You are on page 1of 10

Artikel

TEKNIK AUDIT BERBANTUAN KOMPUTER MENGGUNAKAN ACL (AUDIT


COMMAND LANGUAGE)

Perkembangan yang pesat profesi internal audit merefleksikan bahwa betapa


pentingnya pemeriksaan (auditor) internal pada team manajemen. Hal ini dapat terlihat dari
banyaknya auditor yang dipekerjakan pada suatu perusahaan yang akan mengevaluasi
performasi manajemen dan memberikan pendapat yang independent terhadap suatu situasi
keuangan. Pemeriksaan adalah proses yang sistematis dan memiliki objektif yang ditujukan
adalah untuk mendapatkan dan mengevaluasi bukti–bukti yang berhubungan dengan kegiatan
ekonomi untuk menyakinkan hubungannya dengan hasil yang diinginkan. Ada tiga unsur
pokok pekerjaan pemeriksaan adalah pemeriksaan keuangan, pemeriksaan sistem informasi,
dan pemeriksaan operasional. Proses pemeriksaan melibatkan empat tahap yaitu:

1. Perencanaan 3. Pemeriksaan

2. Evaluasi bukti-bukti dan melaporkan hasil 4. Pengumpulan bukti-bukti

Jika hasil pemeriksaan dan evaluasi sudah dilakukan maka pemeriksaan membuat
kesimpulan dan rekomendasi untuk dikomunikasikan kepadamanajemen.alat yang biasa
digunakan untuk pelaporan ini adalah laporan tertulis yang memberikan penjelasan mengenai
hasil temuan, kesimpulan dan rekomendasi dengan referensi atau bukti-bukti pendukung
laporan. Tujuan dari pemeriksaan sistem informasi yaitu untuk mereview dan mengevaluasi
pengawasan internal guna menjaga keamanan dan memeriksa tingkat kepercayaan sistem
informasi serta mereview operasional sistem aplikasi. Jika menjalankan pemeriksaan sistem
informasi secara komplit, pemeriksaan harus berusaha untuk memenuhi setiap objektif, yaitu:

1. Untuk menemukan sistem keamanan berfungsi dengan baik untuk memperoleh


peralatan, program, file data, dari pemakaian, perubahan oleh yang tidak berhak.

2. Untuk menemukan bahwa desain dan implementasi program aplikasi sesuai dengan
spesifikasi dan otorisasi manajemen.

3. Untuk menemukan bahwa semua modifikasi program aplikasi memiliki otorisasi dan
persetujuan manajemen.
4. Untuk menemukan bahwa akurasi dan integritas proses transaks, file, laporan dan
record-record lainnya.

Seiring dengan perkembangan teknologi komputer sebagai media penyimpanan data,


semakin diperlukan pula bagi seorang Auditor/Analis Data dalam melakukan fungsinya
sebagai Pemeriksa/Pengawas/Analisa Data untuk mampu dalam mengolah data secara tepat,
cepat dan akurat. Saat ini masih banyak para auditor/analis data yang masih menggunakan
metode lama (sampling data) dalam memeriksa/mengawasi dengan salah satu alasannya
adalah waktu yang diberikan untuk memeriksa/mengawasi tidak mencukupi. Tentunya hasil
yang didapat pun tidak selalu maksimal. Kendala lain adalah pemahaman yang kurang
tentang pemrograman komputer. Salah satu alat bantu untuk auditor/analyst data yang sudah
dikenal didunia yaitu ACL Software. Software ini dapat melakukan akses data langsung
kedalam database ataupun dalam bentuk teks file dalam waktu yang singkat tanpa
menganggu sistem yang sedang berjalan. Melakukan verifikasi hasil dari data yang diperoleh
untuk menciptakan integrasi data yang dipercaya dan hasil analisa data yang dapat
dihandalkan. Semua dapat dilakukan dengan cepat, tepat, aman dan akurat.

