Вы находитесь на странице: 1из 15

ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK INDIVIDU

PADA TN. S DI WISMA 1 (RATIH) PANTI PELAYANAN SOSIAL


LANJUT USIA “DEWANATA” CILACAP

DISUSUN OLEH :
KHITTOH MUALLIMAH
P1337420215001

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG
PRODI DIII KEPERAWATAN PURWOKERTO
2018
ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK INDIVIDU PADA TN. S DI
WISMA 1 (RATIH) PANTI PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA
“DEWANATA” CILACAP

A. PENGKAJIAN
Nama pengkaji : Khittoh Muallimah
Waktu pengkajian : Senin, 22 januari 2018 pukul 10.00 WIB
Tempat pengkajian : Wisma 1 (Ratih) Panti Pelayanan Sosial
Lanjut Usia “Dewanata” Cilacap
1. Identitas/data biografis klien
Nama : Tn. S
Umur : 77 tahun
Pendidikan terakhir : Sekolah Tekhnik
Gol. darah :B
Agama : Islam
Status perkawinan : Duda
Alamat : Jl. Kauman RT 05/07
Adipala
Jenis kelamin : Laki – laki
Orang yang paling dekat dihubungi : Tn.H
Hubungan dengan usila : Kakak
Alamat (orang terdekat) : Jl. Kauman RT 05/07
Adipala
Jenis kelamin (orang terdekat) : Laki - laki
2. Riwayat keluarga
Pasangan : Sudah meninggal
Kesehatan :-
Umur : 50 tahun
Pekerjaan : Ibu rumah tangga
Alamat : Bekasi RT6 / 2 , Jakarta
Kematian :-
Sebab kematian : Pingsan dirumah opnam 5 hari di RS
Tahun meninggal : 2005
Anak : 2 hidup
Nama : Tn.S dan Tn.W
Alamat : Bekasi RT6 / 2, Jakarta
Kematian :-
Sebab kematian :-
3. Riwayat pekerjaan anak
Status pekerjaan saat ini :-
Pekerjaan sebelumnya : Supir DPR, dan Satpam Bank
Sumber - sumber pendapatan dan kecukupan terhadap kebutuhan : dari
panti/dari pemerintah
Alamat : : Bekasi RT6 / 2, Jakarta
Pekerjaan :-
Jarak tempat kerja dari rumah :-
Alat transportasi :-
4. Riwayat lingkungan hidup
Tipe tempat tinggal/panti : Panti
Jumlah kamar :6
Jumlah orang yang tinggal dirumah/panti : 8 orang
Derajat privasi : sedang
Tetangga dekat :-
Alamat /telefon :-
Kondisi panti : Baik, bersih, fasilitas tercukupi
5. Riwayat rekreasi
Hobi/minat : Dulu volley, sekarang hobbynya makan
Keanggotaan organisasi : -
Liburan perjalanan : Pernah ke pulau seribu
Kegiatan di panti : Mengikuti ketrampilan untuk membuat
kesed, mengikuti pendidikan kesehatan, mengikuti jadwal rutinan
lainnya setiap hari di panti.
6. Sumber/system pendukung yang digunakan
Dokter/perawat/bidan/fisioterapi,dll : Poliklinik panti
RS,klinik,yankes lain :-
Jarak dari rumah/panti : Didalam lingkungan panti
Makanan yang dihantar :-
Perawatan sehari-hari oleh keluarga :-
7. Kebiasaan ritual
Agama : Islam
Istirahat tidur : Cukup, siang selama 1 jam, malam mulai jam
21.00 – 04.30 WIB.
Kebiasaan ibadah : Baik, setiap sholat berjamaah di mushola panti
Kepercayaan : Baik
