You are on page 1of 25

Lampiran 1

FORMAT PENGKAJIAN KEPANITERAAN KLINIK NERS

BAGIAN KEPERAWATAN GERONTIK

I. Data biografis
Nama klien : Ny. Z
TTL : 19 April 1948/ 69 Tahun
Jenis kelamin : Perempuan
Pendidikan : SMP
Alamat/tlp : PSTW Gau mabaji Gowa (Asrama 8)
Suku : Bugis
Agama : Islam
Status pernikahan : Janda
Keluarga terdekat yg dapat dihubungi : Keponakan (Ny.A)

II. Riwayat hidup


Pasangan
Hidup : Klien mengatakan suaminya telah meninggal
Kematian
Tahun meninggal : klien lupa dengan tahun kematian suaminya
Penyebab kematian : sakit
Anak-anak
Klien memiliki 1 orang anak laki – laki tetapi telah meninggal dunia

III. Riwayat pekerjaan


Status pekerjaan saat ini : Tidak bekerja
Pekerjaan sebelumnya : IRT
Sumber pendapatan saat ini : Tidak menentu

IV. Riwayat tempat tinggal


Status kepemilikan rumah : Panti Sosial Tresna Werda
Jumlah kamar : 5 kamar
Jumlah yang tinggal dirumah : 5 orang
Tetangga terdekat : Ny. ”R”dan Ny. ”B”, tetangga terdekatnya
V. Riwayat aktivitas waktu luang
Hobi/ minat : nonton TV
Keanggotaan organisasi : Tidak ada organisasi yang diikuti
Liburan : Tidak pernah

VI. Sistem pelayanan kesehatan yang digunakan : Poli Panti Sosial Tresna Werda
Gau Mabaji Gowa

VII. Deskripsi aktivitas selama 24 jam (kalau bisa buatkan jadwal kegiatan harian
klien)
Senin 22 Mei 2017
Waktu Kegiatan

03.00 Sahur
05.00 Bangun
05.10 Sholat subuh
06.00 Menonton ceramah
06.30 Mencuci piring
07.00 Mencuci pakaian dan mandi
08.00 Duduk-duduk
09.00 Nonton TV/bercakap-cakap

12.10 Sholat Dhuhur


13.00 Istirahat / Tidur
15.30 Sholat Ashar
16.00 Duduk-duduk/membuat kerajinan
18.00 Buka Puasa
18.15 Sholat magrib
19.15 Sholat Isya
19.40 Makan malam
20.00 Nonton TV
21.00/22.00 Tidur malam
VIII. Riwayat kesehatan
Keluhan utama (here & now) : Nyeri kepala
Riwayat keluhan utama : Klien mengatakan nyeri kepala,
P : nyeri kepala secara tiba-tiba
Q : tertusuk-tusuk
R : daerah kepala
S : skala nyeri akut 5 (sedang)
T : hilang timbul
Pengetahuan/ pemahaman ttg status kesehatan saat ini :
kurang, klien mengatakan kurang paham tentang proses penyakitnya, klien
nampak bertanya tentang penyakitnya
Pemahaman mengenai proses menua : cukup
Status kesehatan umum setahun yang lalu : klien mengatakan sakit hipertensi
Penyakit masa kanak-kanak : sakit kepala, batuk
Penyakit serius kronik : tidak ada
Trauma : tidak ada
Perawatan di RS: klien mengatakan pernah masuk rumah sakit pada bulan Februari
2017 dengan keluhan sakit pada tulang ekor
Operasi : Klien mengatakan tidak pernah operasi
Riwayat obstetric :
Klien telah menikah namun suaminya telah meninggal dunia, klien memiliki 1
orang anak namun telah meninggal dunia
Obat-obatan :
Nama Obat Dosis Waktu pemakaian Tgl. diresepkan
Ranitidine 2x1 1-0-1 03 Juni 2017
Captopril 25 mg 2x1 1-0-1 03 Juni 2017
Amoxilline 2x1 1-0-1 03 Juni 2017