Audit Command Language (ACL) merupakan audit software khusus didesain untuk
melakukan analisa data elektronik suatu perusahaan dan membantu menyiapkan laporan audit
secara mudah dan interaktif. Biasanya audit terhadap data keuangan/operasi hanya secara
sampling, dengan bantuan audit software ini seluruh database dapat dianalisis sehingga audit
yang dilakukan bersifat komprehensif. ACL dikembangkan tahun 1970an oleh Prof. Hart J.
Will dari Canada dan dikelola ACL Services Ltd Vancouver, Canada. Dan merupakan
Pemimpin pasar dalam teknologi pengambilan data, analisis data, serta pelaporan, (hasil
survey tahunan The Institute of Internal Auditors, USA, 2005). ACL merupakan Tools yang
diminati untuk membantu proses analisis data secara interaktif dalam menghasilkan informasi
yang tepat bagi pengambilan keputusan bagi manajemen. ACL yaitu sistem berbasis windows
yang bersifat ‘Graphical User Interface (GUI)’ dan mudah digunakan (‘User Friendly’) untuk
proses analisis data serta monitoring. ACL dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan
analisis data aktivitas bisnis operasional perusahaan, Seperti di bidang audit analisis data,
pencocokan dan pembandingan data, laporan penyimpangan, dsb; di bidang IT (Information
Technology) untuk data migration, data cleansing, data matching, data integrity testing; selain
itu juga untuk analisis, konsolidasi, rekonsiliasi data dan pelaporan pada divisi lain seperti
Keuangan, Pemasaran, Distribusi, Operasional, dan lain sebagainya.
Manfaat menggunakan ACL :

1. Dapat membantu dalam mengAkses data baik langsung (Direct) kedalam system
jaringan ataupun InDirect (tidak langsung) melalui media lain seperti softcopy dalam
bentuk Teks file / Report.

2. Mengidentifikasi kecenderungan/gejala-gejala, dan menunjukan dengan tepat/sasaran


pengecualian data dan menyoroti potensial area yang menjadi perhatian.

3. Menempatkan kesalahan dan potensial “fraud”sebagai pembanding dan menganlisa


file-file menurut aturan-aturan yang ada.

4. Mengidentifikasi proses perhitungan kembali dan proses Verifikasi yang benar

5. Mengidentifikasi persoalan sistem pengawasan dan memastikan terpenuhinya


permohonan dengan aturan-aturan yang telah ditetapkan

6. Aging dan menganalisa Account Receivable/Payable atau beberapa transaksi lain


dengan menggunakan basis waktu yang sensitive

7. Memulihkan biaya atau pendapatan yang hilang dengan pengujian data pada data-data
duplikasi pembayaran, menguji data-data nomor Invoice/Faktur yang hilang atau
pelayanan yang tidak tertagih.

8. Menguji terhadap hubungan antara Authorisasi karyawan dengan supplier.

9. Melakukan proses data cleansing dan data matching atau pembersihan data dari data-
data duplikasi terutama dari kesalahan pengetikan oleh End-User

10. Dapat melaksanakan tugas pengawasan dan pemeriksaaan dengan lebih fokus, cepat,
efisien dan efektif dengan lingkup lebih luas dan analisa mendalam. Mengidentifikasi
penyimpangan (Fraud Detection) dapat dilakukan dengan cepat dan akurat. Sehingga
memiliki waktu lebih dalam menganalisa data dan pembuktian.

11. Untuk manajemen, termasuk profesi akunting dan keuangan, ACL dapat membantu
mereka dalam menganalisis data dan informasi perusahaan, pengujian pengendalian
yang telah ada, dan pembuatan laporan manajemen secara cepat dan fleksibel.

12. Bagi auditor, penggunaan ACL membantu dalam mengaudit secara terfokus, cepat,
efisien, efektif, dan murah dengan lingkup lebih luas dan analisis mendalam. Indikasi
penyimpangan dapat dilakukan dengan cepat, akurat dan dengan beraneka ragam
analisis menggunakan ACL sehingga auditor dapat menemukan banyak
penyimpangan dan memiliki waktu lebih untuk melakukan pembuktian.

