You are on page 1of 3

HARIAN KOMPAS KOMPAS TV LIVE RADIO KOMPASIANA.COM KOMPASKARIER.COM GRAMEDIA.

COM
GRIDOTO.COM BOLASPORT.COM GRID.ID KONTAN.CO.ID REGISTER LOGIN NEWS EKONOMI BOLA
TEKNO SAINS ENTERTAINMENT OTOMOTIF LIFESTYLE PROPERTI TRAVEL EDUKASI KOLOM IMAGES
TV VIK Home News Nasional Jusuf Kalla Sebut Ada 2 Kriteria Ideal Cawapres untuk
Jokowi YOGA SUKMANA Kompas.com - 26/02/2018, 15:37 WIB Presiden Joko Widodo dan
Wakil Presiden Jusuf Kalla keluar dari Masjid Baiturrahim Komplek Istana Negara RI,
Jakarta, usai melakukan ibadah Salat Jumat (24/10/2014). Ibadah Salat Jumat ini
merupakan yang perdana bagi pasangan Jokowi-JK usai dilantik sebagai Presiden dan
Wakil pada 20 Oktober lalu.(TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil
Presiden Jusuf Kalla sudah menolak untuk maju lagi sebagai calon wakil presiden
( Cawapres) di Pemilu 2019 mendatang. Sebab, Undang-Undang Dasar 1945 hanya
membatasi masa jabatan presiden dan wakil presiden hanya dua periode. Meski begitu,
mantan Ketua Umum Golkar itu mengungkapkan dua kriteria ideal sosok cawapres
pendamping Jokowi di Pilpres 2019 mendatang. "Pertama bisa menambah elektabilitas,"
ujar Kalla usai acara Rapimnas Lembang 9 di Hotel Aryaduta, Jakarta, Senin
(26/2/2018). Menurut Kalla, siapapun calon pendamping Jokowi di Pilpres 2019, wajib
memiliki elektabilitas dan dikenal publik secara luas. Sehingga, kehadirannya bisa
ikut meningkatkan elektabilitas Jokowi. Baca juga : PDI-P Masih Beda Sikap soal
Duet Jokowi-JK untuk Pilpres 2019 Kedua, kata Kalla, kriteria ideal cawapres Jokowi
yakni tokoh yang berpengalaman. Sebab, ujar Wapres, menjadi wakil presiden berarti
harus mampu mengerjakan tugas seorang presiden. Ia mencontohkan BJ Habibie yang
harus mengemban tugas sebagai Presiden saat Presiden Soeharto mengundurkan diri
karena desakan yang kuat oleh publik pada 1998 silam. "Kalau tidak pengalaman, Pak
Habibie kalau tidak siap bagaimana? Jadi di sampingnya juga harus bisa pengalaman
di pemerintahan," kata JK. "Kalau tidak punya pengalaman di pemerintahan, juga
nanti sulit mengatur di dalam pemerintah (itu sendiri)," sambung dia. Baca juga :
Pencapresan Jokowi, Simbolisasi Istana Batu Tulis dan Pura Dalem Sakenan Seperti
diketahui, sempat muncul wacana menduetkan kembali Jokowi-JK pada pemilu presiden
2019. Namun, Kalla menolak kembali maju dalam pemilu tahun depan. Di dalam Pasal 7
UUD 1945 memberikan batasan terkait dengan masa jabatan presiden dan wakil
presiden. Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun dan
sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama hanya untuk satu kali masa
jabatan. Artinya, presiden dan wakil presiden hanya dapat dipilih kembali untuk
jabatan yang sama untuk satu kali masa jabatan alias maksimal dua periode jabatan.