Masalah yang berkaitan dengan konsumsi obat : tidak ada masalah


Riwayat alergi
Obat-obatan : klien mengatakan tidak ada alergi
Makanan : klien mengatakan tidak ada alergi
Alergen : klien mengatakan tidak ada alergi
Faktor lingkungan : klien mengatakan tidak ada alergi
Nutrisi
Intake cairan : Minum : ± 750 cc/hari
Makan : ± 100 cc/hari
Jenis cairan : Air putih
Diet khusus : Tidak ada
Pembatasan makanan/ pilihan : makanan tinggi garam

IX. Riwayat Keluarga(genogram 3 generasi)

GI

GII

GIII
70 69 68 67 66 65 64

Keterangan :

Laki-laki : kawin :
perempuan : tdk diketahui : ?
meninggal : satu rumah :
klien : Garis keturunan :

Generasi I : kakek dan nenek klien baik dari ayah maupun ibu sudah meninggal
dunia tetapi tidak diketahui penyebab kematiannya
Generasi II : kedua orang tua klien juga telah meninggal dunia dan tidak diketahui
pasti penyebab kematiannya
Generasi III : klien merupakan anak kedua dari 7 bersaudara, kakak klien juga
memiliki riwayat hipertensi.
X. Tinjauan Sistem
Status vitalis
TD (150/80mmHg), N (90x/i), Suhu (36,5°C), RR (22x/i)
Status Generalis
Hemoptoe : tidak
Perdarahan/ memar : terdapat memar pada lengan kanan dan betis kiri
Anemia : tidak
Riwayat transfuse darah : tidak
Kepala :
Sakit kepala : ya, klien mengatakan kadang-kadang sakit
kepala
seperti berdenyut
Trauma berarti pada masa lalu : tidak ada
Gatal pada kulit kepala : tidak

Leher :
Kekakuan : klien mengatakan kadang – kadang
kaku pada leher/tengkuk
Nyeri/ nyeri tekan : tidak ada
Benjolan/ massa : tidak ada
Keterbatasan gerak : tidak

Mata :
Perubahan penglihatan : klien mengatakan penglihatannya baik
Kacamata : klien tidak menggunakan kacamata
Nyeri : tidak
Air mata berlebih : tidak
Bengkak sekitar mata : tidak
Kabur : tidak
Fotofobia : tidak
Riwayat infeksi : tidak
Tgl pemeriksaan terakhir : tahun 2015
Dampak pada aktivitas sehari-hari : tidak
Telinga :
Perubahan pendengaran : ya, klien mengatakan pendengarannya
baik
Tinitus : tidak
Vertigo : tidak
Sensitivitas pendengaran : tidak
Alat bantu prostesa : tidak
Riwayat infeksi : tidak
Tgl pemeriksaan terakhir : tidak pernah
Kebiasaan perawatan telinga : klien mengatakan sering membersihkan
telinganya
Dampak pada aktivitas sehari-hari : tidak ada

Mulut &tenggorokan :
Sakit tenggorokan : tidak
Lesi/ ulkus : tidak
Perubahan suara : tidak
Kesulitan menelan : tidak
Perdarahan gusi : tidak
Karies/ tanggal gigi : tidak
Alat prostesa : tidak
Riwayat infeksi : tidak
Tgl pemeriksaan gigi terakhir : tidak pernah
Menggosok gigi : klien menggosok gigi setiap hari

Hidung & sinus :


Rinorhea : tidak
Epistaksis : tidak
Obstruksi : tidak
Mendengkur : tidak tahu
Nyeri tekan pada area sinus : tidak
Alergi : tidak
Riwayat infeksi : tidak
Penilaian dari N.I : cukup
Payudara :
Benjolan/ massa : tidak
Nyeri/ nyeri tekan : tidak
Bengkak : tidak
Keluar cairan dari putting susu : tidak
Perubahan pada putting susu : tidak
Pemeriksaan SADARI : tidak pernah
Tgl pemeriksaan mammogram terakhir : tidak pernah

Kardiovaskular :
Nyeri/ ketidaknyamanan dada : tidak
Palpitasi : tidak
Dispnea : tidak
Dispnea saat aktivitas : tidak
Dispnea nocturnal paroksismal : tidak
BJ tambahan : tidak
Edema : tidak
Varises : tidak
Parestesia : tidak

