You are on page 1of 11

ARTIKEL KULIAH KERJA NYATA RB.63.

33
UPN “VETERAN” YOGYAKARTA
DUSUN DAYU, DESA GADINGSARI, SANDEN, BANTUL

Kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) angkatan 63 UPN “Veteran” Yogyakarta


dilaksanakan pada tanggal 24 Oktober hingga 24 November 2017, Kegiatan ini diikuti oleh
kurang lebih 1000 mahasiswa aktif yang sudah memenuhi persyaratan untuk dapat mengikuti
KKN. Hari pertama KKN, mahasiswa dikumpulkan menjadi satu di lapangan depan rektorat,
dimana akan dilaksanakan upacara pelepasan dan dilanjutkan dengan pemberangkatan ke
lokasi KKN. Lokasi kami KKN berada di Dusun Dayu, Desa Gadingsari yang bertempat di
Sanden, Bantul. Sesampainya kami di Kelurahan, Bapak Mashuri selaku Kepala Desa
Gadingsari melakukan penyambutan serta pengarahan kepada mahasiswa KKN mengenai adat
istiadat yang ada di Desa Gadingsari. Kemudian setelah itu kami langsung menuju posko KKN
kami yang bertempat di rumah Bapak Suyanto selaku Kepala Dukuh Dusun Dayu, disana kami
mendapat sambutan hangat dari para warga Dusun Dayu baik Bapak, Ibu, Pemuda, dan Anak-
Anak.
Selanjutnya kami melakukan kunjungan sekaligus silaturahmi ke rumah bapak RT dan
juga ketua pemuda, dimana di Dusun Dayu sendiri terdapat 6 RT dan terbagi menjadi 3 wilayah
yaitu: Dayu Lor (RT. 1 & 2), Dayu Tengah (RT. 3 & 4) dan Dayu Kidul (RT. 5 & 6). Sehingga
tiap-tiap wilayah mempunyai organisasi masyarat dan kegiatan sendiri-sendiri. Tujuan dari
kunjungan ini adalah untuk sosialisasi bahwa di Dusun Dayu kedapatan mahasiswa KKN dari
UPN “Veteran” Yogyakarta. Maksud dari sosialisasi ini juga untuk mengundang para tokoh
yang ada di Dusun Dayu untuk dapat menghadiri pertemuan guna membahas program kerja
yang akan kami laksanakan di Dusun Dayu. Maka dari hasil pertemuan tersebut kami dapat
merancang dan juga melaksanakan program kerja yang telah disepakati bersama.
Berikut ringkasan kegiatan dan program yang dilaksanakan baik permasalahan,
pemecahan yang diajukan, kendala, keberhasilan, dan tindak lanjut dari program-program
tersebut :
A. PROGRAM KERJA PENINGKATAN PENDIDIKAN
1. Peningkatan Minat Baca Warga

Program kerja ini dikoordinatori oleh saudara Endras Herdad Jaya dimana
kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca warga Dayu agar tidak
berlebihan dalam pemakaian gadget. Kemudian target untuk program kerja ini adalah
para pelajar, remaja, dan anak-anak yang ada di Dusun Dayu. Program kerja ini
dilaksanakan pada tanggal 20 November 2017, dalam melaksanaan program kerja
tersebut pertama-tama kami melakukan peremajaan perpustakaan yang ada di Dusun
Dayu dengan cara melakukan pembersihan, pengecatan ulang, mural, dan juga
merapikan kembali buku-buku. Untuk mendukung program kerja ini kami juga
mendonasikan ±150 buku untuk menambah koleksi buku yang ada di perpustakaan.
Dalam mensukseskan program kerja ini kami Tim KKN RB.63.33 mengajukan
proposal kegiatan KKN kami ke instansi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota
Yogyakarta, Penerbit Diva Press, dan juga Penerbit Kanisius.
Kendala selama pelaksanaan ini yaitu kurangnya pemuda dan pemudi sebagai
penggagas perpustakaan yang ada di Dusun Dayu, kemudian kurangnya sosialisasi
tentang adanya perpustakaan dan tata cara pengelolaan perpustakaan yang belum
terorganisir sehingga anak-anak kurang berminat untuk mengunjungi perpustakaan.
Dengan peremajaan yang kami lakukan adik-adik Dayu menjadi tertarik untuk
berkunjung ke perpusatakaan. Kami juga memberikan saran dan masukan kepada
pemuda pengurus perpustakaan mengenai pengorganisiran pemijaman buku, jam buka
perpustakaan, dan kegiatan tambahan yang ada diperpustakaan. Tindak lanjut dari
program ini semoga adik-adik akan bertambah semangat untuk membaca dan untuk
pemuda pengurus perpustakaan menjadi terpacu untuk mengembangkan perpustakaan
kearah yang lebih baik.

