada peserta yang bersangkutan untuk mengambil
kembali penawaran tersebut.

E. PEMBUKAAN DAN EVALUASI PENAWARAN


1. Pembukaan Penawaran
a. Dokumen Penawaran dibuka dihadapan peserta pada waktu dan tempat sesuai ketentuan
dalam LDP yang dihadiri paling kurang 2 (dua) peserta sebagai saksi.

b. Perwakilan peserta yang hadir pada saat pembukaan Dokumen Penawaran menunjukkan
tanda pengenal dan surat tugas kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa.

c. Bagi peserta perorangan yang hadir pada saat pembukaan Dokumen Penawaran tidak
boleh diwakilkan, dan menunjukkan tanda pengenal kepada Panitia Pengadaan
Barang/Jasa.

d. Pembukaan Dokumen Penawaran dilakukan pada hari yang sama segera setelah batas
akhir pemasukan penawaran, yang dihadiri paling kurang 2 (dua) peserta sebagai saksi.

e. Apabila tidak ada peserta atau hanya ada 1 (satu) peserta sebagai saksi, maka Panitia
Pengadaan Barang/Jasa menunda pembukaan Dokumen Penawaran selama 2 (dua) jam.

f. Apabila setelah ditunda selama 2 (dua) jam, hanya ada 1 (satu) atau tidak ada peserta
sebagai saksi, maka pembukaan Dokumen Penawaran tetap dilanjutkan dengan menunjuk
saksi tambahan di luar Panitia Pengadaan Barang/Jasa yang ditunjuk oleh Panitia
Pengadaan Barang/Jasa.

g. Panitia Pengadaan Barang/Jasa membuka kotak/tempat pemasukan Dokumen Penawaran


dihadapan para peserta.

h. Panitia Pengadaan Barang/Jasa meneliti isi kotak/tempat pemasukan Dokumen Penawaran


dan menghitung jumlah Dokumen Penawaran yang masuk dihadapan peserta.

i. Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta maka pelelangan dinyatakan
gagal.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 11


j. Dokumen Penawaran dengan sampul bertanda “PENARIKAN”, “PENGGANTIAN”,
“PENGUBAHAN” atau ”PENAMBAHAN”, harus dibuka dan dibaca terlebih dahulu.

k. Dokumen Penawaran yang telah masuk tidak dibuka, apabila dokumen dimaksud telah
disusuli dokumen dengan sampul bertanda “PENARIKAN”.

l. Panitia Pengadaan Barang/Jasa membuka Dokumen Penawaran dihadapan peserta


kemudian dijadikan lampiran Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran.

m. Panitia Pengadaan Barang/Jasa memeriksa dan menunjukkan dihadapan peserta


mengenai kelengkapan Dokumen Penawaran yang meliputi :
 Surat penawaran yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran dan harga
penawaran.
 Jaminan Penawaran asli.
 Daftar kuantitas dan harga untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga
satuan dan lump sum, apabila ada.
 Surat kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan kepada penerima kuasa yang
namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan).
 Surat perjanjian kemitraan/kerjasama operasi (apabila ada).
 Dokumen penawaran teknis.
 Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN.
 Dokumen Isian Kualifikasi.
 Dokumen lain yang dipersyaratkan.

n. Panitia Pengadaan Barang/Jasa tidak boleh menggugurkan penawaran pada waktu


pembukaan penawaran kecuali untuk yang terlambat memasukkan penawaran.

o. Salah satu anggota Panitia Pengadaan Barang/Jasa bersama 1 (satu) orang saksi memaraf
Dokumen Penawaran asli yang bukan miliknya.

p. Panitia Pengadaan Barang/Jasa membuat Berita Acara Pembukaan Penawaran yang paling
sedikit memuat :

 Jumlah Dokumen Penawaran yang masuk.


 Jumlah Dokumen Penawaran yang lengkap dan tidak lengkap.
 Harga penawaran masing-masing peserta.
 Kelainan-kelainan yang dijumpai dalam Dokumen Penawaran (apabila ada).
 Keterangan lain yang dianggap perlu.
 Tanggal pembuatan Berita Acara.
 Tandatangan anggota Panitia Pengadaan Barang/Jasa dan wakil peserta yang hadir
atau saksi yang ditunjuk oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa bila tidak ada saksi dari
peserta.

q. Dalam hal terjadi penundaan waktu pembukaan penawaran, maka penyebab penundaan
tersebut harus dimuat dengan jelas dalam Berita Acara.

r. Setelah dibacakan dengan jelas, Berita Acara ditandatangani oleh anggota Panitia
Pengadaan Barang/Jasa yang hadir dan 2 (dua) orang saksi.

s. Berita Acara dilampiri Dokumen Penawaran.

t. Salinan Berita Acara dibagikan kepada peserta yang hadir tanpa dilampiri Dokumen
Penawaran, dan Panitia Pengadaan Barang/Jasa dapat mengunggah salinan tersebut
melalui website sebagaimana yang tercantum dalam LDP yang dapat diunduh oleh
peserta.

2. Evaluasi Penawaran
a. Evaluasi penawaran dilakukan dengan metode evaluasi sistem gugur.

b. Sebelum evaluasi penawaran, untuk kontrak lumpsum dilakukan koreksi aritmatik dengan
ketentuan bahwa Koreksi aritmatik untuk penawaran kontrak lump sump yang
melampirkan daftar kuantitas dan harga hanya dilakukan untuk menyesuaikan volume
pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga dengan yang tercantum
dalam Dokumen Pengadaan tanpa mengubah nilai penawaran.

c. Hasil koreksi aritmatik diumumkan melalui website sebagaimana yang tercantum dalam
LDP.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 12


d. Pelaksanaan evaluasi dengan sistem gugur dilakukan oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa
untuk mendapatkan 3 (tiga) penawaran yang memenuhi syarat yang dimulai dengan
penawaran terendah setelah koreksi aritmatik.

e. Apabila setelah koreksi aritmatik terdapat kurang dari 3 (tiga) penawar yang menawar
harga kurang dari HPS maka proses lelang tetap dilanjutkan dengan melakukan evaluasi
penawaran harga.

f. Panitia Pengadaan Barang/Jasa melakukan evaluasi penawaran yang meliputi :

 Evaluasi administrasi.
 Evaluasi teknis.
 Evaluasi harga.

g. Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut :

 Panitia Pengadaan Barang/Jasa dilarang menambah, mengurangi, mengganti,


dan/atau mengubah isi Dokumen Pengadaan ini.
 Panitia Pengadaan Barang/Jasa dan/atau peserta dilarang menambah, mengurangi,
mengganti, dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran.
 Penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan,
syarat-syarat, dan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini,
tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat.
 Penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah :

1) Penyimpangan dari Dokumen Pengadaan ini yang mempengaruhi lingkup, kualitas


dan hasil/kinerja pekerjaan.
2) Penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan yang akan menimbulkan
persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi
syarat.

 Para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Panitia


Pengadaan Barang/Jasa selama proses evaluasi.

 Panitia Pengadaan Barang/Jasa dilarang menggugurkan penawaran dengan alasan :

1) Ketidakhadiran dalam pemberian penjelasan dan/atau pembukaan penawaran.


2) Kesalahan yang tidak substansial, misalnya warna sampul dan/atau surat
penawaran tidak berkop perusahaan.

 Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat
dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta, Panitia
Pengadaan Barang/Jasa dan/atau PPK, dengan tujuan untuk memenangkan salah satu
peserta, maka :
1) Peserta yang ditunjuk sebagai calon pemenang dan peserta lain yang terlibat
dimasukkan ke dalam Daftar Hitam.
2) Proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak
terlibat (apabila ada).
3) Apabila tidak ada peserta lain sebagaimana dimaksud pada angka 2), maka
pelelangan dinyatakan gagal.

h. Evaluasi Administrasi :

 Evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak
dinilai pada saat penilaian kualifikasi.
 Pada evaluasi administrasi menghasilkan dua kesimpulan yaitu memenuhi persyaratan
administrasi atau tidak memenuhi persyaratan admnistrasi.
 Penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi, apabila :

1) Syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pengadaan ini


dipenuhi/dilengkapi, khusus untuk peserta yang tidak menyampaikan formulir
TKDN, maka penawarannya tidak digugurkan dan nilai TKDN nya dianggap 0
(nol).
2) Surat penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut :
a) Ditandatangani oleh :
(1) Direktur utama/pimpinan perusahaan.
(2) Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama
penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 13


(3) Kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang
dibuktikan dengan dokumen otentik.
(4) Pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan
yang bekerja sama.
(5) Peserta perorangan.
b) Jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu yang
ditetapkan dalam LDP.
c) Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka
waktu yang ditetapkan dalam LDP.
d) Pekerjaan dan Kegiatan harus sesuai dengan yang ditetapkan dalam LDP.
e) Bernomor dan bertanggal.

3) Jaminan Penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut :


a) Diterbitkan oleh Bank Umum, perusahaan penjaminan atau perusahaan
asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship)
sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan.
b) Jaminan Penawaran dimulai sejak tanggal terakhir pemasukan penawaran dan
masa berlakunya tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam LDP.
c) Nama peserta sama dengan nama yang tercantum dalam surat Jaminan
Penawaran.
d) Besaran nilai Jaminan Penawaran tidak kurang dari nilai jaminan yang
ditetapkan dalam LDP.
e) Besaran nilai Jaminan Penawaran dicantumkan dalam angka dan huruf.
f) Nama Panitia Pengadaan Barang/Jasa yang menerima Jaminan Penawaran
sama dengan nama Panitia Pengadaan Barang/Jasa yang mengadakan
pelelangan.
g) Paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang dilelangkan.
h) Jaminan Penawaran harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional)
sebesar nilai Jaminan dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja,
setelah surat pernyataan wanprestasi dari Panitia Pengadaan Barang/Jasa
diterima oleh Penerbit Jaminan.
i) Jaminan Penawaran atas nama perusahaan kemitraan/Kerja Sama Operasi
(KSO) harus ditulis atas nama perusahaan kemitraan.
j) Substansi dan keabsahan/keaslian Jaminan Penawaran kepada penerbit
jaminan telah dikonfirmasi dan diklarifikasi secara tertulis oleh Panitia
Pengadaan Barang/Jasa kepada penerbit jaminan.

4) Rencana Anggaran Biaya (RAB) diisi dengan lengkap dan benar.


5) Surat pernyataan bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya tidak
dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang
dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak
sedang dalam menjalani sanksi pidana benar dan ditandatangani oleh Pimpinan
Perusahaan atau yang namanya tercantum dalam Akte Pendirian Perusahaan atau
perubahannya.
6) Surat Peryataan tidak masuk dalam daftar hitam benar dan ditandatangani oleh
Pimpinan Perusahaan namanya tercantum dalam Akte Pendirian Perusahaan atau
perubahannya.
7) Jika dikuasakan, nama dikuasakan ada tercantum dalam akte pendirian atau
perubahan jika ada.
 Panitia Pengadaan Barang/Jasa dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang
kurang jelas dan meragukan.
 Peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis.
 Apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan
administrasi, maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis.
 Apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi, maka pelelangan
dinyatakan gagal.

i. Evaluasi Teknis :

 Evaluasi teknis dilakukan terhadap penawaran yang memenuhi persyaratan


admnistrasi. Dalam evaluasi teknis menghasilkan dua keseimpulan yaitu memenuhi
persyaratan teknis atau tidak memenuhi persyaratan teknis.
 Unsur-unsur yang dievaluasi teknis sesuai dengan yang ditetapkan.
 Evaluasi teknis dilakukan dengan sistem gugur, dengan ketentuan :

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 14


a) Panitia Pengadaan Barang/Jasa menilai persyaratan teknis dengan
membandingkan pemenuhan persyaratan teknis sebagaimana yang ditetapkan
dalam LDP.
b) Penilaian syarat teknis minimal dilakukan terhadap :
1) Spesifikasi teknis barang yang ditawarkan distempel dan diparaf perusahaan.
2) Jadwal Waktu Pelaksanaan tidak melampaui batas waktu sebagaimana
tercantum dalam LDP.
3) Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan harus tergambar dengan jelas dan
benar.
4) Methode Pelaksanaan benar dan menggambarkan penyelesaian pekerjaan
5) Brosur Barang Asli
6) Surat Dukungan Pabrikan/Distributor
7) Surat Jaminan Ketersediaan suku cadang
8) Surat Jaminan Garansi Barang
9) Surat Ketersediaan Workshop

c) Panitia Pengadaan Barang/Jasa dapat meminta uji mutu/teknis/fungsi untuk


bahan/alat tertentu sesuai dengan ketentuan dalam LDP.

 Apabila dalam evaluasi teknis terdapat hal-hal yang kurang jelas atau meragukan,
Panitia Pengadaan Barang/Jasa melakukan klarifikasi dengan peserta. Dalam
klarifikasi, peserta tidak diperkenankan mengubah substansi penawaran. Hasil
klarifikasi dapat menggugurkan penawaran.
 Peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis dilanjutkan dengan evaluasi harga .
 Apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang lulus evaluasi teknis, maka
evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi harga.
 Apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka pelelangan dinyatakan
gagal.

j. Evaluasi Harga

 Evaluasi harga hanya dilakukan terhadap penawaran yang dinyatakan memenuhi


persyaratan administrasi dan teknis.
 Unsur-unsur yang perlu dievaluasi adalah hal-hal yang pokok atau penting, dengan
ketentuan :
1) Total harga penawaran dibandingkan terhadap nilai total HPS :
a) apabila total harga penawaran atau penawaran terkoreksi melebihi nilai total
HPS, dinyatakan gugur.
b) apabila semua harga penawaran atau harga penawaran terkoreksi di atas nilai
total HPS, pelelangan dinyatakan gagal.
2) Harga satuan yang nilainya lebih besar dari 110% (seratus sepuluh perseratus)
dari harga satuan yang tercantum dalam HPS, dilakukan klarifikasi. Harga satuan
penawaran tersebut dinyatakan timpang dan hanya berlaku untuk volume sesuai
dengan Daftar Kuantitas dan Harga.
3) Mata pembayaran yang harga satuannya nol atau tidak ditulis dilakukan klarifikasi
dan kegiatan tersebut harus tetap dilaksanakan. Harganya dianggap termasuk
dalam harga satuan pekerjaan lainnya.

4) Untuk kontrak lump sum :

a) Apabila ada perbedaan antara penulisan nilai harga penawaran antara angka
dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf.
b) Apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf
tidak jelas, maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka.
c) Apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas, maka penawaran
dinyatakan gugur.

 Dilakukan klarifikasi kewajaran harga dengan ketentuan sebagai berikut :


1) Klarifikasi dalam hal penawaran komponen dalam negeri berbeda dibandingkan
dengan Daftar Inventarisasi Barang/Jasa Produksi Dalam Negeri.
2) Klarifikasi kewajaran harga apabila harga penawaran dibawah 80% (delapan
puluh perseratus) HPS dengan ketentuan :

a) Apabila peserta tersebut ditunjuk sebagai pemenang lelang, harus bersedia


untuk menaikkan Jaminan Pelaksanaan menjadi 5% (lima perseratus) dari
nilai total HPS.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 15


b) Apabila peserta yang bersangkutan tidak bersedia menaikkan nilai Jaminan
Pelaksanaan, maka penawarannya digugurkan dan Jaminan Penawaran disita
untuk negara serta dimasukkan dalam Daftar Hitam.

 Apabila dalam evaluasi penawaran ditemukan adanya persaingan usaha yang tidak
sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/ persekongkolan), maka
pelelangan dinyatakan gagal dan peserta yang terlibat dimasukkan dalam Daftar
Hitam.
 Dalam hal terdapat 2 (dua) calon pemenang memiliki harga penawaran yang sama,
maka Panitia Pengadaan Barang/Jasa memilih peserta yang mempunyai kemampuan
teknis lebih besar dan hal ini dicatat dalam Berita Acara.
 Panitia Pengadaan Barang/Jasa menyusun urutan 3 (tiga) penawaran sebagai calon
pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada).

k. Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat
dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/ persekongkolan) antara peserta, Panitia
Pengadaan Barang/Jasa dan/atau PPK, dengan tujuan untuk memenangkan salah satu
peserta, maka :

 Peserta yang ditunjuk sebagai calon pemenang dan peserta lain yang terlibat
dimasukkan ke dalam Daftar Hitam.
 Anggota Panitia Pengadaan Barang/Jasa dan/atau PPK yang terlibat persekongkolan
diganti, dikenakan sanksi administrasi dan/atau pidana.
 Proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak
terlibat (apabila ada).
 Apabila tidak ada peserta lain sebagaimana dimaksud pada angka (3), maka
pelelangan dinyatakan gagal.

3. Evaluasi Kualifikasi
a. Evaluasi kualifikasi dilakukan terhadap calon pemenang lelang serta pemenang cadangan
1 dan 2 (apabila ada).

b. Evaluasi kualifikasi dilakukan dengan menggunakan metode penilaian sistem gugur.

c. Evaluasi kualifikasi dalam proses pascakualifikasi sudah merupakan ajang kompetisi, maka
data yang kurang tidak dapat dilengkapi.

d. Pakta integritas telah diisi dan ditandatangani oleh peserta sebelum pemasukan
penawaran.

e. Tatacara evaluasi dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam Bab VIII Dokumen
Pengadaan ini.

f. Apabila calon pemenang lelang serta pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) tidak
lulus evaluasi kualifikasi, maka lelang dinyatakan gagal.

4. Pembuktian Kualifikasi
a. Pembuktian kualifikasi terhadap peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi dilakukan
setelah evaluasi kualifikasi.

b. Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat dokumen asli atau dokumen yang
sudah dilegalisir oleh yang berwenang dan meminta salinannya.

c. Panitia Pengadaan Barang/Jasa melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada penerbit


dokumen, apabila diperlukan.

d. Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan pemalsuan data, maka peserta digugurkan
dan dimasukkan dalam Daftar Hitam.

e. Apabila tidak ada penawaran yang lulus pembuktian kualifikasi, maka lelang dinyatakan
gagal.

F. PENETAPAN PEMENANG PELELANGAN


1. Pengumuman Pemenang
Panitia Pengadaan Barang/Jasa mengumumkan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2
(apabila ada) di website sebagaimana yang tercantum dalam LDP dan papan pengumuman
resmi untuk masyarakat yang memuat sekurang-kurangnya :

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 16


a. Nama paket pekerjaan dan nilai total HPS.
b. Nama dan alamat penyedia.
c. Harga penawaran atau harga penawaran terkoreksi.
d. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
e. Hasil evaluasi pelelangan untuk seluruh peserta yang dievaluasi.

