Вы находитесь на странице: 1из 5

Tugas II

Penyuluhan dan Komunikasi Perikanan

JENIS-JENIS PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI SECARA


FORMAL DAN NON FORMAL

Nama: Miftahul Jannah

Nim : L22116509

Kelas : Penyuluhan dan Komunikasi Perikanan A

Prodi : Budidaya Perairan

DEPARTEMEN PERIKANAN
FAKULTAS ILMU KELAUTAN DAN PERIKANAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2018
Jenis-Jenis Penyuluhan

Penyuluhan didefinisikan sebagai keterlibatan seseorang untuk melakukan komunikasi


informasi secara sadar dengan tujuan membantusesamanya memberikan pendapat sehingga
bisa membuat keputusan yang benar. Penyuluhan adalah proses pembelajaran bagi pelaku
utama serta pelaku usaha agar mau dan mampu menolong dan mengorganisasikan dalam
mengakses informasi informasi pasar, teknologi, permodalan dan sumber daya lainnya
sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, pendapatan dan
kesejahteraannya serta meningkatkan kesadaran dalam pelestarian fungsi lingkungan hidup.
Penyuluhan dalam pemberdayaan masyarakat merupakan suatu proses perbaikan yang
ditujukan untuk memberikan kemampuan kepada masyarakat agar tahu, mau dan mampu,
serta cakap melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya dan keluarganya.

1. Penyuluhan pembangunan
Penyuluhan pembangunan sebagai proses pemberdayaan masyarakat, memiliki tujuan
utama yang tidak terbatas pada terciptanya “better-farming, better business, dan better
living, tetapi untuk memfasilitasi masyarakat (sasaran) untuk mengadopsi strategi
produksi dan pemasaran agar mempercepat terjadinya perubahan-perubahan kondisi
sosial, politik dan ekonomi sehingga mereka dapat (dalam jangka panjang) meningkatkan
taraf hidup pribadi dan masyarakatnya.
Jadi, dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa didalam penyuluhan pasti akan
terdapat perubahan-perubahan yang terjadi di masyarakat, maka dari itu tujuan dari
penyuluhan salah satunya adalah adanya perubahan yang terjadi di dalam masyarakat.
Pada intinya penyuluhan adalah adanya perubahan perilaku yang terjadi di masyarakat
dan menumbuh kembangkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan

2. Penyuluhan Pertanian
Penyuluhan pertanian merupakan proses pembelajaran atau pemberian informasi atau
bisa juga disebut usaha atau upaya untuk mengubah perilaku petani agar mereka
mengetahui dan mempunyai kemauan serta mampu memecahkan masalahnya sendiri
dalam usaha atau kegiatan-kegiatan meningkatkan hasil usahanya dan tingkat
kehidupannya. Di dalam suatu program penyuluhan pertanian ini dari pihak petani
mempunyai andil yang cukup besar ketika berlangsungnya penyuluhan
Penyuluhan pertanian adalah proses pembelajaran bagi pelaku utama serta pelaku
usaha agar mereka mau dan mampu menolong dan mengorganisasikan dirinya dalam
mengakses. Metode pembelajaran yang sesuai dan tepat untuk penyuluhan pertanian
adalah jika berdasarkan penggolongan teknik komunikasi yaitu metode dengan
komunikasi langsung (direct communication). Jika untuk penggolongan berdasarkan
jumlah sasaran maka metode yang tepat untuk penyuluhan pertanian adalah disesuaikan
dengan jumlah sasaran yang dicapai. Jika penyuluhan pertanian itu dilakukan atau diikuti
oleh para petani lebih dari 2 orang, maka dari itu metode yang tepat adalah metode
kelompok yang didalamnya terdapat temu lapang, kursus tani, seminar dan lain-lain.

3. Penyuluhan Kesehatan
Penyuluhan kesehatan adalah suatu langkah pemberian informasi kepada masyarakat
yang membutuhkan perubahan dalam segi kesehatan. Bicara mengenai penyuluhan
kesehatan yaitu harus adanya perubahan secara dinamis dari masyarakat mengenai
kesehatannya, sehingga masyarakat tidak saja sadar, tahu dan mengerti, tetapi juga mau
dan bisa melakukan suatu anjuran yang ada hubungannya dengan kesehatan.

4. Penyuluahan Perikanan dan Kelautan


Penyuluhan perikanan merupakan bagian penting dalam peningkatan kualitas
sumberdaya manusia kelautan dan perikanan, yaitu berperan dalam memberikan
bimbingan dan pembinaan kepada pelaku utama, pelaku usaha dan masyarakat perikanan,
sehingga meningkatkan wawasan pengetahuan, keterampilan dan sikap dalam bidang
kelautan perikanan, baik teknis maupun non teknis untuk pengembangan usaha di bidang
kelautan dan perikanan. Fokus kegiatan penyuluhan adalah pada pengembangan
sumberdaya manusia, sedangkan fokus sasarannya adalah pada pemberdayaan pelaku
utama dan pelaku usaha serta sumber daya manusia lain yang mendukungnya.
Keberhasilan proses penyuluhan ditandai timbulnya partisipasi aktif dari pelaku utama
dan pelaku usaha di bidang perikanan. Penyuluh perikanan memegang peranan penting
dalam upaya pencapaian peningkatan kualitas sumber daya manusia pelaku utama/ pelaku
usaha sebagai mediator, motifator, dan fasilitator.