Ada banyak software selain ACL yang saat ini beredar dan digunakan oleh Kantor-
Kantor Akuntan Publik di seluruh dunia. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

1. IDEA (Interactive Data Analysis Software) adalah software yang merupakan software
audit yang dapat digunakan untuk membuat rekonsiliasi, investigasi kecurangan,
internal/operational audit, pemindahan file, mempersiapkan laporan manajemen dan
analisis-analisis lainnya, termasuk menelusuri security log.

2. APG (Audit Program Generator) dapat membantu tim audit untuk menambah,
menghapus atau melakukan modifikasi item-item individual dalam daftar perencanaan
audit untuk menyesuaikan antara pekerjaan auditor dengan keperluan klien mereka.

3. Microsoft Excel yaitu software lain yang mungkin digunakan oleh Kantor Akuntan
Publik. Sebagaimana diketahui bahwa Microsoft Excel adalah program aplikasi
spreadsheet yang paling populer saat ini.

Dengan kemampuannya membaca file database seperti DBF dan MDB, serta
ditambah dengan dukungan fungsi-fungsi/formula-formula yang ada

1. AUDIT-Easy adalah software yang digunakan untuk mengembangkan dan melakukan


audit kepatuhan internal dan eksternal.

2. EZ-Rstats adalah software audit dengan beberapa kegunaan sebagai berikut:

a. Mengidentifikasi duplikasi, selisih, jumlah populasi, klasifikasi dan stratifikasi


data, univariate statistik, menentukan ukuran sampel, persentil/quartile,
histogram, dan lainnya.

b. Menghasilkan grafik – histogram, garis trend, grafik pareto, dan lain-lain.

c. Menentukan prosedur seperti misalnya test Hukum Benford (Benford’s Law)


besaran nilai kumulatif moneter sampling, interval sampling, cross tabulasi.

d. Digunakan untuk melakukan beberapa pengujian statistik seperti Chi Square,


pemeriksaan nomor kartu kredit, penyusunan nomor keatas dan kebawah.

3. Random Audit Assistant adalah software untuk mendapatkan sampel audit yang valid
dari atas audit yang telah ditetapkan.
4. RAT-STATS adalah paket software statistik yang didesain untuk membantu auditor
dalam menetapkan sample audit secara acak dan mengevaluasi hasilnya.

5. AutoAudit merupakan sistem informasi audit yang terintegrasi. Software ini


memungkinkan departemen audit menyelesaikan pekerjaan dalam satu database.

6. GRConDemand adalah software dengan kegunaan untuk manajemen pengendalian


keuangan, otomatisasi audit, risiko manajemen, teknologi informasi pemerintahan.

7. QSAQ digunakan untuk menjadwalkan, mengelola analisis dan mengadakan internal


audit, penilaian, pengujian dan pemeriksaan. Software ini didesain untuk
mengorganisasikan, melangsungkan, mendokumentasikan, dan melaporkan dalam
internal audit dan eksternal audit.

8. CAPanauditPlus, MonarchSoftware, dan lain-lain.

Fitur-fitur dan kemampuan yang ada pada ACL yaitu :

1. Universal Data Access, yaitu dapat mengakses data dari hampir semua jenis database
yang ada (DBF, XLS, Text File, report file, Oracle, SQL, DB2, AS/400 FDF, COBOL,
dsb) dan semua platform (PC, minicomputer, dan mainframe).

2. Jumlah Data Besar, yaitu kemampuan dalam mengakses dan memproses data dalam
jumlah yang sangat besar (hingga ratusan juta record).

3. Kecepatan Waktu Proses, kemampuannya untuk memproses dalam waktu yang


singkat walapun data yang diproses dalam jumlah yang besar .

4. Integritas Data, dengan kemampuan mengakses database 100% (tanpa metode


sampling) serta data yang bersifat ‘Read Only’ dijamin orisinalitas, keamanan dan
integritas data untuk diolah menjadi informasi bermanfaat bagi user dan manajemen.

5. Multi File Process, dapat digunakan untuk menangani beberapa file sekaligus, tanpa
mengganggu operasional Teknologi Informasi yang dijalankan oleh Perusahaan.

6. Fungsi Analisis yang lengkap, dilengkapi fungsi-fungsi analisis yang sangat lengkap
yang dapat dengan mudah dikombinasikan dalam menghasilkan temuan-temuan yang
tidak pernah terkirakan sebelumnya.