2. Pendampingan PAUD, TPA dan Bimbingan Belajar

Program kerja ini dikoordinatori oleh saudari Verty Deffian Supriyono,


Program kerja ini bertujuan untuk mendampingi anak-anak dalam bermain dan belajar.
Kegiatan yang kamai lakukan adalah PAUD, TPA, dan BIMBEL berikut penjelasan
dari masing-masing kegaiatan :
Dusun Dayu memiliki PAUD yang bernama Indah Sari program kerja dilakukan
setiap hari senin, kamis, sabtu. Kegiatan kami disini hanya membantu para pengajar
dan PAUD Indah Sari sudah teroganisir dengan rapih dan baik jadi menurut kami tidak
ada yang perlu dipermasalahkan.
Permasalahan TPA di Dusun Dayu adalah kurangnya tenaga pengajar sehingga
perlu regenerasi dari pemuda pemudi. Dalam rapat pertemuan ketiga wilayah pemuda
pemudi kami memberikan saran serta masukkan mengenai hal tersebut dan selama
KKN berlangsung kami ikut serta untuk membantu para pengajar yang dilakukan pada
setiap hari , senin, rabu, jumat . Khusus program kerja TPA, kami mengajukan
proposal untuk pengadaan iqro’ sejumlah 30 buku kepada Kementerian Agama
Kabupaten Bantul. Keberhasilan program ini dalam mengajak pemuda pemudi untuk
membantu para tenaga pengajar bisa dikatakan sedikit berhasil.
Rendahnya pendampingan anak-anak dalam mengerjakan pekerjaan rumah
(PR). Kami mengadakan kegiatan BIMBEL untuk memberikan motivasi dalam
menyelesaikan tugas adik-adik di Dayu yang dilaksanakan pada setiap sore setelah
magrib yang berlokasi di posko. Kendala dalam kegiatan ini ketika waktu bimbingan
berbenturan dengan kegiatan lain seperti undangan pertemuan warga, pengajian dll.
Antusiasme adik-adik begitu besar karena banyak yang berkunjung ke posko kami
sehingga bisa dikatakan kegiatan BIMBEL yang kami laksanakan berhasil, agar
program kerja kami dapat berlanjut maka kami membantu mempromosikan lembaga
BIMBEL yang ada di Dusun Dayu agar adik-adik mau datang di BIMBEL tersebut
sehingga adik-adik juga dapat termotivasi untuk dapat menyelesaikan pekerjaan rumah
mereka.

B. PROGRAM KERJA PENINGKATAN LINGKUNGAN


1. Penanaman Bibit Tanaman

Koordinator untuk program kerja penanaman bibit tanaman yaitu saudari


Yanuar Dian Pertiwi. Program kerja ini dilaksanakan mempunyai maksud untuk
memanfaatkan lahan yang ada di Dusun Dayu, dengan adanya program ini diharapkan
Dusun Dayu menjadi lebih asri khususnya dalam meningkatkan lingkungan. Bibit
tanaman diperoleh dari BPDASHL Yogyakarta. Program kerja ini pun semakin terasa
dengan adanya penanaman bibit padi dimana kegiatan ini merupakan program kerja
pemuda Dusun Dayu sehingga kami pun turut ambil andil dalam pelaksanaanya.
Kemudian target untuk program kerja ini adalah seluruh warga yang ada di Dusun
Dayu. Program kerja ini dilaksanakan pada tanggal 20 November 2017, untuk
mendukung program kerja ini kami juga memberikan ±60 bibit tanaman diantara bibit
durian, manding, sengon, dan juga kelor. Permasalahan dalam pelaksanaan kegiatan
ini masalah cuaca yang tidak menentu sehingga membuat pelaksanaan tertunda,
kendala pelaksanaan yang kami alami adalah waktu penanaman padi yang bertabrakan
dengan kegiatan yang lain sehingga penanaman tidak diselesaikan sampai tuntas,
kemudian untuk penanaman bibit tanaman terkendala oleh hujan deras di pagi hari
sehingga harus ditunda sampai hujan reda. Pemecahan masalah dalam kegiatan ini
yaitu untuk penanaman padi kami meminta bantuan kepada ibu-ibu kelompok tani
untuk menyelesaikan penanaman padi dan untuk penanaman bibit tanaman kami
menunggu sampai hujan reda. Keberhasilan dari program ini tidak dapat dilihat
hasilnya secara langsung tetapi dilihat dari antusias dan juga perasaan senang dari
warga Dusun Dayu sangat terlihat karena kami dapat membantu dalam pelaksanaan
pelaksanaan padi dan juga memberikan bibit tanaman untuk warga. Semoga hasil dari
tanam padi dapat maksimal dan melimpah sehingga dapat dilakukan penanaman padi
kembali sedangkan untuk bibit tanaman semoga dapat tumbuh dan berguna.

