You are on page 1of 7

Judul Indikator Kelengkapan Emergency Kit (Pasien Obgyn)

Dasar Pemikiran Permenkes Nomor 11 Tahun 2017 tentang Keselamatan


Pasien

Dimensi Mutu
1. Efisiensi
2. Efektifitas v

3. Aksesibilitas
4. Keselamatan
5. Fokus kepada pasien
6. Kesinambungan

Tujuan Tergambarnya kelengkapan emergency kit

Definisi Operasional Emergency kit lengkap adalah emergency kit yang

Jenis Indikator Struktur Proses v

Outcome Proses & Outcome

Numerator (Pembilang) Jumlah jenis obat yang ada (pasien obgyn)

Denominator (Penyebut) Jumlah jenis obat yang standar (pasien obgyn)

Target Pencapaian 100%

Kriteria:

Inklusi Obat emergency kit (obgyn)

Eksklusi -

Formula Numerator/Denominator X 100%

Sumber Data Formulir kelengkapan emergency kit

Frekuensi Pengumpulan Data Setiap bulan

Periode Analisis Tiga bulan sekali

Cara Pengumpulan Data Concurrent (pengumpulan data yang dilakukan secara


langsung pada saat proses berjalan) : sensus harian
Sampel Obat emergency kit

Rencana Analisis Data Menggunakan diagram garis digunakan untuk


menampilkan data dari waktu ke waktu

Instrumen Pengambilan Data 1. Formulir pengumpulan kelengkapan emergency kit


2. Formulir sensus harian
3. Formulir rekapitulasi bulanan
Penanggung Jawab Kepala Instalasi Gawat Darurat

(Pengumpul Data)

Publikasi Data Hasil data indikator disosialisasikan dalam acara rapat


koordinasi PMKP dengan manajemen dan semua unit
pelayanan terkait

jhdjfdjgvxhvg
Judul Indikator Pemanfaatan peralatan radiologi untuk emergency
(Pasien Obgyn)
Dasar Pemikiran Permenkes Nomor 11 Tahun 2017 tentang Keselamatan
Pasien

Dimensi Mutu
1. Efisiensi
2. Efektifitas v

3. Aksesibilitas
4. Keselamatan
5. Fokus kepada pasien
6. Kesinambungan

Tujuan Tergambarnya pemanfaatan peralatan radiologi untuk


emergency
Definisi Operasional Pemanfaatan peralatan radiologi untuk emergency
adalah
Jenis Indikator Struktur Proses v
Outcome Proses & Outcome

Numerator (Pembilang) Jumlah jenis obat yang ada (pasien obgyn)

Denominator (Penyebut) Jumlah jenis obat yang standar (pasien obgyn)

Target Pencapaian 100%

Kriteria:

Inklusi Obat emergency kit (obgyn)

Eksklusi -

Formula Numerator/Denominator X 100%

Sumber Data Formulir kelengkapan emergency kit

Frekuensi Pengumpulan Data Setiap bulan

Periode Analisis Tiga bulan sekali

Cara Pengumpulan Data Concurrent (pengumpulan data yang dilakukan secara


langsung pada saat proses berjalan) : sensus harian
Sampel Obat emergency kit

Rencana Analisis Data Menggunakan diagram garis digunakan untuk


menampilkan data dari waktu ke waktu

Instrumen Pengambilan Data 4. Formulir pengumpulan kelengkapan emergency kit


5. Formulir sensus harian
6. Formulir rekapitulasi bulanan
Penanggung Jawab Kepala Instalasi Gawat Darurat

(Pengumpul Data)