Ritual makan : Berdoa sebelum makan
8. Status kesehatan saat ini
Status kesehatan selama satu tahun dan lima tahun yang lalu : 2 tahun
terakhir menderita penyakit Diabetes Melitus.
Keluhan kesehatan utama : Keletihan
Tn.S mengatakan mudah merasa lelah saat beraktivitas, mudah
ngantuk dan merasa letih, hanya melakukan aktivitas yang sangat perlu
dan dirasa penting.
Pengetahuan/pemahaman dan penatalaksanaan masalah kesehatan :
mengetahui penyakit yang diderita yaitu Diabetes Melitus.
Derajat keseluruhan fungsi relative terhadap masalah kesehatan dan
fungsi relative terhadap masalah kesehatan : Tn. S mengatakan bahwa
luka kering pada kaki kanannya terasa gatal saat malam hari (biasanya
jam 11 atau jam 1). Kaki kanan Tn.S oedem (± 2 detik) dari lutut
sampai ujung jari, terdapat luka kering di tempurung kaki kanan.
Diagnosa medis : Diabetes Melitus
a. Obat-obatan : Metformin, vitamin B kompleks
b. Status imunisasi :-
c. Alergi :-
d. Penyakit yang diderita: Diabetes Melitus
e. Nutrisi : Tn.S memakan makanan dari jatah panti
9. Status kesehatan masa lalu
Tn. S mengatakan bahwa mengetahui menderita penyakit Diabetes
Melitus sejak 2 tahun lalu, saat pemeriksaan gula darah di poliklinik
panti. Sebelumnya, Tn.S tidak memiliki riwayat penyakit Diabetes
Melitus / penyakit lainnya.
10. Tinjauan system
a. Keadaan Umum
Baik, klien nampak bersih,kulit tidak kotor, rambut tersisir rapi,
mulut tidak berbau, gigi masih tersisa yang bawah, tidak
mengalami kesulitan tidur kalau malam, nafsu makan setiap hari
baik, tingkat kesadaran baik,daya tilik diri cukup, ADL mandiri,
pemeriksaan fisik : TTV= TD = 140/80 mmHg, N =78 x/menit, RR
= 22 x/menit.
b. Integument
Elastisitas kulit baik, keriput, ada luka dibagian kepala, rambut
sudah beruban semua, tidak ada ketombe ataupun kutu rambut,
keramas setiap mandi dengan shampo.
c. Hemopoetik
Tidak ada masalah.
d. Kepala
Tidak merasa pusing/nyeri.
e. Mata
Keadaan mata sebelah kiri berwarna merah , penglihatan baik.
f. Telinga
Pendengaran baik, tidak ada tinnitus, rabas, tidak ada riwayat
infeksi, kebiasaan membersihkan telinga saat wudhu dan mandi
pada daun telinga.
g. Hidung dan sinus
Hidung mancung, tidak ada alergi, terhadap rangsang bau masih
baik.
h. Mulut dan tenggorok
Tidak ada kesulitan menelan, menggunakan gigi palsu, jarang
mengalami sakit tenggorokan, tidak ada riwayat infeksi/lesi/ulkus
maupun serak dan perubahan suara.
i. Leher
Tidak terdapat benjolan/massa, tidak teraba pembesaran kelenjar
tiroid.
j. Pernafasan
Terkadang batuk, tidak ada sesak nafas, tidak terdengar mengi,
tidak ada riwayat asma/alergi, tidak terdapat wheezing.
k. Kardiovaskuler
Tidak ada nyeri dada.
l. Gastroenteritis