Adapun Jusuf Kalla sebelum menjadi Wapres periode 2014-2019 juga menjadi wapres
pada periode 2004-2009. Dengan begitu Kalla tidak mungkin maju lagi sebagai
Cawapres. PDI-P pun tidak tergesa-gesa dalam menentukan calon wakil presiden
pendamping Jokowi dan masih akan menunggu proses komunikasi politik dengan partai
lain.(Kompas TV) Ikuti perkembangan berita ini dalam topik: Jelang Pemilu 2019
PenulisYoga Sukmana EditorSabrina Asril TAG: Jusuf Kalla Pilpres 2019 Jokowi
cawapres Berita Terkait JK Tolak Cawapres, Golkar Sodorkan Nama Lain ke Jokowi? JK
Tolak Cawapres, Golkar Genjot Elektabilitas Airlangga Hartarto Jusuf Kalla Menolak
Dicalonkan sebagai Cawapres Bambang Soesatyo: Kalau JK Tak Bisa Jadi Cawapres, Maka
yang Ideal Jokowi-Prabowo PDI-P Sebut Jokowi Bisa Gandeng Cawapres Kalangan
Profesional KOMENTAR Ada 29 komentar untuk artikel ini - tidak bertanggung jawab
atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab
komentator seperti diatur dalam UU ITE teguh ed Senin, 26 Februari 2018 | 22:00
semoga wakilnya berasal dari suku2 asli indonesia. (1) (0) Tanggapi Laporkan Mudaem
Panca Senin, 26 Februari 2018 | 21:52 @surya.mahaendra. kijoko bodo maksudnya,
wkwkwkwkwkkkk (0) (0) Tanggapi Laporkan Arie Mega Senin, 26 Februari 2018 | 21:40
anis baswedan yg cocok dengan jokowi (5) (-2) Tanggapi Laporkan Fuad Jibran Senin,
26 Februari 2018 | 21:37 sy kira p,yusuf kala adalah seorang negarawan yg taat pada
konstitusi,dan bukan pemimpin yg haus kekuasaan,untuk bapa yusuf kala sda
senja,sebentar lagi magrib bersiaplah untuk ahirat,sebagai sesama muslum saling
mengingatkan, (0) (0) Tanggapi Laporkan Elqish Senin, 26 Februari 2018 | 21:23
@agung.probokusumo maksud lu gmn bro?baca, pahami, pikir baru komen. (2) (0)
Tanggapi Laporkan PEMBESAR TERBAIK Senin, 26 Februari 2018 | 20:56 tlp/wa : o81 226
481 009 >> forex asli & titan gel obat pmbesar pnjang burung pria serta tahan
lama,merk trbaik no.1 dr pd yg lain,sdia obat prangsang wnita,dan lainya || jadilah
konsumen cerdas belilah yg asli di situs wbsite resmi bukan iklan tdk
jelas,selengkapnya : pmbesar terbaik. c 0m (6) (0) Tanggapi Komentar Telah
Dilaporkan A.Wahyudi Senin, 26 Februari 2018 | 20:43 yang pasti, cawapres sekarang,
memiliki potensi yg sangat besar untuk jadi presiden kedepan... (0) (0) Tanggapi
Laporkan Ficar Amriza (Racif) Senin, 26 Februari 2018 | 20:09 kata pak sby, kalo
bisa dari pns dan militer/militer dan pns.mantap. pokoknya indonesia smoga tambah
bagus. sdm.nya berkualitas.pinter pinter. (5) (0) Tanggapi Laporkan boyman
sihombing Senin, 26 Februari 2018 | 20:03 kriteria yang ketiga, cukup tanta
kenapa...? (0) (0) Tanggapi Laporkan Nuh Hakim Senin, 26 Februari 2018 | 20:00
jusuf kalla adalah sosok yang penuh pertimbangan semoga apapun prtimbangannya itu
adalah yang terbaik untuk bangsa ini (0) (0) Tanggapi Laporkan Memuat TERKINI
LAINNYA Pria Ini Ditangkap karena Perkosa Anak Tirinya yang Berusia 6 Tahun
REGIONAL 26/02/2018, 22:11 WIB Cabuli Pacarnya Saat Bolos Sekolah, Siswa SMP Ini
Berurusan dengan Polisi REGIONAL 26/02/2018, 22:00 WIB Mahasiswa Universitas
Pattimura Ditemukan Tewas di Asrama Kampus REGIONAL 26/02/2018, 21:58 WIB Semobil
dengan Jokowi, Anies Bantah Bahas Politik NASIONAL 26/02/2018, 21:57 WIB Jokowi Vs
Prabowo di Pilpres 2019 Dinilai Bisa Kembali Picu Konflik di Masyarakat NASIONAL
