You are on page 1of 10

KARAKTERISTIK HEWAN AIR

Mira Mardiana
160351606441

Abstrak: Hewan air (ikan) merupakan hewan vertebrata yang hidup di


dalam air. Ikan memiliki sisik yang menutupi tubuhnya, sirip untuk
membantu saat bergerak dalam air, insang untuk bernapas, ekor, kepala dll.
Beberapa jenis ikan tidak memiliki sisik, contohnya pada ikan tongkol.
Tubuh ikan tongkol hanya ditutupi dengan kulit (tanpa sisik). Beberapa jenis
ikan juga bernapas dengan paru-paru. Ikan yang bernapas dengan paru-
paru merupakan ikan jenis mamalia. Terdapat juga ikan yang bernapas
dengan insang dan dibantu dengan alat lain (labirin), contohnya adalah ikan
lele.
Kata kunci: vertebrata, insang, ikan tongkol

Makhluk hidup dapat dibagi menjadi, manusia, hewan, dn tumbuhan. Hewan


(Animalia) merupakan salah satu jenis makhluk hhidup yang memiliki banyak
jenis. Terdiri dari hewan air, darat dan udara. Hewan air terdapat jenis vertebrata
dan avertebrata. Salah satu hewan air yang umum ditemui adalah ikan. Ikan
termasuk hewan vertebrata yang mayoritas berkembangbiak dengan bertelur dan
memiliki sisik, sirip, ekor dll. Ada pula ikan yang mamalia, yang bernapas
menggunakan paru-paru dan berkembangbiak dengan melahirkan. Selain itu, ada
ikan yang tidak ditutupi sisik pada tubuhnya, contohnya ikan tongkol.
Ikan tongkol merupakan ikan laut yang banyak jumlahnya. Ikan tongkol
memiliki banyak spesies yang memiliki karakteristik tertentu. Misalnya pada jenis
ikan tongkol komo (Euthynnus affinis) dalam perdagangan internasional dikenal
dengan nama kawakawa termasuk dalam family Scombridae. Ikan ini merupakan
ikan pelagis, membentuk gerombolan, perenang cepat dan pemakan daging
(carnivore). Menurut Statistik Perikanan Tangkap, terdapat 3 jenis tongkol yaitu
tongkol krai (Frigate tuna), tongkol komo (kawa-kawa, Eastern little tuna) dan
tongkol abu (Longtail tuna) (Ditjen Perikanan Tangkap,2011).

HASIL KAJIAN PUSTAKA


Ikan adalah hewan yang hidup didalam air, ikan dapat bernafas didalam air
karena adanya insang. Ikan dapat ditemukan di air tawar (danau dan sungai)
maupun air asin (laut dan samudra). Ikan merupakan kelompok vertebrata yang
paling beraneka ragam, dengan jumlah spesies lebih dari 27.000 spesies di seluruh
dunia. Struktur tubuh ikan sebagian besar dibentuk oleh rangkanya, tulang
penyusun tubuhnya ada tulang rawan, dan adapula tulang sejati. Insang dan ekor
yang mereka miliki membantu mereka untuk bergerak dengan cepat didalam air.
Ciri-ciri ikan pada umumnya : (1) tubuh terdiri atas kepala, badan. Tubuh
ditutupi kulit yang umumnya berlendir dan bersisik. Sisik juga berfungsi sebagai
rangka luar (eksoskeleton) ; (2) ikan hidup di air, ada yang hidup di air tawar, ada
juga yang hidup di air asin, yang mana pengaturan pertukaran air dan garam
didalam tubuh ikan di atur oleh insang ; (3) ikan bernafas dengan insang. Pada
beberapa spesies, insang memiliki penutupnya yang disebut dengan operkulum ;
(4) ikan bersifat poikiloterm (berdarah dingin). Jadi suhu tubuhnya dipengaruhi
oleh lingkungan ; (5) alat kelamin hemafrodit (terpisah). Fertilisasi terjadi didalam
atau diluar tubuh, ada yang ovipar (bertelur) ; (6) ikan memiliki sirip yang
memudahkannya untuk berenang. Sirip terdapat dikiri dan kanan tubuhnya, juga
di bagian ekornya ; (7) ikan ada yang bertulang rawan, ada pula yang bertulang
sejati ; (8) ikan memiliki vertebra (tulang belakang) yang membentuk rangka
tubuhnya, dan juga sebagai tempat lewatnya saraf-saraf yang mempersarafi organ
didalam tubuhnya.
Ciri-ciri ikan tongkol : (1) kepala memanjang dan agak meruncing dengan
warna au-abu agak mengkilat ; (2) mulut meruncing ke bawah ; (3) bagian badan
memanjang dengan bentuk pipih disertai dengan adanya sirip punggung, dubur,
perut, dan dada ; (4) pada bagian belakang dari sirip punggung Dan sirip dubur
tersebut merupakan sirip tambahan kecil yang disebut dengan finlet ; (5) sisi
badan dan perut putih keperakan, dengan bercak-bercak khas berwarna gelap di
antara sirip dada dan sirip perut, yang tidak selalu ada ; tanpa sisik ; (6) gigi-gigi
kecil dan mengerucut, dalam satu baris.
Ikan merupakan vertebrata aquatis yang memiliki ciri-ciri : (1) bernapas
dengan insang, (2) terdiri dari telinga dalam, (3) tipe ginjal pronefros dan
mesonefros (Brotowidjoyo, 1994). Pada umumnya karakteristik hewan air
adalah : (1) poikiloterm, (2) ektotermik, (3) bersirip dengan bentuk yang berbeda-
beda, (4) bernapas dengan insang ( paru-paru untuk jenis mamalia), (5) memiliki 2
bilik jantung, (6) mempunyai sisik, namun ada juga yang tidak bersisik, (7)
mempunyai kromatofora untuk memberikan warna pada ikan (Sukiya, 2003).
Ektotermik adalah cara pengaturan suhu tubuh. Keadaan ini menunjukkan bahwa
suhu tubuh sama dengan suhu lingkungannya (Sukiya, 2003).

