You are on page 1of 2

BAGIAN-BAGIAN WARIS

Adapun bagian-bagian waris yang disebutkan dalam Al Qur’an dan Hadits Rasulullah SAW, ada
enam macam yaitu :

1. Setengah
2. Seperempat
3. Dua pertiga
4. Sepertiga
5. Seperenam
6. Seperdelapan

Inilah bagian-bagian waris yang disebutkan dalam Al Qur’an mulai dari yang terbesar hingga
bagian yang terkecil.

Bagian-bagian tersebut telah ditetapkan oleh ALLAH SWT, dalam firman NYA dan juga dalam
hadits-hadits Rasulullah SAW. Jadi dalam hal ini tidak ada perselisihan pendapat diantara para
ulama.

Dalam Al Qur’an yang mengatur tentang bagian-bagian tersebut diatas terdapat di QS An Nisa ayat
ke 11 dan 12. Agar memudahkan dalam memahami ayat-ayat tersebut akan dibagi dalam 4 bagian
yaitu :

Allah mensyari'atkan bagimu tentang (pembagian harta waris) untuk anak-anakmu. Yaitu : bagian
seorang anak lelaki sama dengan bagian dua orang anak perempuan[272]; dan jika anak itu
semuanya perempuan lebih dari dua[273], Maka bagi mereka dua pertiga dari harta yang
ditinggalkan; jika anak perempuan itu seorang saja, Maka ia memperoleh setengahnya harta. dan
untuk dua orang ibu-bapa, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika
yang meninggal itu mempunyai anak; jika orang yang meninggal tidak mempunyai anak dan ia
diwarisi oleh ibu-bapanya (saja), Maka ibunya mendapat sepertiga; jika yang meninggal itu
mempunyai beberapa saudara, Maka ibunya mendapat seperenam. (Pembagian-pembagian
tersebut di atas) sesudah dipenuhi wasiat yang ia buat atau (dan) sesudah dibayar hutangnya.
(Tentang) orang tuamu dan anak-anakmu, kamu tidak mengetahui siapa di antara mereka yang
lebih dekat (banyak) manfaatnya bagimu. ini adalah ketetapan dari Allah. Sesungguhnya Allah
Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS An Nisa (4):11)

[272] Bagian laki-laki dua kali bagian perempuan adalah karena kewajiban laki-laki lebih berat
dari perempuan, seperti kewajiban membayar maskawin dan memberi nafkah. (Lihat surat An
Nisaa ayat 34).

[273] Lebih dari dua Maksudnya : dua atau lebih sesuai dengan yang diamalkan Nabi.
Kesimpulan dari ayat di atas adalah :

1. Jika anak-anak yang ditinggal wafat itu terdiri dari laki-laki dan perempuan, maka
bagiannya adalah 2 bagian untuk anak laki-laki dan 1 bagian untuk anak perempuan setelah
dibagikan kepada yang lain, misalnya istri dan sebagainya.
2. Jika anak yang ditinggal wafat itu hanya terdiri dari seorang anak perempuan saja, maka
bagiannya adalah setengah dari harta peninggalan orang tuanya setelah dibagikan kepada
yang lainnya.
3. Jika anak-anak yang ditinggal wafat itu terdiri dari anak-anak perempuan saja, baik dua
orang perempuan ataupun lebih, maka bagiannya adalah dua pertiga.
4. Bagian untuk ke dua orang tuanya masing-masing mendapat seperenam jika anaknya yang
meninggal itu mempunyai anak.
5. Bagian ibu akan menjadi sepertiga bagian dari harta yang ditinggalkan anaknya jika anaknya
yang meninggal itu tidak mempunyai anak atau saudara. Selebihnya (sisanya) untuk
bapaknya.
6. Bagian ibu adalah seperenam dari harta peninggalan anaknya jika anaknya mempunyai
saudara.

Demikian bagian-bagian yang dapat disimpulkan dari ayat ke 11 dari surat An Nisa. Bagian-bagian
ini dibagikan setelah dibayar utang-utangnya dan juga ditunaikan wasiatnya yang ia wasiatkan.