2. Sanggahan
a. Peserta dapat menyampaikan sanggahan secara tertulis atas penetapan pemenang kepada
Panitia Pengadaan Barang/Jasa dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman
pemenang, disertai bukti terjadinya penyimpangan, dengan tembusan kepada PPK,
PA/KPA dan APIP K/L/D/I sebagaimana tercantum dalam LDP.

b. Sanggahan diajukan oleh peserta baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama


dengan peserta lain apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi :
 penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan
Presiden Nomor 54 Tahun 2010 dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen
Pengadaan.
 Rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat.
 Penyalahgunaan wewenang oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa dan/atau pejabat
yang berwenang lainnya.

c. Panitia Pengadaan Barang/Jasa wajib memberikan jawaban tertulis atas semua sanggahan
paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima surat sanggahan.

d. Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Panitia Pengadaan Barang/Jasa menyatakan


pelelangan gagal.

e. Sanggahan yang disampaikan bukan kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa atau


disampaikan diluar masa sanggah, dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus
ditindaklanjuti.

3. Sanggahan Banding
a. Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban sanggahan dari Panitia Pengadaan
Barang/Jasa, dapat mengajukan sanggahan banding secara tertulis kepada
Menteri/Pimpinan Lembaga//Pimpinan Institusi Lainnya atau Kepala Daerah sebagaimana
tercantum dalam LDP, paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima jawaban
sanggahan, dengan tembusan kepada PPK, Panitia Pengadaan Barang/Jasa, dan APIP
K/L/D/I sebagaimana tercantum dalam LDP.

b. Menteri/Pimpinan Lembaga/Pimpinan Institusi Lainnya atau Kepala Daerah sebagaimana


tercantum dalam LDP wajib memberikan jawaban secara tertulis atas semua sanggahan
banding paling lambat 15 (lima belas) hari kerja setelah surat sanggahan banding
diterima.

c. Peserta yang akan melakukan sanggahan banding harus memberikan Jaminan Sanggahan
Banding yang sebesar ketentuan dalam LDP dengan masa berlaku 20 (dua puluh) hari
kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding.
d. Penerima Jaminan Sanggahan Banding adalah Panitia Pengadaan Barang/Jasa.

e. Sanggahan banding menghentikan proses pelelangan.

f. Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada Menteri/Pimpinan Lembaga/piminan


isntritusi atau Kepala Daerah sebagaimana tercantum dalam LDP atau disampaikan diluar
masa sanggah banding, dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti.

G. PENUNJUKAN PEMENANG
1. Penunjukan Penyedia Barang/Jasa
a. Panitia Pengadaan Barang/Jasa menyampaikan Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP)
kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia/Jasa (SPPBJ).

b. PPK menerbitkan SPPBJ apabila pernyataan peserta pada formulir isian kualifikasi masih
berlaku, dengan ketentuan :

 Tidak ada sanggahan dari peserta.


 Sanggahan dan/atau sanggahan banding terbukti tidak benar.
 Masa sanggah dan/atau masa sanggah banding berakhir.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 17


c. Penyedia yang ditunjuk wajib menerima keputusan tersebut, dengan ketentuan :
 Apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih
berlaku dengan alasan yang dapat diterima secara obyektif oleh Panitia Pengadaan
Barang/Jasa, maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan
disetorkan sebagaimana ditetapkan dalam LDP.
 Apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih
berlaku dengan alasan yang tidak dapat diterima secara obyektif oleh Panitia
Pengadaan Barang/Jasa, maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan
disetorkan sebagaimana ditetapkan dalam LDP serta dimasukkan dalam Daftar Hitam,
atau
 Apabila yang tidak bersedia ditunjuk karena masa penawarannya sudah tidak berlaku,
maka jaminan penawaran yang bersangkutan tidak boleh dicairkan.

d. Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri, maka penunjukan pemenang dapat
dilakukan kepada pemenang cadangan sesuai dengan urutan peringkat, selama masa
surat penawaran dan Jaminan Penawaran pemenang cadangan masih berlaku atau sudah
diperpanjang masa berlakunya.

e. Apabila semua pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri, maka pelelangan dinyatakan
gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPK.

f. SPPBJ diterbitkan paling lambat 6 (enam) hari kerja setelah pengumuman penetapan
pemenang, apabila tidak ada sanggahan.
g. SPPBJ diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah semua sanggahan dan
sanggahan banding dijawab.

h. Dalam SPPBJ disebutkan bahwa penyedia harus menyiapkan Jaminan Pelaksanaan


sebelum penandatanganan kontrak.

i. Dalam hal PPK tidak bersedia menerbitkan SPPBJ karena tidak sependapat atas penetapan
pemenang, maka diberitahukan kepada PA/KPA untuk diputuskan dengan ketentuan :
 Apabila PA/KPA sependapat dengan PPK, dilakukan evaluasi ulang atau pelelangan
dinyatakan gagal.
 Apabila PA/KPA sependapat dengan Panitia Pengadaan Barang/Jasa, PA/KPA
memutuskan penetapan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa bersifat final
dan PA/KPA memerintahkan PPK untuk menerbitkan SPPBJ.

j. Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya
SPPBJ.

2. Kerahasiaan Proses
Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Panitia
Pengadaan Barang/Jasa bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang.

H. PELELANGAN GAGAL
1. Pelelangan Gagal
a. Panitia Pengadaan Barang/Jasa menyatakan Pelelangan gagal, apabila :

 Jumlah peserta yang memasukan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga).


 Tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran.
 Dalam evaluasi penawaran ditemukan bukti/indikasi terjadi persaingan tidak sehat.
 Seluruh harga penawaran yang masuk untuk Kontrak Lump Sum di atas HPS.
 Sanggahan dari peserta atas pelaksanaan pelelangan yang tidak sesuai dengan
ketentuan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 dan Dokumen Pengadaan ternyata
benar.
 Sanggahan dari peserta atas kesalahan substansi Dokumen Pengadaan ternyata
benar.
 Calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2, setelah dilakukan evaluasi
dengan sengaja tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau pembuktian kualifikasi.

b. Pengguna Anggaran sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal,


apabila :

 Pengguna Anggaran sebagaimana tercantum dalam LDP sependapat dengan PPK


yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena proses Pelelangan tidak sesuai
dengan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010.
 Pengaduan masyarakat adanya dugaan KKN yang melibatkan Panitia Pengadaan
Barang/Jasa dan/atau PPK ternyata benar.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 18


 Dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pelelangan
dinyatakan benar oleh pihak berwenang.
 Sanggahan dari Penyedia atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam Dokumen
Pengadaan Penyedia ternyata benar.
 Dokumen Pengadaan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010.
 Pelaksanaan Pelelangan tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pengadaan.
 Calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri.

c. Kepala Daerah sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal, apabila
:

 Sanggahan banding dari peserta atas terjadinya pelanggaran prosedur dalam


pelaksanaan pelelangan yang melibatkan KPA, PPK dan/atau Panitia Pengadaan
Barang/Jasa , ternyata benar.
 Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN yang melibatkan Pengguna Anggaran
ternyata benar.

d. Setelah pelelangan dinyatakan gagal, maka Panitia Pengadaan Barang/Jasa


memberitahukan kepada seluruh peserta.

e. Setelah pemberitahuan adanya pelelangan gagal, maka Panitia Pengadaan Barang/Jasa


atau Panitia Pengadaan Barang/Jasa lainnya yang ditugaskan meneliti dan menganalisis
penyebab terjadinya pelelangan gagal, menentukan langkah selanjutnya, yaitu
melakukan:

 Evaluasi ulang.
 Penyampaian ulang Dokumen Penawaran.
 Pelelangan ulang.
 Penghentian proses Pelelangan.

I. SURAT JAMINAN PELAKSANAAN


1. Surat Jaminan Pelaksanaan
a. Peserta berkewajiban untuk menyerahkan Surat Jaminan Pelaksanaan dalam waktu 14
(empat belas) hari kerja setelah SPPBJ diterbitkan.

b. Surat Jaminan Pelaksanaan memenuhi ketentuan sebagai berikut :

 Diterbitkan oleh Bank Umum, perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang
mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) sebagaimana ditetapkan oleh
Menteri Keuangan.
 Masa berlaku Jaminan Pelaksanaan dimulai sejak tanggal penandatangan kontrak dan
masa berlakunya tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam LDP.
 Nama penyedia sama dengan nama yang tercantum dalam surat Jaminan
Pelaksanaan.
 Besaran nilai Jaminan Pelaksanaan tidak kurang dari nilai jaminan yang ditetapkan.
 Besaran nilai Jaminan Pelaksanaan dicantumkan dalam angka dan huruf.
 Nama PPK yang menerima Jaminan Pelaksanaan sama dengan nama Pengguna
Anggaran yang mengadakan pelelangan.
 Paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang tercantum dalam
SPPBJ.
 Jaminan Pelaksanaan harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai
Jaminan dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja, setelah surat
pernyataan wanprestasi dari Pengguna Anggaran diterima oleh Penerbit Jaminan.
 Jaminan Pelaksanaan atas nama kemitraan (Kerja Sama Operasi/KSO) harus ditulis
atas nama kemitraan.
 Memuat nama, alamat, dan tanda tangan pihak penjamin.

c. PPK mengkonfirmasi dan mengklarifikasi secara tertulis substansi dan keabsahan/keaslian


Jaminan Pelaksanaan kepada penerbit jaminan.

d. Kegagalan Penyedia yang ditunjuk untuk menyerahkan Surat Jaminan Pelaksanaan


dipersamakan dengan penolakan untuk menandatangani Kontrak.

e. Ketentuan lebih lanjut mengenai pencairan Surat Jaminan Pelaksanaan diatur dalam
Syarat-Syarat Umum Kontrak.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 19


J. PENANDATANGNAN KONTRAK
1. Penandatanganan Kontrak
a. Penandatanganan Kontrak dilakukan setelah Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)
disyahkan.

b. Sebelum penandatangan kontrak PPK wajib memeriksa apakah pernyataan dalam


Dokumen Isian Kualifikasi masih berlaku. Apabila salah satu pernyataan tersebut sudah
tidak dipenuhi, maka penandatanganan kontrak tidak dapat dilakukan.

c. Penandatanganan kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah
diterbitkan SPPBJ, dan setelah penyedia menyerahkan Jaminan Pelaksanaan, dengan
ketentuan :

 Nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi antara
80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus)
dari nilai penawaran atau penawaran terkoreksi.
 Nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi
dibawah 80% (delapan puluh perseratus) nilai HPS adalah sebesar 5% (lima
perseratus) dari nilai total HPS.

d. PPK dan penyedia barang/jasa tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen


Pengadaan sampai dengan penandatanganan Kontrak, kecuali perubahan waktu
pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran.

e. Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak


tahun jamak.

f. PPK dan penyedia barang/jasa wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi,
bahasa, redaksional, angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar
Dokumen Kontrak.

g. Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian,


dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian
yang lain, maka berlaku urutan sebagai berikut :

 Adendum Surat Perjanjian.


 Pokok perjanjian.
 Surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga.
 Syarat-syarat khusus Kontrak.
 Syarat-syarat umum Kontrak.
 Spesifikasi khusus.
 Spesifikasi umum.
 Gambar-gambar.
 Dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan, SPPBJ, BAHP, BAPP.

h. Banyaknya rangkap Kontrak dibuat sesuai kebutuhan, yaitu :

 Sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli, terdiri dari :


1) Kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang
ditandatangani oleh penyedia barang/jasa.
2) Kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang
ditandatangani oleh PPK.
 Rangkap Kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai, apabila diperlukan.

i. Pihak yang berwenang menandatangani Kontrak atas nama Penyedia adalah Direksi yang
disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar, yang telah didaftarkan sesuai
dengan peraturan perundang-undangan atau penyedia perorangan.

j. Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta
Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada huruf h diatas, dapat
menandatangani Kontrak, sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah
dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk
menandatangani Kontrak.

k. Jika Penyedia barang/jasa yang ditunjuk gagal atau menolak menandatangani kontrak
sesuai batas waktu di atas, maka SPPBJ yang bersangkutan dibatalkan, surat jaminan
pelaksanaanya dicairkan dan dimasukkan kedalam daftar hitam.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 20


BAB IV
LEMBAR DATA PEMILIH (LDP)

A. LINGKUP PEKERJAAN
Panitia Pengadaan Barang/Jasa Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Batang Hari
melaksanakan Pelelangan Umum terhadap :

Nama Paket Pekerjaan : Pengadaan Traktor dan Hand Traktor


Kegiatan : Pembangunan Sarana dan Prasarana Pembibitan Ternak
Jangka Waktu Penyelesaian : 30 (Tiga puluh) hari kalender
Pekerjaan
Website : lpsebatanghari

B. SUMBER DANA
Proses pengadaan ini dibiaya dari Dana DAK dan APBD Kabupaten Batang Hari Tahun Anggaran
2012.

C. METODE PEMILIHAN
Motode Pemilihan paket pekerjaan Pengadaan Traktor dan Hand Traktor dilaksanakan dengan
metode Pelelangan Umum Pascakualifikasi.

D. PESERTA YANG DAPAT MENGIKUTI PEMILIHAN


Proses Pelelangan Umum ini diikuti oleh penyedia dalam negeri yang berbentuk badan usaha
dengan Sub Bidang Perdagangan Eceran Mesin Pertanian dan Perlengkapannya (47791)

E. PEMBERIAN PENJELASAN DOKUMEN PENGADAAN


Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan pada pada :

Hari : Selasa
Tanggal : 17 April 2012
Waktu : 09.00 WIB s/d selesai.
Tempat : Aula Dinas Peternakan dan Perikanan
Kabupetan Batang Hari
Jalan Jend. Sudirman Telp. (0743) 21072 – 2089 Muara Bulian

F. MATA UANG PENAWARAN DAN CARA PEMBAYARAN


1. Mata uang yang digunakan dalam penawaran yaitu : Rupiah
2. Pembayaran dilakukan dengan cara sekaligus setelah penyedia barang/jasa menyelesaikan
seluruh volume pekerjaan.

G. MASA BERLAKUNYA PENAWARAN


Masa berlaku surat penawaran selama 60 (Enam puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu
pemasukan penawaran.

H. JAMINAN PENAWARAN
1. Besarnya jaminan penawaran adalah : Rp. 5.841.313,- (Lima juta delapan ratus empat puluh
satu ribu tiga ratu tiga belas rupiah) atau 2 % dari total HPS.

2. Masa berlakunya jaminan penawaran 60 (Enam puluh) hari kalender.

I. JADWAL PEMASUKAN DOKUMEN PENAWARAN


Penyampaian Dokumen Penawaran dilakukan 1 (satu) hari setelah Rapat Penjelasan sampai
dengan batas akhir Penyampaian Penawaran yaitu pada :

Hari : Rabu s/d Senin


Tanggal : 18 s/d 23 April 2012
Waktu : 08.00 WIB s/d 12.00 WIB (setiap hari kerja)
(kecuali hari terakhir pemasukan)
Tempat : Aula Dinas Peternakan dan Perikanan
Kabupetan Batang Hari
Jalan Jend. Sudirman Telp. (0743) 21072 – 2089 Muara Bulian

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 21


J. BATAS AKHIR WAKTU PENYAMPAIAN PENAWARAN
Batas akhir waktu penyampaian penawaran pada :

Hari : Senin
Tanggal : 23 April 2012
Waktu : 10.00 WIB

K. PEMBUKAAN PENAWARAN
Pembukaan Penawaran akan dilakukan pada :

Hari : Senin
Tanggal : 23 April 2012
Waktu : 10.15 WIB

L. EVALUASI PENAWARAN
Metode evaluasi penawaran dilakukan dengan menggunakan metode sistem gugur.

M. SANGGAHAN, SANGGAHAN BANDING DAN PENGADUAN

1. Sanggahan ditujukan kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa Dinas Peternakan dan Perikanan
Kabupaten Batang Hari.

2. Tembusan sanggahan ditujukan kepada :


a. PPK Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Pembibitan Ternak
b. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Batang Hari selaku Pengguna
Anggaran.
c. Inspektur Kabupaten Batang Hari.

3. Sanggahan Banding ditujukan kepada Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten
Batang Hari selaku Pengguna Anggaran.

4. Tembusan sanggahan banding ditujukan kepada :


a. Bupati Batang Hari.
b. Inspektur Kabupaten Batang Hari.
c. PPK Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Pembibitan Ternak

N. JAMINAN SANGGAHAN BANDING


1. Besarnya jaminan sanggahan banding Rp. 584.131,- (Lima ratus delapan puluh Empat ribu
seratus tiga puluh satu rupiah) atau 2 0/00 dari nilai total HPS atau paling tinggi sebesar Rp
50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah)].

1. Jaminan sanggahan banding ditujukan kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa Dinas


Peternakan dan Perikanan Kabupaten Batang Hari.

2. Jaminan Sanggahan Banding dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah Kabupaten Batang
Hari.

O. JAMINAN PELAKSANAAN
Masa berlakunya jaminan pelaksanaan selama 44 (Empat puluh empat) hari kalender.

P. JAMINAN UANG MUKA


Jaminan Uang Muka dicarikan dan disetorkan pada Kas Daerah Kabupaten Batang Hari.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 22


BAB V
LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK)

A. LINGKUP KUALIFIKASI

Kegiatan : Pembangunan Sarana dan Prasarana Pembibitan Ternak


Pekerjaan : Pengadaan Traktor dan Hand Traktor
Lokasi : Kabupaten Batang Hari
Tahun Anggaran : 2012

B. PERSYARATAN KUALIFIKASI

1. Formulir kualifikasi ditandatangani oleh :


b. Direktur utama/pimpinan perusahaan.
c. Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya
tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya.
d. Kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan
dokumen otentik.
e. Pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja
sama.
f. Peserta perorangan.

2. Peserta harus memiliki :


a. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Sub Bidang Perdagangan Eceran Mesin Pertanian
dan Perlengkapannya (47791) dengan Kualifikasi Perusahaan adalah kecil.
b. Surat Izin Tempat Usaha (SITU) yang masih berlaku.
c. Akte Pendirian Perusahaan.

3. Perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya, tidak dalam pengawasan pengadilan,


tidak bangkrut dan tidak sedang dihentikan kegiatan usahanya, dinyatakan dalam surat
pernyataan.

4. Salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya tidak masuk dalam Daftar Hitam.

5. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT tahun
2010) serta memiliki laporan bulanan PPh Pasal 21, PPh Pasal 23 (bila ada transaksi), PPh
Pasal 25/Pasal 29 dan PPN (bagi Pengusaha Kena Pajak) paling kurang 3 (tiga) bulan terakhir
yaitu bulan Januari, Februari dan Maret 2012. Peserta dapat mengganti persyaratan ini
dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF) per Maret 2012.

6. Peserta berbentuk badan usaha harus memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai
penyedia dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir, baik di lingkungan pemerintah
maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak, kecuali bagi penyedia yang baru berdiri
kurang dari 3 (tiga) tahun.