Pernapasan :
Batuk : tidak
Dispnea : tidak
Sputum : tidak
Bunyi napas tambahan : tidak
Asma/ alergi : tidak
Tgl pemeriksaan foto thorax terakhir : tidak pernah

Gastro intestinal :
Tidak dapat mencerna : tidak
Disfagia : tidak
Nyeri ulu hati : tidak
Mual/ muntah : tidak
Hematemesis : tidak
Perubahan nafsu makan : tidak
Intoleransi makanan : tidak
Ulkus : tidak
Nyeri : tidak
Ikterik : tidak
Benjolan/ massa : tidak
Perubahan kebiasaan defekasi : tidak
Diare : tidak
Konstipasi : tidak
Melena : tidak
Haemorhoid : tidak
Perdarahan rectum : tidak

Perkemihan :
Disuria : tidak
Menetes : tidak
Ragu-ragu : tidak
Dorongan : tidak
Heamturia : tidak
Poliuria : tidak
Nokturia : tidak
Inkontinensia : tidak
Nyeri saat berkemih : tidak
Batu : tidak
Infeksi : tidak

Genitoreproduksi:
Perdarahan pasca senggama (wanita) : tidak
Nyeri pelvic (wanita) : tidak
Penyakit kelamin : tidak
Riwayat menopause : tidak tahu
Tgl dan pemeriksaan terakhir PAP Smear : tidak pernah
Muskuloskeletal :
Nyeri persendian : ya, klien mengatakan kadang – kadang nyeri
pada lutut
Kekakuan : tidak
Pembengkakan sendi : tidak ada pembengkakan pada sendi
Deformitas : ya, klien mengatakan terdapat pergeseran pada
tulang ekor
Spasme : ya, klien mengatakan kadang-kadang tegang
pada ototnya
Kram : tidak
Kelemahan otot : tidak ada
Masalah cara berjalan : klien nampak berhati – hati saat berjalan
Nyeri punggung : tidak
Protesa : tidak
Latihan/ olahraga : klien mengatakan sering senam lansia
Dampak pada aktivitas sehari-hari : ya, klien mengatakan susah melakukan
aktivitas

Endokrin :
Intoleran terhadap panas : tidak
Intoleran terhadap dingin : tidak
Goiter : tidak
Pigmentasi kulit/ tekstur : tidak
Perubahan rambut : ya, nampak rambut klien beruban
Polifagia : tidak
Polidpsia : tidak
Poliuria : tidak

Saraf pusat :
Sakit kepala : ya, klien mengatakan kadang-kadang
sakit kepala seperti berdenyut-denyut
Kejang : tidak
Sinkope/ heart attack : tidak
Paralisis : tidak
Paresis : tidak
Masalah koordinasi : tidak
Tic/ tremor/ spasme : tidak
Parestesia : tidak
Cedera kepala : tidak
Masalah memori : tidak ada

Psikososial :
Cemas : tidak
Depresi : tidak
Insomnia : tidak
Menangis : tidak
Gugup : tidak
Takut : tidak
Masalah dalam pengambilan keputusan: tidak
Sulit konsentrasi : tidak
Mekanisme koping yang digunakan jika ada masalah : cukup, klien
mengatakan jika punya masalah, berdo’a kepada Allah atau bercerita dengan
teman asrama yang lain
Stress saat ini : tidak
Persepsi ttg kematian : cukup, klien mengatakan mengerti
tentang kematian
Dampak pada aktivitas sehari-hari : tidak
Lampiran 2

INDEKS ADL KATZ


Indeks Kemandirian Dalam Aktivitas Sehari-hari

Mandi (spon, pancuran atau bak)


Mandiri : klien mandi sendiri dan tidak memerlukan bantuan
Berpakaian
Mandiri : mengambil baju dari lemari/laci, berpakaian, melepaskan pakainan,
mengancing pakaian.
Ke Kamar kecil
Mandiri : ke kamar kecil,masuk dan keluar dari kamar kecil, merapikan
baju,membersikan organ-organ ekskresi, dan tidak menggunakan alat bantu
Berpindah
Berpindah dari tempat tidur/kursi secara mandiri (tidak menggunakan alat bantu)
Kontinensia
Mandiri : BAB dan BAK seluruhnya dikontrol sendiri
Makan
Mandiri : mengambil makanan dari piring dan memasukkannya ke mulut sendiri

