You are on page 1of 4

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Jenis Dan Rancangan Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei deskriptif yang


dilakukan dengan bertujuan untuk melihat persentase gambaran dan tingkat
kecemasan yang terjadi pada populasi tertentu. Survei deskriptif juga
didefenisikan sebagai suatu penelitian yang dilakukan untuk mendeskripsikan atau
menggambarkan suatu fenomena yang terjadi dalam masyarakat (Notoadmojo,
2010).

3.2 Definisi Operasional


Penjelasan mengenai definisi operasional dalam penelitian ini dapat di lihat
pada tabel berikut:

Tabel 3.1 Definisi Operasional

Definisi
Variabel Alat Ukur Cara Ukur Hasil Ukur skala
Operasional
Kecemasan Respon Kuisioner Kuisioner Total nilai Ordinal
emosional (HARS) (HARS), ukur kriteria
terhadap Halminton dibagikan kecemasan
situasi yang Anxiety secara <14 = tidak
menyebabkan Ratting langsung ada
gangguan Scale yang kepada kecemasan
alam perasaan terdiri dari responden >20 = cemas
14 jumlah Dengan ringan
pertanyaan arahan dari 21-27 = cemas
untuk peneliti. sedang
kecemasan 28-40 = cemas
berat
42-56 = panik

15
3.3 Tempat dan Waktu
3.3.1 Tempat
Tempat penelitian di Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala.
3.3.2 Waktu
Di bulan Juli 2011

3.4 Populasi dan Sampel


Populasi penelitian adalah semua Mahasiswa Angkatan 2010 Pendidikan
Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala sebanyak 262 orang, besar
sampel adalah 100 orang Mahasiswa Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran
Universitas Syiah Kuala Angkatan 2010 yang diambil berdasarkan cara
pengambilan sampel secara acak sederhana (Simple Random sampling yang sesuai
dengan kriteria Inklusi dan Esklusi :
1. Inklusi :
a. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah kuala Angkatan 2010.
b. Bersedia menjadi responden.
c. Masih aktif di Fakultas Kedokteran Universitas Syiah kuala.
2. Esklusi :
a. Tidak hadir pada saat pengisian kuisioner.
b. Sakit pada saat pengisian kuisioner.
c. Meninggalkan kuisioner karena alasan dari judul penelitian ini.

3.5. Alat Ukur


Kuisioner (HASR) adalah sebuah kuisioner yang digunakan untuk
mengetahui sejauh mana derajat kecemasan seseorang, yang terdiri atas gejala:
ringan, sedang, berat dan berat sekali atau gejala panik. (HARS) adalah
kepanjangan dari singkatan Hamilton Anxiety Ratting Scale, alat ukur ini terdiri
atas 14 kelompok gejala masing-masing, kemudian dari tiap-tiap kelompok gejala
terdiri atas rician dengan gejala yang lebih spesifik. Masing-masing kelompok
diberi penilaian dengan angka (score) 0-4 yang artinya adalah :

16
0 = Tidak Ada Gejala
1 = Gejala Ringan
2 = Gejala Sedang
3 = Gejala Berat
4 = Gejala Berat Sekali

3.6 Alur Kerja Penelitian

Proses dalam melakukan penelitian ini digambarkan dengan gambar


berikut:

Mahasiwa Fakultas Kedokteran Prodi


Pendidikan Dokter Angkatan 2010
Unversitas Syiah Kuala

Kriteria Inklusi/Eklusi

Pengukuran Kecemasan (HARS)

Tabulasi Data

Gambar 3.1 Skema Alur Kerja


Penelitian

3.7 Pengolahan Data Penelitian


Pengolahan data dalam penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap
dengan cara seperti dibawah ini :
1. Editing
Editing adalah suatu perlakuan yang dilakukan dengan cara mengumpulkan
hasil wawancara atau angket yang disebarkan terlebih dahulu. Kemudian peneliti
akan mencermati hasil dari angket tersebut, jika ada data atau pertanyaan yang
tidak lengkap di isi oleh responden maka peneliti akan melakukan wawancara atau

17
penyebaran angket secara ulang, tetapi jika tidak memungkinkan peneliti akan
menyingkirkan angket yang tidak lengkap tersebut (droup out).
2. Coding
Coding adalah lembaran atau kartu kode yang berupa instrumen dengan
kolom-kolom. Coding digunakan untuk merekam data secara manual, dalam
lebaran kartu (coding) berisi nomor responden, dan nomor-nomor pertanyaan.
3. Transfering (entry)
Entry adalah mengisi kolom-kolom atau kartu kode yang ada pada coding
sesuai dengan jawaban masing-masing pertanyaan
4. Tabulasi
Tabulasi adalah membuat tabel data sesuai dengan tujuan penelitian yang
diinginkan oleh peneliti. Dalam penelitian ini jenis tabel yang digunakan adalah
tabel univariat, sabagai mana dikatakan oleh Noto Atmojo (2010). Tabel univariat
adalah tabel yang menggambarakan penyajian data dalam bentuk distribusi
frekuensi untuk satu variabel saja.

3.8 Analisis Data


Analisis data dilakukan dengan analisis univariat. Notoadmojo (2010)
menjelaskan analisis univariat adalah bertujuan untuk menjelaskan atau
mendesripsikan karakteristik setiap variabel penelitian. Dalam analisis univariat
akan menghasilkan distribusi frekuensi dan persentase dari tiap variabel yang
diteliti.

18