5. Penyuluahan agama
Penyuluh Agama Islam adalah Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, tanggung
jawab,wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan
kegiatan bimbingan atau penyuluhan agama Islam dan pembangunan melalui bahasa
agama.
Istilah Penyuluh Agama mulai disosialisasikan sejak tahun 1985 yaitu dengan adanya
Keputusan Menteri Agama Nomor 791 Tahun 1985 tentang Honorarium bagi Penyuluh
Agama. Istilah Penyuluh Agama dipergunakan untuk menggantikan istilah Guru Agama
Honorer (GAH) yang dipakai sebelumnya di lingkungan kedinasan Departemen Agama.

6. Penyuluahan Pendidikan
Salah satu peningkatan pola pikir dan mindset masyarakat awam tentang pentingnya
pendidikan seiring berkembangnya zaman. Dengan adanya penyuluahn di bidang
pendidikan ini diharap bisa merangsang dan mnjadi stimulus bagi masyarakat bahwa
pendidikan memang penting untuk dunia yang terus berdinamika ini.
Penyuluhan pendidikan memfokuskan siswa,pemuda dan mahasiswa agar bisa
menyelesaikan sekolah setinggi-tingginya, dengan adanya program beasiswa dari
pemerintah diharapkan semakin ada hasrat untk menempuh pendidikan yang lebih tinggi
dengan meningkatkan individu diri dan intelektual

Jenis-jenis Komunikasi

Komunikasi merupakan suatu proses yang dilakukan individu dalam hubungannya


dengan individu lainnya, atau individu dalam kelompok, organisasi maupun dalam
masyarakat guna menciptakan, mengirimkan dan menggunakan serta mempertukarkan
informasi untuk mengkoordinasikan lingkungannya dan orang lain. Komunikasi merupakan
suatu proses penyampaian dan penerimaan pesan-pesan dari seseorang (sumber, penyuluh)
kepada orang lain (penerima, sasaran, pelaku utama/pelaku usaha) secara timbal balik (two-
way traffic communication).
a. Komunikasi Formal

1. Komunikasi dari atas ke bawah


Dipakai untuk menyampaikan informasi, mengarahkan, mengkordinasi, memotivasi,
memimpin dan mengendalikan berbagai kegiatan dibawah.
Menurut Katz dan Kahn komunikasi kebawah punya 5 tujuan pokok:
 Memberikan pengarahan atau instruksi kerja
 Memberi informasi tentang mengapa suatu pekerjaan harus dilaksanakan
 Memberikan informasi mengenai prosedur dan praktek organisasional
 Memberikan umpan balik pelaksanaan kerja kepada karyawan
 Memberikan informasi tentang aspek-aspek yang membantu organisasi menanamkan
pengertian tentang tujuan yang ingin dicapai
Kelemahan: sensor atas informasi penting kepada bawahan
2. Komunikasi dari bawah ke atas

 Pesan atau ide berasal dari bawahan dan bawahan terlibat langsung dalam
pengambilan keputusan

 Manajer harus percaya penuh kepada bawahannya

 Kelemahan: bawahan menyampaikan informasi yang baik-baik saja

3. Komunikasi Horizontal

 Komunikasi antar manajer, antar sejawat atau antar karyawan

 Tujuan: melakukan persuasi, mempengaruhi dan memberikan informasi kepada


bagian atau departemen yang memiliki kedudukan sejajar

 Bersifat koordinatif

 Penting bila tingkat ketergantungan antar divisi cukup besar.

4. Komunikasi Diagonal

 Melibatkan komunikasi antara dua tingkat organisasi yang berbeda

 Diterapkan pada organisasi yang terdapat keterkaitan dan ketergantungan yang besar
pada setiap divisi

 Keuntungan:

- Penyebaran informasi lebih cepat

- Individu dari departemen lain dapat membantu menyelesaikan masalah


b. Komunikasi Non Formal

 Komunikasi informal cenderung luwes dan tidak ketat, seperti terjadi disaat-saat
istirahat kerja dikantor.

 Garis atau kotak yang ada dalam organisasi tidak mampu mencegah orang-orang yang
ada dalam organisasi untuk saling bertukar informasi antara satu dengan yang lain.

 Informasi bersifat umum seperti humor, keluarga, anak-anak, dunia olahraga, musik,
acara film, TV maupun situasi kerja.