MERENCANAKAN PENGUKURAN

Untuk melakukan pengukuran, dibutuhkan beberapa alat ukur, seperti


penggaris/mistar dan pisau. Penggaris digunakan untuk mengukur panjang bagian
tubuh ikan. Pisau digunakan untuk membedah tubuh ikan. Skala yang digunakan
adalah skala rasional, karena sebagian besar tidak menggunakan pengukuran yang
melibatkan angka. Melakukan pengukuran atau pengamatan pada sample ikan
tongkol dan ikan nila/mujair.

PELAKSANAAN PENELITIAN
Hipotesis
1. Tubuh hewan air ditutupi dengan sisik.
2. Pada ikan tongkol tubuhnya tidak ditutupi dengan sisik.
Sampling
 Gambar ikan tongkol dan ikan biasa asli diamati dan ditarik beberapa
karakteristiknya.
 Video ikan tongkol dari youtube disaksikan untuk lebih memudahkan
penelitian.
 Pengambilan sampel ikan tongkol komo hasil tangkapan pukat cincin
sebanyak 8.371 ekor dilakukan di Pelabuhan Perikanan Nusantara
Pekalongan pada bulan Februari sampai dengan Desember 2012 (artikel
penelitian)

Uji Hipotesis

Dalam menguji kebenaran hipotesis, digunakan media gambar dan video


dari internet. Sehingga dapat diperoleh beberapa data yaitu ciri-ciri dari ikan pada
umumnya (saya mengambil contoh ikan mujair) dan ciri-ciri ikan tongkol.
Ciri-ciri ikan pada umumnya : (1) bersisik ; (2) mempunyai insang untuk
bernapas ; (3) mempunyai sirip ekor, sirip punggung, sirip perut, dan sirip yang
berada di pangkal kepala ; (4) kulitnya yang bersisik terdapat lendir ; (5) bentuk
kepala agak pipih ; (5) ekor dan sirip melebar.
Ciri-ciri ikan tongkol : (1) kulitnya tidak memppunyai sisik ; (2)
mempunyai insang untuk bernapas ; (3) warna badan putih perak, kepala abu-abu
mengkilat, ekor gelap, perut bawah putih ; (4) warna punggung lebih gelap
dibandingkan dengan perut ; (5) bentuk sirip meruncing, ekor membentuk huruf V
; (6) bentuk kepala agak meruncing ; (7) terdapat sirip-sirip kecil yang
menyerupai duri yang besar di bagian ujung punggung dan perut.
Untuk menguji hipotesis, diambil penelitian dari orang lain, yaitu tentang
meneliti panjang dari ikan tongkol. Penelitian tersebut didapat dari artikel Balai
Penelitian Perikanan Laut, Muara Baru, Jakarta.
Hasil Meneliti
Setelah menguji hipotesis, didapat hasil bahwa tidak semua ikan memiliki
sisik. Salah satu contohnya adalah ikan tongkol. Pada ikan tongkol, tidak memiliki
sisik. Sehingga penelitian diatas dapat memperkuat hipotesis.
Dalam artikel penelitian yang didapat, memiliki hasil dari pengukuran
terhadap 8371 ekor ikan tongkol komo diperoleh panjang minimum 11,7 cm FL,
panjang maksimum 55,4 cmFL dan panjang-rata-rata 34,1cm (Gambar 1).

MEMBANGUN KONSEP

Dari pengamatan yang dilakukan pada sample dan mengutip dari


penelitian orang lain, didapat ciri-ciri ikan tongkol yang agak berbeda dari ikan
pada umumnya. Ikan tongkol komo memiliki panjang rata-rata 34,1 cm. Dari
penelitian juga menghasilkan konsep dan teori yang memperkuat konsep dan teori
lama, yaitu ikan memiliki penutup tubuh yang berbeda-beda. Sebagian besar ikan
tubuhnya tertutup sisik. Beberapa ikan tubuhnya tidak ditutupi sisik.