Keterangan :
A : Kemandirian dalam hal makan, berpakaian kontinensia, ke kamar kecil, berpakaian,
dan
Mandi
B : kemandirian dalam semua hal kecuali satu dari fungsi tersebut
C : kemandirian dalam semua hal, kecuali mandi dan salah satu fungsi tambahan
D : kemandirian dalam semua hal, kevuali mandi, berpakaian, dan satu fungsi tambahan
E : kemandirian dalam semua hal, kevuali mandi, berpakaian, kekamar kecil, dan satu
Fungsi tambahan
F : kemandirian dalam semua hal, kevuali mandi, berpakaian, kekamar kecil, berpindah
dan satu fungsi tambahan
G : Ketergantungan pada keenam fungsi tersebut
Lain-lain : tergantung pada sedikitnya 2 fungsi, tetapi tidak dapat diklasifikasikan sebagai
C,D,E atau F
Hasil :
Klien termasuk dalam kategori index A yaitu kemandirian dalam hal makan, berpakaian,
kontinensia, ke kamar kecil, berpakaian dan mandi.
Lampiran 3
SKALA DEPRESI GERIATRIK YESAVAGE
1. Apakah anda puas dengan kehidupan anda ? ( tidak ) ya
2. Apakah anda mengurangi hobi dan aktivitas sehari-hari ? (ya) tidak
3. Apakah anda merasa bahwa hidup anda kosong ? (ya) tidak
4. Apakah anda sering merasa bosan ? (ya) tidak
5. Apakah anda selalu bersemangat ? (tidak) ya
6. Apakah anda takut sesuatu yang buruk akan terjadi pada anda ? (ya) tidak
7. Apakah anda selalu merasa bahagia ? (tidak) ya
8. Apakah anda sering merasa putus asa ? (ya) tidak
9. Apakah anda lebih suka tinggal di rumah pada malam hari daripada keluar dan
melakukan sesuatu yang baru? (ya) ya
10. Apakah anda merasa mempunyai lebih banyak masalah dengan ingatan dibanding
dengan orang lain ? (ya) tidak
11. Apakah anda berpikir bahwa hidup ini sangat menyenangkan ? (tidak) ya
12. Apakah anda merasa tak berguna ? (ya) tidak
13. Apakah anda merasa berenergi ? (tidak) ya
14. Apakah anda berpikir bahwa situasi anda tidak ada harapan ? (ya) tidak
15. Apakah anda berpikir bahwa banyak orang yang lebih baik dari pada anda ? (ya)
tidak

Keterangan :
Skor 1 poin untuk tiap respon yang sesuai dengan jawaban Ya atau Tidak setelah pertanyaan
Skor 5 atau lebih menunjukkan adanya depresi

Hasil :
Jumlah skor 1, klien menunjukkan tidak adanya depresi
Lampiran 4

ISAACS-WALKEY IMPAIRMENT MEASURMENT


1. Apa nama tempat ini ? (benar/ panti werdha gau mabaji)
2. Ini hari apa ? (benar/ rabu)
3. Ini bulan apa ? (benar/ Juni)
4. Tahun berapa sekarang ? (benar/ 2017)
5. Berapa umur klien ? (jika klien menjawab 1 tahun lebih muda atau lebih tua, maka
dianggap benar) (benar/ 69 tahun)
6. Tahun berapa klien lahir ? (benar/ tahun 1948)
7. Bulan berapa klien lahir ? (benar/ April)
8. Tanggal berapa klien lahir ?(benar/ tanggal 19)
9. Berapa lama klien tinggal di panti jompo ( benar/ ± 7 tahun yang lalu)

Keterangan :
Kesalahan 0-2 : fungsi intelektual utuh
Kesalahan 3-4 : kerusakan intelektual ringan
Kesalahan 5-7 : Kerusakan intelektual sedang
Kesalahan 8-9 : Kerusakan intelektual berat