7. Memiliki pengalaman pada Sub Bidang Perdagangan Eceran Mesin Pertanian dan
Perlengkapannya (47791)

8. Dalam hal peserta berbentuk badan usaha akan melakukan kemitraan :


a. Peserta wajib mempunyai perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan yang memuat
persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemitraan tersebut.

b. Untuk perusahaan yang melakukan kemitraan, evaluasi persyaratan pada angka 1 sampai
dengan angka 7 dilakukan untuk setiap perusahaan yang melakukan kemitraan.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 23


BAB VI
BENTUK DOKUMEN PENAWARAN

A. BENTUK SURAT PENAWARAN

KOP PERUSAHAAN
=======================================================
........................, ............................. 2012

Nomor :
Lampiran :

Kepada Yth.:
Panitia Pengadaan Barang/Jasa
DINAS PETERNAKAN DAN PERIKANAN Kabupaten Batang Hari
di
MUARA BULIAN

Perihal : Penawaran Paket Pekerjaan Pengadaan Traktor dan Hand Traktor

Sehubungan dengan Pengumuman Pelelangan Umum dengan Pascakualifikasi Panitia Pengadaan


Barang/Jasa DINAS PETERNAKAN DAN PERIKANAN Kabupaten Batang Hari Nomor :
05/PPBJ/DISNAK/2012 tanggal .... dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pengadaan,
Berita Acara Pemberian Penjelasan April 2012 , dengan ini kami mengajukan penawaran untuk paket
pekerjaan Pengadaan Traktor dan Hand Traktor Kabupaten Batang Hari Tahun Anggaran 2012
sebesar
Rp. ............................... (..............................................), harga tersebut sudah termasuk pajak-
pajak yang diperlukan.

Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen
Pengadaan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas.

Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama
........... (..................................) hari kalender

Penawaran ini berlaku selama .............. (....................................) hari kalender sejak tanggal surat
penawaran ini.

Sesuai dengan persyaratan Dokumen Pengadaan, bersama Surat Penawaran ini kami lampirkan :
a. Surat penawaran
b. Rencana Anggaran Biaya (RAB).
c. Jaminan Penawaran.
d. Surat kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya
tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan).
e. Surat perjanjian kemitraan/kerja sama operasi (apabila ada).
f. Dokumen penawaran teknis yang terdiri dari :
1) Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan.
2) Methode Pelaksanaan
3) Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan.
4) Brosur Barang Asli
5) Spesifikasi Teknis Barang yang ditawarkan
6) Surat Dukungan Pabrikan/Distributor
7) Surat Jaminan Ketersediaan suku cadang
8) Surat Jaminan Garansi Barang
9) Surat Ketersediaan Workshop

g. Dokumen Kualifikasi.
1) Pakta Integritas yang ditandatangani.
2) Surat pernyataan bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya tidak dalam
pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau
direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani
sanksi pidana.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 24


3) Surat Pernyataan Salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya tidak masuk
dalam Daftar Hitam.
4) Formulir Isian Kualifikasi.
Surat Penawaran beserta lampirannya kami sampaikan sebanyak 2 (dua) rangkap yang terdiri dari
dokumen asli 1 (satu) rangkap dan salinannya 1 (satu) rangkap serta ditandai “Asli” dan “Rekaman”.
Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini, maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada
semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan.

PT/CV/FIRMA/KOPERASI
................................

(NAMA JELAS)
JABATAN

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 25


B. BENTUK SURAT KUASA

KOP PERUSAHAAN
=======================================================

SURAT KUASA
Nomor : .............................

Yang bertandatangan di bawah ini :


Nama : ................................................
Alamat perusahaan : ................................................
Jabatan : ................................................. [Direktur Utama/ Pimpinan Perusahaan]
.............................. [ nama PT/CV/Firma]

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No.
........................ [No. Akta notaris] tanggal .................... [tanggal penerbitan Akta] yang dikeluarkan
oleh Notaris ............................... [nama Notaris penerbit Akta] beserta perubahannya, yang
berkedudukan di ............................... (alamat perusahaan)
yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa.

Memberi kuasa kepada :

Nama : ............................................*)
Alamat : ............................................
Jabatan : ............................................
yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa.

Khusus

Untuk dan atas nama Pemberi Kuasa, Penerima Kuasa mewakili:


1. [menandatangani Surat Penawaran,]
2. [menandatangani Pakta Integritas,]
3. [menandatangani Surat Perjanjian/Surat Perintah Kerja,]
4. [menandatangani Surat Sanggahan,]
5. [menghadiri Surat Sanggahan Banding,]

Surat kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain.

....................., ........................... 2012

Penerima Kuasa Pemberi Kuasa

________________ ________________
(nama dan jabatan) (nama dan jabatan)

*) Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya
tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 26


C. BENTUK PERJANJIAN KEMITRAAN UNTUK KERJASAMA OPERASI (KSO)

SURAT PERJANJIAN KEMITRAAN


KERJASAMA OPERASI (KSO)

Sehubungan dengan pelelangan pekerjaan ............................... yang pembukaan penawarannya


akan dilakukan di ................. pada tanggal ..................... 2012, maka kami :
............................................. (nama peserta 1);
............................................. (nama peserta 2);
............................................. (nama peserta 3);
............................................. dst
Bermaksud untuk mengikuti pelelangan dan pelaksanaan kontrak secara bersama-sama dalam bentuk
kemitraan/ Kerja Sama Operasi (KSO).
Kami menyetujui dan memutuskan bahwa:
1. Secara bersama-sama:
a. Membentuk kemitraan/KSO dengan nama kemitraan adalah ...............................
b. Menunjuk ............................ (nama peserta 1) sebagai perusahaan utama (leading firm)
untuk KSO dan mewakili serta bertindak untuk dan atas nama KSO.
c. Menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang, wajib bertanggung jawab baik secara
bersama-sama atau masing-masing atas semua kewajiban sesuai ketentuan dokumen kontrak.

2. Keikutsertaan modal (sharing) setiap perusahaan dalam kemitraan/KSO adalah:


......................... [nama peserta 1] sebesar ........% (............. persen)
......................... [nama peserta 2] sebesar ........% (............. persen)
......................... [nama peserta 3] sebesar ........% (............. persen)
......................... dst

3. Masing-masing peserta anggota kemitraan/KSO, akan mengambil bagian sesuai sharing tersebut
pada butir 2. dalam hal pengeluaran, keuntungan, dan kerugian dari kemitraan/KSO.

4. Pembagian sharing dalam kemitraan/KSO ini tidak akan diubah baik selama masa penawaran
maupun sepanjang masa kontrak, kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari
Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) atau Pejabat Pembuat Komitmen (PA) dan
persetujuan bersama secara tertulis dari masing-masing anggota kemitraan/KSO.

5. Terlepas dari sharing yang ditetapkan diatas, masing-masing anggota kemitraan/KSO akan
melakukan pengawasan penuh terhadap semua aspek pelaksanaan dari perjanjian ini, termasuk
hak untuk memeriksa keuangan, perintah pembelian, tanda terima, daftar peralatan dan tenaga
kerja, perjanjian subkontrak, surat-menyurat, teleks, dan lain-lain.

6. Wewenang menandatangani untuk dan atas nama kemitraan/KSO diberikan kepada


...................... (nama wakil peserta yang diberi kuasa) dalam kedudukannya sebagai direktur
utama/direktur pelaksana ................... (nama peserta 1) berdasarkan persetujuan tertulis dari
dari seluruh anggota kemitraan/KSO.

7. Perjanjian ini akan berlaku sejak tanggal ditandatangani.

8. Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila pelelangan tidak
dimenangkan oleh perusahaan kemitraan/KSO.

9. Perjanjian ini dibuat dalam rangkap ......... (..................) yang masing-masing mempunyai
kekuatan hukum yang sama.

DENGAN KESEPAKATAN INI semua anggota kemitraan/KSO membubuhkan tanda tangan di


..................... pada hari .......... tanggal ................... bulan ........................, tahun ...............

Penyedia 1 Penyedia 2 Penyedia 3

(_______________) (________________) (________________)

dst

(_________________)

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 27


D. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS

Dokumen Penawaran Teknis terdiri dari :


1. Spesifikasi teknis barang dan setiap item barang yang ditawarkan harus dilengkapi
brosur/katalog asli berwarna distempel dan diparaf perusahaan.
2. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan.
3. Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan.

E. BENTUK FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM


NEGERI (TKDN)

FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN)


Nilai Gabungan Barang/Jasa (Rp) TKDN
Uraian Pekerjaan Total
Barang/
DN LN Ribu Gabungan
% KDN Jasa
Rp
(1) (2) (3) (4) (5) (7) (8)
BARANG
I. Material Langsung (Bahan
baku) (1A) (1B) (1C) (1D) (1E) (1G)
II. Peralatan (Barang jadi) (2A) (2B) (2C) (2D) (2E) (2G)
A. Sub Total Barang (3A) (3B) (3C) (3D) (3E) (3G)
JASA
III. Jasa Umum (4A) (4B) (4C) (4D) (4E) (4G)
B. Sub Total Jasa (5A) (5B) (5C) (5D) (5E) (5G)

C. TOTAL Biaya (A + B) (6A) (6B) (6C) (6D) (6E) (6G)

Formulasi perhitungan :
% TKDN (Gabungan Nilai Barang Total (3C) - Nilai Barang Luar Negeri (3A)
=
Barang dan Jasa) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C)

Nilai Jasa Total(8C) - Nilai Jasa Luar Negeri (8A)


Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C)

__________ [tempat], __ [tanggal] __________ [bulan] 20__ [tahun]

[tanda tangan]

[nama wakil sah badan usaha/ (kemitraan/KSO)]

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 28


F. BENTUK JAMINAN PENAWARAN DARI BANK

KOP BANK PENERBIT JAMINAN


=======================================================

GARANSI BANK
sebagai
JAMINAN PENAWARAN
No. ......................................

Yang bertanda tangan dibawah ini : ..................................... dalam jabatan selaku ......................... dalam hal
ini bertindak untuk dan atas nama ................... [nama bank] berkedudukan di ..............................................
[alamat]

untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN,

dengan ini menyatakan akan membayar kepada:


Nama : Panitia Pengadaan Barang/Jasa Dinas Peternakan dan Perikanan
Kabupaten Batang Hari
Alamat : Jalan Jend. Sudirman Muara Bulian

selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN

sejumlah uang Rp ..........................................


(terbilang ................................) sebagai Jaminan Penawaran dalam bentuk garansi bank, apabila:
Nama : ..................................................... [ peserta pelelangan]
Alamat : .....................................................

selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN

ternyata sampai batas waktu yang ditentukan, namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi
Bank ini, lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan yaitu:

a. Yang Dijamin menarik kembali penawarannya selama dilaksanakannya pelelangan atau sesudah
dinyatakan sebagai pemenang.

b. Yang Dijamin tidak :

1) Menyerahkan Jaminan Pelaksanaan setelah ditunjuk sebagai pemenang.


2) Menandatangani Kontrak.
3) Hadir dalam klarifikasi dan/atau verifikasi sebagai calon pemenang.

c. Yang dijamin terlibat Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pemilihan yang diikuti oleh Yang Dijamin.

Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut:


1. Garansi Bank berlaku selama ......... (......................) hari kalender, dari tanggal ................................
s/d ..............................
2. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan
Wanprestasi dari penerima jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh
tempo Garansi Bank sebagai Jaminan Penawaran sebagaimana tercantum dalam butir 1.
3. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu
paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima
Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi
akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai tidak memenuhi kewajibannya.
4. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai
jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
5. Garansi Bank sebagai Jaminan Penawaran ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan
kepada pihak lain.
6. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank sebagai Jaminan Penawaran ini, masing-
masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ......................

Dikeluarkan di : ........................................
Pada tanggal : ........................................

Untuk keyakinan, pemegang


Garansi Bank disarankan untuk
Materai [Bank]
mengkorfimasi Garansi ini ke
_____[bank] Rp. 6.000
Tanggal ..........................
dan Cap (Nama & Jabatan)
Perusahaan

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 29


G. BENTUK JAMINAN PENAWARAN DARI ASURANSI/PERUSAHAAN PENJAMIN

KOP PENERBIT JAMINAN


=======================================================

JAMINAN PENAWARAN

Nomor Jaminan: .............................................. Nilai: .......................................

1. Dengan ini dinyatakan, bahwa kami: ......................... [nama], ........................ [alamat] sebagai
Penyedia, selanjutnya disebut TERJAMIN, dan ............................... [nama penebit jaminan],
........................... [alamat] , sebagai Penjamin, selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN,
bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada Panitia Pengadaan Barang/Jasa Dinas
Peternakan dan Perikanan Kabupaten Batang Hari, Alamat : Jalan Jend. Sudirman Muara Bulian
sebagai Pelaksana Pelelangan, selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp
................. (terbilang .........................)
2. Maka kami, TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran
jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban
sebagaimana ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan untuk pelaksanaan pelelangan pekerjaan
........................................ yang diselenggarakan oleh PENERIMA JAMINAN.
3. Surat Jaminan ini berlaku apabila TERJAMIN :
a. menarik kembali penawarannya selama dilaksanakannya pelelangan atau sesudah dinyatakan
sebagai pemenang.
b. Tidak :
1) Menyerahkan Jaminan Pelaksanaan setelah ditunjuk sebagai pemenang.
2) Menandatangani Kontrak.
3) Hadir dalam klarifikasi dan/atau verifikasi sebagai calon pemenang.
c. Tidak terlibat Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).
4. Surat Jaminan ini berlaku selama ………. (......................) hari kalender dan efektif mulai dari
tanggal .............................. sampai dengan tanggal ...................................
5. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas
dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan
pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN
mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji.
6. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN
melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu
disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH
Perdata.
7. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan
selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa
berlaku Jaminan ini.

Dikeluarkan di .....................................
Pada tanggal ......................................

Untuk keyakinan, pemegang TERJAMIN PENJAMIN


Jaminan disarankan untuk
mengkonfirmasi Jaminan ini ke
_________[penerbit jaminan] Materai Rp. 6.000,-

____________ _____________
(Nama & Jabatan) (Nama & Jabatan)

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 30


H. BENTUK FAKTA INTEGRITAS

1. Contoh Pakta Integritas Badan Usaha Tanpa Kemitraan

KOP PERUSAHAAN

PAKTA INTEGRITAS

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : .......................................... [nama wakil sah badan usaha]

No. Identitas : .......................................... [diisi nomor KTP/SIM/Paspor]

Jabatan : ..........................................

Bertindak untuk : PT/CV/Firma/Koperasi ......................... [pilih yang sesuai dan cantumkan


dan atas nama nama]
Bekerjasama dengan PT/CV/Firma/Koperasi ......................... [bagi Badan
Usaha yang bermitra]

dalam rangka pengadaan ..................... pada ...................... [ isi sesuai dengan K/L/D/I] dengan
ini menyatakan bahwa:

1. tidak akan melakukan praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN);

2. akan melaporkan kepada APIP ....................... [isi sesuai dengan K/L/D/I] dan/atau LKPP
apabila mengetahui ada indikasi KKN di dalam proses pengadaan ini;

3. akan mengikuti proses pengadaan secara bersih, transparan, dan profesional untuk
memberikan hasil kerja terbaik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;

4. apabila melanggar hal-hal yang dinyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS ini, bersedia menerima
sanksi administratif, menerima sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam, digugat secara
perdata dan/atau dilaporkan secara pidana.

................ [tempat], ................. [tanggal] ................ [bulan] 20......... [tahun]

[Nama Penyedia]

[tanda tangan]
[nama lengkap]

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 31


2. Contoh Pakta Integritas Badan Usaha Dengan Kemitraan

PAKTA INTEGRITAS

Kami yang bertanda tangan di bawah ini:


1. Nama : ….................................... [nama wakil sah badan usaha]

No.Identitas : ………………………. [diisi dengan no. KTP, SIM atau paspor]

Jabatan : ……………………………..

Bertindak untuk dan : PT/CV/Firma/Koperasi/Kemitraan ……………………………....…. [pilih


atas nama yang sesuai dan cantumkan nama]

2. Nama : ...................................... [nama wakil sah badan usaha]

No.Identitas : ………………………. [diisi dengan no. KTP, SIM atau paspor]

Jabatan : ……………………………..

Bertindak untuk dan : PT/CV/Firma/Koperasi/Kemitraan ………………………….......…. [pilih yang


atas nama sesuai dan cantumkan nama]

3. ......[dan seterusnya, diisi sesuai dengan jumlah anggota kemitraan]


dalam rangka pengadaan ...................... pada ........................ [isi sesuai dengan K/L/D/I]
dengan ini menyatakan bahwa:

1. tidak akan melakukan praktek Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN);

2. akan melaporkan kepada kepada APIP .................... [isi sesuai dengan K/L/D/I] dan/atau
LKPP apabila mengetahui ada indikasi KKN dalam proses pengadaan ini;

3. akan mengikuti proses pengadaan secara bersih, transparan, dan profesional untuk
memberikan hasil kerja terbaik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;

4. apabila melanggar hal-hal yang dinyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS ini, bersedia menerima
sanksi administratif, menerima sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam, digugat secara
perdata dan/atau dilaporkan secara pidana.

__________[tempat], __[tanggal] __________[bulan] 20_____[tahun]

[Nama Penyedia] [Nama Penyedia] [Nama Penyedia]

[tanda tangan], [tanda tangan], [tanda tangan] ,


[nama lengkap] [nama lengkap] [nama lengkap]

[cantumkan tanda tangan dan nama setiap anggota Kemitraan]

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 32


3. Contoh Pakta Integritas Perorangan

PAKTA INTEGRITAS

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:


Nama : .....................................

No.Identitas : ............................. [diisi dengan no. KTP, SIM atau paspor]

Alamat : …………………………………..

Pekerjaan : …………………………………..

Bertindak untuk dan atas nama diri sendiri dalam rangka pengadaan …………………. pada
………………….. [isi sesuai dengan K/L/D/I] dengan ini menyatakan bahwa :

1. tidak akan melakukan praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN);

2. akan melaporkan kepada kepada APIP .................. [isi sesuai dengan K/L/D/I] dan/atau LKPP
apabila mengetahui ada indikasi KKN dalam proses pengadaan ini;

3. akan mengikuti proses pengadaan secara bersih, transparan, dan profesional untuk
memberikan hasil kerja terbaik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;

4. apabila melanggar hal-hal yang dinyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS ini, bersedia menerima
sanksi administratif, menerima sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam, digugat secara
perdata dan/atau dilaporkan secara pidana.

