You are on page 1of 3

PENERAPAN TERAPI KOMPLEMENTER

PENGARUH RENDAM KAKI MENGGUNAKAN AIR HANGAT DENGAN


CAMPURAN SERAI DAN GARAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN
DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH PODOREJO RW 08
NGALIYAN

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Praktek Keperawatan Keluarga

Dosen Mata Ajar : Ns. Margyati, M. Kep

Disusun Oleh :

Latifah Puji Yuliana

15.062

AKADEMI KEPERAWATAN KESDAM IV/DIPONEGORO SEMARANG

2017
A. Judul jurnal : Pengaruh rendam kaki menggunakan air hangat dengan
campuran serai dan garam terhadap penurunan tekanan darah pada
penderita hipertensi di wilayah podorejo rw 08 ngaliyan

B. Manfaat terapi : Dapat digunaka sebagai salah satu terapi untuk


menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Pada sereh terdapat
zat sapoin yang berguna untuk merangsang sirkulasi darah. Hal inilah yang
akan membantu mengurangi tekanan darah yang tinggi akibat sumbatan
yang terjadi pada pembuluuh darah. Sedangkan pada garam dapat
mengalirkan listrik lebih kuat dibanding air tawar dan menjadi ion negatif,
senyawa itulah yang akan masuk ketubuh melalui ujung syaraf kaki. Hal
itu dapat merangsang aliran darah pada pembuluh darah sehingga tekanan
darah dapat menurun.
C. Kontra indikasi : pada pasien yang memiliki riwayat alergi kulit.

D. Alat dan bahan :


- Ember dengan diameter 50 cm
- Air hangat 3 liter dengan suhu 38-40 derajat celcius
- Daun sereh 30 lembar
- Garam 6 sdm
- Termometer air
- Handuk kering
- Panci
- Kompor

E. Tahap pelaksanaan terapi


Siapkan panci masukkan air dan daun sereh sobek kasar kemudian rebus.
Setelah panas, tuangkan air yang telah direbus ke ember, diamkan
beberapa saat hingga suhu turun menjadi 38 – 40 derajat celcius. Setelah
air terasa hangat tambahkan garam dan larutkan, rendam kaki selama 10-
15 menit. Setelah itu keringkan kaki menggunakan handuk. Keefektifan
penggunaan terapi ini dapat diterapkan dalam 2 minggu. Setelah 2 minggu,
ukur kembali tekanan darah pasien.

F. Cara pemberian
Pelaksanaan perendaman kaki dilakukan satu hari sekali selama 10-15
menit dengan jangka waktu selama 2 minggu.