You are on page 1of 2

Nama : KRIMAR ARDIAN

Kelas : S1 Keperawatan Non Reguler

Tugas : menganalisa jurnal tentang “Lama Lepas Tali Pusat Berdasarkan Metode Perawatan

Tali Pusat Pada Bayi Baru Lahir” oleh Eprila jurusan kebidanan Poltekes Palembang

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Eprila tentang “Lama Lepas Tali Pusat Berdasarkan

Metode Perawatan Tali Pusat Pada Bayi Baru Lahir “ tujuan penelitianya tersebut untuk

mengetahui perawatan tali pusat yang benar, dengan dampak positifnya yaitu tali pusat akan

lepas lebih cepat tanpa komplikasi dan dampak negatifnya yaitu bayi baru lahir akan

mengalami komplikasi tetanus neonatrum dengan metode penelitian observasional dengan

pendekatan quasi eksperimen dan alat ukur yang dipakai adalah lembar observasi. Kemudian

Eprila mengelempokan sampel menjadi 2 kelompok dimana masing-masing kelompok 15

responden yang di golongkan kelompok pertama perawatan tali pusat dengan kassa steril yang

dilakukan di BPM Ellna dan kelompok kedua dengan menggunakan povidone iodine 10% di

RB Budi Indah.

Hasil penelitian Eprila yang telah dalam analisis univariat didapatkan data bahwa

responden pada kelompok perawatan dengan menggunakan kassa streril rata-rata lepasnya tali

pusat 138,51 jam dengan standar deviasi 23,453 jam. Dan responden pada kelompok iodine

10% rata-rata lepasnya tali pusat 173,53 jam dengan stndar deviasi 31,867 dan hasil analisis

bivariat untuk kedua kelompok responden menunjukan data yang sama sehingga hasil uji

statistic uji varian (uji levene) 0,211 > alpha (0.05) maka varianya sama. Pada uji statistik uji

T independent didapatkan nilai value < dari alpha (0.05) yang artinya ada perbedaan yang

signifikan rata-rata lama lepas tali pusat antara yang dirawat dengan menggunakan kassa steril

dan povidone iodine 10%.

1
Jadi penelitian Eprila tentang “ Lama Lepas Tali Pusat Berdasarkan Metode Perawatan Tali

Pusat Pada Bayi Baru Lahir dipatkan rata-rata lama lepasnya tali pusat dengan menggunakan

kassa steril lebih cepat lepas dibandingkan dengan menggunakan povidon iodine 10%,

dikarenakan pada tali pusat yang dirawat dengan kassa steril lebih cepat mongering dan lepas.

Pada perawatan dengan menggunakan antiseptic povidone iodine 10% dapat menghilangkan

flora disekitar umbilicus dan menurunkan jumlah leukosit yang akan melepaskan tali pusat

sehingga dapat menunda atau memperlama pelepasan tali pusat pada bayi baru lahir.