..................... [tempat], ....... [tanggal] ................... [bulan] 20 ............. [tahun]

[Nama Penyedia]

[tanda tangan],
[nama lengkap]

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 33


I. FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI

1. Formulir Isian Kualifikasi Badan Usaha

FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI

Saya yang bertanda tangan di bawah ini :


Nama :
Jabatan :

Bertindak : PT/CV/Firma/Koperasi
untuk
dan atas nama

Alamat :
Telepon/ Fax. :
Email :

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa :


1. Saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan Akta Notaris
…………………………………………. (sesuai akte pendirian/ perubahannya/ surat kuasa, disebutkan
secara jelas Nomor dan tanggal akte pendirian/perubahan/surat kuasa. Jika kemitraan maka
ditambah Surat Perjanjian Kemitraan/KSO);
2. Saya bukan sebagai pegawai Kementerian/Lambaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah/Institusi
Lainnya (bagi pegawai Kementerian/Lambaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah/Institusi Lainnya
yang sedang cuti diluar tanggungan Kementerian/Lambaga/Satuan Kerja Perangkat
Daerah/Institusi Lainnya ditulis sebagai berikut : ”Saya merupakan Kementerian/Lambaga/Satuan
Kerja Perangkat Daerah/Institusi Lainnya yang sedang cuti diluar tanggungan
Kementerian/Lambaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah/Institusi Lainnya);
3. Saya tidak sedang menjalani sanksi pidana;
4. Saya tidak sedang dan tidak akan terlibat pertentangan kepentingan dengan para pihak yang
terkait, langsung maupun tidak langsung dalam proses pengadaan ini;
5. Badan usaha yang saya wakili tidak masuk dalam daftar Hitam, tidak dalam pengawasan
pengadilan, tidak pailit atau kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan;
6. Salah satu dan/atau semua pengurus badan usaha yang saya wakili tidak masuk dalam Daftar
Hitam;
7. Data-data saya/badan usaha yang saya wakili adalah sebagai berikut :

A. DATA ADMINISTRASI

1 Nama (PT/CV/Firma/ :
Koperasi/Perorangan

2 Status :

3 Alamat Kantor Pusat : :


Telepon :
No. Fax. :
E-Mail :

4 Alamat Kantor Cabang :

Telepon :
No. Fax. :
E-Mail :

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 34


B. IJIN USAHA

Nomor Surat Izin Usaha : tanggal

Masa berlaku izin :

Instansi pemberi Izin Usaha :

C. IZIN USAHA LAINNYA (Apabila dipersyaratkan)

Nomor Surat Izin Usaha : tanggal

Masa berlaku izin :

Instansi pemberi Izin Usaha :

D. LANDASAN HUKUM PENDIRIAN PERUSAHAAN

1 Akta Pendirian PT/CV/Firma/Koperasi :


a. Nomor Akta :
b. Tanggal :
c. Nama Notaris :

2 Akta Perubahan Terakhir :


a. Nomor Akta :
b. Tanggal :
c. Nama Notaris :

E. PENGURUS
1. Komisaris (untuk PT)

No Nama No KTP Jabatan dalam Perusahaan

2. Direksi /Penanggung Jawab/Pengurus Badan Usaha

No Nama No KTP Jabatan dalam Perusahaan

F. DATA KEUANGAN

1. Susunan Kepemilikan Saham (untuk PT/susunan Pesero untuk CV/Firma)

No Nama No KTP Alamat Persentase

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 35


2. Pajak

a Nomor Pokok Wajib Pajak :


b Bukti Pelunasan Pajak Tahun
terakhir Nomor/ Tanggal :
c Bukti Laporan bulanan (tiga bulan
terakhir) :
1) PPh Pasal 21 :
2) PPh Pasal 23 :
3) PPh Pasal 25/Pasal 29 :
4) PPN :
e Surat Keterangan Fiskal (sebagai :
pengganti huruf b dan c)

G. DATA PENGALAMAN PERUSAHAAN

Pemberi Tanggal
Bidang/ Tugas/Pengguna Kontrak Selesai
Nama Paket Sub Jasa Menurut
No Lokasi
pekerjaan Bidang BA
No/
Pekerjaan Nama Alamat Nilai (Rp) Tanggal Serah
Tanggal
terima

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab. Jika
dikemudian hari ditemui bahwa data/dokumen yang saya sampaikan tidak benar dan ada
pemalsuan, maka saya dan badan usaha yang saya wakili bersedia dikenakan sanksi berupa sanksi
administrasi, sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam, gugatan secara perdata, dan/atau
pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan.

…………………………., ……………………2012

PT/CV/Firma. ………………………………………

Materai
Rp 6.000,-,
tgl. Dan Cap
Perusahaan

(Nama Jelas)
Jabatan ……………………….

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 36


2. Formulir Isian Kualifikasi untuk Penyedia Perorangan

FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI


UNTUK PENYEDIA PERORANGAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama :

Pekerjaan :

Alamat :

Telepon/Fax :

Email :

No. Identitas : __________ _______________


menyatakan dengan sesungguhnya bahwa:

1. Saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak.


2. Saya bukan sebagai pegawai K/L/D/I [bagi pegawai K/L/D/I yang sedang cuti diluar
tanggungan K/L/D/I ditulis sebagai berikut : “Saya merupakan pegawai K/L/D/I yang
sedang cuti diluar tanggungan K/L/D/I”].
3. Saya tidak sedang menjalani sanksi pidana.
4. Saya tidak sedang dan tidak akan terlibat pertentangan kepentingan de ngan para pihak
yang terkait, langsung maupun tidak langsung dalam proses pengadaan ini .
5. Saya tidak masuk dalam Daftar Hitam, tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit
atau kegiatan usaha saya tidak sedang dihentikan.
6. Data-data saya adalah sebagai berikut :

A. DATA ADMINISTRASI

1. Nama :
2. Pekerjaan :
Alamat Rumah :
3. No. Telepon :
No. Fax :
Alamat Kantor :
No. Telepon :
4.
No. Fax :
E-Mail :
5. Nomor Identitas (KTP/SIM/Paspor)

B. NO. SURAT IZIN USAHA/MELAKSANAKAN KEGIATAN [apabila dipersyaratkan]

1. No. Surat Izin Usaha ................ : ……………………. Tanggal …………………


2. Masa berlaku izin usaha :
3. Instansi pemberi izin usaha :

C. IZIN LAINNYA [apabila dipersyaratkan]

1. No. Surat Izin ....................... : …………………… Tanggal …………………


2. Masa berlaku izin :
3. Instansi pemberi izin :

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 37


D. DATA KEUANGAN

Pajak

a. Nomor Pokok Wajib Pajak :


b. Bukti laporan Pajak Tahun
: No. ................. tanggal ...................
terakhir
c. Bukti Laporan bulanan (tiga
:
bulan terakhir):
: No. .................. tanggal ..................
1) PPh Pasal 21;
: No. .................. tanggal ..................
2) PPh Pasal 23;
: No. .................. tanggal ..................
3) PPh Pasal 25/Pasal 29;
: No. .................. tanggal ..................
4) PPN
d. [Surat Keterangan Fiskal
(sebagai pengganti huruf b : No. .................. tanggal ..................
dan c)]

E. DATA PENGALAMAN

Pemberi Tugas/
Pejabat Tanggal Selesai
Kontrak
Bidang/ Pembuat Menurut
Nama
Sub Komitmen
No. Paket Lokasi
Bidang
Pekerjaan BA
Pekerjaan Alamat/ No/
Nama Nilai Kontrak Serah
Telepon Tanggal
Terima

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab. Jika
dikemudian hari ditemui bahwa data/dokumen yang saya sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan,
maka saya bersedia dikenakan sanksi berupa sanksi administratif, sanksi pencantuman dalam Daftar
Hitam, gugatan secara perdata, dan/atau pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

........ [tempat], .......... [tanggal] ............ [bulan] 20 ........... [tahun]

Penyedia
...........................................

[rekatkan meterai Rp 6.000,-


tanda tangan]

(nama lengkap )

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 38


BAB VII
PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI

A. PETUNJUK PENGISIAN ISIAN FORMULIR KUALIFIKASI BADAN USAHA

A) DATA ADMINISTRASI

1. Diisi dengan nama badan usaha peserta.


2. Pilih status badan usaha (Pusat/Cabang).
3. Diisi dengan alamat, nomor telepon, nomor fax dan email badan usaha peserta yang
dapat dihubungi.
4. Diisi dengan alamat, nomor telepon, nomor fax dan email kantor pusat yang dapat
dihubungi, apabila peserta berstatus kantor cabang.

B) IZIN USAHA

1. Diisi dengan jenis surat izin usaha, nomor dan tanggal penerbitannya.
2. Diisi dengan masa berlaku izin usaha.
3. Diisi dengan nama instansi penerbit surat izin usaha.

C) IZIN LAINNYA [apabila dipersyaratkan]

1. Diisi dengan jenis surat izin, nomor dan tanggal penerbitannya.


2. Diisi dengan masa berlaku izin.
3. Diisi dengan nama instansi penerbit surat izin.

D) LANDASAN HUKUM PENDIRIAN BADAN USAHA

1. Diisi dengan nomor, tanggal dan nama notaris penerbit akte pendirian badan usaha.
2. Diisi dengan nomor, tanggal dan nama notaris penerbit akte perubahan terakhir badan
usaha, apabila ada.

E) PENGURUS

1. Diisi dengan nama, nomor KTP dan jabatan dalam badan usaha, apabila berbentuk
Perseroan Terbatas.
2. Diisi dengan nama, nomor KTP dan jabatan dalam badan usaha.

F) DATA KEUANGAN

1. Diisi dengan nama, nomor KTP, alamat pemilik saham/pesero dan persentase kepemilikan
saham/pesero.

2. Pajak
a. Diisi dengan NPWP badan usaha
b. Diisi dengan nomor dan tanggal bukti laporan pajak tahun terakhir berupa SPT
Tahunan.
c. Diisi dengan nomor dan tanggal bukti laporan bulanan (tiga bulan terakhir) :
1) PPH pasal 21
2) PPH Pasal 23
3) PPH pasal 25/pasal 29
4) PPN

Persyaratan pemenuhan kewajiban pajak tahun terakhir dengan penyampaian SPT


Tahunan dan SPT Masa dapat diganti oleh Penyedia Barang/Jasa dengan penyampaian
Surat Keterangan Fiskal (SKF) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 39


G) DATA PENGALAMAN PERUSAHAAN

Diisi dengan nama paket pekerjaan, subbidang pekerjaan yang dipersyaratkan, lokasi tempat
pelaksanaan pekerjaan, nama dan alamat/telepon dari Pemberi Tugas/Pejabat Pembuat
Komitmen, nomor/tanggal dan nilai kontrak, tanggal selesai paket pekerjaan menurut kontrak,
dan tanggal berita acara serah terima.

B. PETUNJUK PENGISIAN ISIAN FORMULIR KUALIFIKASI PENYEDIA PERORANGAN

A) DATA ADMINISTRASI

1. Diisi dengan nama perorangan.


2. Diisi dengan jenis pekerjaan penyedia peroangan.
3. Diisi dengan alamat, nomor telepon, nomor fax rumah yang dapat dihubungi.
4. Diisi dengan alamat, nomor telepon, nomor fax dan email kantor dapat dihubungi
5. Diisi dengan nomor Identitas berupa nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Ijin
Mengemudi (SIM) atau nomor Passpor.

B) IZIN USAHA/IZIN MELAKSANAKAN KEGIATAN [apabila dipersyaratkan]

1. Diisi dengan jenis surat izin usaha, nomor dan tanggal penerbitannya.
2. Diisi dengan masa berlaku izin usaha.
3. Diisi dengan nama instansi penerbit surat izin usaha.

C) IZIN LAINNYA [apabila dipersyaratkan]

1. Diisi dengan jenis surat izin, nomor dan tanggal penerbitannya.


2. Diisi dengan masa berlaku izin.
3. Diisi dengan nama instansi penerbit surat izin.

D) DATA KEUANGAN

1. Pajak
a. Diisi dengan NPWP badan usaha
b. Diisi dengan nomor dan tanggal bukti laporan pajak tahun terakhir berupa SPT
Tahunan.
c. Diisi dengan nomor dan tanggal bukti laporan bulanan (tiga bulan terakhir) :
1) PPH pasal 21
2) PPH Pasal 23
3) PPH pasal 25/pasal 29
4) PPN

Persyaratan pemenuhan kewajiban pajak tahun terakhir dengan penyampaian SPT


Tahunan dan SPT Masa dapat diganti oleh Penyedia/Jasa dengan penyampaian Surat
Keterangan Fiskal (SKF) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak.

E) DATA PENGALAMAN

Diisi dengan nama paket pekerjaan, subbidang pekerjaan yang dipersyaratkan, lokasi tempat
pelaksanaan pekerjaan, nama dan alamat/telepon dari Pemberi Tugas/Pejabat Pembuat
Komitmen, nomor/tanggal dan nilai kontrak, tanggal selesai paket pekerjaan menurut kontrak,
dan tanggal berita acara serah terima.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 40


BAB VIII
TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI

A. Dokumen Kualifikasi yang akan dievaluasi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :

1. Formulir isian kualifikasi ditandatangani oleh :

a. Direktur utama/pimpinan perusahaan.


b. Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya
tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya.
c. Kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan
dokumen otentik.
d. Pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja
sama.
e. Peserta Perorangan.

2. Memiliki Akte Pendirian Perusahaan atau perubahannya jika ada yang sesuai dengan peraturan
perundang-undangan.

3. Menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan


manajemennya tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak
sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak
sedang dalam menjalani sanksi pidana.

4. Salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya tidak masuk dalam Daftar Hitam.

5. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT
Tahunan) serta memiliki laporan bulanan PPh Pasal 21, PPh Pasal 23 (bila ada transaksi), PPh
Pasal 25/Pasal 29 dan PPN (bagi Pengusaha Kena Pajak) paling kurang 3 (tiga) bulan terakhir
dalam tahun berjalan. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat
Keterangan Fiskal (SKF).

6. Khusus untuk penyedia berbentuk badan usaha, memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan
sebagai penyedia dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir, baik di lingkungan
pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak.

7. Memiliki kemampuan pada sub bidang pekerjaan yang sesuai.

8. Memilki Izin Tempat Usaha yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenenang dan masih
berlaku.

9. Dalam hal peserta akan melakukan kemitraan :


a. Peserta wajib mempunyai perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan yang memuat
persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemitraan tersebut.

b. Evaluasi persyaratan pada angka 1. sampai dengan angka 7. dilakukan untuk setiap
perusahaan yang melakukan kemitraan.
B. Panitia Pengadaan Barang/Jasa memeriksa dan membandingkan persyaratan dan data isian
peserta Penunjukan Langsung dalam Dokumen Kualifikasi dalam hal :

1. Kelengkapan Dokumen Kualifikasi.


2. Pemenuhan persyaratan kualifikasi.

C. Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang jelas maka Panitia Pengadaan Barang/Jasa
dapat meminta peserta untuk menyampaikan klarifikasi secara tertulis namun tidak boleh
mengubah substansi formulir isian kualifikasi.

D. Evaluasi kualifikasi sudah merupakan kompetisi, maka data yang kurang tidak dapat dilengkapi.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 41


BAB IX
BENTUK KONTRAK

A. BENTUK SURAT PERJANJIAN

KOP SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH


========================================================

SURAT PERJANJIAN

untuk melaksanakan
Paket Pekerjaan Pengadaan Barang
..................................................................................
Nomor : ...............................

[Jika Penyedia bukan berbentuk kemitraan/KSO maka kalimat pembukaan/komparisi sebagai berikut:
SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut “Kontrak”) dibuat dan
ditandatangani di ................ pada hari .................... tanggal ............. bulan ................ tahun
.................... [tanggal, bulan dan tahun diisi dengan huruf] antara .................. [nama Pejabat
Pembuat Komitmen] selaku Pejabat Pembuat Komitmen, yang bertindak untuk dan atas nama
.................. [nama satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen], yang berkedudukan di ...................
[alamat Pejabat Pembuat Komitmen], berdasarkan Surat Keputusan ....................... [pejabat yang
menandatangani SK penetapan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen] No ..................... [No. SK
penetapan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen] (selanjutnya disebut “PPK”) dan ................... [nama
wakil Penyedia], ..................... [jabatan wakil Penyedia], yang bertindak untuk dan atas nama
....................... [nama Penyedia], yang berkedudukan di .......................... [alamat Penyedia],
berdasarkan Akta Notaris No. ............... [No. Akta notaris] tanggal ..................... [tanggal penerbitan
Akta] yang dikeluarkan oleh Notaris ........................... [nama Notaris penerbit Akta] (selanjutnya
disebut “Penyedia”).]

[Jika Penyedia berbentuk kemitraan/KSO maka kalimat pembukaan/komparisi sebagai berikut:


SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut “Kontrak”) dibuat dan
ditandatangani di ........................... pada hari ................. tanggal ......... bulan ............... tahun
.................... [tanggal, bulan dan tahun diisi dengan huruf] antara ................. [nama Pejabat
Pembuat Komitmen], selaku Pejabat Pembuat Komitmen, yang bertindak untuk dan atas nama
.................... [nama satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen], yang berkedudukan di ...................
[alamat Pejabat Pembuat Komitmen], berdasarkan Surat Keputusan ....................... [pejabat yang
menandatangani SK penetapan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen] No ......................... [No. SK
penetapan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen] (selanjutnya disebut “PPK”) dan kemitraan/KSO
yang beranggotakan sebagai berikut:
1. ............................... [nama Penyedia 1];
2. ............................... [nama Penyedia 2];
..... dst

yang masing-masing anggotanya bertanggung jawab secara pribadi dan tanggung renteng atas semua
kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini dan telah menunjuk ..................... [nama anggota
kemitraan yang ditunjuk sebagai wakil kemitraan/KSO] untuk bertindak atas nama Kemitraan yang
berkedudukan di ........................ [alamat Penyedia wakil kemitraan], berdasarkan surat Perjanjian
kemitraan/KSO No. ........................ tanggal ....................... (selanjutnya disebut “Penyedia”).]

MENGINGAT BAHWA:

(a) PPK telah meminta Penyedia untuk menyediakan Barang sebagaimana diterangkan dalam
Syarat-Syarat Umum Kontrak yang terlampir dalam Kontrak ini (selanjutnya disebut “Pekerjaan
Pengadaan Barang”);

(b) Penyedia sebagaimana dinyatakan kepada PPK, memiliki keahlian profesional, personil, dan
sumber daya teknis, serta telah menyetujui untuk menyediakan Barang sesuai dengan
persyaratan dan ketentuan dalam Kontrak ini;

(c) PPK dan Penyedia menyatakan memiliki kewenangan untuk menandatangani Kontrak ini, dan
mengikat pihak yang diwakili;

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 42


(d) PPK dan Penyedia mengakui dan menyatakan bahwa sehubungan dengan penandatanganan
Kontrak ini masing-masing pihak:

1) telah dan senantiasa diberikan kesempatan untuk didampingi oleh advokat;


2) menandatangani Kontrak ini setelah meneliti secara patut;
3) telah membaca dan memahami secara penuh ketentuan Kontrak ini;
4) telah mendapatkan kesempatan yang memadai untuk memeriksa dan mengkonfirmasikan
semua ketentuan dalam Kontrak ini beserta semua fakta dan kondisi yang terkait.