7. Pelaporan yang Handal, kemudahan untuk merancang laporan yang handal sarat
informasi yang bermanfaat serta dapat dikirimkan secara otomatis via email atau
integrasi ke dalam software aplikasi ‘Crystal Report’.
8. IT Audit, kemudahan dalam menguji integritas data dan menganalisis data di dalam
database ataupun menganalisis user yang masuk kedalam suatu jaringan/network.

9. Automasi, pembuatan aplikasi audit yang sangat cepat dan mudah untuk melakukan
Automasi Analisis Data untuk efisiensi proses kerja.

10. Log File Navigation, dilengkapi dengan log file untuk pencatatan proses analisis yang
telah dilakukan sehingga menghasilkan suatu Audit Trail yang komprehensif.

Penggunaan ACL Sebagai Audit Tools

1. Perangkat Lunak ACL

ACL didesain untuk metabahasa bagi auditor untuk mengakses sebagian besar data
yang disimpan dalam peralatan elektronik dan untuk menguji secara kompherensif.

2. Definisi Data

Salah satu kelebihan dari ACL adalah kemampuan membaca data yang disimpan
dalam hampir semua format. ACL menggunakan fitur Definisi Data untuk tujuan ini.
Untuk membuat definisi data, maka Auditor harus mengetahui lokasi fisik file sumber
dan tata letak struktur fieldnya.

3. Menyesuaikan Tampilan

ACL memungkinkan Auditor untuk menyesuaikan tampilan asli yang dihasilkan dari
proses definisi data menjadi tampilan yang dapat memenuhi kebutuhan auditnya
dengan lebih baik. Auditor dapat membuat dan memformat ulang tampilan baru tanpa
mengubah atau menghapus data dalam file dasarnya.

4. Menyaring Data

ACL menyediakan pilihan yang canggih untuk menyaring data yang mendukung
berbagai uji audit. Filter adalah ekspresi yang mencari berbagai record yang sesuai
dengan kriterian penyaringannya, filter ini terletak di Default View.

5. Menstratifikasi Data

Fitur Stratifikasi ACL memungkinkan auditor untuk melihat distribusi record yang
masuk kedalam strata yang telah ditentukan. Data tersebut dapat diringkas dan
diklasifikasi berdasarkan stratanya yang dapat berukuran sama atau berbeda.

6. Analisis Statistik
ACL menawarkan banyak metode pengambilan sample untuk analisis statistic.

Dua dari metode yang paling banyak digunakan adalah record sampling dan Monetary unit
sampling (MUS) yang terletak di dalam menu bar.

Artikel

TEKNIK AUDIT BERBANTUAN KOMPUTER (TABK) atau COMPUTER


ASSISTED AUDIT TECHNIQUES (CAATS)

Definisi CAATs / TABK yaitu perangkat dan teknik yang digunakan untuk menguji
(baik secara langsung maupun tidak langsung) logika internal dari suatu aplikasi komputer
yang digunakan untuk mengolah data. Keuntungan menggunakan TABK adalah:

1. Untuk database yang berisikan ribuan transaksi, yang tidak mungkin dilakukan
dengan cara manual, maka TABK sangat membantu untuk memfokuskan audit.

2. TABK mampu memeriksa 100% seluruh transaksi dalam sebuah database.

3. TABK mampu memberikan informasi untuk analisis data dan melihat profil data.

4. Waktu untuk proses audit lebih cepat dengan bantuan TABK ini.

Ruang Lingkup CAATs / TABK

1. Pengumpulan data 4. Analisis

2. Kuesioner Pooling 5. Pelaporan

3. Flow Charting
Implementasi CAATs/TABK

Menurut Natalia Tangke (2004) dalam jurnal yang berjudul “Analisa Penerimaan
Penerapan Teknik Audit Berbantuan Komputer (TABK) dengan menggunakan Technology
Acceptance Model (TAM) pada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI”, implementasi atau
penerapan Teknik Audit Berbantuan Komputer terlaksana baik bila didukung bagaimana:

1. Persepsi pengguna terhadap kemudahan menggunakan TABK (Perceived Ease of Use)

2. Persepsi pengguna terhadap kegunaan TABK (Perceived Usefulness)

3. Sikap pengguna terhadap penggunaan TABK (Attitude Toward Using)

4. Penerimaan pengguna terhadap TABK (Acceptance of TABK)

Alat Bantu CAATs/TABK

1. Spreadsheet Application, contohnya MS Excel, Lotus 123, QuatroPro, OpenOffice

2. Query & Reporting Application, contohnya MS Query, Crystal Report

3. Database Management System, contohnya MS Access, MS Visual Fox Pro, Lotus


Approach.