Hasil :
Jumlah kesalahan: 0 (kesalahan 0-2 fungsi intelektual utuh)
Lampiran 5

MINI MENTAL STATE EXAMINATION (MMSE)


Nama pasien : Ny. “Z” Tgl wawancara : 07/06/2017
Usia : 69 tahun Waktu : 10.00
Pendidikan : SMP Tempat : di panti Asrama 8

SKOR MAX SKOR PASIEN PERTANYAAN KET


5 5 Sekarang (hari), (tgl), Orientasi
(bulan), (tahun),
siang/ pagi/ malam?
5 3 Sekarang kita berada Orientasi dusun,
di mana? (lorong), kelurahan, dan
(dusun), kabupaten
(kelurahan),
(kabupaten),
(provinsi)
3 3 Pewawancara Registrasi ke 3 nama
menyebutkan nama 3 benda
buah benda; almari,
sepatu, buku, satu
detik untuk setiap
benda. Lansia
mengulang ke-3 nama
benda tsb. Berikan
nilai 1 untuk setiap
jawaban yang benar
5 5 Hitunglah mundur Atensi dan kalkulasi
dari 10.000 ke bawah
dengan pengurangan
1000 dari 10000 ke
bawah (Nilai 1 untuk
jawaban yang benar),
berhenti setelah 5
hitungan (9.000,
8.000, 7.000, 6.000,
5.000)
3 3 Tanyakan kembali Mengingat
nama 3 benda yang
telah disebutkan di
atas. Berilah nilai 1
untuk setiap jawaban
yang benar
9 9  Apakah nama Bahasa
benda ini ?
perlihatkan pensil
dan jam tangan
(nilai 2) jika jawaban
benar
 Ulangilah kalimat
berikut : “Saya ingin
Sehat” (nilai 1)
 Laksanakanlah 3
perintah ini
:”peganglah
selembar kertas
dengan tangan
kanan, lipatlah
kertas itu pada
pertengahan dan
letakkanlah di
lantai ! (nilai 3)
 Bacalah dan
laksanakan perintah
berikut : “pejamkan
mata anda” (nilai 1)
 Tulislah sebuah
kalimat :“Allahu
Akbar” dalam
bahasa arab. (nilai
1)
 Tirulah gambar ini
: pohon (nilai 1)

Keterangan :
Stadium Ringan : MMSE 21-30
Stadium sedang : MMSE 10-20
Stadium berat : MMSE < 10

Hasil : nilai 28, Stadium ringan MMSE (21 – 30)


DATA FOKUS

DATA SUBJEKTIF DATA OBJEKTIF

 Klien mengatakan merasa sakit - Klien nampak meringis


kepala - TTV
P : nyeri kepala secara tiba-tiba
TD: 150 /80mmHg
Q : tertusuk-tusuk
R : daerah kepala N: 90 x/i
S : skala nyeri akut 5 (sedang) - Klien nampak bertanya tentang
T : hilang timbul
penyakitnya
 Klien mengatakan kurang paham
tentang proses penyakitnya, klien

ANALISA DATA

No Data Masalah keperawatan

1 DS :

 Klien mengatakan merasa sakit kepala


P : nyeri kepala secara tiba-tiba
Q : tertusuk-tusuk
R : daerah kepala
S : skala nyeri akut 5 (sedang)
T : hilang timbul
Nyeri Akut
DO :
- Klien nampak meringis
- TTV:
TD: 150 /80mmHg
N: 90 x/i
2 DS:

 Klien mengatakan kurang paham tentang


proses penyakitnya
Kurang Pengetahuan
DO :
- Klien nampak bertanya tentang penyakitnya

DIAGNOSA KEPERAWATAN

1. Nyeri akut (sakit kepala) berhubungan dengan peningkatan tekanan vaskuler serebral
2. Kurang pengetahuan berhubungan dengan informasi yang tidak adekuat
RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN (NURSING OF PLANNING)