MAKA OLEH KARENA ITU, PPK dan Penyedia dengan ini bersepakat dan menyetujui hal-hal sebagai
berikut:

1. [untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum ditulis sebagai
berikut :
“total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diperoleh
berdasarkan kuantitas dan harga satuan pekerjaan sebagaimana tercantum dalam Daftar
Kuantitas dan Harga adalah sebesar Rp. .................. (.................................... rupiah);”]

[untuk kontrak lump sum ditulis sebagai berikut:


“total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) adalah sebesar
Rp. .......................... (............................ rupiah);”]

2. peristilahan dan ungkapan dalam Surat Perjanjian ini memiliki arti dan makna yang sama seperti
yang tercantum dalam lampiran Surat Perjanjian ini;

3. dokumen-dokumen berikut merupakan satu-kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari
Kontrak ini:
a. adendum Surat Perjanjian;
b. pokok perjanjian;
c. surat penawaran;
d. daftar kuantitas dan harga, (apabila ada);
e. syarat-syarat khusus Kontrak;
f. syarat-syarat umum Kontrak;
g. spesifikasi khusus;
h. spesifikasi umum;
i. gambar-gambar; dan
j. dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan, SPPBJ, BAHP, BAPP.

4. Dokumen Kontrak dibuat untuk saling menjelaskan satu sama lain, dan jika terjadi pertentangan
antara ketentuan dalam suatu dokumen dengan ketentuan dalam dokumen yang lain maka
yang berlaku adalah ketentuan dalam dokumen yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki
pada angka 3 di atas;

5. Hak dan kewajiban timbal-balik PPK dan Penyedia dinyatakan dalam Kontrak yang meliputi
khususnya:

a. PPK mempunyai hak dan kewajiban untuk:

1) mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia;


2) meminta laporan-laporan mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh
Penyedia;
3) memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh Penyedia
untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan Kontrak;
4) membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam Kontrak yang telah
ditetapkan kepada Penyedia;

b. Penyedia mempunyai hak dan kewajiban untuk:

1) menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah
ditentukan dalam Kontrak;
2) meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPK untuk
kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan Kontrak;
3) melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK;
4) melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan
pekerjaan yang telah ditetapkan dalam Kontrak;
5) melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat, akurat dan penuh
tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan,

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 43


angkutan ke atau dari lapangan, dan segala pekerjaan permanen maupun sementara
yang diperlukan untuk pelaksanaan, penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang
dirinci dalam Kontrak;
6) memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan
yang dilakukan PPK;
7) menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah
ditetapkan dalam Kontrak;
8) mengambil langkah-langkah yang cukup memadai untuk melindungi lingkungan
tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun
miliknya akibat kegiatan Penyedia.

6. Kontrak ini mulai berlaku efektif terhitung sejak tanggal yang ditetapkan dalam Syarat-Syarat
Umum/Khusus Kontrak dengan tanggal mulai dan penyelesaian keseluruhan pekerjaan
sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak.

DENGAN DEMIKIAN, PPK dan Penyedia telah bersepakat untuk menandatangani Kontrak ini pada
tanggal tersebut di atas dan melaksanakan Kontrak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan di Republik Indonesia.

Untuk dan atas nama ..................... Untuk dan atas nama Penyedia/ kemitraan (KSO)
PPK ...............................

[tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk
Penyedia maka rekatkan materai Rp 6.000,- )] satuan kerja PPK maka rekatkan materai Rp
6.000,- )]

[nama lengkap]
[jabatan] [nama lengkap]
[jabatan]

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 44


BAB VI
SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK)

A. KETENTUAN UMUM
1. Defenisi
Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti
atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut :

a. Barang adalah setiap benda baik berwujud maupun tidak berwujud, bergerak maupun
tidak bergerak, yang dapat diperdagangkan, dipakai, dipergunakan atau dimanfaatkan
oleh Pengguna Barang.

b. Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah Pejabat pemegang


kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/ Lembaga/Satuan Kerja Perangkat
Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD.

c. Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang
ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan Kepala Daerah untuk
menggunakan APBD.

d. Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang
bertanggung jawab atas pelaksanaan pengadaan barang.

e. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah panitia/pejabat yang ditetapkan


oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan.

f. Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada institusi lain yang
selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit,
reviu, evaluasi, pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan
tugas dan fungsi organisasi.

g. Penyedia adalah badan usaha atau orang perseorangan yang menyediakan barang;
h. Sub penyedia adalah penyedia yang mengadakan perjanjian kerja dengan penyedia
penanggung jawab kontrak, untuk melaksanakan sebagian pekerjaan (subkontrak).

i. Kemitraan adalah kerja sama usaha antar penyedia baik penyedia nasional maupun
penyedia asing, yang masing-masing pihak mempunyai hak, kewajiban dan tanggung
jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis.

j. Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan, adalah jaminan tertulis yang bersifat
mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional), yang dikeluarkan oleh Bank
Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh
peserta/penyedia kepada PA/Panitia Pengadaan Barang/Jasa untuk menjamin
terpenuhinya kewajiban peserta/penyedia.

k. Kontrak Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang selanjutnya disebut Kontrak


adalah perjanjian tertulis antara PA dengan Penyedia dan mencakup Syarat-Syarat Umum
Kontrak (SSUK) ini dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang
merupakan bagian dari Kontrak.

l. Nilai Kontrak adalah total harga yang tercantum dalam Kontrak.


m. Hari adalah hari kalender.
n. Daftar kuantitas dan harga (rincian harga penawaran) adalah daftar kuantitas yang
telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari
penawaran.

o. Harga Perkiraan sendiri (HPS) adalah perhitungan perkiraan biaya pekerjaan yang
disusun oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PA), dikalkulasikan secara keahlian berdasarkan
data yang dapat dipertanggungjawabkan serta digunakan oleh ULP untuk menilai
kewajaran penawaran termasuk rinciannya.

p. Pekerjaan utama adalah jenis pekerjaan yang secara langsung menunjang terwujudnya
dan berfungsinya suatu barang sesuai peruntukannya yang ditetapkan dalam Dokumen
Pemilihan.

q. Jadwal waktu pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang
diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan, terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun
secara logis, realistik dan dapat dilaksanakan.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 45


r. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan adalah bagian pekerjaan bukan pekerjaan
utama yang ditetapkan dalam Dokumen pemilihan, yang pelaksanaannya diserahkan
kepada penyedia lain dan disetujui terlebih dahulu oleh PA.

s. Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya Kontrak ini terhitung sejak tanggal
penandatanganan kontrak sampai dengan serah terima barang.

t. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia adalah sama dengan tanggal
penandatangan Surat Pesanan (SP) oleh penyedia.

u. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan


selesai, dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan
oleh Pejabat Pembuat Komitmen.

v. Tempat Tujuan Akhir adalah lokasi yang tercantum dalam Syarat-syarat khusus kontrak
dan merupakan tempat dimana Barang akan dipergunakan oleh PA.

w. Tempat tujuan Pengiriman adalah tempat dimana kewajiban pengiriman barang oleh
Penyedia berakhir sesuai dengan istilah pengiriman yang digunakan.

2. Penerapan
SSUK diterapkan secara luas dalam pelaksanaan pekerjaan pengadaan barang tetapi tidak
dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih
tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian.

3. Bahasa dan Hukum


a. Bahasa kontrak harus dalam bahasa Indonesia kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar
negeri menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah
tersebut dan/atau bahasa Inggris.

b. Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia, kecuali dalam rangka
pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum
yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakanatan pemerintah
dan negara pemberi pinjaman/hibah).

4. Larangan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan


a. Berdasarkan etika pengadaan barang/jasa pemerintah, para pihak dilarang untuk :

 Menawarkan, menerima atau menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah atau
imbalan berupa apa saja atau melakukan tindakan lainnya untuk mempengaruhi
siapapun yang diketahui atau patut dapat diduga berkaitan dengan pengadaan ini.
 Mendorong terjadinya persaingan tidak sehat.
 Membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak
benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pemilihan.

b. Penyedia menjamin bahwa yang bersangkutan (termasuk semua anggota kemitraan/KSO


apabila berbentuk kemitraan/KSO) dan sub penyedianya (jika ada) tidak pernah dan tidak
akan melakukan tindakan yang dilarang diatas.

c. Penyedia yang menurut penilaian PPK terbukti melakukan larangan-larangan diatas dapat
dikenakan sanksi-sanksi adminsitrastif oleh PPK sebagai berikut :

 Pemutusan Kontrak.
 Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetor sebagaimana ditetapkan dalam SSKK.
 Sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia.
 Pengenaan daftar hitam untuk jangka waktu 2 (dua) tahun.

d. Pengenaan sanksi administratif diatas dilaporkan oleh PPK kepada Menteri/Pimpinan


Lembaga/Kepala Daeah/Pimpinan Institusi Lainnya.

e. PPK yang terlibat dalam KKN dan penipuan dikenakan sanksi berdasarkan ketentuan
peraturan perundang-undangan.

5. Asal Barang
a. Penyedia harus menyampaikan asal material/bahan yang terdiri dari rincian komponen
dalam negeri dan komponen impor.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 46


b. Asal barang merupakan tempat barang diperoleh, antara lain tempat barang ditambang,
tumbuh, atau diproduksi.

c. Barang diadakan harus diutamakan barang yang manufaktur, pabrikasi, perakitan, dan
penyelesaian akhir pekerjaannya dilakukan di Indonesia (produksi dalam negeri).

d. Jika dalam proses pembuatan Barang digunakan komponen berupa barang, jasa, atau
gabungan keduanya yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) maka penggunaan
komponen impor harus sesuai dengan besaran TKDN harus tercantum dalam Daftar
Inventarisasai Barang/Jasa produksi Dalam Negeri yang diterbitkan oleh Kementerian yang
membidangi perindustrian dan dinyatakan oleh Penyedia dalam Formulir Rekapitulasi
Perhitungan TKDN yang merupakan bagian dari Penawaran Penyedia.

6. Korespondensi
a. Semua korespondensi dapat berbentuk surat, e-mail dan/atau faksimili dengan alamat
tujuan para pihak yang tercantum dalam SSKK.

b. Semua pemberitahuan, permohonan, atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini harus


dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia, dan dianggap telah diberitahukan jika telah
disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak, atau jika disampaikan melalui
surat tercatat dan/atau faksimili ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK.

7. Wakil Syah Para Pihak


Setiap tindakan yang dipersyaratkan atau diperbolehkan untuk dilakukan, dan setiap dokumen
yang dipersyaratkan atau diperbolehkan untuk dibuat berdasarkan Kontrak ini oleh PPK atau
Penyedia hanya dapat dilakukan atau dibuat oleh pejabat yang disebutkan dalam SSKK.
Khusus untuk penyedia perseorangan, Penyedia tidak boleh diwakilkan.

8. Pembukuan
Penyedia diharapkan untuk melakukan pencatatan keuangan yang akurat dan sistematis
sehubungan dengan pengadaan Barang ini berdasarkan standar akuntansi yang berlaku.

9. Perpajakan
Penyedia, Subpenyedia (jika ada), dan Personil yang bersangkutan berkewajiban untuk
membayar semua pajak, bea, retribusi, dan pungutan lain yang dibebankan oleh peraturan
perpajakan atas pelaksanaan Kontrak ini. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah
termasuk dalam Nilai Kontrak.

10. Pengalihan dan/atau Sub Kontrak


a. Penyedia dilarang untuk mengalihkan sebagian atau seluruh Kontrak ini. Pengalihan
seluruh Kontrak hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia, baik
sebagai akibat peleburan (merger) maupun akibat lainnya.
b. Penyedia dilarang untuk mensubkontrakkan pekerjaan utama yang disebutkan dalam
daftar kuantitas dalam Kontrak ini.

c. Subkontrak sebagian pekerjaan utama hanya diperbolehkan kapda Penyedia spesialis


setelah persetujuan tertulis dari PPK. Penyedia tetap bertanggungjawab atas bagian
pekerjaan yang disubkontrakkan.

d. Jika ketentuan di atas dilanggar maka Kontrak diputuskan dan Penyedia dikenakan
sanksi yang diatur dalam SSKK.

11. Pengabaian
Jika terjadi pengabaian oleh satu Pihak terhadap pelanggaran ketentuan tertentu Kontrak
oleh Pihak yang lain maka pengabaian tersebut tidak menjadi pengabaian yang terus-
menerus selama Masa Kontrak atau seketika menjadi pengabaian terhadap pelanggaran
ketentuan yang lain. Pengabaian hanya dapat mengikat jika dapat dibuktikan secara tertulis
dan ditandatangani oleh Wakil Sah Pihak yang melakukan pengabaian.

12. Penyedia Mandiri


Penyedia berdasarkan Kontrak ini bertanggungjawab penuh terhadap personil dan
subpenyedianya (jika ada) serta pekerjaan yang dilakukan oleh mereka.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 47


13. Kemitraaan
Kemitraan/KSO memberi kuasa kepada salah satu anggota yang disebut dalam Surat
Perjanjian untuk bertindak atas nama kemitraan/KSO dalam pelaksanaan hak dan kewajiban
terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini.

14. Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan


Selama berlangsungnya pelaksanaan pekerjaan, PPK dapat mengawasi pelaksanaan
pekerjaan.

B. PELAKSANAAN PENGADAAN, SERAH TERIMA, AMANDEMEN DAN PEMUTUSAN


KONTRAK
1. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan
a. Kontrak ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan Surat Perjanjian oleh para pihak
atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SSKK.

b. Pekerjaan pengadaan Barang mulai dilaksanakan pada tanggal yang ditetapkan dalam
SSKK.

c. Barang harus diserahkan pada tanggal yang ditetapkan dalam SSKK.

d. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena
keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada
PPK, maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia
dengan adendum kontrak.

2. Surat Pesanan
a. PPK menerbitkan SP selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal
penandatanganan Kontrak.

b. SP harus sudah disetujui/ditandatangani oleh penyedia sesuai dengan yang dipersyaratkan


dengan dibubuhi materai selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal penerbitan SP.

c. Tanggal penandatanganan SP oleh penyedia ditetapkan sebagai tanggal awal perhitungan


waktu penyerahan.

3. Program Mutu
a. Penyedia berkewajiban untuk menyerahkan program mutu pada rapat persiapan
pelaskanaan kontrak untuk disetujui oleh PPK.

b. Program mutu disusun oleh penyedia paling sedikit berisi :

 Informasi pengadaan barang.


 Organisasi kerja penyedia.
 Jadwal pelaksanaan pekerjaan.
 Prosedur pelaksanaan pekerjaan.
 Prosedur instruksi kerja.
 Pelaksana kerja.

c. Program mutu dapat direvisi sesuai dengan kondisi lapangan.

d. Penyedia berkewajiban untuk memutakhirkan program mutu jika terjadi adendum kontrak
dan peristiwa kompensasi.

e. Pemutakhiran program mutu harus menunjukan perkembangan kemajuan setiap


pekerjaan dan dampaknya terhadap penjadwalan sisa pekerjaan. Pemutakhiran program
mutu harus mendapat persetujuan dari PPK.

f. Persetujuan PPK terhadap program mutu tidak mengubah kewajiban kontraktual penyedia.

4. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak


a. Selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak diterbitkannya SP dan sebelum pelaksanaan
pekerjaan, PPK bersama dengan penyedia, unsur perencanaan, dan unsur pengawasan,
harus sudah menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 48


b. Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak
adalah :

 Program mutu.
 Organisasi kerja.
 Tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan.
 Jadwal pelaksanaan pekerjaan.
 Penyusunan rencana dan pelaksanaan pemeriksaan lokasi pekerjaan, apabila ada.
 Rincian rencana pengiriman dan rencana pabrikasi barang, jika barang yang akan
diadakan memerlukan pabrikasi.

I. Pelaksanaan Pengadaan
1. Lingkup Pengadaan
Barang yang akan diadakan harus sesuai dengan daftar kuantitas dan harga.

2. Standar
Penyedia harus menyediakan barang yang memenuhi spesifikasi dan standar yang
ditetapkan dalam Spesifikasi Teknis dan Gambar yang disusun berdasarkan standar yang
ditetapkan dalam SSKK.

3. Pemeriksaan Bersama
a. Apabila diperlukan, pada tahap awal pelaksanaan Kontrak, PPK bersama-sama
dengan penyedia melakukan pemeriksaan kondisi lapangan.

b. Untuk pemeriksaan bersama ini, PA/KPA dapat membentuk Panitia/Pejabat Peneliti


Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK.

c. Hasil pemeriksaan bersama dituangkan dalam Berita Acara. Apabila dalam


pemeriksaan bersama mengakibatkan perubahan isi Kontrak, maka harus
dituangkan dalam adendum Kontrak.

4. Inspeksi Pabrikasi
a. PPK atau Tim Inspeksi yang ditunjuk PPK dapat melakukan inspeksi atas proses
pabrikasi barang/peralatan khusus sebagaimana ditetapkan dalam SSKK.

b. Jadwal, tempat dan ruang lingkup inspeksi sesuai SSKK.

c. Biaya pelaksanaan inspeksi termasuk dalam harga Kontrak.

5. Pengepakan
a. Penyedia berkewajiban atas tanggungannya sendiri untuk mengepak Barang
sedemikian rupa sehingga Barang terhindar dan terlindungi dari resiko kerusakan
atau kehilangan selama masa transportasi atau pada saat pengiriman dari tempat
asal Barang sampai ke Tempat Tujuan Akhir.

b. Penyedia harus melakukan pengepakan, penandaan, dan penyertaan dokumen


identitas Barang di dalam dan di luar paket Barang sebagaimana ditetapkan dalam
SSKK.

6. Pengiriman
a. Penyedia berkewajiban untuk menyelesaikan pengiriman barang sesuai dengan
jadwal pengiriman. Dokumen rincian pengiriman dan dokumen terkait lainnya diatur
dalam SSKK.
b. Sarana transportasi yang dipakai diatur dalam SSKK.

c. Untuk barang-barang yang mudah rusak atau berisiko tinggi, penyedia harus
memberikan informasi secara rinci tentang cara penanganannya.

7. Asuransi
a. Penyedia harus mengasuransikan barang-barang yang akan diserahkan sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan ketentuan
yang tercantum dalam SSKK.

b. Penyedia harus mengasuransikan pengiriman barang-barang sesuai dengan


ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan ketentuan yang
tercantum dalam SSKK.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 49


c. Barang yang dikirimkan secara CIF (Cost, Insurance and Freight) harus
diasuransikan untuk pertanggungan yang tercantum dalam SSKK terhadap
kerusakan atau kehilangan yang mungkin terjadi selama pabrikasi atau proses
perolehan, transportasi, penyimpanan dan pengiriman sampai dengan Tempat
Tujuan Pengiriman.

d. Asuransi terhadap Barang harus diteruskan sampai ke Tempat Tujuan Akhir,


sebagaimana ditetapkan dalam SSKK.

e. Penerima manfaat harus dijelaskan dalam dokumen asuransi sebagaimana


ditetapkan dalam SSKK.

f. Semua biaya penutupan asuransi telah termasuk dalam nilai kontrak.