4. Generalized Audit Software, contohnya ACL, IDEA, SAS, SESAM

Jenis Teknik Audit Berbantuan Komputer (CAATs/TABK), Kelebihan dan Kelemahan

No. Teknik Kelebihan Kelemahan

 Mudah digunakan  Belum tentu dapat digunakan


Program  Hemat waktu seluruh perangkat keras
pemeriksaan
 Akses keberbagai record  Tidak dapat mengerjakan se-
umum
1.  Meningkatkan keandalan beberapa luruh pekerjaan audit
(generalized
aspek audit  Biaya tinggi
audit
software/GAS)  Kendali program oleh auditor  Program terbatas
 Pekerjaan audit lebih praktis  Hanya bisa membaca live data

 Waktu audit lama


 Memberikan bukti langsung atas
 Tidak mencakup semua ke-
efektivitas pengendalian
mungkinan audit
Data uji (test  Keahlian tekhnis yang sedikit (staf
2.  Tidak dapat melakukan veri-
data/ test decks) sedikit)
fikasi program
 Temuan yang dihasilkan bagus
 Keberhasilan audit sangat
(untuk transaksi terbatas)
tergantung pada auditor
 Memerlukan sedikit keahlian teknis  Penghapusan file dan data
 Biaya pengujian rendah pengujian harus dilakukan
 Dapat digunakan berulang hati-hati
Integrated test
3
facility(ITF)  Pengujian mendadak dimungkin-  Sulit memprediksi kemungki-
kan nan kombinasi data
 Pengujian sistem asli dimungkin-  Mempengaruhi independensi
kan auditor

 Menggunakan data klien yang


sebenarnya
 Lebih objektif
4 Simulasi parallel  Tidak memerlukan keahlian yang -
tinggi
 Pengujian bisa dilakukan setiap
saat

Auditor dapat mengidentifikasi ins-  Auditor harus memiliki keahli-


5 Tracing truksi (langkah pemrosesan) aplikom an teknis yang tinggi
telah dijalankan sebagaimana mestinya  Biayanya mahal

 Mudah diimplementasikan
 Biaya perolehan mahal
 Dapat melacak kode yang tidah sah
6 Mapping  Waktu penggunaan teknik
 Meningkatkan efisisensi operasi
yang lama
komputer

No. Teknik Kelebihan Kelemahan

 Membantu dalam debugging suatu  Butuh tenaga professional


aplikasi  Sulit dalam antisipasi kondisi
7 Snapshots
 Sangat efektif bila digabungkan dan lojik
dengan TABK lainnya  Biaya yang tinggi

Base case  Sesuai denga kebutuhan pemakai  Memerlukan waktu panjang


8 system  Waktu verifikasi lebih singkat untuk mempersiapkan audit
evaluation  Pengujian verifikasi yang baik  Tidak terlalu efisien

 Modul untuk menelaah transaksi  Program hanya untuk organi-


secara menyeluruh sasi tertentu dan tidak dipasar-
Embedded audit  Dapat memantau pengendalian kan
9
modules setiap saat  Biaya dan krahlian yang tinggi
 Mendorong keterlibatan auditor  Harus digunakan dengan
dalam pengembangan sistem teknik audit lainnya
 Menyediakan sumber daya pengo-
lahan data Auditor sulit dalam mengenda-
Job accounting
10  Menyediakan informasi oprasi pe- likan sumber data melalui fasilitas
data analysis
ngolahan data untuk auditor pekerjaan akuntansi
 Efektif dan waktu yang singkat