26/02/2018, 21:57 WIB Anies: Pimpinan IMF Terkesan dengan Pedagang Perempuan di
Tanah Abang MEGAPOLITAN 26/02/2018, 21:56 WIB Perempuan Saudi Kini Diizinkan
Bergabung dengan Dinas Militer INTERNASIONAL 26/02/2018, 21:51 WIB Minimarket
Semakin Menjamur, DKI Akan Cek Perizinannya MEGAPOLITAN 26/02/2018, 21:42 WIB
Partai Berkarya Tak Masalah Dilarang Kampanye di Media Massa Selama 7 Bulan
NASIONAL 26/02/2018, 21:42 WIB Sibuk Konsolidasi Kader di Daerah, Golkar Belum Mau
Bicarakan Cawapres NASIONAL 26/02/2018, 21:40 WIB Tim Saber Pungli Polres Seluma
Ringkus ASN karena Diduga Terima Suap REGIONAL 26/02/2018, 21:34 WIB Gempa
Bermagnitudo 6,0 Guncang Pulau Buru, Tidak Berpotensi Tsunami REGIONAL 26/02/2018,
21:32 WIB Usai Tinjau Bareng Jokowi, Anies Siap Atasi Bau Menyengat di Wisma Atlet
MEGAPOLITAN 26/02/2018, 21:25 WIB Pria Ini Diamankan karena Meresahkan Pedagang
Pasar Rawamangun MEGAPOLITAN 26/02/2018, 21:24 WIB Terjaring Razia oleh Satpol PP,
Empat Anak Punk Ini Malah Senang REGIONAL 26/02/2018, 21:22 WIB LOAD MORE
TERPOPULER 1 Kata Setya Novanto soal Biaya Rp 20 Miliar jika Berurusan dengan KPK
Dibaca 71.668 kali 2 Jusuf Kalla Menolak Dicalonkan sebagai Cawapres Dibaca 47.694
kali 3 Jusuf Kalla Sebut Ada 2 Kriteria Ideal Cawapres untuk Jokowi Dibaca 37.026
kali 4 Bambang Soesatyo: Kalau JK Tak Bisa Jadi Cawapres, Maka yang Ideal Jokowi-
Prabowo Dibaca 29.171 kali 5 JK Kembali Menjadi Wapres Jokowi? Dibaca 19.436 kali
NOW TRENDING Jusuf Kalla Sebut Ada 2 Kriteria Ideal Cawapres untuk Jokowi Alasan
Jaksa Minta MA Tolak PK Ahok KPU: Dilarang Kampanye Pakai Gambar Soekarno,
Soeharto, BJ Habibie, dan Pendiri NU Elvy Sukaesih: Saya Hancur, Sedih Juwita
Tofhany: Tidak Ada yang Bisa Mengatur Aku Nikita Mirzani Diperiksa Polisi soal
Dugaan Menghina Panglima TNI Merokok Saat Pesawat Isi Bahan Bakar, Penumpang
Citilink Diturunkan Kata Setya Novanto soal Biaya Rp 20 Miliar jika Berurusan
dengan KPK SOCIAL BUZZ KOMPAS TV @KompasTV Berikut 3 berita terpopuler hari ini
rangkuman KompasTV: 1. Wapres JK menyadari ada dorongan bagi dirinya maju lagi�
https://t.co/IqZDO4MKJ7https://t.co/rfcRGfu9Wt 4 m KOMPAS TV @KompasTV Mau ketemu
dan nonton langsung para kandidat pemimpin Jawa Tengah? Yuk, daftar nonton
@Rosi_KompasTV langsung dari� https://t.co/FZ46xVCYsPhttps://t.co/QeauQNXEnb 7 m
KOMPAS TV @KompasTV [VIDEO] Tiga Berita Terpopuler 26 Februari 2018
https://t.co/VqET29kFTZ https://t.co/sKrqtDjiBA 7 m Kompas.com @kompascom Cabuli
Pacarnya Saat Bolos Sekolah, Siswa SMP Ini Berurusan dengan Polisi
https://t.co/0KEJqUvSRm 8 m Close Ads X News Nasional Regional Megapolitan
Internasional Surat Pembaca Sains Edukasi Olahraga Ekonomi Bola Tekno Entertainment
Otomotif Travel Health Lifestyle Properti Kolom Images TV VIK Indeks Berita Indeks
Headline Indeks Topik Pilihan Indeks Terpopuler Kabar Palmerah About Us Advertise
Policy Pedoman Media Siber Career Contact Us Copyright 2008 - 2017 PT. Kompas Cyber
Media ( Kompas Gramedia Digital Group). All rights reserved.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jusuf Kalla Sebut Ada 2
Kriteria Ideal Cawapres untuk Jokowi",
http://nasional.kompas.com/read/2018/02/26/15375461/jusuf-kalla-sebut-ada-2-
kriteria-ideal-cawapres-untuk-jokowi.
Penulis : Yoga Sukmana
Editor : Sabrina Asril