8. Transportasi
a. Penyedia bertanggung jawab untuk mengatur pengangkutan Barang (termasuk
pemuatan dan penyimpanan) sampai dengan Tempat Tujuan Pengiriman.

b. Transportasi Barang harus diteruskan sampai dengan Tempat Tujuan Akhir


sebagaimana ditetapkan dalam SSKK.

c. Semua biaya transportasi (termasuk pemuatan dan penyimpanan) telah termasuk di


dalam Nilai Kontrak.

9. Risiko
Semua resiko terhadap kerusakan atau kehilangan Barang tetap berada pada Penyedia
dan tidak akan beralih kepada PPK sampai dengan Tempat Tujuan Pengiriman.

10. Pemeriksaan dan Pengujian


a. PPK berhak untuk melakukan pemeriksaan dan pengujian atas Barang untuk
memastikan kecocokannya dengan spesifikasi dan persyaratan yang telah
ditentukan dalam kontrak.

b. Pemeriksaan dan pengujian dapat dilakukan sendiri oleh penyedia dan disaksikan
oleh PPK atau diwakilkan kepada pihak ketiga.

c. Pemeriksaan dan Pengujian dilaksanakan sebagaimana diatur dalam SSKK.

d. Biaya pemeriksaan dan pengujian ditanggung oleh Penyedia.

e. Pemeriksaan dan pengujian dilakukan di tempat yang ditentukan dalam SSKK, dan
dihadiri oleh PPK dan/atau Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan. Penyedia
berkewajiban untuk memberikan akses kepada PPK dan/atau Pejabat/Panitia
Penerima Hasil Pekerjaan tanpa biaya. Jika pemeriksaan dan pengujian dilakukan
di luar Tempat Tujuan Akhir maka semua biaya kehadiran PPK dan/atau
Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan merupakan tanggungan PPK.

f. Jika hasil pemeriksaan dan pengujian tidak sesuai dengan jenis dan mutu Barang
yang ditetapkan dalam Kontrak, PPK dan/atau Pejabat/Panitia Penerima Hasil
Pekerjaan berhak untuk menolak Barang tersebut dan Penyedia atas biaya sendiri
berkewajiban untuk memperbaiki atau mengganti Barang yang tersebut.

g. Atas pelaksanaan pemeriksaan dan pengujian yang terpisah dari serah terima
Barang , PPK dan/atau Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan membuat berita
acara pemeriksaan yang ditandatangani oleh PPK dan/atau Pejabat/Panitia
Penerima Hasil Pekerjaan dan Penyedia.

11. Uji Coba


a. Setelah barang dikirim, barang diuji-coba oleh penyedia disaksikan oleh PPK
dan/atau Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan.

b. Hasil uji coba dituangkan dalam berita acara.

c. Apabila pengoperasian barang tersebut memerlukan keahlian khusus maka harus


dilakukan pelatihan kepada PPK oleh penyedia, biaya pelatihan termasuk dalam
harga barang.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 50


d. Apabila hasil uji coba tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan dalam
Kontrak, maka penyedia memperbaiki atau mengganti barang tersebut dengan
biaya sepenuhnya ditanggung penyedia.

12. Waktu Penyelesaian Pekerjaan


a. Kecuali Kontrak diputuskan lebih awal, penyedia berkewajiban menyelesaikan
pekerjaan selambat-lambatnya pada tanggal penyelesaian yang ditetapkan dalam
SSKK.

b. Jika pekerjaan tidak selesai pada tanggal penyelesaian bukan akibat Keadaan
Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia
maka penyedia dikenakan denda.

c. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi


maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. Denda atau ganti rugi
tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk
diperpanjang.

d. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam Pasal ini adalah tanggal penyelesaian
semua pekerjaan.

13. Serah Terima Barang


a. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus), penyedia mengajukan
permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan.

b. Serah terima Barang dilakukan di tempat sebagaimana ditetapkan dalam SSKK.

c. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan, PPK menugaskan Panitia/Pejabat


Penerima Hasil Pekerjaan.

d. Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil


pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. Apabila terdapat kekurangan-
kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan, Pejabat/Panitia Penerima Hasil
Pekerjaan menyampaikan kepada PPK untuk meminta penyedia memperbaiki/
menyelesaikannya.

e. Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan berkewajiban untuk memeriksa


kebenaran dokumen identitas Barang dan membandingkan kesesuaiannya dengan
dokumen rincian pengiriman.

f. Jika identitas Barang tidak sesuai dengan dokumen rincian pengiriman


Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan dapat secara langsung meminta
Penyedia melakukan pemeriksaan serta pengujian (jika diperlukan) Barang.

g. Jika Barang dianggap tidak memenuhi persyaratan Kontrak maka Pejabat/Panitia


Penerima Hasil Pekerjaan berhak untuk menolak Barang tersebut.

h. Atas pelaksanaan serah terima Barang, Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan


membuat berita acara serah terima yang ditandatangani oleh Pejabat/Panitia
Penerima Hasil Pekerjaan dan Penyedia.

i. Jika pengoperasian Barang memerlukan keahlian khusus maka Penyedia


berkewajiban untuk melakukan pelatihan (jika ada) sebagaimana tercantum
dalam Jadwal Pengiriman dan Penyelesaian kepada PPK atau pihak lain yang
ditunjuk oleh PPK. Biaya pelatihan termasuk dalam Nilai Kontrak.

j. Penilaian hasil pekerjaan, dilaksanakan oleh Panitia/Pejabat Penerima Hasil


Pekerjaan.

k. PPK menerima penyerahan pekerjaan setelah :

 Seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Kontrak dan


diterima oleh Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.
 Penyedia menyerahkan sertifikat garansi kepada PPK (apabila diperlukan).

l. Jika Barang tidak dikirimkan sesuai dengan Jadwal Pengiriman bukan akibat
Keadaan Kahar atau karena kesalahan atau kelalaian Penyedia maka Penyedia
dikenakan denda keterlambatan.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 51


14. Incoterms
a. Kecuali diatur lain dalam SSKK maka istilah pengiriman dan implikasinya terhadap
hak dan kewajiban Para Pihak diatur berdasarkan Incoterms.

b. Istilah-istilah pengiriman EXW, FOB dan CIF yang digunakan dalam Kontrak ini
tunduk kepada edisi terbaru Incoterms yang tercantum dalam SSKK dan
sebagaimana diterbitkan oleh the International Chamber of Commerce .

II. Garansi dan Layanan Tambahan


1. Jaminan Bebas Cacat Mutu/Garansi
a. Penyedia dengan jaminan pabrikan dari produsen pabrikan (jika ada) berkewajiban
untuk menjamin bahwa selama penggunaan secara wajar oleh PPK, Barang tidak
mengandung cacat mutu yang disebabkan oleh tindakan atau kelalaian Penyedia,
atau cacat mutu akibat desain, bahan, dan cara kerja.

b. Jaminan bebas cacat mutu ini berlaku sampai dengan 12 (dua belas) bulan setelah
serah terima Barang atau jangka waktu lain yang ditetapkan dalam SSKK.

c. PPK akan menyampaikan pemberitahuan cacat mutu kepada Penyedia segera


setelah ditemukan cacat mutu tersebut selama Masa Layanan Purnajual.

d. Terhadap pemberitahuan cacat mutu oleh PPK, Penyedia berkewajiban untuk


memperbaiki atau mengganti Barang dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam
pemberitahuan tersebut.

e. Jika Penyedia tidak memperbaiki atau mengganti Barang akibat cacat mutu dalam
jangka waktu yang ditentukan maka PPK akan menghitung biaya perbaikan yang
diperlukan, dan PPK secara langsung atau melalui pihak ketiga yang ditunjuk oleh
PPK akan melakukan perbaikan tersebut. Penyedia berkewajiban untuk membayar
biaya perbaikan atau penggantian tersebut sesuai dengan klaim yang diajukan
secara tertulis oleh PPK. Biaya tersebut dapat dipotong oleh PPK dari nilai tagihan
atau jaminan pelaksanaan Penyedia.

f. Terlepas dari kewajiban penggantian biaya, PPK dapat memasukkan Penyedia yang
lalai memperbaiki cacat mutu ke dalam daftar hitam.

2. Pedoman Pengoperasian dan Perawatan


a. Penyedia diwajibkan memberikan petunjuk kepada PPK tentang pedoman
pengoperasian dan perawatan dalam jangka waktu sebagaimana ditetapkan dalam
SSKK.

b. Apabila penyedia tidak memberikan pedoman pengoperasian dan perawatan, PPK


berhak menahan pembayaran sebesar 5 (lima) persen dari nilai kontrak.

3. Layanan Tambahan
Penyedia harus melaksanakan beberapa atau semua layanan lanjutan sebagaimana
tercantum dalam SSKK

III. Perubahan Kontrak


1. Perubaan Kontrak
a. Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum kontrak.

b. Perubahan Kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak dan
dituangkan melalui amandemen Kontrak, meliputi :

 Perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para
pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak.
 Perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan.
 Perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan, perubahan
pelaksanaan pekerjaan dan/atau penyesuaian harga.

c. Untuk kepentingan perubahan kontrak, PA/KPA dapat membentuk Panitia/Pejabat


Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 52


2. Perubahan Lingkup Pekerjaan
a. Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara keadaan di lapangan pada saat
pelaksanaan dengan gambar dan spesifikasi yang ditentukan dalam dokumen
Kontrak, maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan Kontrak yang
meliputi antara lain :

 Menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak.


 Mengurangi atau menambah jenis pekerjaan.
 Mengubah spesifikasi pekerjaan sesuai dengan keadaan di lapangan.
 Melaksanakan pekerjaan tambah yang belum tercantum dalam Kontrak yang
diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan.

b. Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan paling tinggi


10% (sepuluh perseratus) dari nilai Kontrak awal.

c. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia
kemudian dilanjutkan dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu
pada ketentuan yang tercantum dalam Kontrak awal.

d. Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan
adendum Kontrak.

3. Perpanjangan Waktu Pelaksanaan Pekerjaan


a. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas pertimbangan yang
layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut :

 Pekerjaan tambah.
 Perubahan disain.
 Keterlambatan yang disebabkan oleh PPK.
 Masalah yang timbul diluar kendali penyedia.
 Keadaan Kahar.

b. Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurang-kurangnya sama


dengan waktu terhentinya kontrak akibat Keadaan Kahar.

c. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan setelah melakukan


penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia.

d. PPK dapat menugaskan Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti


kelayakan usaha perpanjangan waktu pelaksanaan.

e. Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum Kontrak.

IV. Keadaan Kahar


1. Pengertian
a. Yang dimaksud Keadaan Kahar dalam Kontrak ini adalah suatu keadaan yang terjadi
diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya, sehingga
kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. Yang
digolongkan Keadaan Kahar adalah :

 Bencana alam.
 Bencana non alam.
 Bencana sosiali.
 Pemogokan.
 Kebakaran.
 Gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama
Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait.

b. Tidak termasuk Keadaan Kahar adalah hal-hal yang merugikan akibat perbuatan
atau kelalaian Para Pihak.

c. Jangka waktu yang ditetapkan dalam Kontrak untuk pemenuhan kewajiban Pihak
yang tertimpa Keadaan Kahar harus diperpanjang sekurang-kurangnya sama
dengan jangka waktu terhentinya Kontrak akibat Keadaan Kahar.

d. Pada saat terjadinya Keadaan Kahar, Kontrak ini akan dihentikan sementara hingga
Keadaan Kahar berakhir dengan ketentuan, Penyedia berhak untuk menerima
pembayaran sesuai dengan prestasi atau kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 53


telah dicapai. Jika selama masa Keadaan Kahar PPK memerintahkan secara tertulis
kepada Penyedia untuk meneruskan pekerjaan sedapat mungkin maka Penyedia
berhak untuk menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam Kontrak dan
mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai dengan yang telah dikeluarkan
untuk bekerja dalam situasi demikian. Penggantian biaya ini harus diatur dalam
suatu adendum Kontrak.

2. Bukan Cidera Janji


a. Kegagalan salah satu Pihak untuk memenuhi kewajibannya yang ditentukan dalam
Kontrak bukan merupakan cidera janji atau wanprestasi jika ketidakmampuan
tersebut diakibatkan oleh Keadaan Kahar, dan Pihak yang ditimpa Keadaan Kahar :

 Telah mengambil semua tindakan yang sepatutnya untuk memenuhi kewajiban


dalam Kontrak.
 Telah memberitahukan secara terrtulis kepada Pihak lain dalam Kontrak
selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar,
dengan menyertakan salinan pernyataan Keadaan Kahar yang dikeluarkan oleh
pihak/instansi yang berwenang sesuai ketentuan peraturan perundang-
undangan.

b. Keterlambatan pengadaan akibat Keadaan Kahar tidak dikenakan sanksi.

3. Perpanjangan Waktu
Jangka waktu yang ditetapkan dalam Kontrak untuk pemenuhan kewajiban Pihak yang
tertimpa Keadaan Kahar harus diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan jangka
waktu terhentinya Kontrak akibat Keadaan Kahar.

4. Pembayaran
Pada saat terjadinya Keadaan Kahar, Kontrak ini akan dihentikan sementara hingga
Keadaan Kahar berakhir dengan ketentuan Penyedia berhak untuk menerima
pembayaran sesuai dengan prestasi atau kemajuan pelaksanaan pengadaan yang telah
dicapai. Jika selama masa Keadaan Kahar, PPK memerintahkan secara tertulis kepada
Penyedia untuk meneruskan pengadaan sedapat mungkin maka Penyedia berhak untuk
menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam Kontrak dan mendapat
penggantian biaya yang wajar sesuai dengan yang telah dikeluarkan untuk melanjutkan
pengadaan dalam situasi demikian.

V. Pemutusan dan Penghentian


1. Pemutusan oleh Pengguna Anggaran
a. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, PPK
dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada Penyedia
setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut :

 Penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak


memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan.
 Penyedia gagal mengirimkan Barang sesuai dengan Jadwal Pengiriman dan
Penyelesaian. Pemutusan dapat dilakukan hanya terhadap bagian tertentu dari
pengadaan yang gagal dikirimkan atau diselesaikan. Dalam hal terjadi
pemutusan, PPK dengan caranya sendiri dapat memperoleh pasokan Barang
yang gagal dikirimkan atau diselesaikan. Penyedia berkewajiban untuk
mengganti selisih biaya (jika ada) yang dikeluarkan oleh PPK di atas Nilai
Kontrak ini untuk memasok Barang tersebut. Penyedia tetap berkewajiban untuk
meneruskan pelaksanaan bagian lain dari pengadaan dalam Kontrak ini yang
tidak diputuskan.
 Penyedia berada dalam keadaan pailit.
 Penyedia tidak mempertahankan keberlakuan Surat Jaminan Pelaksanaan.
 Denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan Penyedia sudah
melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak.
 Penyedia terbukti melakukan KKN, kecurangan dan/atau pemalsuan dalam
proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang.
 Pengaduan tentang penyimpangan prosedur, dugaan KKN dan/atau
pelanggararan persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan
benar oleh instansi yang berwenang.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 54


b. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia :

 Jaminan Pelaksanaan dicairkan.


 Sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka
dicairkan.
 Penyedia membayar denda.
 Penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam.
2. Pemutusan oleh Penyedia
a. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata,
Penyedia dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada PPK
apabila PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai
dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK.

b. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan


prosedur, dugaan KKN dan/atau pelanggararan persaingan sehat dalam pelaksanaan
pengadaan, maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan perundang-undangan.

3. Penghentian Kontrak
Penghentian Kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi
Keadaan Kahar.

4. Pembayaran Setelah Penghentian/Pemutusan


Dalam hal Kontrak dihentikan atau diputus, maka PPK wajib membayar kepada
penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai sampai dengan tanggal
berlakunya penghentian/pemutusan kontrak.

C. HAK DAN KEWAJIBAN-KEWAJIBAN PENYEDIA


1. Hak dan Kewajiban Penyedia
Penyedia mempunyai Hak dan Kewajiban :
a. Menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah
ditentukan dalam kontrak.

b. Berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPK untuk
kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak.

c. Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK.

d. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan


yang telah ditetapkan dalam kontrak.

e. Memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan


yang dilakukan PPK.

f. Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah
ditetapkan dalam kontrak.

g. Penyedia harus mengambil langkah-langkah yang cukup memadai untuk melindungi


lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat
maupun miliknya akibat kegiatan penyedia.

2. Tanggung Jawab Penyedia


Penyedia berkewajiban untuk memasok Barang sesuai dengan Lingkup Pengadaan, dan
Jadwal Pengiriman dan Penyelesaian.

3. Penggunaan Dokumen-Dokumen Kontrak dan Informasi


Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dan menginformasikan dokumen kontrak atau
dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak untuk kepentingan pihak lain, misalnya
spesifikasi teknis dan/atau gambar-gambar, kecuali dengan ijin tertulis dari PPK.

4. Hak Kekayaan Intelektual


Penyedia berkewajiban untuk melindungi Pejabat Pembuat Komitmen dari segala tuntutan
atau klaim dari pihak ketiga atas pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 55


5. Penanggungan
Penyedia berkewajiban untuk melindungi, membebaskan, dan menanggung tanpa batas PPK
beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan, tanggung jawab, kewajiban, kehilangan,
kerugian, denda, gugatan atau tuntutan hukum, proses pemeriksaan hukum, dan biaya yang
dikenakan terhadap PPK beserta instansinya sehubungan dengan klaim yang timbul dari
pengadaan Barang yang tidak sesuai dengan spesifikasi dan persyaratan Kontrak ini atas
kehilangan atau kerusakan harta benda, dan cidera tubuh, sakit atau kematian pihak ketiga.

6. Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK


Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis PPK sebelum
melakukan tindakan-tindakan berikut :

a. Mensubkontrakkan sebagian pengadaan Barang ini.


b. Mengubah atau memutakhirkan program mutu.
c. Tindakan lain yang diatur dalam SSKK.

7. Usaha Miko, Usaha Kecil dan Koperasi Kecil


a. Apabila penyedia yang ditunjuk adalah penyedia Usaha Mikro, Usaha Kecil dan koperasi
kecil, maka dalam kontrak dimuat ketentuan bahwa pekerjaan tersebut harus dilaksanakan
sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada
pihak lain.

b. Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
koperasi kecil, maka dalam kontrak dimuat :

 Penyedia wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro, Usaha Kecil dan koperasi
kecil, antara lain dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaannya.
 Dalam melaksanakan kewajiban di atas penyedia terpilih tetap bertanggungjawab
penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut.
 Bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan
utama.
 Membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas.

c. Apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar, maka penyedia dikenakan sanksi yang
ditetapkan dalam SSKK.