2. Pemberdayaan Warga dalam Berpartisipasi di Bank Sampah

Program kerja selanjutnya pemberdayaan warga dalam partisipasi di Bank


Sampah guna memaksimalkan fungsinya. Program ini dikoordinatori oleh Geraldo
Soemaschris, bentuk kegiatan yang kami lakukan pada program ini mengajak warga
Dayu untuk memilah sampah plastik, alumunium foil, kertas, dan pecah belah di
rumah masing-masing sebelum diambil petugas piket bank sampah. Hal ini
dimaksudkan untuk mempermudah proses pengerjaan. Kami juga ikut serta dalam
pemilahan sampah yaitu setiap hari jumat malam dan minggun pagi. Tim KKN
melakukan pembaharuan papan plakat struktur organisasi serta poster-poster yang ada
di sekitar Bank Sampah. Permasalahan dalam kegiatan ini karena kurangnya
antusiasme warga Dusun Dayu untuk membantu memilah sampah yang ada di Bank
Sampah, Kendala yang kami dapati yaitu kesibukan warga yang berbeda-beda
sehingga tidak semua warga dapat membantu kegiatan pemilahan sampah ini, tetapi
warga sudah mulai membantu memilah sampah mereka yang ada dirumah masing-
masing. Pemecahan masalah yaitu kami mengajak warga Dusun Dayu untuk turut
membantu proses pemilahan yang ada di Bank Sampah. Namun cara ini masih belum
mampu menggerakan warga untuk menuju ke Bank Sampah tetapi kami terus
berharap akan kesadaran warga agar dapat membantu minimal dari rumah masing-
masing untuk memilah sampah mereka.

C. PROGRAM KERJA PENINGKATAN SOSIAL BUDAYA


1. Kegiatan Rutin Kerja Bakti

Kegiatan rutin kerja bakti diangkat sebagai salah satu program kerja untuk
menyatukan ketiga wilayah di Dayu. Kegiatan ini ditujukan kepada seluruh warga
Dusun Dayu dengan tujuan meningkatkan rasa gotong royong antar warga. Anggita
Purnama Sari selaku koordinator program kerja ini melaksanakan kerja bakti rutin pada
tanggal 19 November 2017. Target dari kerja bakti itu sendiri ditujukan kepada seluruh
warga Dayu, dalam pelaksanaanya antusiasme warga Dayu sangat tinggi sehingga
program ini dapat terlaksana dengan baik. Selokan disepanjang tepi sawah menjadi
sasaran kerja bakti kali ini untuk dilakukan pembersihan dari rumput liar.
Permasalahan yag terjadi disini yaitu banyaknya rumput liar yang tumbuh disepanjang
selokan ditepi sawah sehingga membuat kotor jalan ditepi sawah, adapun kendala
dalam pelaksanaan kerja bakti adalah hujan yang tidak menentu sehingga kerja bakti
diundur sampai hujan reda. Pada program kerja ini antusias warga Dusun Dayu sangat
bersemangat untuk membantu menyukseskan program kerja ini, mereka saling gotong-
royong bantu membantu untuk membersihkan rumput liar. Program kerja ini menjadi
kegiatan rutin warga Dusun Dayu setiap satu bulan sekali untuk membersihkan rumput
liar disepanjang tepi sawah.

