You are on page 1of 1

ISO (International Organization of Standarization)

ISO merupakan sebuah organisasi manajemen mutu yang bertujuan memberikan fasilitas
koordinasi dan penyatuan standar industry secara internasional. ISO memiliki 5 standar system
manajemen mutu yaitu, 1) ISO 9000 yang berperan dalam Manajemen Mutu dan Pedoman
Standarisasi Mutu untuk Seleksi dan Penggunaan, 2) ISO 9001 yang berperan dalam Penjaminan
mutu Quality System-Model dalam desain / pengembangan, produksi, pemasangan dan servis, 3)
ISO 9002 yang berperan dalam Jaminan kualitas model Sistem Mutu dalam pemasangan dan
servis, 4) ISO 9003 yang berperan dalam Jaminan kualitas model Sistem Mutu dalam
pemeriksaan akhir dan uji, dan 5) ISO 9004 yang berperan dalam Pedoman - manajemen kualitas
dan elemen sistem mutu. ISO mencakup kebijakan mutu, manajemen mutu, system mutu,
oengendalian mutu, dan jaminan mutu. Mutu berkembang melalui tahapan inspeksi,
pengendalian mutu, dan pemastian mutu. Tujuan dari audit mutu dalam dampak secara
globalisasi adalah produk bermutu, persyaratan yang dituntut pasar, batas antar negara tidak ada,
dan dituntut kesamaan standar terhadap mutu. ISO diperlukan perusahaan karena peningkatan
bisnis perlu dilandasi oleh system yang konsisten dan efisien, contoh dari ISO 9000 di Indonesia
adalah SNI 19-9000. Katergori penerapan ISO adalah kontraktual (perusahaan memerlukan
pengakuan dari pihak ketiga karena penerapan system manajemen mutu untuk memenuhi
permintaan) dan nonkontraktual (perusahaan tidak memerlukan pengakuan dari pihak lain karena
perusahaan telah menerapkan system penerapan manajemen mjutu intern). Manfaat ISO 9000
adalah sebagai aspek konsistensi pelaksanaan dan pengawasan, aspek pengendalian dan
pencegahan, serta aspek pertumbuhan dan pengembangan perusahaan.