8. Kerjasama Antara Penyedia dan Sub Penyedia


a. Penyedia yang bukan berstatus Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil dapat
bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil
sebagaimana ditetapkan dalam SSKK, yaitu dengan mensubkontrakkan sebagian
pekerjaan yang bukan pekerjaan utama.

b. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut harus diatur dalam Kontrak dan disetujui
terlebih dahulu oleh PPK.

c. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut.

d. Ketentuan-ketentuan dalam subkontrak harus mengacu kepada Kontrak serta menganut


prinsip kesetaraan.

9. Denda
Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa denda sebagai akibat
wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban Penyedia dalam Kontrak ini. PPK
mengenakan denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pengadaan Penyedia.
Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual Penyedia.

10. Jaminan
a. Jaminan Pelaksanaan diberikan kepada PPK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari
kerja setelah diterbitkannya Surat Penunjukan Penyedia/Jasa (SPPBJ) sebelum dilakukan
penandatanganan kontrak dengan besar :
 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak.
 5% (lima perseratus) dari nilai total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) bagi penawaran
yang lebih kecil dari 80% (delapan puluh perseratus) HPS.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 56


b. Masa berlakunya Jaminan Pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal
penandatanganan kontrak sampai dengan serah terima pekerjaan.

c. Jaminan Pelaksanaan dikembalikan setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus


perseratus) dan setelah menyerahkan sertifikat garansi.

d. Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka
dengan nilai 100% (seratus perseratus) dari besarnya uang muka.

e. Nilai Jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pencapaian
prestasi pekerjaan.

f. Masa berlakunya Jaminan Uang Muka sekurang-kurangnya sejak tanggal persetujuan


pemberian uang muka sampai dengan tanggal serah terima barang.
g. Besarnya jaminan, bentuk dan masa berlakunya jaminan-jaminan tersebut di atas
disesuaikan dengan ketentuan dalam Dokumen Pengadaan.

11. Laporan Hasil Pekerjaan


a. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan Kontrak untuk menetapkan
volume pekerjaan atas kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil
pekerjaan. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil
pekerjaan.

b. Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan, dibuat laporan realisasi mengenai


seluruh aktivitas pekerjaan.

c. Laporan pelaksanaan pekerjaan dibuat oleh penyedia, apabila diperlukan diperiksa oleh
konsultan dan disetujui oleh wakil PPK.

D. HAK DAN KEWAJIBAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN


1. Hak dan Kewajiban PPK
PPK mempunyai Hak dan kewajiban :
a. Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia.
b. Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan
oleh penyedia.
c. Membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah
ditetapkan kepada penyedia.
d. Memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh penyedia untuk
kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak.

2. Fasilitas
PPK dapat memberikan fasilitas berupa srana dan prasarana atau kemudahan lainnya untuk
kelancaran pelaksanaan pengadaan sebagaimana yang tercantum dalam SSKK.

3. Pembayaran
a. Uang muka
 Uang Muka dapat diberikan kepada Penyedia untuk :

1) Pembayaran uang tanda jadi kepada pemasok barang/ material.


2) Persiapan teknis lain yang diperlukan bagi pelaksanaan Pengadaan Barang.

 Besaran uang muka ditentukan dalam SSKK dan dibayar setelah penyedia
menyerahkan Jaminan Uang Muka senilai uang muka yang diterima.
 Penyedia harus mengajukan permohonan pengambilan uang muka secara tertulis
kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan
pekerjaan sesuai Kontrak.
 PPK harus mengajukan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) kepada Pejabat
Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSMP) untuk permohonan tersebut pada
huruf c, paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah Jaminan Uang Muka diterima.
 Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh bank umum, perusahaan penjaminan, atau
Perusahaan Asuransi Umum yang memiliki izin untuk menjual produk jaminan
(suretyship) ditetapkan oleh Menteri Keuangan.
 Pengembalian uang muka harus diperhitungkan berangsur-angsur secara proporsional
pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat
pekerjaan mencapai prestasi 100% (seratus perseratus).

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 57


 Untuk kontrak tahun jamak, nilai Jaminan Uang Muka secara bertahap dapat dikurangi
sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan.

b. Prestasi pekerjaan
 Pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK, dengan
ketentuan :

1) Penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan.


2) Pembayaran dilakukan dengan sistem bulanan, sistem termin atau pembayaran
secara sekaligus, sesuai ketentuan dalam SSKK.
3) Pembayaran harus dipotong angsuran uang muka, denda (apabila ada), pajak dan
uang retensi.
4) Untuk kontrak yang mempunyai sub kontrak, permintaan pembayaran harus
dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh sub penyedia sesuai dengan prestasi
pekerjaan.

 Penyelesaian pembayaran hanya dapat dilaksanakan setelah barang dinyatakan


diterima sesuai dengan berita acara serah terima barang dan bilamana dianggap perlu
dilengkapi dengan berita acara hasil uji coba.
 Pembayaran dengan L/C mengikuti ketentuan umum yang berlaku di bidang
perdagangan.
 PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan
pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan Surat Permintaan Pembayaran
(SPP) kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSMP).
 Bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran, tidak akan menjadi alasan
untuk menunda pembayaran. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan
perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang
menjadi perselisihan dan besarnya tagihan yang dapat disetujui untuk dibayar
setinggi-tingginya sesuai ketentuan dalam SSKK.

c. Denda dan ganti rugi


 Denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia karena terjadinya
cidera janji/wanprestasi.
 Ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK karena terjadinya
cidera janji/wanprestasi.
 Besarnya denda yang dikenakan kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian
pekerjaan untuk setiap hari keterlambatan adalah :

1) 1/1000 (satu perseribu) dari sisa harga bagian kontrak yang belum dikerjakan,
apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan dapat berfungsi.
2) 1/1000 (satu perseribu) dari harga kontrak, apabila bagian pekerjaan yang sudah
dilaksanakan belum berfungsi sesuai yang ditetapkan dalam SSKK.

 Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah
sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar, berdasarkan tingkat suku
bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia, atau dapat
diberikan kompensasi.
 Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi diatur dalam SSKK.
 Ganti rugi dan kompensasi kepada peserta dituangkan dalam adendum kontrak.
 Pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh PPK, apabila penyedia telah
mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data.

4. Peristiwa Kompensasi
a. Peristiwa kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut :

 PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan.


 Keterlambatan pembayaran kepada penyedia.
 PPK tidak memberikan gambar-gambar, spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal
yang dibutuhkan.
 PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan
yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan
kerusakan/kegagalan/penyimpangan.
 PPK memerintahkan penundaaan pelaksanaan pekerjaan.
 Ketentuan lain dalam SSKK.

b. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan


penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau
memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 58


c. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan
kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK, dapat dibuktikan kerugian nyata
akibat Kompensasi.

d. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui


Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal
Penyelesaian berdasarkan data penunjang. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus
dilakukan melalui adendum Kontrak jika perpanjangan tersebut mengubah Masa Kontrak.

e. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/ atau perpanjangan waktu penyelesaian
pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam
mengantisipasi atau mengatasi dampak Kompensasi.

5. Harga Kontrak
a. PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam kontrak sebesar harga
kontrak.

b. Harga Kontrak telah memperhitungkan keuntungan dan beban pajak serta biaya
overhead.

c. Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum - Rincian
harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga.

6. Penangguhan
a. PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika
penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya.

b. PPK secara tertulis memberitahukan kepada penyedia tentang penangguhan hak


pembayaran disertai alasan-alasan yang jelas mengenai penangguhan tersebut. Penyedia
diberi kesempatan untuk memperbaiki dalam jangka waktu tertentu.

c. Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau


kelalaian penyedia.

d. Jika dipandang perlu oleh PPK, penangguhan pembayaran akibat keterlambatan


penyerahan pekerjaan dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada
penyedia.

7. Pengawasan dan Pemeriksaan


PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan
yang dilaksanakan oleh penyedia. Apabila diperlukan, PPK dapat memerintahkan kepada pihak
ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan
yang dilaksanakan oleh penyedia.

E. PENYELESAIAN PERSELISIHAN
1. Penyelesaian Perselisihan
Cara penyelesaian perselisihan atau sengketa antara para pihak dalam Kontrak yang meliputi
musyawarah, arbitrase, mediasi, konsiliasi atau pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.

2. Itikad Baik
a. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak
yang terdapat dalam kontrak.

b. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan
kepentingan masing-masing pihak. Apabila selama kontrak, salah satu pihak merasa
dirugikan, maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 59


BAB XI
SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK)

A. PENGERTIAN
1. Pengguna Anggaran adalah Pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran pada
.............................. [K/L/D/I]

2. Tempat Tujuan Akhir adalah ………………………..

B. KORESPONDENSI
Alamat Para Pihak sebagai berikut :

Satuan Kerja PPK :


Nama : ........................
Alamat : ........................
Teleks : ........................
Faksimili : ........................

Penyedia :
Nama : ........................
Alamat : ........................
Teleks : ........................
Faksimili : ........................

C. WAKIL SYAH PARA PIHAK


Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut:

Untuk PPK : ...................................

Untuk Penyedia : ...................................

D. TANGGAL BERLAKU KONTRAK


Kontrak mulai berlaku terhitung sejak : ....................... s/d ...............................

E. WAKTU MULAINYA PEKERJAAN


Pekerjaan Pengadaan barang mulai dilaksanakan terhitung sejak : .....................

F. KERJASAMA ANTARA PENYEDIA DAN SUB PENYEDIA


1. Penyedia harus bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi
kecil (YA/TIDAK).

2. Penyedia dilarang untuk mensubkontrakkan pekerjaan berupa : ....................

3. Penyedia yang melanggar ketentuan tentang pengalihan dan /atau subkontrak, akan
dikenakan sanksi ..............................................................

G. STANDAR
Penyedia harus menyediakan barang yang telah memenuhi standar ................ (isi jenis standar
yang dipersyaratkan seperti SNI, dll).

H. PEMERIKSAAN BERSAMA
PPK bersama-sama dengan penyedia barang melakukan pemeriksaan kondisi lapangan dalam
waktu ............................ hari setelah penandatangan kontrak.

I. INSPEKSI PABRIKASI
PPK atau Tim Inspeksi yang ditunjuk PPK melakukan inspeksi atas proses pabrikasi
barang/peralatan khusus pada waktu .................... setelah penandatangan kontrak.

J. PENGEPAKAN
Pengepakan, penandaan dan penyertaan dokumen dalam dan diluar paket Barang harus dilakukan
sebagai berikut : ..............................

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 60


K. PENGIRIMAN
Rincian pengiriman dan dokumen terkait lainnya yang harus diserahkan oleh Penyedia adalah :
....................................

Dokumen tersebut diatas harus sudah diterima oleh PPK sebelum serah terima Barang. Jika
dokumen tidak diterima maka Penyedia bertanggungjawab atas setiap biaya yang diakibatkannya.

L. ASURANSI
1. Pertanggungan asuransi dilakukan sesuai dengan ketentuan Incoterms.
Jika tidak sesuai dengan ketentuan Incoterms maka pertanggungan asuransi harus meliputi :
.........................................

2. Jika barang dikirim secara CIF maka pertanggungan asuransi terhadap Barang harus diberikan
sampai dengan Tempat Tujuan Akhir [YA/TIDAK].

3. Jika barang dikirim secara FOB atau EXW maka pertanggungan asuransi terhadap Barang
harus diberikan sampai dengan Tempat Tujuan Akhir [YA/TIDAK].

M. TRANSPORTASI
1. Barang harus diangkut sampai dengan Tempat Tujuan Akhir : [YA/TIDAK].

2. Penyedia menggunakan transportasi ......................... [jenis angkutan] untuk pengiriman


barang melalui ........................... [darat/laut/udara].

N. SERAH TERIMA
Serah terima dilakukan pada : [Tempat Tujuan Pengiriman/Tempat Tujuan Akhir].

O. PEMERIKSAAN DAN PENGUJIAN


Serah terima dilakukan pada : [Tempat Tujuan Pengiriman/Tempat Tujuan Akhir].

P. INCOTERMS
Edisi Incoterms yang digunakan adalah …………………………..

Q. GARANSI
1. Masa Tanggung Jawab Cacat Mutu/Garansi berlaku selama : ........................

2. Masa layanan purnajual berlaku selama .......... (.............) [hari/bulan/tahun] setelah serah
terima barang.

R. PEDOMAN PENGOPERASIAN DAN PERAWATAN


Pedoman pengoperasian dan perawatan harus diserahkan selambat-lambatnya : ..........
(...................) hari kalender/bulan/tahun setelah tanggal penandatanganan Berita Acara
Penyerahan Barang.

S. LAYANAN TAMBAHAN
Penyedia harus menyedia layanan tambahan berupa : ......................................

T. PEMUTUSAN OLEH PENYEDIA


Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan
angsuran adalah ..................... hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen
penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK.

U. TINDAKAN PENYEDIA YANG MENSYARATKAN PERSETUJUAN PA


Tindakan lain oleh Penyedia yang memerlukan persetujuan PPK adalah : ............

V. WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN


Jangka waktu penyelesaian pekerjaan pengadaan barang ini adalah selama : .......
(.....................) hari [hari/bulan/tahun].

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 61


W. KEPEMILIKAN DOKUMEN
Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari
pekerjaan Barang ini dengan pembatasan sebagai berikut : .........

X. FASILITAS
PPK akan memberikan fasilitas berupa : ...............................

Y. PEMBAYARAN UANG MUKA


Pekerjaan Pengadaan Barang ini dapat diberikan uang muka (YA/TIDAK).

[jika ”YA”]
Uang muka diberikan sebesar ……….% (..................... persen) dari Nilai Kontrak.

Z. PEMBAYARAN PRESTASI KERJA


1. Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara : (Termin/Bulanan).

2. Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut :
.................................

3. Dokumen penunjang yang dipersyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi


pekerjaan: ...........................

4. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran, tidak akan menjadi alasan untuk
menunda pembayaran. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan
prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan dan
besarnya tagihan yang dapat disetujui untuk dibayar setinggi-tingginya sebesar Rp.
................... (..............................................).

AA. PEMBAYARAN DENDA


1. Denda dibayarkan kepada penyedia apabila : ............................................

2. Denda atau ganti rugi dibayarkan kepada penyedia dengan cara : .............

3. Denda atau ganti rugi dibayarkan kepada penyedia dalam jangka waktu : .......................

4. Besarnya denda sebesar [1/1000 (satu perseribu) dari ..............................


[sisa harga bagian kontrak yang belum dikerjakan]
[harga kontrak, apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan belum berfungsi]

BB. PENCARIAN JAMINAN


Jaminan dicairkan dan disetorkan ke kas ........................... [Negara/Daerah].

CC. KOMPENSASI
Penyedia dapat memperoleh kompensasi jika .................................................

DD. HARGA KONTRAK


Kontrak Pengadaan barang ini dibiayai dari sumber pendanaan ……………………..

EE. PENYESUAIN HARGA


1. Indeks harga untuk Penyesuaian Harga adalah indeks harga yang dikeluarkan oleh
.................... [Badan Pusat Statistik (BPS)/instansi teknis lainnya] .

2. Indeks yang dipergunakan adalah indeks ......................... (perdagangan, industri, impor, dll)
sebesar ..........................

3. Koefisien tetap adalah sebesar .....................

4. Koefisien komponen kontrak adalah sebesar .......................

FF. PENYELESAIAN PERSELISIHAN


Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai
maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai
Pemutus Sengketa:

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 62


[Pengadilan Republik Indonesia yang berkompeten/Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI)]

[Jika BANI yang dipilih sebagai Lembaga Pemutus Sengketa maka cantumkan klausul arbitrase
berikut tepat di bawah pilihan yang dibuat di atas:

“Semua sengketa yang timbul dari Kontrak ini, akan diselesaikan dan diputus oleh Badan
Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) menurut peraturan-peraturan administrasi dan peraturan-
peraturan prosedur arbitrase BANI, yang keputusannya mengikat kedua belah pihak yang
bersengketa sebagai keputusan tingkat pertama dan terakhir. Para Pihak setuju bahwa jumlah
arbitrator adalah 3 (tiga) orang. Masing-masing Pihak harus menunjuk seorang arbitrator dan
kedua arbitrator yang ditunjuk oleh Para Pihak akan memilih arbitrator ketiga yang akan
bertindak sebagai pimpinan arbitrator.”]

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 63


BAB XII
SPESIFIKASI TEKNIS

Spesifikasi teknis pekerjaan Pengadaan Traktor dan Hand Traktor sebagai berikut :

SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN

TRAKTOR

BASIC PARAMETERS
Drive Type 4 WD
Overall Dimension LxWxH (mm) Minimal 3080x1440x1930
Front (mm) Minimal 1100
Wheel Track
Rear (mm) Minimal 1040 - 1200
Wheel Base (mm) MInimal 1.645
Ground Clearance 295
Rated Traction Force 5980
Min. Use Weight 1140
Min. Turning Radius 2.80
1.73, 3.42, 5.71, 8.01, 15.80,
Forward (km/h) 26.40, 0,32, 0,64, 1.06, 1.49,
Speed 2.95, 4.92
Reverse (km/h) 1.37, 6.35, 0.26, 1.18

ENGINE
3 cylender Vertical, Water
Type
Cooled, 4 stroke Cycle
Rated Power (kw/HP) Minimal 18.4 / 25
Rated Speed (rpm) Minimal 2350
Bore x Stroke (mm) 85 x 90
Total Displacement (L) 1.532

DRIVE SYSTEM
Clutch Dual Stage
Gear Box (3 + 1) x 2
Main Drive One Pair of Spiral Bevel Gearing
Differential Bevel Gear
Differential Lock Law Lock
Finas Transmission External Gearing, Spur Gear

TRAVELLING MECHANISM
Front 6.00 - 16
Type
Rear 9.5 - 24
Steering Gear Crankpin Type
Brake Disc Type

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 64


WORKING DEVICE
Lifting Capacity at 610 4.200
Hidraulic System Mm behin lift Point (N)
3 point suspension Category : 1
PTO Rotaring speed (rpm) 540/1000
PTD Shaft Spline Size 6 – 35 Rectangular Spline
Number of Bodies Minimal 30 pcs
Rotary Weight Minimal 222 kg
Over all Dimensions (mm) 1560 X 800 X 830 mm
Number of Bodies Minimal 3 pcs
Disc Plow Weight Minimal 170 kg
Over all Dimensions (mm) 1780 X 760 X 1100 mm

Tambahan Trailer.