LAMPIRAN

Diagram Konsep

Peta Konsep
Bibliograf

KONSEP KONSEPSI SUMBER


Karakteristik Pada umumnya Sukiya.2003.Biologi Vertebrata.Yogyakarta:UNY
Hewan Air karakteristik hewan air
adalah :
- Poikiloterm
- Ektotermik
- Bersirip
dengan bentuk
yang berbeda-
beda
- Bernapas
dengan insang (
paru-paru
untuk jenis
mamalia)
- Memiliki 2
bilik jantung
- Mempunyai
sisik, namun
ada juga yang
tidak bersisik
- Mempunyai
kromatofora
untuk
memberikan
warna pada
ikan
Ikan merupakan Brotowidjoyo, Mukayat Djarubito. 1994. Zoologi
vertebrata aquatis yang Dasar. Jakarta:Erlangga
memiliki ciri-ciri :
- Bernapas
dengan insang
- Terdiri dari
telinga dalam
- Tipe ginjal
pronefros dan
mesonefros
Ektotermik Ektotermik adalah cara Sukiya.2003.Biologi Vertebrata.Yogyakarta:UNY
pengaturan suhu
tubuh. Keadaan ini
menunjukkan bahwa
suhu tubuh sama
dengan suhu
lingkungannya
Bentuk sirip ekor Ikan dengan jenis yang http://wiadnyadgr.lecture.ub.ac.id/files/2012/01/4B-
ikan berbeda mempunyai Deskripsi Ikan.pdf
bentuk sirip ekor yang
berbeda pula. Dengan
macam bentuk :
- Rounded
- Truncate
- Emarginate
- Lunate
- Forked
- Pointed
- Pointed and
separated
Bentuk gigi Bentuk gigi pada ikan, http://wiadnyadgr.lecture.ub.ac.id/files/2012/01/4B-
dapat menentukan Deskripsi Ikan.pdf
jenis makanan apa
yang dimakannya.
Bentuknya :
- Incisor
(pemotong0)
- Canine (taring)
- Molar
(pengunyah)
- Villiform
(banyak dan
kecil)
Posisi mulut Macam-macam posisi http://wiadnyadgr.lecture.ub.ac.id/files/2012/01/4B-
mulut antara lain : Deskripsi Ikan.pdf
- Terminal
- Sub terminal
- Inferior
- Superior
- Retracted
- Protacted
Cara Pada hewan air, http://sd.taruna-
perkembangbiakan memiliki beberapa bakti.com/article/perkembangbiakan-hewan/
cara untuk
berkembangbiak,
yaitu:
- Vivipar,
merupakan
cara
berkembangbia
k dengan
melahirkan
anaknya.
Sebernarnya
hewan yang
melahirkan
juga
mengsailkan
telur, tetapi
tidak
dibungkus
cangkang dan
tidak
dikeluarkan
dari tubuh.
Contoh hewan
iar vivipar
adalah lumba-
lumba dan paus
- Ovipar,
merupakan
cara
berkembangbia
k dengan
bertelur.
Contoh hewan
air yang
bertelur
misalnya ikan
mujair, ikan
bandeng, ikan
lele.
- Ovovivipar,
merupakan
cara
berkembangbia
k dengan cara
bertelur dan
melahirkan.
Hewan betina
yang
berkembangbia
k dengan cara
ini juga akan
mengeluarkan
telur dari
tubuhnya, akan
tetapi telur
yang
dikeluarkan
sudah menjadi
embrio.

Rangkuman Hasil Kajian Pustaka


Karakteristik hewan air terutama ikan antara lain : bersisik, bernapas
dengan insang dang ada yang menggunakan peru-paru, ada yang tidak bersisik,
memiliki ginjal, memiliki 2 bilik jantung, telinganya terdiri dari telinga dalam,
tubuhnya berdifat poikilotermik dengan sifat ektotermik ( suhu tubuh sama
dengan suhu lingkungan), warna ikan ada karena adanya kromatofora yang dapat
memberikan warna pada ikan. Ikan memiliki jenis bentuk gigi, sirip ekor, dan
posisi mulut yang berbeda. Ini dapat terjadi karena adanya pengaruh dari
lingkungan, jenis makanan dan jenis dari ikan tersebut. Dimana bentuk gigi:
Incisor, Canine, Molar, Villiform. Posisi mulut: Terminal, Sub terminal, Inferior,
Superior, Retracted, Protacted. Sirip ekor: Rounded, Truncate, Emarginate,
Lunate, Forked, Pointed, Pointed and separated. Ikan berkembangbiak dengan 3
cara, yaitu vivipar (melahirkan), ovipar (bertelur), ovovivipar (bertelur dan
melahirkan)