You are on page 1of 2

Daftar Jawaban

1. Contohnya yaitu :
 Meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, termasuk menghayati arti
demokrasi dengan menghargai perbedaan pendapat dan tidak memaksakan
kehendak
 Menanamkan kecintaan terhadap tanah air, melalui pengabdian yang tulus kepada
masyarakat
 Berperan aktif dalam memajukan bangsa dan negara dengan berkarya nyata (bukan
retorika)
 Meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap hukum/undang-undang dan
menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia
 Pembekalan mental spiritual di kalangan masyarakat agar dapat menangkal pengaruh-
pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan norma-norma kehidupan bangsa
Indonesia dengan lebih bertaqwa kepada Allah SWT melalui ibadah sesuai
agama/kepercayaan masing- masing.
2. Pengertian dan contohmya:
 Apatride adalah istilah untuk seseorang yang tidak memiliki kewarganegaraan.
Contoh Apatride : Seorang anak dari orang tua warga Negara X yang
menganut ius soli dilahirkan di Negara Y yang menganut ius sanguinis tidak
memperoleh kewarganegaraan baik Negara X (karena tidak lahir disana) maupun
kewarganegaraan Y (karena bukan merupakan keturunan warga Negara
tersebut).Akibatnya anak tersebut tidak memiliki kewargangeraan (Aptride).
 Bipatride adalah istilah untuk seseorang yang memiliki 2 kewarganegaraan.
Contoh Bipatride : seorang keturunan bangsa Y ( ius sanguinis ) lahir di Negara
X ( ius soli ). Oleh karena ia keturunan bangsa Y maka dianggap sebagai warga
Negara Y. akan tetapi, Negara X juga menganggap warga negaranya karena
berdasarkan tempat lahirnya. Sehingga anak tersebut mempunyai kewarganegaraan
ganda.
 Multipatride adalah istilah untuk orang yang memiliki lebih dari 1/banyak
kewarganegaraan.
Contoh Multipatride: ada seorang anak yang orang tuanya berasal dari negara yang
menganut paham Ius Soli dan Ius Sanguinis tetapi dia dilahirkan di negara netral
atau yang tidak menganut kedua pahamtersebut.
3. Tentu bisa yaitu dengan cara menetap disuatu daerah tertentu dalam waktu yang lama
dan kemudian mengajukan permohonan untuk memperoleh kewarganegaraan ke
negara atau wilayah yang ia huni dalam kurun waktu yang sudah lama.
4. Jelas bangga, karena ia bukan WNI tetapi kecintaannya terhadap NKRI sangat besar
hal ini berbanding terbalik dengan pemuda yang berwarganegara Indonesia dimana
para pemuda Indonesia malah lupa akan tanah airnya, mereka terus mengikuti tren masa
kini, dimana tren terseut berasal dari luar NKRI.
5. Pendapat kami yaitu hukum di Indonesia tidak pandang bulu, mau WNI ataupun WNA
jika ia bersalah di wilayah NKRI tetap akan dihukum sesuai hukum yang berlaku di
Indonesia.
6. Yaitu dengan cara mematuhi hukum yang berlaku di Indonesia dan ikut membantu
negeri tercinta ini dalam berbagai hal dan yang paling utama yaitu memajukan SDM
yang ada di NKRI ini agar masyarakat tahu akan pentingnya menjaga NKRI ini dan
pastinya untuk menjaga utuh NKRI kita sebagai Mahasiswa hendaknya juga sadar akan
kewajiban kita demi memajukan NKRI ini untuk menjadi lebih maju dan makmur.