Вы находитесь на странице: 1из 1

Sejak awal telah diketahui bahwa tujuan menyeluruh audit laporan keuangan adalah

menyatakan pendapat tentang apakah laporan keuangan klien menyajikan secara wajar,
dalam semua hal yang material, sesuai dengan GAAP. Untuk itu, auditor harus
memperoleh bahan bukti audit yang cukup dan kompeten sebagai dasar yang memadai
untuk menyatakan pendapat,

Terdapat tujuan audit atas asersi penilaian atau alokasi dimana masing-masing
mencerminkan jenis salah saji yang berbeda dan akan memerlukan bukti audit yang
berbeda pula,

Setelah auditor mengembangkan tujuan audit spesifik untuk saldo akun atau golongan
transaksi yang material, selanjutnya ia akan mengembangkan prosedur audit yang dapat
digunakan sebagai pedoman dalam mengumpulkan bahan bukti kompeten yang cukup.
Pertimbangan auditor tentang kecukupan bukti audit dipengaruhi oleh meterialitas dan
risiko, faktor-faktor ekonomi, serta ukuran dan karakteristik populasi. Sedangkan faktor-
faktor yang dapat mempengaruhi pertimbangan auditor tentang kompetensi bukti audit
adalah relevansi, sumber, ketepatan waktu, dan objektivitas,

metode atau teknik yang digunakan oleh para auditor untuk mengumpulkan dan
mengevaluasi bahan bukti yang mencukupi dan kompeten merupakan procedure
audit. Pilihan auditor tentang prosedur audit dipengaruhi oleh faktor dari mana
data diperoleh, dikirimkan, diproses, dipelihara, atau disimpan secara elektronik.

Pemilihan prosedur yang akan digunakan untuk menyelesaikan suatu tujuan audit
tertentu terjadi dalam tahap perencanaan audit. Efektivitas prosedur dalam memenuhi
tujuan audit spesifik dan biaya pelaksanaan prosedur tersebut harus dipertimbangkan
dalam pemilihan prosedur yang akan digunakan.