Publikasi Data Hasil data indikator disosialisasikan dalam acara rapat


koordinasi PMKP dengan manajemen dan semua unit
pelayanan terkait
hasahf
Judul Kejadian nyaris cedera pemberian obat oleh perawat
Tujuan Menghindarkan terjadinya kesalahan obat dan kejadian nyaris cedera
sehingga keselamatan pasien menjadi prioritas utama
Definisi Pemberian obat berisiko terjadinya kejadian nyaris cedera. Kesalahan
Operasional pemberian obat (salah pasien, salah obat, salah dosis,salah cara,salah
waktu,salah informasi,salah dokumentasi ) oleh perawat di ruang rawat
inap
Latar Belakang Kesalahan pemberian obat meliputi: salah pasien, salah obat, salah
dosis,salah cara,salah waktu,salah informasi,salah dokumentasi. Apabila
terjadi, insiden ini harus teridentifikasi sebelum obat diberikan kepada
pasien (saat distribusi ke ruangan pasien) untuk menghindari cedera
kepada pasien. Kesalahan pemberian obat mengakibatkan perburukan
kondisi pasien. Jauhnya apotek rawat inap dengan pasien bangsal
menyulitkan staf farmasi mengontrol terjadinya kejadian nyaris cedera
Numerator Jumlah kejadian nyatis cedera pemberian obat oleh perawat dalam
periode tertentu
Denominator Jumlah total pasien dalam periode yang sama
Formula Jumlah kesalahan pemberian obat oleh perawat : Jumlah total pasien
periode yang sama x 100%= ___%
Target 20 % (sesuai DEPKES)
Kriteria Inklusi Seluruh kesalahan pemberian obat yang dilakukan oleh perawat
Kriteria Eksklusi Tidak ada
Pencatatan Setiap bulan oleh staf Kepala Ruang Perawatan
Rekapitulasi Unit Setiap bulan, oleh staf Kepala Ruang Perawatan
Analisa & Setiap bulan, oleh Kasi Mutu Keperawatan
Pelaporan
PIC Kasi Mutu Keperawatan
jhafsgnAF
Judul Ketidaksesuaian antara resep obat dokter dengan formularium rumah
sakit
Tujuan Tergambarnya mutu manajemen farmasi di Rumah Sakit
Definisi Obat yang tidak dapat dipenuhi oleh farmasi karena obat tidak sesuai
Operasional dengan formularium rumah sakit
Latar Belakang Formularium Rumah Sakit adalah suatu daftar obat baku beserta
peraturannya yang digunakan sebagai pedoman dalam pemakaian obat di
suatu rumah sakit yang dipilih secara rasional, berdasarkan informasi obat
yang sah dan kebutuhan pasien di rumah sakit
Numerator Jumlah item obat yang tidak sesuai dengan formularium rumah sakit
dalam periode tertentu
Denominator Jumlah total item obat yang terdapat di formularium dalam periode yang
sama
Formula Jumlah item obat yang tidak sesuai dengan formularium rumah sakit :
Jumlah total item obat yang terdapat di formularium dalam periode yang
sama x 100%= ___%
Target 100%
Kriteria Inklusi Semua resep obat yang diresepkan oleh dokter
Kriteria Eksklusi Tidak ada
Pencatatan Setiap bulan oleh staf Instalasi Farmasi
Rekapitulasi Unit Setiap bulan, oleh staf Instalasi Farmasi
Analisa & Setiap bulan, oleh Kepala Instalasi Farmasi
Pelaporan
PIC Kepala Instalasi Farmasi
SBSCVSN
Judul Needle Stick Injury
Tujuan Mengidentifikasi resiko needle stick injury pada masing-masing unit
Definisi Manajemen risiko yang dilakukan untuk mencegah needle stick injury.
Operasional
Latar Belakang Resiko terpapar infeksi akibat terkena benda tajam yang terkontaminasi
pasien.
RSI SULTAN AGUNG Semarang sebagai Rumah Sakit Pendidikan
Numerator Jumlah sub tim yang telah melaporkan manajemen risiko
Denominator Jumlah total sub tim di RSDM
Formula Jumlah sub tim yang telah melaporkan manajemen risiko : Jumlah total
sub tim di RSI SULTAN AGUNG Semarang x 100%
Target 80 %
Kriteria Inklusi -
Kriteria Eksklusi -
Pencatatan Setiap bulan oleh Tim KPRS
Rekapitulasi Unit Setiap bulan, oleh Tim KPRS
Analisa & Setiap bulan, oleh Ketua Tim KPRS
Pelaporan
PIC Ketua Tim KPRS

JHDGBCFSDFG
Judul Pemanfaatan peralatan radiologi untuk proses penegakan diagnosa pasien
pada kasus cito
Tujuan Mengetahui menejemen utilisasi alat rumah sakit yang efektif dan efisien
Definisi Pemanfaatan alat radiologi adalah angka yang menunjukkan jumlah
Operasional pemakaian alat radiologi sesuai dengan indikasi dan urgensi keperluan
penggunaan peralatan radiologi.
Dalam pengukuran indikator ini akan difokuskan untuk pemeriksaan cito
dalam proses penegakan diagnose pasien yang dilaksanakan di Instalasi
Radiologi
Pemeriksaan cito : segera dikerjakan, segera diberi hasil bacaan, segera
diberikan kepada pelanggan (pasien/dokter pengirim)
Latar Belakang Pemanfaatan alat radiologi ini harus dipantau untuk mengurangi unit cost
pengeluaran rumah sakit, sehingga sumber daya rumah sakit dapat
dihemat secara efektif dan efisien.
Pemanfaatan peralatan radiasi harus dipantau sebagai bagian dari
keselamatan radiasi.
Numerator Jumlah pemeriksaan cito dari Ruang Intensive, IGD dan transit IGD yang
segera diambil hasilnya pada periode tertentu
Denominator Jumlah total permintaan pemeriksaan cito radiologi dari Ruang Intensive,
IGD dan transit IGD pada periode yang sama
Formula Jumlah radiograf cito dari Ruang Intensive, IGD dan transit IGD yang segera
diambil hasilnya pada periode tertentu : Jumlah total permintaan
pemeriksaan cito radiologi dari Ruang Intensive, IGD dan transit IGD pada
periode yang sama x 100%
Target 100 %
Kriteria Inklusi Semua permintaan pemeriksaan radiologi cito dari Ruang Intensive, IGD
dan transit IGD
Kriteria Eksklusi -
Pencatatan Setiap bulan oleh Staf Instalasi Radiologi
Rekapitulasi Unit Setiap bulan, oleh Staf Instalasi Radiologi
Analisa & Setiap bulan, oleh Kepala Instalasi Radiologi
Pelaporan
PIC Kepala Instalasi Radiologi