NO DIAGNOSA DAN DATA TUJUAN DAN INTERVENSI RASIONAL


PENUNJANG KRITERIA
HASIL
1. Nyeri akut (sakit kepala) Setelah dilakukan 1. Mempertahankan tirah baring 1. Meminimalkan stimuasi/
berhubungan dengan pe- tindakan kepera- selama fase akut. meningkatkan relaksasi.
ningkatan tekanan vaskuler watan diharapkan 2. Berikan tindakan non farma- 2. Tindakan yang menurunkan
serebral, ditandai dengan : Nyeri teratasi de- kologi untuk menghilangkan vaskuler cerebral dan yang
DS : ngan kriteria : sakit kepala. Misalnya : teknik memperlambat atau memblok
 Klien mengatakan merasa  Ekspresi wajah relaksasi napas dalam respons simpatis efektif dalam
sakit kepala ceria menghilangkan sakit kepala dan
P : nyeri kepala secara  Skala nyeri 1 komplikasinya.
tiba-tiba  Nyeri 3. Hilangkan/minimalkan aktivitas 3. Aktivitas yang meningkat-kan
Q : tertusuk-tusuk berkurang/terata vosokontriksi yang dapat me- vasokontriksi menyebabkan
R : daerah kepala si ningkatkan sakit kepala missal : sakit kepala karena adanya
S : skala nyeri akut 5 batuk panjang, mengejan saat peningkatan tekanan vaskuler
(sedang) BAB dan membungkuk cerebral.
T : hilang timbul 4. Bantu klien dalam ambulasi 4. Pusing dan penglihatan kabur
sesuai kebutuhan. sering berhubungan dengan
DO : sakit kepala.
- Klien nampak meringis 5. Berikan cairan, makanan lunak, 5. Meningkatkan kenyamanan
perawatan mulut yang teratur umum, kompres hidung dpt
- TTV:
mengganggu proses mene-
TD: 150 /80 mmHg lan/membutuhkan nafas dgn
N: 90 x/i mulut, menimbulkan stagnasi
sekresi oral dan mengeringkan
membran mukosa.
6. Kolaborasi : pemberian anal- 6. Menurunkan atau mengontrol
gesik sesuai indikasi nyeri & menurunkan rangsang
sisitem saraf simpatis.
2. Kurang pengetahuan ten- Setelah dilakukan 1. Kaji kesiapan dan hambatan 1. Kesalahan konsep dan me-
tang proses penyakitnya tindakan kepera- belajar termasuk orang terdekat. nyangkal diagnosa karena pe-
berhubungan informasi yangwatan diharapkan rasaan sejahtera, yang sudah
tidak adekuat ditandai
klien memahami lama dinikmati mempengaruhi
dengan : proses penyakitnya minat pasien/ orang terdekat
DS: dengan kriteria : untuk mem-pelajari penyakit,
 Klien mengatakan  Klien tidak kemajuan dan prognosis.
kurang paham tentang bertanya-tanya 2. Tetapkan dan nyatakan batas 2. Memberikan dasar untuk pe-
proses penyakitnya tentang tekanan darah normal, jelas-kan mahaman tentang peningka-tan
DO : penyakitnya tentang hipertensi dan efeknya tekanan darah dan meng-
- Klien nampak bertanya pada jantung, pembuluh darah, klarifikasi istilah medis yang
ginjal dan otak. sering digunakan.
tentang penyakitnya 3. Hindari mengatakan tekanan 3. Karena pengobatan untuk
 darah normal dan gunakan hipertensi adalah sepanjang
istilah terkontrol dengan baik kehidupan, maka dengan
saat menggambarkan tekanan penyampaian ide terkontrol
darah pasien dengan batas yang akan membantu pasien utk
diinginkan. memahami kebutuhan untuk
melanjutkan pengobatan atau
medikasi.
4. Anjurkan pasien untuk berkon- 4. Tidak kewaspadaan penting
sultasi dengan memberi pera- dalam pencegahan interaksi
watan sebelum yang diresep- obat yang kemungkinan
kan atau tidak diresepkan. berbahaya. Setiap obat yg
mengandung stimulan saraf
simpatis dapat meningkatkan
tekanan darah atau dpt melawan
efek antihipertensif.
5. Sarankan untuk sering mengu- 5. Menurunkan bendungan vena
bah posisi, olahraga kaki saat perifer yang dapat ditimbulkan
berbaring. oleh vasodilator dan
duduk/berdiri terlalu lama.
6. Bantu pasien untuk mengem- 6. Dengan mengindividualisasikan
bangkan jadwal yg sederhana, jadwal pengobatan sehingga
memudahkan untuk minum sesuai dengan kebiasaan/
obat. kebutuhan pribadi pasien dapat
memudahkan kerjasama dgn
regmen jangka panjang.
IMPLEMENTASI KEPERAWATAN

