You are on page 1of 3

Desain instrumen harus

 sesuai Kebutuhan pengukuran (kondisi lingkungan, keamanan, kehandalan, dll)


 Kinerja instrumen (kecepatan, daya, resolusi, jangkauan, dll)

Measurand: Kuantitas fisik, properti atau kondisi yang diukur sistem


Jenis pengukuran biomedis
 Internal - Tekanan darah
 Permukaan tubuh - EKG atau potensi EEG
 Periferal - Radiasi inframerah
 Offline - Ekstrak sampel jaringan, analisis darah, atau biopsi
Ukuran pengukuran biomedis tipikal
 Biopotensial, tekanan, aliran, dimensi (pencitraan), perpindahan (kecepatan, percepatan dan gaya),
impedansi, suhu dan konsentrasi kimia.

Sensor mengubah ukuran fisik dan output listrik


Persyaratan sensor
 Selektif - harus menanggapi bentuk energi tertentu dalam pengukuran
 Minimal invasif (invasif = membutuhkan masuk ke bagian tubuh)
 Sensor seharusnya tidak mempengaruhi respon jaringan hidup
Jenis sensor yang paling umum dalam sistem biomedis
 pemindahan
 tekanan

Pengkondisian Sinyal: Amplifikasi dan penyaringan sinyal yang diperoleh dari sensor agar sesuai untuk
display
Kategori umum
 Pengatur sinyal sinyal analog, digital atau campuran
 Pengolahan domain waktu / frekuensi / spasial (mis., Penyaringan)
 Kalibrasi (penyesuaian output sesuai parameter yang diukur)
 Kompensasi (menghilangkan sensitivitas sekunder yang tidak diinginkan)

Langsung vs. Tidak Langsung


Mode langsung: mengukur measurand yang diinginkan secara langsung
 Jika sensornya invasif, kontak langsung dengan measurand itu mungkin tapi mahal, berisiko dan paling
tidak bisa diterima
Mode tidak langsung: mengukur kuantitas yang dapat diakses dan terkait dengan pengukuran yang diinginkan
 Asumsi: hubungan antara pengukuran sudah diketahui
 sering dipilih saat pengukuran membutuhkan prosedur invasif untuk mengukur secara langsung

Contoh mode tidak langsung


 cardiac jantung (volume darah dipompa per menit oleh jantung)
 Bisa ditentukan dari pengukuran respirasi, konsentrasi gas darah & pengenceran pewarna
 Morfologi organ
 Bisa ditentukan dari bayangan x-ray

Pengambilan sampel vs. mode kontinyu


 Sampling: untuk mengukur lebar yang bervariasi yang jarang dirasakan seperti suhu tubuh &
konsentrasi ion
 Terus menerus: untuk pengukuran kritis yang memerlukan pemantauan konstan seperti
electro-cardiogram dan aliran gas pernafasan

Membangkitkan vs Memodulasi
 Membangkitkan: juga dikenal sebagai mode self-powered
o memperoleh energi operasional mereka dari pengukuran itu sendiri
o Contoh: sensor piezoelektrik, sel surya
o Modulasi: mengukur dan memodulasi sinyal listrik yang diberikan secara eksternal
o modulasi mempengaruhi output dari sensor
o Contoh: sensor fotokonduktif atau piezoresistif
Ketepatan
Perbedaan antara nilai sebenarnya dan nilai terukur dinormalisasi dengan besarnya nilai sebenarnya
Beberapa cara untuk mengungkapkan akurasi Paling populer adalah dalam hal persentase
pengukuran skala penuh

Presisi
Mengungkapkan sejumlah alternatif yang dapat dibedakan dari mana hasil yang diberikan dipilih
Ketepatan tinggi tidak berarti akurasi tinggi.

Resolusi
Jumlah inkremental terkecil yang bisa diukur dengan pasti

Reprodusibilitas
Kemampuan instrumen untuk memberikan output yang sama untuk input yang sama diterapkan
selama beberapa periode waktu

Sensor =
 Lvdt satuan p
 Thermocouple satuan C
 Thermoresistor satuan C
 Thermistor satuan C
 RTD satuan C
 Piezoelectric satuan p
𝑅3 𝑅4
Vg= Vin− Vin
𝑅1+𝑅3 𝑅2+𝑅4

Sensor ultrasonik adalah sebuah sensor yang berfungsi untuk mengubah besaran fisis
(bunyi) menjadi besaran listrik dan sebaliknya. Cara kerjasensor ini didasarkan pada prinsip
dari pantulan suatu gelombang suara sehingga dapat dipakai untuk menafsirkan eksistensi
(jarak) suatu benda dengan frekuensi tertentu

Xray
 Tersedia
 Cukup murah
 Sistem sederhana untuk dipelihara
 Banyak yang berpengalaman dan terlatih
 personil karena fakta bahwa
 teknologi telah ada untuk sementara waktu

 Paparan radiasi berbahaya.


 Tidak banyak kontras antara yang berbeda
 jaringan lunak
 Gambar adalah shadowgram (proyeksi
 gambar) tanpa informasi mendalam.

(ENG) adalah sebuah alat untuk mengukur kelistrikan saraf yang dapat menghasilkan data
kelistrikan
Elektromiografi (EMG) adalah teknik yang digunakan untuk mengevaluasi fungsi saraf dan
otot dengan cara merekam aktivitas listrik yang dihasilkan oleh otot skeletal.
Elektroensefalogram (EEG) adalah salah satu tes yang dilakukan untuk mengukur aktivitas
kelistrikan dari otak untuk mendeteksi adanya kelainan dari otak
ERG adalah tes mata yang mengevaluasi fungsi retina, film yang melapisi bagian dalam
mata.
Elektrokardiogram (ECG) merupakan suatu prosedur diagnostik untuk memeriksa ada
tidaknya komplikasi atau kelainan dengan aktifitas kelistrikan jantung.