You are on page 1of 15

TUGAS 3

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

Disusun oleh:
RISQI FADLY ROBBY NIM 2111011514081

DEPARTEMEN TEKNIK GEODESI


FAKULTAS TEKNIK - UNIVERSITAS DIPONEGORO
Jl. Prof. Sudarto SH, Tembalang Semarang Telp. (024) 76480785, 76480788
e-mail : geodesi@undip.ac.id
2018
1. Sebutkan penggunaan lahan dan hitung luas area untuk tiap penggunaan lahan dalam (km 2) di daerah
studi serta jelaskan pembagian fungsi jalan dalam tabel atribut jalan.shp ? (Gunakan simbologi dalam
menampilkan jenis penggunaan lahan eksisting)!
A. Pengggunaan Lahan dan Luas Area
a. Untuk mengetahui luas poligon dalam shp penggunaan lahan, sedangkan pada attribute table
belum tersedia field area maka pertama kali kita perlu membuatnya
b. Open attribute table shp penggunaan lahan

c. Add field

d. Beri nama Luas dan atur type Double


e. Klik kanan pada field Luas, lakukan calculate geometry
f. Pada Property pilih Area dan atur Unit menjadi km per segi
g. Buka file dbf yang telah memiliki data field luas pada MS Excel

h. Lakukan Pivot Table pada Insert, atur seperti pada gambar, maka akan didapatkan Macam
Penggunaan Lahan beserta Luasan Tiap Penggunaan Lahan
*) Penyusun menambahkan keterangan sendiri, jika Penggunaan Lahan ‘(blank)’ pada shp ini
adalah Lahan Terbuka yang dikuatkan dengan REMARK yang berisi Semak Belukar, Hutan Lainnya
dan Laahan Terbuka
B. Simbologi
.
C. Pembagian Jalan
Lakukan langkah yang serupa pada shp Jalan, namun pada atribut table add field dan beri
nama Panjang, serta calculate geometry Length. Kemudian lakukan simbolisasi.
2. Berapa jenis penggunaan lahan yang dilewati oleh jalan arteri primer dan kolektor primer?
Dengan tool Intersect, kita dapat mengetahui perpotongan antara shp Jalan dan Penggunaan lahan,
berikut langkah-langkahnya
Dengan bantuan MS Excel kita dapat membangun Pivot Table sehingga dapat dengan
mudah melakukan analisa. Jadi, terdapat satu jenis penggunaan lahan yang dilewati oleh
jalan arteri primer dan kolektor primer, yaitu Penggunaan Lahan Transportasi
3. Jelaskan fungsi Spatial Join!
Spatial Join
Berfungsi untuk menggabungkan atribut dari satu fitur ke fitur lainnya berdasarkan hubungan
spasial. Fitur Target dan atribut gabungan dari Fitur Join ditulis ke kelas Fitur Output (Esri, 2014).
Spatial join tool yang digunakan untuk menggabungkan bermacam-macan data spasial yang
mempunyai kelas yang sama (satu wilayah atau satu kategori tertentu) (Kencana, 2014).

Aktifkan Analysis Tools/overlay kemudian aktifkan spatial join. Target adalah


Admin_desa_UngaranBarat.shp dan Join adalah penggunaanLahan.shp!

Kondisi Atribut Tabel Fitur Target sebelum Spatial Join

Kondisi Atribut Tabel Fitur Join sebelum Spatial Join


Kondisi Atribut Tabel hasil Spatial Join
4. Jelaskan apa yang terjadi pada table atribut!
Sesuai dalam (Esri, 2014) bahwa:

 Spatial Join melibatkan pencocokan baris dari Fitur Join, dalam hal ini shp Penggunaan Lahan, ke
Fitur Target, shp Admin_desa_UngaranBarat, berdasarkan lokasi spasial relatif keduanya.
 Secara default, semua atribut Fitur Join ditambahkan ke atribut Fitur Target dan disalin ke kelas
Fitur Output. Anda dapat menentukan atribut mana yang akan ditulis ke output dengan
memanipulasinya di Map Field of Join Features parameter.
 Dua Filed baru, Join_Count dan TARGET_FID, selalu ditambahkan ke kelas fitur output.
Join_Count menunjukkan berapa banyak Fitur Join yang sesuai dengan setiap Fitur Target
(TARGET_FID).
 Jika Fitur Join memiliki hubungan spasial dengan beberapa Fitur Target, maka dihitung sebanyak
yang sesuai dengan fitur target. Misalnya, jika sebuah titik berada dalam tiga poligon, maka
intinya dihitung tiga kali, satu kali untuk setiap poligon.

5. Jelaskan perbedaan pada hasil spatial join, jika target merupakan Penggunaanlahan.shp sedangkan
Join menggunakan Admin_desa_UngaranBarat.shp !
Kondisi Atribut Tabel hasil Spatial Join

 Hanya ada satu Fitur Join yang sesuai dengan setiap Fitur Target
DAFTAR PUSTAKA

Esri. 2014. ArcGIS 10.3 Help.

Kencana, Yoga. 2014. Menggunakan Macam-Macam Tool Overlay di ArcGIS 10. www.
http://yoghaken.blogspot.co.id/2014/10/menggunakan-macam-macam-tool-
overlay-di.html. Diakses pada 8 Maret 2018