2. Kegiatan Rutin Olahraga Bersama

Program kerja ini diangkat sebagai bentuk pemanfaatan fasilitas dusun berupa
sebuah lapangan yang dapat digunakan untuk melakukan olahraga bersama seperti
Bermain Bola Voli, Senam Pagi dan lain sebagainya. Selain kegiatan olahraga
bersama, pada minggu terakhir KKN, kami mengadakan pertandingan bola voli antar
wilayah yang ada di Dusun Dayu. Burhanuddin Aziz selaku koordinator dalam
menyelenggarakan olahraga rutin dan juga pertandingan bola voli semua berjalan
dengan baik pasalnya warga Dayu turut serta dalam menyukses program kerja ini.
Pertandingan bola voli diikuti oleh 6 tim yang berasal dari masing-masing wilayah
yang ada di Dusun Dayu, dimana Dayu Tengah keluar sebagai juara dan mendapat
hadiah berupa piala dan juga seekor mentok. Dalam pelaksanaan kegiatan ini ada
beberapa masalah diantaranya dalam pelaksanaan senam yang terlalu mendadak,
jadwal latihan bola voli yang tak menentu, kurangnya antusias warga dalam mengikuti
latihan bola voli. Kendala yang kami alami yaitu cuaca yang tak menentu dan juga
tidak tersampaikannya informasi mengenai senam pagi dan juga latihan bola voli. Dari
kegiatan tersebut kami berhasil melaksanakannya dengan baik, dimana warga
berpartisi penuh di acara senam pagi dan juga pertandingan bola voli sehingga rasa
keharmonisan dalam bertetangga semakin terasa. Kedepannya semoga senam pagi ini
bisa diadakan rutin setiap minggu pagi dan latihan bola voli lebih digencarkan lagi
supaya bisa dibuat tim yang solid dan mampu mengikuti kompetisi bola voli.

D. PROGRAM KERJA PENINGKATAN EKONOMI


1. Sosialisasi Usaha Kecil Menengah (UKM)

Program kerja ini diangkat sebagai bentuk sosialisasi mengenai tata cara
berwirausaha yang baik dan benar bagi pelaku usaha maupun orang yang akan
membangun usaha. Pentingnya sosialisasi ini memberi dampak baik bagi
perkembangan sumber daya manusia khususnya di Dusun Dayu. Mayang Dwi
Anggraeni sebagai penanggung jawab kegiatan ini mengkonsep sosialisasi ini
sesederhana mungkin karena permintaan dari pihak Dinas Koperasi dan UKM
Kabupaten Bantul. Kegiatan ini diikuti oleh ±30 peserta yang meliputi bapak dan ibu
warga Dusun Dayu. Bapak Jauhar selaku Kepala Bidang Koperasi dan UKM
memberikan materi seringan mungkin agar dapat dipahami oleh peserta sosialisasi,
kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan pemberian cinderamata oleh KKN
kepada Bapak Jauhar. Permasalahan dan Kendala dalam melaksanakan kegiatan ini
mungkin hampir tidak ada karena antusiasme warga Dusun Dayu yang bersemangat
untuk mengikuti sosialisasi ini. Keberhasilan dari program kerja ini yaitu semakin
tahunya informasi mengenai cara mencari modal usaha dan juga mendaftarkan usaha
mereka, dalam sesi tanya jawab banyak bapak ibu yang bertanya kepada Bapak Jauhar
untuk mendapatkan informasi. Semoga dengan adanya sosialisasi ini para warga
khususnya di Dusun Dayu mampu menerapkan apa yang sudah disampaikan Bapak
Jauhar sehingga semakin berani untuk memulai dan mengembangkan usaha mereka.

2. Fasilitasi Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI)

Fasilitas pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual merupakan program kerja wajib


dari kampus yang ditujukan kepada para pelaku usaha di wilayah regional masing-
masing kelompok KKN. Proses pendaftaran dilakukan dengan cara pendataan UKM
berdasarkan rekomendasi dari tokoh masyarakat setempat. Dalam kegiatan ini kami
mencapai target yang ditentukkan oleh kampus sebanyak 5 pelaku usaha yang belum
mendaftarkan hak paten merek. Berikut nama-nama usaha yang kami daftarkan yaitu
Intip WJK, Toga Sari, Devia Roti, Snack Ala Rasaa, Ambar Batik Lukis. Penanggung
jawab kegiatan ini adalah saudari Martina Maharani. Permasalahan dalam kegiatan ini
yaitu banyaknya usaha warga yang ada di Dusun Dayu sehingga kami hanya bisa
memilih 5 untuk dapat didaftarkan HKI. Kendala dalam pelaksanaan ini yaitu beberapa
diantara usaha yang ada di Dusun Dayu belum memiliki PIRT yang dimana sebagai
syarat Merek Dagang yang dapat didaftarkan. Dari kegiatan ini kami berhasil
mendapatkan 5 merek dagang yang nantinya kami daftarkan Hak Kekayaan Intelektual
melalui bantuan UPN “Veteran” Yogyakarta. Tindak lanjut untuk kegiatan ini yaitu
merek dagang yang belum mempunyai PIRT kami sarankan untuk segera diurus, kami
juga mensosialisasikan cara dalam mengurus PIRT dan juga pendaftaran HKI dan ijin
usaha yang lainnya.