Nafsu makan baik, makan 3x sehari, selalu menghabiskan
makanan yang telah disediakan oleh panti, dan sering makan
camilan..
m. Perkemihan
Sering ingin BAK , malam hari bisa sampai 3x.
n. Genitoreproduksi
Jenis kelamin laki – laki.
o. Musculoskeletal
Tidak ada nyeri sendi, tidak terdapat kaku pada lutut, tidak ada
pembengkakan sendi. Kaki kanan oedem dan jika sering
digerakkan oedem akan bertambah.
p. Sistem syaraf pusat
Tidak terdapat kejang, tidak ada riwayat jatuh.
q. System endokrin
Polifagia, polidipsi, dan puliuria.
r. System immune
Cukup
s. System pengecapan
Semua rasa masih bisa dirasakan.
t. System penciuman
Cukup, masih peka terhadap bau.
u. Psikososial
Merasa nyaman dan senang tinggal dipanti pelayanan ssosial lansia
dewanata.
11. Pengkajian status fungsional, kognitif, afektif, social
a. Pengkajian status fungsional
INDEKS KATZ
Skor Kriteria
A Kemandirian dalam hal makan, kontinen (BAK/BAB),
berpindah, kekamar kecil, berpakaian dan mandi.
b. Pengkajian status kognitif dan afektif
Hasil pemeriksaan Short Portable Mental Status Questionnaire
(SPMSQ) = Kesalahan (2)
Skore No Pertanyaan Jawaban
+ -
ѵ 1. Tanggal berapa hari ini? Tanggal 22
januari 2018
ѵ 2. Hari apa sekarang? Senin
ѵ 3. Apa nama tempat ini? Wisma 1
ѵ 4. Dimana alamat mbah yang Bekasi trus di
dulu? Adipala
ѵ 5. Berapa umur embah? 77 tahun
ѵ 6. Kapan embah lahir? Tahun 1940
ѵ 7. 10 + 10 – 2 = ? 18
ѵ 8. Coba sebutkan 2 nama Bu Suji, Bu Pon
pegawai dipanti ini?
ѵ 9. Siapa presiden Indonesia SBY
sekarang?
ѵ 10. Siapa presien sebelumnya? Megawati
Ketengan :
1. Kesalahan 0 -2 : Fungsi Inteletual Utuh
2. Kesalahan 3-4 : Kerusakan Inteletual Ringan
3. Kesalahan 5-7 : Kerusakan Inteletual Sedang
4. Kesalahan 8-10 : Kerusakan Intelektual Berat
c. Data Penunjang : Hasil pemeriksaan glukosa darah terakhir
pada bulan desember didapatkan hasil : 231 mg/dL.
B. ANALISA DATA
No. Data Etiologi Masalah
1. DS = Tn.S mengatakan mudah Kelesuan Keletihan
merasa lelah saat Fisiologis (00093)
beraktivitas, mudah ngantuk (Penyakit
dan merasa letih, hanya Diabetes)
melakukan aktivitas yang
sangat perlu dan dirasa
penting.
DO = Tn. S terlihat hanya
mengikuti kegiatan yang
santai saja seperti kegiatan
hiburan, jalan sehat, dan
ketrampilan. Sedangkan
untuk kegiatan kerja bakti,
Tn. S tidak mengikutinya.
Setelah kegiatan pagi Tn.S
terlihat istirahat sambil
makan cemilan. Untuk
kegiatan siang hari Tn.S
tidak mengikutinya dan
menghabiskan waktu dengan
tidur siang.
GDS = 231 mm/gL
2. DS = Tn. S mengatakan bahwa Gejala terkait Gangguan
luka kering pada kaki penyakit rasa
kanannya terasa gatal saat nyaman
malam hari (biasanya jam 11 (00214)
atau jam 1).
DO = terdapat luka kering di
bagian tempurung kaki
kanan.

C. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Keletihan berhubungan dengan kelesuan fisiologis (penyakit diabetes).
2. Gangguan rasa nyaman berhubungan dengan gejala terkait penyakit.

D. INTERVENSI
Dx Tujuan Kriteria Evaluasi Intervensi

Umum Khusus Kriteria Standar


1. Setelah Tn.S Gangguan Klien Manajemen
dilakuk mampu aktivitas menyata energy :
an tindak mengont sehari – kan - Kaji status
an kepe rol ke hari, dapat fisiologis klien
rawatan lelahan gangguan meng dengan
3 kali agar kegiatan di kontrol konteks usia
keperaw tidak waktu energy dan per
atan, meng luang, dan dengan kembangan.
keletihan ganggu penurunan baik dan - Tentukan jenis
Tn.S ber aktivitas energy. tidak ter dan banyaknya
kurang. sehari - ganggu aktivitas yang
hari. dalam dibutuhkan
ber untuk menjaga
aktivitas. ketahanan.
- Monitor
intake/asupan
nutrisi untuk
mengetahui
sumber energy
yang adekuat.
- Anjurkan tidur
siang bila
diperlukan
- Anjurkan
aktivitas fisik
(misalnya,
ambulasi,
ADL) sesuai
dengan
kemampuan
(energy) klien.
2. Setelah Tn.S Kontrol Klien Manajemen
dilakuk mampu terhadap menyata lingkungan :
an tindak meningk gejala, kan kenyamanan
an kepe atkan posisi status ke - Sediakan
rawatan rasa yang nyaman lingkungan
3 kali nyaman nyaman, an yang aman
keperaw pada dan gatal – mening dan bersih.
atan, fisik gatal. kat (gatal - Berikan atau
ganggua maupun – gatal singkirkan
n rasa lingkung ber selimut untuk
nyaman an. kurang). meningkatkan
Tn.S ber kenyamanan
kurang. terhadap suhu,
seperti yang
diindikasikan.
Manajemen
pengobatan :
- Diskusikan
dengan tenaga
medis lain
untuk
peresepan obat
- Anjurkan klien
kapan mencari
bantuan
medis.
E. IMPLEMENTASI
Dx Waktu Implementasi Evaluasi
1, Senin , Mengkaji Keadaan Umum KU = Baik
2 22 jan (KU) klien, pemeriksaan fisik, TTV = TD : 140/80
2018. dan pengkajian identitas klien. mmHg, N =78 x /
10.00 mnt, RR = 22 x /
WIB. mnt.
1. 14.00 Mengkaji status fisiologis klien Klien berusia 77
WIB dengan konteks usia dan per tahun, menderita
kembangan. penyakit Diabetes
Melitus.
1. 15.00 Menentukan jenis dan Klien mengerti
WIB banyaknya aktivitas yang kegiatan yang
dibutuhkan untuk menjaga penting seperti
ketahanan. rutin mengikuti
kegiatan jalan sehat
dipanti, kemudian
istirahat dan
melakukan
aktivitas mengisi
waktu luang
dengan bermain
game, dst.
2. Selasa, Menyediakan lingkungan yang Klien
23 Jan aman dan bersih yaitu membersihkan
2018. melakukan kegiatan kerja bakti kamarnya dan
10.00 bersih bersih wisma 1 dan ruang tamu Wisma
WIB. lingkungan sekitar wisma. 1.

1, 13.00 Mengukur TTV klien Klien antusias


2 WIB TD : 140/80 mmHg
N : 79 x/mnt, RR :
21 x/menit.
1. 13.30 Menganjurkan tidur siang Klien tidur siang.
WIB kepada klien.

1. 15.00 Menganjurkan aktivitas fisik Klien mengatakan


WIB (misalnya, ambulasi, ADL) setiap hari jalan
sesuai dengan kemampuan kaki rutin dan
(energy) klien. menggerakkan kaki
dan tangannya
seperti senam
rematik.
1. Rabu, 24 Mengukur TTV klien TD : 140/80
Januari mmHg. N : 75 x /
2018 mnt , RR : 20 x /
08.00 mnt.
WIB
1. 08.30 Memonitor intake/asupan Klien paham dan
WIB nutrisi untuk mengetahui mengerti.
sumber energy yang adekuat.
Menganjurkan agar
mengurangi konsumsi
makanan yang mengandung
gula/manis manis.

1. 09.00 Mendampingi klien untuk Klien merasa


WIB mengikuti kegiatan senang.
ketrampilan membuat kezed.
2. 11.00 Mendiskusikan dengan klien Klien paham dan
WIB untuk pemeriksaan kesehatan mengerti.
yang akan dilakukan keesokan
harinya (kamis) mengenai
obat/salep untuk luka kering di
kaki kanan pasien.
2. 14.00 Menganjurkan klien untuk Klien mengatakan
WIB menggunakan atau tidak nyaman jika
menyingkirkan selimut untuk pakai selimut.
meningkatkan kenyamanan
terhadap suhu pada saat tidur.
1,2 15.00 Evaluasi dan Terminasi Klien antusias.
WIB

F. EVALUASI
Dx Evaluasi
1 S : Klien mengatakan masih merasa keletihan, sudah mendingan
bisa mengatur aktivitas agar tidak mudah lelah.
O : Klien Nampak lebih sering duduk duduk di ruang tamu dan
meja makan wisma.
A : Masalah teratasi sebagian
P : Lanjutkan intervensi
2 S : Klien mengatakan kakinya masih gatal gatal tapi hanya
malam hari saat tidur. Klien mengatakan akan priksa ke
poliklinik dan meminta salep untuk mengurangi gatal.
O : Nampak luka kering dibagian bawah kaki kanan klien.
A : Masalah teratasi sebagian.
P : Lanjutkan intervensi.