Вы находитесь на странице: 1из 6

“ Satuan Acara Penyuluhan

tentang KEP (Kurang Energi Protein) ”

Oleh :

Rahmawati
NIM. P07131213149

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia


Politeknik Kesehatan Kemenkes Banjarmasin
Program Diploma IV
Jurusan Gizi
2017

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)


TENTANG KEP (KURANG ENERGI PROTEIN)

Pokok bahasan : Malnutrisi pada anak


Sub pokok bahasan :  Pengertian penyakit KEP
 Penyebab KEP
 Tanda-tanda KEP
 Pemberian diit pada penderita KEP
Sasaran : Masyarakat
Waktu : ±15 menit
Hari \ tanggal : Senin, 27 Februari 2017
Tempat : Di Posyandu Insan Sejahtera
Penyuluhan : Mahasiswa Jurusan Gizi

A. Tujuan
a. Tujuaan intruksi oral umum
Setelah dilakukan penyuluhan/pendidikan kesehatan, masyarakat
terutama ibu-ibu dapat memahami tentang KEP, sehingga dapat
melaksanakan diit yang harus diberikan dan merubah prilaku konsumsi
mereka yang secara otomatis dapat mengurangi kasus KEP di desa
tersebut.
b. Tujuan intruksioanal khusus
Setelah melakukan penyuluhan diharapkan keluarga dapat:
1. Menjelaskan kembali tentang pengertian KEP
2. Menyebutkan satu dari dua penyebab KEP
3. Menyebutkan 2-3 dari 7 tanda-tanda KEP
4. Menjelaskan kembali tentang diit yang diberikan pada penderita
KEP
B. Materi penyuluhan
1. Apakah pengertian KEP ?
2. Apakah penyebab KEP ?
3. Apakah tanda-tanda dari KEP ?
4. Bagaimana diit pada klien KEP ?

C. Metode, media, sumber


Metode : Ceramah, tanya jawab,
Media : Leaflet
Sumber : Sunita atmatsier 2001.prinsif dasar ilmu gizi, jakarta. Gramedia
Jenis penyuluhan
No Waktu Tahapan Kegiatan keluarga
Penyuluh Anggota keluarga
1. 5 menit Pembukaan  Memberi salam  Klien menjawab
 memperkenalkan diri

2 20 Kegiatan inti Memberi materi  keluarga mendengarkan dan


menit penyuluhan dari menyimak
pengertian, tanda-
tanda dan pemberian
diit yang diberikan
pada klien KEP
 Tanya jawab  keluarga bertanya
 memberi kesempatan
kepada keluarga atau
3. Evaluasi/ bertanya. Mendengarkan
. 5 menit penutup Keluarga menjawab

Menyimpulkan materi
 Penyuluh

D. Evaluasi
1. Jelaskan pengertian penyakit KEP
2. Sebutkan satu dari dua penyebab penyakit KEP
3. Sebutkan 2 atau 3 dari tujuh tanda-tanda penyakit KEP
4. Jelaskan diit yang diberikan pada penderita KEP
MATERI PENYULUHAN
A. Pengertian
KEP atau keadaan kurang gizi disebabkan oleh rendahnya konsumsi energi
dan protein dalam makanan sehari-hari sehingga tidak memenuhi angka
kecukupan gizi

B. Penyebab KEP
1. Pada lapos terdalam, sebab langsung dari KEP atau konsumsi kurang dan
sebab atau tidak langsungnya yaitu hambatan absorpsi dan hambatan
utilisasi zat-zat gizi karena berbagai hal, misalnya karena berbagai hal,
misalnya karena penyakit infeksi dan penyakit cacing dapat memberikan
hambatan-hambatan absorpsi-absorpsi dan hambatan zat gizi yang
diberikan dasar timbulnya penyakit KEP
2. Pada lapisan terluar adalah ekonomi negara kurang, pendidikan gizi yang
rendah produksi pangan yang tidak mencukupi, kebutuhan atau kondisi
hygiene yang kurang baik dan jumlah anak yang terbanyak.

C. Tanda penderita KEP


1. KEP ringan dan sedang gejala klinis yang diketemukan hanya anak
tampak kurus.
2. KEP berat
a. Tanda-tanda kwarshiokor
1. Edema umumnya diseluruh tubuh dan teruam pada kaki
2. Wajah membulat dan sembab
3. Otot-otot mengecil, lebih nyata apabila pemeriksaan ada posisis
berdiri dan duduk, anak berbaring terus-menerus.
4. Perubahan sttus mental: cengeng, rewel kang apatis
5. Anak yang menolak segala jenis makanan (anorexia)
6. Sering disertai infeksi, anemia, dan diare
7. Rambut berwarna kusam
8. Gangguan kulit berupa bercak merah yang melucis dan berubah
menjadi hitam terkelupas
9. Pandangan mata anak tampak sayu
b. Tanda-tanda marasmus
1. Anak tampak sangat kurus
2. Wajah seperti orang tua
3. Cengeng rewel
4. Perut cekung
5. Kulit keriput, jaringan lemak subcutis sangat sedikit sampai tidak
ada
6. Sering disertai diare kronik atau konstipasi atau susah BAB serta
penyakit kronik
7. Tekanan darah, denyut jantung dan pernafasan berkurang.
c. Tanda-tanda marasmus kwasiokor
Tanda-tanda marasmus merupakan gabungan tanda-tanda kecua jenis
KEP diatas.

D. Diit yang diberikan


1. Energi dan Protein
Diberikan sesuai kondisi pasien dan secara bertahap, pemberian energi
sekitar 100-200 kalori/Kg BB, Protein 4-6/Kg BB secara bertahap.
2. Vitamin dan mineral
Bila memungkinkandidalam makanan anak ditambah vitamin A, B
komplek, C. contoh bahan makanan sumber mineral:
Sumber Zn : Daging sapi, hati, makanan laut, kacang tanah, telur, ayam
Sumber Cn : Daging, hati
Sumber Mn : Beras, kacang tanah dan kedelai
Sumber Mg : Kacang-kacangan, bayam