Вы находитесь на странице: 1из 13

TUGAS KELOMPOK 4

MERANGKUM MATERI PERTEMUAN KE 4

TENTANG

CARA MEMBUAT DAFTAR ISI, DAFTAR GAMBAR SECARA


OTOMATIF, CARA MRMBUAT MAIL MERGE DAN
MICROSOFT OFFICE VISIO

OLEH

1. TRIA AGUS KRISAN (16030026)


2. NOBEL GIBRAN (16030047)

JURUSAN MATEMATIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI PADANG

2017

1. Cara membuat daftar isi secara otomatis (dicobakan oleh M.


gilang julianto)
 Buka Microsoft office word
 Lalu masukan makalah yang akan dibuat daftar isinya
 Setelah itu pilih menu references
 Blok judul judul yang akan di masukkan daftar isi, lalu klik add text pilih level sesuai
dengan aturan membuat daftar isi
 Lakukan sampai semua judul yang akan di masukan ke daftar isi dengan level yang
sesuai
 Setelah itu letakkan kursor ke halaman pertama, setelah itu pilih table of contents, lalu
pilih automatic table 1
 Setelah itu terbuatlah daftar isi, lalu ubah judul menjadi daftar isi.
2. Cara membuat daftar gambar secara otomatis (dicobakan oleh
tari pratama saputri)
 Buka Microsoft office word
 Lalu masukkan beberapa gambar yang akan dibuat daftar gambar otomatisnya
 Setelah itu pilih menu references
 Langkah selanjutnya adalah membuat caption pada tiap gambar yang akan dibuat daftar
gambarnya. Pada menu captions silahkan klik insert caption. Klik tombol new label
untuk membuat label baru.

 Setelah label baru dibuat pilih judul gambar yang akan dibuat daftar gambarnya. Taruh
kursor di antara judul gambar lalu klik Insert Caption. Pilih label yang dimaksud lalu klik
OK.

 Pada saat membuat caption format penulisan akan berubah. Tapi jangan khawatir, kita
dapat memformatnya kembali setelah menambahkan caption.

 Misalnya menamakan label dengan "Gambar 4",dimisalkan gambar yang akan


ditambahkan berada di bab 4. Jadi disesuaikan dengan bab-nya, karena
dibelakang caption gambar akan ditambahkan nomor bertambah nilanya, pada contoh
caption menjadi "Gambar 4 1" karena itu adalah gambar pertama pada bab 4.

 Pemformatan judul gambar dapat dilakukan setelah menambahkan caption.Pada


caption di atas "Gambar 4 1" dapat diedit menjadi "Gambar 4.1" dengan tanpa
menghapus nomor caption.

 Hal yang perlu diperhatikan adalah jangan menghapus nomor caption. Jika hal tersebut
dilakukan maka judul gambar tidak akan ditampilkan di daftar gambar.
 Untuk menampilkan hasilnya, pertama pilih halaman kosong untuk daftar gambar. Lalu
pada menu Captions silahkan klik Insert Table of Figures.
3. Cara membuat mail merge (dicobakan oleh taufik iqbal)
 Buka Microsoft office word
 membuat dokumen induk /dokumen utama, contohnya

 Setelah dokumen induk selesai simpan dengan nama contoh “Formulir”.


Kemudian klik tab menu Mailings.
 Kemudian pilih Step by Step Mail Merge Wizard.
 Pada kotak dialog yang muncul, pilih Letters pada bagian Select
document type. Kemudian klik Next : Starting document.

 Kemudian Pada step yang selanjutnya, pilih Use the current document, klik Next.
 Pada Step yang ketiga ini kita akan membuat sumber data (data
source) untuk mail merge. Sumber data dalam contoh kali ini adalah sebagai berikut :

 Pilih Type a new list kemudian klik teks Create. Kemudian klik Next :
Write your letter.

 Pada kotak dialog yang muncul, judul dari kolom tidak sesuai dengan
dokumen induk kita. Klik tombol Customize Columns, kemudian pilih
Field Name yang akan diganti, klik tombol Rename.
 Ketikkan Nama pada Change field name. Setelah selesai klik tombol
OK. Lakukan hal yang sama untuk field yang lain.

 Untuk menghapus field yang tidak digunakan, pilih field yang akan
dihapus, klik tombol Delete, kemudian klik Yes. Lakukan untuk
menghapus field yang lain.

 Kemudian klik tombol OK, dan mulailah mengisikan datanya. Untuk


menambah data yang baru klik tombol New Entry.

 Setelah semua data diinput, klik tombol OK.


 Kemudian tentukan tempat penyimpanan, dan ketikkan nama data
sourcenya misal adalah 123. Kemudian klik tombol Save.

 Kemudian klik Next : Write your letter. Pada kotak dialog yang
muncul, letakkan kursor di sebelah field nama, kemudian klik More
Item, Pilih field Nama, kemudian klik Insert. Lakukan untuk
memasukkan field yang lainnya.

 Klik tombol Next : Write your letter.

 Pada step ini anda dapat melihat masing–masing isi


datanya dengan mengklik Preview your letter. Kemudian klik Write
your letter.

4. Microsoft office visio


Shape 1-D artinya awal dan akhir berupa titik, seperti garis lurus, garis lengkung, dan
sebagainya.

Pengolahan shape dapat dilakukan dengan langkah sbb :

I. Klik toolbar Line pada menu Standard

II. penunjuk mouse berubah menjadi plus, klik pada satu titik kemudian drag ke
posisi tertentu

III. klik Pointer Tool pada menu toolbar Standard, kemudian klik pada garis yang telah
dibuat. Muncul Control point dan End point pada garis tersebut.

