Вы находитесь на странице: 1из 7

A.

Pekerjaan Yang Menggunakan Tenaga Dan Pikiran

 Nama : Bpk. Sabirin


 Pekerjaan : Mekanik
 Alamat : Jl. Jendral Urip Sumoharjo lorong 77 No.11

1. Deskripsi Pekerjaan
2. Kapasitas Kerja
 Umur : 52 tahun
 Jenis Kelamin : Laki-laki
 Status Kesehatan : Sehat (tidak ada riwayat penyakit serius)
 Status Pendidikan : S1 Ekonomi Universitas Muslim Indonesia
 Pengalaman Kerja : Pernah memiliki usaha warung makan coto Makassar,
pisang kremes, ayam krispi dan depot air minum isi ulang.
 Antropometri:
- Tinggi Badan : 172 cm
- Berat Badan :65 kg
𝐵𝐵 65 65
𝐵𝑀𝐼 = = =
𝑇𝐵 × 𝑇𝐵 1,72m × 1,72m 2,95
= 22,03 (Normal menurut WHO)

3. Persentase Cardiovaskular Load (CVL)


PERHITUNGAN CARDIOVASKULAR LOAD (CVL)

 Denyut Nadi istirahat (Sebelum bekerja)


10 𝑑𝑒𝑛𝑦𝑢𝑡
𝐷𝑁𝑖𝑠𝑡𝑖𝑟𝑎ℎ𝑎𝑡 = × 60
𝑤𝑎𝑘𝑡𝑢 𝑝𝑒𝑟ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔𝑎𝑛 10 𝑑𝑒𝑛𝑦𝑢𝑡

10 𝑑𝑒𝑛𝑦𝑢𝑡
𝐷𝑁𝑖𝑠𝑡𝑖𝑟𝑎ℎ𝑎𝑡 = × 60
7,01

600
𝐷𝑁𝑖𝑠𝑡𝑖𝑟𝑎ℎ𝑎𝑡 = = 85,59 𝑏𝑝𝑚
7,01

 Denyut Nadi Kerja


10 𝑑𝑒𝑛𝑦𝑢𝑡
𝐷𝑁𝑘𝑒𝑟𝑗𝑎 = × 60
𝑤𝑎𝑘𝑡𝑢 𝑝𝑒𝑟ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔𝑎𝑛 10 𝑑𝑒𝑛𝑦𝑢𝑡

10 𝑑𝑒𝑛𝑦𝑢𝑡
𝐷𝑁𝑘𝑒𝑟𝑗𝑎 = × 60
5,62
600
𝐷𝑁𝑘𝑒𝑟𝑗𝑎 = = 106,76 𝑏𝑝𝑚
5,62

 Nadi Kerja
𝑁𝑎𝑑𝑖 𝑘𝑒𝑟𝑗𝑎 = 𝐷𝑁𝑘 − 𝐷𝑁𝑖
𝑁𝑎𝑑𝑖 𝑘𝑒𝑟𝑗𝑎 = 106,76 − 85,59 = 21,17

 Denyut Nadi Maksimal


𝐷𝑁𝑚𝑎𝑘𝑠 = 220 − 𝑢𝑚𝑢𝑟
𝐷𝑁𝑚𝑎𝑘𝑠 = 220 − 52 = 168
Note: 200 untuk perempuan dan 220 untuk laki-laki

 Cardiovascular Load (CVL)


100 × (𝐷𝑁𝑘 − 𝐷𝑁𝑖)
% 𝐶𝑉𝐿 =
𝐷𝑁𝑚𝑎𝑘𝑠 − 𝐷𝑁𝑖

100 × (106,76 − 85,59)


% 𝐶𝑉𝐿 =
168 − 85,59
100 × (21,17)
% 𝐶𝑉𝐿 =
82,41
2.117
% 𝐶𝑉𝐿 = = 25,68 % (𝑡𝑖𝑑𝑎𝑘 𝑡𝑒𝑟𝑗𝑎𝑑𝑖 𝑘𝑒𝑙𝑒𝑙𝑎ℎ𝑎𝑛)
82,41

Hasil yang didapatkan yaitu:


Table klasifikasi beban kerja CVL
%CVL Klasifikasi %CVL
<30% Tidak terjadi kelelahan
30%-60% Diperlukan perbaikan
60%-80% Kerja dalam waktu singkat
80%-100% Diperlukan tindakan segera
>100% Tidak diperbolehkan beraktifitas

4. Ratio Denyut Nadi

5. Perceived Exertion (Borg Rating of Perceived Exertion)


6. Nordic Body Map

7. RULA (RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT)


Arm dan Wrist Analisis Skor Keterangan
Upper Arm +2 Posisi Upper arm operator yaitu fleksi
Position shoulder 0-20° (+1 ) dan disertai gerakan
abduksi shoulder (+1)
Lower Arm +1 Posisi Lower arm operator 90° (+1) tidak
Position disertai gerakan adduksi
Wrist Position +2 Operator menggerakkan tangan kearah
ekstensi wrist 15° (+2)
Wrist Twist +1 Pergelangan tangan terpelintir hingga
batas tengah (+1)
Muscle Use 0 Penggunaan otot yang tidak didominasi
dengan postur statis >10 menit (0)
Add +1 Muatan 2kg tapi sejenak (+1)
Force/Load
Score
 Total score table A (arm dan wrist)
 Posture score A+Muscle use + Force/load score = 3+0+1= 4

Neck, Trunks dan Legs Analisis Skor Keterangan


Neck Position +3 Posisi leher fleksi 20° lebih (+3)
Trunk Position +3 Postur badan membungkuk 20°-
60°(+3)

Legs +2 Kaki tidak tertopang (+2)


Muscle Use 0 Penggunaan otot tidak didominasi
dengan postur statis >10 menit (0)
Add +1 Muatan 2kg tapi sejenak (+1)
Force/Load
Score
 Total score table B (neck, trunk, dan leg)
Posture score B + Muscle Use + Forced/Load score = 5+0 + 1 = 6
 Hasil dari table C (gabungan postur A dan postur B), yaitu 6
Table Tindakan Rula
Action Level Skor Tindakan
1 1 dan 2 Bisa diterima jika tidak
dipertahankan atau tidak
berulang dalam periode
yang lama
2 3 dan 4 Diperlukan pemeriksaan
lanjutan dan juga
diperlukan perubahan-
perubahan
3 5 dan 6 Pemeriksaan dan
perubahan perlu segera
dilakukan
4 7 Kondisi ini berbahaya maka
pemeriksaan dan perubahan
diperlukan dengan segera
(saat ini juga)