E. PROGRAM KERJA PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA


1. Pendampingan Karang Taruna
Program kerja ini dikoordinatori oleh saudara Wisnu Eko Nurcahyo. Karang
Taruna merupakan sebuah pemberdayaan para remaja untuk terjun ke masyarakat.
permasalahan yang dihadapi Dusun Dayu mengenai karang taruna adalah partisipasi
remaja yang terus menurun, kerja sama antar bapak-bapak dan ibu-ibu yang kurang
dan seperti yang kami ketahui Dusun Dayu memiliki 3 karang taruna biasanya
melakukan pertemuan di wilayah mereka masing-masing. Dengan permasalahan
tersebut kami melakukan kegiatan sharing untuk memotivasi mereka,
mempertemukkan serta melibatkan pemuda kepada bapak-bapak dan ibu-ibu dalam
program kerja kami yang lainnya, dan setiap kami melakukkan pertemuan kami selalu
menggabungkan ketiga wilayah tesebut secara bersama-sama. Permasalahan yang ada
disetiap Karang Taruna yang ada di Dusun Dayu semua sama yaitu kurang aktifnya
pemuda dalam kegiatan yang dilakukan oleh Karang taruna maupun Dusun. Kendala
dalam pelaksanaan program kerja ini hampir tidak ada karena mereka mau untuk
terbuka dan juga mempunyai mau menerima saran dari kami untuk Karang Taruna
mereka kedepannya. Keberhasilan dari pemecahan masalah tersebut yaitu semakin
tumbuhnya rasa percaya diri dan berani sehingga para pemuda mau menyatukan
pikiran mereka dan mulai merancang program kerja mereka kedepan serta saling
mengajak pemuda yang belum aktif agar dapat ikut membantu serta aktif disetiap
kegiatan Karang Taruna. Tindak lanjut dalam kegiatan ini yaitu perlu adanya dukungan
dari bapak dan ibu kepada pemuda Dusun Dayu agar bisa terjalin hubungan yang baik
yang nantinya dapat saling gotong royong bantu membantu disetiap kegiatan yang ada
di Dusun Dayu.

F. PROGRAM KERJA PENINGKATAN BELA NEGARA


1. Pemutaran Film Mengenai Bela Negara

Dalam rangka menerapkan slogan Bela Negara dari Universitas Pembangunan


Nasional “Veteran” Yogyakarta, kami Tim KKN mengangkat hal itu kedalam kegiatan
KKN. Kegiatan ini kami buat berdasarkan pemahaman bela negara yang ada di Dusun
Dayu yang masih kurang, sehingga Pemutaran Film Bela Negara menjadi kegiatan
yang meningkatkan kesadaran akan bela negara dan juga rasa nasionalisme, tak lupa
kegiatan ini juga bentuk penghargaan dalam memperingati hari Pahlawan, program ini
disajikan berupa nonton film yang mengandung unsur-unsur bela negara. Kami juga
membagikan doorprize bagi siapa yang bisa menjawab pertanyaan mengenai film yang
diputar. Nina Dwi Ningsih sebagai penanggung jawab kegiatan ini mengajak seluruh
lapisan masyarakat yang ada di Dusun Dayu untuk dapat berpartisipasi. Permasalahan
dan Kedanala dalam kegiatan ini hampir tidak ada karena para warga sangat antusias
untuk mengikuti kegiatan ini. Dari kegiatan ini kita berhasil menyatukan seluruh warga
Dusun Dayu untuk bersama sama menyaksikan film kepahlawanan sehingga dapat
meningkatkan rasa nasionalisme dan bela negara. Semoga dengan adanya kegiatan ini
warga Dusun Dayu dapat semakin cinta akan tanah air menghargai jasa para pahlawan
yang sudah merebut Indonesia dari tangan para penjajah sehingga kita bisa merasakan
kemerdekaan Bangsa Indonesia.