IV. klik pencil tool, arahkan ke Control point, drag ke arah yang diinginkan. Garis
berubah menjadi bentuk kurva.
Shape dua dimensi artinya raut yang membentuk bidang, misal empat persegi panjang,
lingkaran, bujursangkar, dll. Langkah untuk membuat shape 2-D adalah :

1. Klik standar tool untuk shape 2-D yang terdiri dari bentuk elips (ellipse tool)
dan empat persegi panjang (rectangular tool)

2. Drag dari satu endpoint ke endpoint lain

3. Drag selection handle untuk mengatur ukuran shape

 Untuk membuat gambar lingkaran, tekan tombol Shift + drag Ellips Tool

 Untuk membuat gambar bujursangkar, tekan tombol Shift + drag Rectangle


Tool

 Untuk membuat garis dengan kemiringan 45°, tekan Ctrl + drag Line Tool
 Untuk membuat persegi panjang bisa menggunakan gambar persegi
langsung di menu drawing tools
 Pengoperasian dasar di dalam Visio meliputi hal-hal sbb :
1. Dragging Master Shape
Cara paling mudah untuk membuat gambar adalah dengan dragging master
dari tencil ke halaman gambar (shape dalam stencil disebut master).
2. Memilih Objek
Gunakan Pointer Tool, drag, dan select all.
3. Memindah Objek
Gunakan Pointer Tool dan drag. Gunakan menu tools Snap dan Glue dan
guidelines untuk penataan penggeseran.
4. Mengubah Ukuran Objek
Gunakan selection handle dan drag. Ukuran proporsional dengan shape
awal gunakan slection handle pojok. Selection handle atas, bawah, dan
samping untuk mengubah sisi yang dimaksud
5. Memutar Objek
Dapat dilakukan dengan menggunakan Rotation Tool atau dengan arah
yang tepat dengan langkah sbb :

 Klik objek yang akan diputar

 Klik menu View/Window/Size & Position

 Pada bagian Angle, ketik derajat putar, tekan Enter

6. Menghapus Shape

Pilih shape yang akan dihapus dan tekan tombol Del

7. Memperbanyak (copy) shape


Pilih objek Tekan tombol Ctrl dan drag ke posisi lain Ulangi perintah
dengan F4
8. Menghapus Sebuah Segmen dari Shape

Klik toolbar Pencil Tool Pilih shape. Klik titik vertek yang akan dihapus.
Titik vertek yang dipilih akan berwarna magenta. Tekan tombol Del

 Penggabungan Shape

Penggabungan shape akan membentuk shape baru. Ada 3 cara penggabungan, yaitu :

Penggabungan Langkah
Union
n 1. Seleksi shape yang akan digabung
2. Klik menu Shape/Operation/Union

Combine 1. Seleksi shape yang akan digabung


2. Klik menu Shape/Operation/Combine

Join 1. Seleksi shape yang akan digabung


2. Klik menu Shape/Operation/Join
Tabel Cara Penggabungan Shape
 Pemotongan

Pemotongan Langkah
Fragment 1. Seleksi shape-shape yang akan digabungkan
2. Klik menu Shape/Operation/Fragment
Intersect 1. Seleksi shape-shape yang akan digabungkan
2. Klik menu Shape/Operation/Intersect
Substract 1. Seleksi shape-shape yang akan digabungkan
2. Klik menu Shape/Operation/Substract
Trim 1. Seleksi shape-shape yang akan digabungkan
2. Klik menu Shape/Operation/Trim
Tabel Cara Pemotongan Shape

 Menyalin Shape dengan Offset

Offset digunakan untuk membuat garis atau kurva secara paralel di sebelah kanan
dan kiri shape yang asli. Untuk menghasilkan shape hasil offset adalah sbb :

1. Seleksi shape yang akan disalin

2. Klik menu Shape/Operation/Offset

3. Muncul kotak dialog, dan ketik jarak antar shape

4. Shape akan menjadi tiga buah, dengan yang asli di tengah

 Group
Operasi ini dilakukan untuk membuat beberapa shape menjadi satu group. Cara
ini bermanfaat jika diperlukan banyak desain yang sama. Langkahnya sbb :

1. Seleksi shape yang akan dibuat group

2. Klik menu Shape/Grouping/Group

Masing-masing shape dapat diedit walaupun telah menjadi satu group.

 Pembatalan suatu group dengan langkah sbb :

1. Seleksi shape-shape
2. Klik menu Shape/Grouping/Ungroup

 Penambahan shape dalam group dengan langkah sbb :

1. Seleksi shape yang akan ditambahkan dan group yang akan diberi tambahan

2. Klik menu Shape/Grouping, dan Add to Group

 Penghapusan shape dalam group dengan langkah sbb :

1. Pilih group, klik shape yang akan dihapus

2. Klik menu Shape/Grouping, dan klik Remove from Group

 Pengeditan group dengan langkah sbb :

1. Klik group yang akan diedit

2. Klik masing-masing shape yang akan diatur

3. Pindah shape tersebut atau tambahkan teks pada shape


tersebut atau atur ulang ukurannya.

 Menghubungkan Shape dengan Garis

 Shape dapat dihubungkan dengan menggunakan Connector Tool, sbb :

1. Klik Connector Tool pada toolbar standard. Penunjuk mouse tampil dengan
tanda +

2. Arahkan mouse pada salah satu handle shape pertama, drag ke


salah satu handle shape kedua

3. Kedua shape telah terhubung

 Shape dapat dihubungkan dengan menggunakan Connector Point, sbb :

- Seleksi shape pertama

- Klik toolbar Connection Point


- Tekan tombol Ctrl dan klik bagian shape yang menjadi titik penghubung