Вы находитесь на странице: 1из 7

PROPOSAL

TUGAS AKHIR

Oleh

Kevin Joshua L

071.12.124

JURUSAN TEKNIK PERMINYAKAN

FAKULTAS TEKNOLOGI KEBUMIAN DAN ENERGI

UNIVERSITAS TRISAKTI

JAKARTA

2016
OPTIMALISASI HYDRAULIC FRACTURING PADA SUMUR-SUMUR DI

LAPANGAN BS

PROPOSAL TUGAS AKHIR

Oleh

Kevin Joshua L

071.12.124

JURUSAN TEKNIK PERMINYAKAN

FAKULTAS TEKNOLOGI KEBUMIAN DAN ENERGI

UNIVERSITAS TRISAKTI

JAKARTA

2016
PROPOSAL TUGAS AKHIR TEKNIK PERMINYAKAN

FAKULTAS TEKNOLOGI KEBUMIAN DAN ENERGI

UNIVERSITAS TRISAKTI

I. TEMA

Optimalisasi hydraulic fracturing pada sumur-sumur di lapangan BS.

II. LATAR BELAKANG MASALAH

Kerusaakan formasi disekitar lubang sumur sebagai akibat operasi

pemboran dan aktivitas produksi berupa suatu zona skin disekitar lubang sumur

akan menyebabkan terhambatnya atau menurunnya aliran fluida produksi dari

formasi kelubang sumur. Tentunya penurunan laju alir ini akan menyebabkan

turunnya produktivitas formasi. Untuk mengatasi hal tersebut maka perlu

dilakukan stimulasi guna memperbesar harga permeabilitas.

Dalam perkembangannya perekahan hidrolik dianggap sebagai teknik

komplesi yang efektif untuk memproduksikan hidrokarbon dari reservoir yang

unconsolidated. Tujuan lainnya untuk mengurangi problem kepasiran yang

muncul pasca pekerjaan, dengan teknik komplesi konvensional, tujuan-tujan tadi

sulit untuk dicapai.

Perkahan hidrolik pada umumya bertujuan untuk mengatasi kerusakan

formasi atau untuk mengatasi problem reservoir dengan permeabilitas kecil.


Kegiatan perekahan akan mampu membentuk jalur konduktivitas baru kedalam

lubang sumur, sehingga hidrokarbon akan lebih mudah mengalir dari batuan ke

lubang sumur.

III. METODE YANG DIGUNAKAN

Pada tugas akhir ini akan digunakan model perekahan 2D dengan tiga

model perekahan karena masih bisa dipecahkan secara manual dengan bantuan

matematika grafis, yaitu :

III.1 PAN American Model

Untuk menurunkan persamaannya maka dibuat beberapa assumsi:

a. Rekahan tetap lebarnya

b. Aliran kerekahan linier dan arahnya tegak lurus pada muka

rekahan.

c. Kecepatan aliran leak-off ke formasi pada titik rekahan tergantung

dari panjang waktu pada titik permukaan tersebut mulai mendapat

aliran.

III.2 PKN (Perkins-Kern-Nordgren)

Metode ini diterapkan dengan berdasarkan anggapan bahwa :

a. Panjang rekahan/penetrasi rekahan jauh lebih besar dari tinggi

rekahannya.

b. Tinggi rekahan sama dengan lebar formasi.

c. Tekanan dianggap konstan pada arah irisan vertical.


III.3 KGD Model

Metode ini diterapkan dengan assumsi :

a. Panjang rekahan jauh lebih kecil daripada tinggi rekahan.

b. Tinggi rekahan sama dengan tebal reservoir.

IV. MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dan tujuan dari tugas akhir ini menganalisa kebehasilan dari suatu

perekahan hidrolik dengan menganalisa tekanan transien, yaitu pada saat sebelum

dan sesudah perekahan hidrolik pada beberapa sumur dilapangan BS, serta

merencanakan perekahan hidrolik di masa yang akan datang agar dapat

memberikan hasil yang optimal.


V. RENCANA PELAKSANAAN

Lama waktu yang dibutuhkan : ± 2 bulan

Minggu Pertama - Pengenalan lapangan

- Penentuan sumur yang akan

digunakan untuk hydraulic fracturing

- Masalah yang akan di kaji

- Diskusi

Minggu Kedua - Pengumpulan data-data hydraulic

fracturing

- Diskusi

- Weekly Report
Minggu Ketiga - Memasukkan data untuk analisa tiap

metode.

- Diskusi

- Weekly Report
Minggu Keempat

- Test data

- Diskusi

- Weekly Report.
Minggu Kelima - Proses analisa perhitungan (run)

- Pre interpretation

- Diskusi
- Weekly Report
Minggu Keenam - Second Interpretation

- Third Interpretation

- Diskusi

- Weekly Report
Minggu Ketujuh - Analisa hasil

- Diskusi

- Weekly Report
Minggu Kedelapan - Hasil Akhir

- Diskusi

- Final Report

VI. MANFAAT KAJIAN

- Untuk mengetahui peningkatan kemampuan sumur berproduksi di

lapangan BS .

- Dapat memperoleh data untuk rencana perenkahan hidrolik di masa

yang akan datang.

- Untuk menganalisa perubahan tekanan transien.