Trailer
Panjang Minimal 4,2 Meter
Ukuran Trailer Lebar Minimal 1,65 meter
Tinggi Minimal 2,2 meter
Panjang Minimal 2,2 Meter
Ukuran Bak Lebar Minimal 1,2 meter
Tinggi Minimal 0.75 meter
Tambahan dinding bak Tambahan Traktor Minimal 0,8 meter

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 65


Spesifikasi Teknis

HAND TRAKTOR

DIMENSI DENGAN RODA KARET/RODA BESI


PANJANG Minimal 2230 mm/2230 mm
LEBAR Minimal 850 mm / 1580 mm
TINGGI Minimal 1210 mm/1290 mm
BERAT TANPA MOTOR Minimal 242 kg/285 kg
PENGGERAK + ROTARI
BERAT DG MOTOR Minimal 346 kg/389 kg
PENGGERAK + ROTARI
TRANSMISI
GEAR CASE CASTING DUAL PART SISTEM
SISTEM TRANSMISI CHAIN GEAR (Kombinasi Gigi dan Rantai)
TYPE KOPLING UTAMA DRY MULTIPLE DISC CLUTCH + V-BELT
PEMBELOKAN DOG CLUTCH (Gigi Cakar)
KECEPATAN Maju (3), Mundur (1), Rotary (2)
BAGIAN PENGOLAH TANAH ROTARY
SISTEM ROTARY PENGGERAK TENGAH
LEBAR KERJA 700 mm (tetap)
JUMLAH PISAU ROTARY 18 pcs
KEDALAMAN KERJA 15 – 40 cm
(RIDGER)
KAPASITAS KERJA LAHAN Minimal 8.62 jam/ha (dgn pulley Engine Ø 110)
BASAH
KAPASITAS KERJA LAHAN Minimal 8.61 jam/ha (dgn pulley Engine Ø 110)
KERING
SERTIFIKASI TEST REPORT
JENIS MOTOR DIESEL DIESEL 4 LANGKAH, 1 SILINDER, HORIZONTAL
VOLUME SILINDER 598 cc
TENAGA MAMSIMUM 10.5 HP/2.400 RPM
SISTEM PENGABUTAN PENGABUTAN LANGSUNG (DIRECT INJECTION)
SISTEM PENDINGINAN RADIATOR
BAHAN BAKAR SOLAR
ISI TANKI BAHAN BAKAR Minimal 10.5 ltr
ISI OLI MESIN 2.8 ltr
SISTEM STARTER MANUAL (ENGKOL)
BERAT KOSONG Minimal 104 kg
SERTIFIKASI SNI

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 66


BAB XIII
DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA

Bentuk Daftar Kuantitas dan Harga pekerjaan Pengadaan Traktor dan Hand Traktor sebagai berikut :

BILL OF QUANTITY (BQ)

PROGRAM : PENINGKATAN PRODUKSI PETERNAKAN.


KEGIATAN : PEMBANGUNAN SARANA DAN PRASARANA PEMBIBITAN TERNAK
PEKERJAAN : PENGADAAN TRAKTOR DAN HAND TRAKTOR
LOKASI : KABUPATEN BATANG HARI.
TAHUN ANGGARAN : 2012.

Harga Satuan Jumlah


No Uraian Pekerjaan Volume
(Rp) (Rp)

1. Traktor 1 unit

2. Hand Traktor 1 unit

JUMLAH

DIBULATKAN

……………………………………………. 2012

PT/CV …………………………….

__________________
Direktur

Demikianlah Dokumen Pengadaan Pekerjaan Pengadaan Traktor dan Hand Traktor pada Dinas
Peternakan dan Perikanan Kabupaten Batang Hari, Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana
Pembibitan Ternak disusun sebagai Pedoman, petunjuk dan bahan acuan dalam proses Penunjukan
Langsung.

Muara Bulian, April 2012


PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA

1. Gusnel Hadi, SP (Ketua) 1. ___________

2. Suwito, SP, ME (Sekretaris) 2. ___________

3. Almi Cab, SKM (Anggota) 3. ___________

4. Mara Mulya Pane, SP (Anggota) 4. ___________

5. Zuldisra Fauzi, ST (Anggota) 5. ___________

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 67


LAMPIRAN-LAMPIRAN

1. Bentuk Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ).


2. Bentuk Surat Pesanan.
3. Bentuk Jaminan Sanggahan Banding dari Bank
4. Bentuk Jaminan Pelaksanaan dari Bank.
5. Bentuk Jaminan Pelaksanaan dari Asuransi/Perusahaan Penjamin.
6. Bentuk Jaminan Uang Muka dari Bank.
7. Bentuk Jaminan uang Muka dari Asuransi/Perusahaan Penjamin.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 68


Lampiran 1

KOP SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH


========================================================

........................,........................ 2012

Nomor :
Lampiran :

Kepada Yth.
..................................
di- .............................

Perihal: Penunjukan Penyedia untuk Pelaksanaan Paket Pekerjaan Pengadaan Traktor dan Hand
Traktor

Dengan ini kami beritahukan bahwa penawaran Saudara nomor ...................... tanggal
........................... perihal ........................... dengan nilai [penawaran/penawaran terkoreksi] sebesar
Rp. ......................... (......................) kami nyatakan diterima/disetujui.

Sebagai tindak lanjut dari Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) ini Saudara diharuskan
untuk menyerahkan Jaminan Pelaksanaan dan menandatangani Surat Perjanjian paling lambat 14
(empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ. Kegagalan Saudara untuk menerima
penunjukan ini yang disusun berdasarkan evaluasi terhadap penawaran Saudara, akan dikenakan
sanksi sesuai ketentuan dalam Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan
Barang/Jasa.

Satuan Kerja .......................


Pejabat Pembuat Komitmen

[tanda tangan]

[nama lengkap]
[jabatan]
NIP: ..........................

Tembusan Yth. :
1. ..................... [PA/KPA K/L/D/I]
2. ..................... [APIP K/L/D/I]
3. ..................... [Panitia Pengadaan Barang/Jasa]
......... dst.

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 69


Lampiran 2

KOP SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH


========================================================

SURAT PESANAN (SP)


Nomor: ......................................
Paket Pekerjaan: ...........................................................

Yang bertanda tangan di bawah ini:

................................................. [nama Pejabat Pembuat Komitmen]


................................................. [jabatan Pejabat Pembuat Komitmen]
................................................. [alamat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen]
selanjutnya disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen;

berdasarkan Surat Perjanjian .................. nomor .................. tanggal ..................., bersama ini
memerintahkan:

................................................ [nama Penyedia]


................................................ [alamat Penyedia]
yang dalam hal ini diwakili oleh: ............................................................................
selanjutnya disebut sebagai Penyedia;

untuk mengirimkan barang dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

1. Rincian Barang:

No. Jenis Barang Satuan Kuantitas Harga Total Harga1


Ukuran Satuan

2. Tanggal barang diterima: ......................................

3. Syarat-syarat pekerjaan: sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak.

4. Waktu penyelesaian: selama ......... (..................) hari kalender/bulan/tahun dan pekerjaan


harus sudah selesai pada tanggal ..........................................

5. Alamat pengiriman barang : ........................................................................

6. Denda: Terhadap setiap hari keterlambatan penyelesaian pekerjaan Penyedia akan dikenakan
Denda Keterlambatan sebesar 1/1000 (satu per seribu) dari Nilai Kontrak atau bagian tertentu
dari Nilai Kontrak sebelum PPN sesuai dengan Syarat-Syarat Umum Kontrak.

...................., ............................. 20......

Untuk dan atas nama ................


Pejabat Pembuat Komitmen

[tanda tangan]

1
Semua jenis harga yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah harga sebelum PPN (Pajak Pertambahan Nilai).

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 70


[nama lengkap]
[jabatan]
NIP: __________

Menerima dan menyetujui:

Untuk dan atas nama ........................... [nama Penyedia]

[tanda tangan]

[nama lengkap wakil sah badan usaha/(kemitraan/KSO)/penyedia peorangan]


[jabatan]

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 71


Lampiran 3

KOP BANK PENERBIT JAMINAN


=======================================================

GARANSI BANK
sebagai
JAMINAN SANGGAHAN BANDING
No. ..................................

Yang bertanda tangan dibawah ini: ............................... dalam jabatan selaku ...........................
dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ................... [nama bank] berkedudukan di
................................................. [alamat]

untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN,

dengan ini menyatakan akan membayar kepada:


Nama : Panitia Pengadaan Barang/Jasa
Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Batang hari
Alamat : Jl. Jend. Sudirman Muara Bulian

selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN

sejumlah uang Rp ..................................


(terbilang .......................................................................................................) sebagai Jaminan
Sanggahan Banding dalam bentuk garansi bank, apabila:
Nama : .............................................................. [peserta pelelangan]
Alamat : ..............................................................

selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN

ternyata sampai batas waktu yang ditentukan, namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya
Garansi Bank ini, sanggahan banding yang diajukan oleh YANG DIJAMIN dinyatakan tidak benar.

Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut:


1. Garansi Bank sebagai Jaminan Sanggahan Banding berlaku selama ......................
(............................) hari kalender, dari tanggal ............. s/d ..............................
2. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat
Jawaban Sanggahan Banding yang menyatakan bahwa Sanggahan Banding tidak benar dari
.................... [Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi Lain] paling
lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagai
Jaminan Sanggahan Banding sebagaimana tercantum dalam butir 1.
3. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas
dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan
pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Sanggahan Banding yang menyatakan bahwa
Sanggahan Banding tidak benar.
4. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat
sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutangnya sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
5. Garansi Bank sebagai Jaminan Sanggahan Banding ini tidak dapat dipindahtangankan atau
dijadikan jaminan kepada pihak lain.
6. Mengenai segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank sebagai Jaminan
Sanggahan Banding ini, masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di
Kantor Pengadilan Negeri Muara Bulian.

Dikeluarkan di : .........................
Pada tanggal : .........................

Untuk keyakinan, pemegang


Garansi Bank disarankan untuk
mengkonfirmasi Garansi ini ke [Bank]
_____[bank]

...............................
(Nama & Jabatan)

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 72


Lampiran 4

KOP BANK PENERBIT JAMINAN


=======================================================

GARANSI BANK
sebagai
JAMINAN PELAKSANAAN
No. ......................................

Yang bertanda tangan dibawah ini : ..................................... dalam jabatan selaku .........................
dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ................... [nama bank] berkedudukan di
.............................................. [alamat]

untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN,

dengan ini menyatakan akan membayar kepada:


Nama : Pejabat Pembuat Komitmen Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana
Pembibitan Ternak
Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Batang Hari
Alamat : Jalan Jend. Sudirman Muara Bulian

selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN

sejumlah uang Rp ..........................................


(terbilang ................................) sebagai Jaminan Pelaksanaan dalam bentuk garansi bank, apabila:
Nama : ..................................................... [peserta pelelangan]
Alamat : .....................................................

selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN

ternyata sampai batas waktu yang ditentukan, namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya
Garansi Bank ini, lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan yaitu:

a. Yang Dijamin tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan
benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak;
b. Yang Dijamin melakukan kesalahan yang mengakibatkan terjadinya Pemutusan kontrak.

sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pemilihan yang diikuti oleh Yang Dijamin.

Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut:


1. Garansi Bank sebagai Jaminan Pelaksanaan berlaku selama ................. (...................) hari
kalender, dari tanggal ....................... s/d ............................
2. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat
Pernyataan Wanprestasi dari penerima jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender
setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagai Jaminan Penawaran sebagaimana tercantum
dalam butir 1.
3. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam
waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan
pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan
mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji.
4. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat
sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
5. Garansi Bank sebagai Jaminan Pelaksanaan ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan
jaminan kepada pihak lain.
6. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank sebagai Jaminan Pelaksanaan
ini, masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan
Negeri Muara Bulian.

Dikeluarkan di : ........................................
Pada tanggal : ........................................

Untuk keyakinan, pemegang


Garansi Bank disarankan untuk
mengkorfimasi Garansi ini ke Materai [Bank]
_____[bank] Rp. 6.000
Tanggal
dan Cap ..........................
Perusahaan (Nama & Jabatan)

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 73


Lampiran 5

KOP PENERBIT JAMINAN


=======================================================

JAMINAN PELAKSANAAN

Nomor Jaminan: .............................................. Nilai: .......................................

1. Dengan ini dinyatakan, bahwa kami: ......................... [nama], ........................ [alamat] sebagai
Penyedia, selanjutnya disebut TERJAMIN, dan ............................... [nama penebit jaminan],
........................... [alamat] , sebagai Penjamin, selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN,
bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada Pejabat Pembuat Komitmen Kegiatan
Pengadaan Traktor dan Hand Traktor Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Batang Hari,
Alamat : Jalan Jend. Sudirman Muara Bulian, selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang
sejumlah Rp ................. (terbilang .........................)
2. Maka kami, TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran
jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban
sebagaimana ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan untuk pelaksanaan pelelangan pekerjaan
........................................ yang diselenggarakan oleh PENERIMA JAMINAN.
3. Jaminan ini berlaku apabila:
a. TERJAMIN tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar
sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak;
b. Pemutusan kontrak akibat kesalahan TERJAMIN
4. Surat Jaminan ini berlaku selama ………. (......................) hari kalender dan efektif mulai dari
tanggal .............................. sampai dengan tanggal ...................................
5. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas
dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan
pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN
mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji.
6. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN
melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita
dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH
Perdata.
7. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan
selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa
berlaku Jaminan ini.

Dikeluarkan di .....................................
Pada tanggal ......................................

Untuk keyakinan, pemegang TERJAMIN PENJAMIN


Jaminan disarankan untuk
mengkonfirmasi Jaminan ini ke
_________[penerbit jaminan] Materai Rp. 6.000,-

____________ _____________
(Nama & Jabatan) (Nama & Jabatan)

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 74


Lampiran 6

KOP BANK PENERBIT JAMINAN


=======================================================

GARANSI BANK
sebagai
JAMINAN UANG MUKA
No. ......................................

Yang bertanda tangan dibawah ini: ................................ dalam jabatan selaku ................................
dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ............... [nama bank] berkedudukan di
.................................................. [alamat]

untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN,

dengan ini menyatakan akan membayar kepada:

Nama : Pejabat Pembuat Komitmen Kegiatan Pembangunan Sarana dan


Prasarana Pembibitan Ternak Dinas Peternakan dan Perikanan
Kabupaten Batang Hari

Alamat : Jl. Jend. Sudirman Muara Bulian

selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN

sejumlah uang Rp .....................................


(terbilang ........................) sebagai Jaminan Uang Muka dalam bentuk garansi bank, apabila:
Nama : ........................................................ [peserta pelelangan]
Alamat : ........................................................

selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN

ternyata sampai batas waktu yang ditentukan, namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya
Garansi Bank ini, YANG DIJAMIN lalai/ tidak memenuhi kewajibannya atau melakukan pembayaran
kembali kepada PENERIMA JAMINAN atas uang muka yang diterimanya, sebagaimana ditentukan
dalam Dokumen Pemilihan yang diikuti oleh Yang Dijamin.

Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut:


1. Garansi Bank sebagai Jaminan Uang Muka berlaku selama .......... (..................) hari kalender, -
dari tanggal .......................... s/d ...............................
2. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat
Pernyataan Wanprestasi dari penerima jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender
setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagai Jaminan Uang Muka sebagaimana tercantum
dalam butir 1.
3. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas
dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan
pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima
Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji.
4. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat
sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutangnya sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
5. Garansi Bank sebagai Jaminan Uang Muka ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan
jaminan kepada pihak lain.
6. Mengenai segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank sebagai Jaminan
Uang Muka ini, masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor
Pengadilan Negeri Muara Bulian.

Dikeluarkan di : .........................
Pada tanggal : .........................

Untuk keyakinan, pemegang


Garansi Bank disarankan untuk
mengkonfirmasi Garansi ini ke [Bank]
_____[bank]

...............................
(Nama & Jabatan)

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 75


Lampiran 7

KOP PENERBIT JAMINAN


=======================================================

JAMINAN UANG MUKA

Nomor Jaminan: .............................................. Nilai: .......................................

1. Dengan ini dinyatakan, bahwa kami: ................................. [nama], ................ [alamat] sebagai
Penyedia, selanjutnya disebut TERJAMIN, dan .................. [nama penebit jaminan],
....................... [alamat] , sebagai Penjamin, selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN,
bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada Panitia Pengadaan Barang/Jasa Dinas
Peternakan dan Perikanan Kabupaten Batang Hari, Jl. Jend. Sudirman Muara Bulian, selanjutnya
disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ...................... (terbilang
................................)

2. Maka kami, TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran
jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar.

3. Bahwa TERJAMIN dengan suatu perjanjian tertulis No .................. tanggal .................. telah
mengadakan Kontrak dengan PENERIMA JAMINAN untuk pekerjaan ...................................
dengan Harga Kontrak yang telah disetujui sebesar Rp ..................... (terbilang
......................................) dan Kontrak tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
Jaminan ini.

4. Bahwa untuk Kontrak tersebut di atas, PENERIMA JAMINAN setuju membayar kepada TERJAMIN
uang sebesar Rp .......................... (terbilang ............................) sebagai pembayaran uang
muka sebelum Pekerjaan menurut Kontrak di atas dimulai. Sebagai jaminan terhadap
pembayaran Uang Muka itu maka PENJAMIN memberikan jaminan dengan ketentuan tersebut di
bawah ini.

5. Surat Jaminan ini berlaku selama ................ (...............................) hari kalender dan efektif
mulai dari tanggal ......................... sampai dengan tanggal ................

6. Jaminan ini berlaku apabila TERJAMIN lalai/tidak memenuhi kewajibannya atau melakukan
pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka dimaksud (yang dinyatakan
dalam surat bukti penerima olehnya) atau sisa Uang Muka yang wajib dibayar menurut Kontrak
tersebut

7. Tuntutan pencairan atas surat Jaminan ini dilaksanakan oleh PENERIMA JAMINAN secara tertulis
kepada PENJAMIN segera setelah TERJAMIN cidera janji (Wanprestasi/default) karena tidak dapat
memenuhi kewajibannya atau membayar kembali Uang Muka atau sisa Uang Muka tersebut
sesuai dengan syarat kontrak.

8. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN Uang Muka atau Sisa Uang Muka yang
belum dikembalikan oleh TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa
syarat setelah menerima tuntutan penagihan dari PENERIMA JAMINAN.

9. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN
melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda pihak yang dijamin lebih
dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal
1831 KUH Perdata.

10. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan
selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa
berlaku Jaminan ini.

Dikeluarkan di .....................................
Pada tanggal ......................................

Untuk keyakinan, pemegang TERJAMIN PENJAMIN


Jaminan disarankan untuk
mengkonfirmasi Jaminan ini ke
_________[penerbit jaminan] Materai Rp. 6.000,-

____________ ____________(Nama &


Jabatan) (Nama & Jabatan)

Dok. Lelang Traktor Disnak’12 76