HARI KE-I
NO HARI/TANGGAL JAM IMPLEMENTASI
1. Selasa/
06 Juni 2017 08.00 1. Mempertahankan tirah baring selama fase akut.
Hasil :
Klien mengatakan bila nyeri kepala muncul, hanya
dengan tidur atau istirahat dapat meredahkan rasa
nyeri kepalanya.
08.10 2. Memberikan tindakan non farmakologi untuk
menghilangkan sakit kepala. Misalnya : redupkan
lampu kamar, teknik relaksasi.
Hasil :
Klien mengatakan bila tidur di malam hari, lampu
kamarnya dimatikan.
08.30 3. Membantu klien dalam ambulasi sesuai
kebutuhan.
Hasil :
Sebagian aktivitas klien dibantu (ke tempat
menjemur pakaian)

2. Selasa/ 10.00 1. Mengkaji kesiapan dan hambatan belajar termasuk


06 Juni 2017 orang terdekat.
Hasil :
Klien nampak siap dan tidak ada hambatan
10.10 2. Menetapkan dan nyatakan batas tekanan darah
normal, menjelaskan tentang hipertensi dan
efeknya pada jantung, pembuluh darah, ginjal dan
otak.
Hasil : klien mengatakan telah mengerti tentang
hipertensi setelah dijelaskan.
10.30 3. Menghindari mengatakan tekanan darah normal
dan menggunakan istilah terkontrol dengan baik
saat menggambarkan tekanan darah pasien dengan
batas yang diinginkan.
Hasil : tekanan darah klien setelah diukur 150/80
mmHg.
11.00 4. Membantu pasien untuk mengembangkan jadwal
yang sederhana, memudahkan untuk minum obat.
Hasil :
klien mengatakan teratur minum obat.
HARI KE-II
NO HARI/TANGGAL JAM IMPLEMENTASI
1. Rabu/
07 Juni 2017 08.30 1. Mempertahankan tirah baring selama fase akut.
Hasil :
Klien mengatakan bila nyeri kepala muncul, hanya
dengan tidur atau istirahat dapat meredahkan rasa
nyeri kepalanya.
08.40 2. Memberikan tindakan non farmakologi untuk
menghilangkan sakit kepala. Misalnya : teknik
relaksasi.
Hasil :
Klien mengatakan rileks setelah diberikan teknik
relaksasi napas dalam
08.20 3. Menghilangkan/minimalkan aktivitas vosokontriksi
yang dapat meningkatkan sakit kepala missal : batuk
panjang, mengejan saat BAB dan membungkuk.
Hasil :
Mengajarkan kepada klien untuk tidak mengejan
berlebihan saat BAB dan membungkuk terlalu lama.
Hasil :
Klien mengatakan sering meminum air putih serta
melakukan perawatan mulut dan gigi

2. Rabu/ 09.30 1. Menetapkan dan nyatakan batas tekanan darah


07 Juni 2017 normal, menjelaskan tentang hipertensi dan efeknya
pada jantung, pembuluh darah, ginjal dan otak.
Hasil : klien mengatakan telah mengerti tentang
hipertensi setelah dijelaskan.
10.00 2. Menghindari mengatakan tekanan darah normal dan
menggunakan istilah terkontrol dengan baik saat
menggambarkan tekanan darah pasien dengan batas
yang diinginkan.
Hasil : tekanan darah klien setelah diukur 180/100
mmHg.
10.15 3. Menganjurkan pasien untuk berkonsultasi dengan
memberi perawatan sebelum yang diresepkan atau
tidak diresepkan.
Hasil : klien mengatakan sudah sebulan belum
konsultasi dengan dokter.
4. Membantu pasien untuk mengembangkan jadwal
yang sederhana, memudahkan untuk minum obat.
Hasil : klien mengatakan teratur minum obat.