You are on page 1of 7

Hubungan : Klien mampu berinteraksi

dengan dengan baik


orang lain dengan istri, anak, menantu
,cucu, cicitdan orang-orang
lain di sekitarnya.
Kebiasaan lansia : Tn. S berinteraksi
berinteraksi dengan dengan teman
teman lansia saat datang
di Posbindu.
Stabilitas emosi : Tn. S selalu
tenang dan tidak
pernah marah-
marah.
Harapan klien : Klien
mengatakan ingin
tubuhnya sehat.
Frekuensi : Keempat anak
kunjungan keluarga Tn. S tinggal
berdekatan
dengan rumah
Tn.S, hanya 1
anak Tn. S yang
tinggal di luar
kota dan
mengunjungi Tn.
S 3 bulan sekali.
Pertengkaran : Klien
dengan teman mengatakan tidak
ada pertengkaran
dengan teman-
temannya
Curiga dengan : Tidak ada
teman
RISIKO KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH
Diagnosa Keperawatan Tujuan dan Intervensi Keperawatan
Kriteria Hasil

Risiko ketidakstabilan NOC NIC


kadar glukosa darah · Blood Glucose, Hyperglikemia management
Risk For Unstable · Memantau kadar glukosa darah, seperti yang
Definisi : Risiko · Diabetes Self ditunjukkan
terhadap variasi kadar Management · Pantau tanda-tanda dan gejala hiperglikemia :
glukosa/gula darah poliuria, polidipsia, polifagia, lemah, kelesuan,
dalam rentang normal Kriteria Hasil : malaise, mengaburkan visi, atau sakit kepala
· Penerimaan : · Memantau keton urin, seperti yang ditunjukkan
Faktor Risiko : kondisi kesehatan · Memantau abg, elektrolit, dan tingkat
· Kurang pengetahuan · Kepatuhan betahydroxybutyrate, sebagai tersedia
tentang manajemen Perilaku : diet sehat· Memantau tekanan darah dan denyut nadi ortostatik,
diabetes (mis, rencana · Dapat mengontrol seperti yang ditunjukkan
tindakan) kadar glukosa darah· Mengelola insulin, seperti yang ditentukan
· Tingkat · Dapat mengontrol · Mendorong asupan cairan oral
perkembangan stres · Menjaga akses IV
· Asupan diet · Dapat · Memberikan cairan IV sesuai kebutuhan
· Pementauan glukosa memanajemen dan · Mengelola kalium, seperti yang ditentukan
darah tidak tepat kurang mencegah penyakit· Konsultasikan dengan dokter jika tanda dan gejala
penerimaan terhadap semakin parah hiperglikemia menetap atau memburuk
diagnosis · Tingkat · Membantu ambulasi jika hipotensi ortostatik hadir
· Kurang kepatuhan pemahaman untuk · Menyediakan kebersihan mulut, jika perlu
pada rencana manajemen dan pencegahan · Mengidentifikasi kemungkinan penyebab
diabetik (mis, mematuhi komplikasi hiperglikemia
rencana tindakan)
· Kurang manajemen · Dapat · Mengantisipasi situasi di mana kebutuhan insulin
diabetes (mis, rencana meningkatkan akan meningkat (misalnya, penyakit kambuhan)
tindakan) istirahat · Batasi latihan ketika kadar glukosa darah adalah >
· Manajemen medikasi· Mengkontrol 250 mg/dl, terutama jika keton urin yang hadir
· Status kesehatan perilaku Berat badan· Menginstruksikan orang lain pasien dan signifikan
mental · Pemahaman terhadap pencegahan, pengenalan manajemen, dan
· Tingkat aktivitas fisik manajemen Diabetes · Hiperglikemia
· Status kesehatan fisik· Status nutrisi · Mendorong pemantauan diri kadar glukosa darah
· Kehamilan adekuat · Membantu pasien untuk menafsirkan kadar glukosa
· Periode pertumbuhan· Olahraga teratur darah
cepat · Tinjau catatan glukosa darah dengan pasien dan /
· Stres atau keluarga
· Penambahan berat · Instruksikan tes urin keton, yang sesuai
badan · Anjurkan pasien untuk melaporkan tingkat urin
· Penurunan berat keton sedang atau tinggi untuk kesehatan profesional
badan · Menginstruksikan orang lain pasien dan signifikan
terhadap manajemen diabetes selama sakit, termasuk
penggunaan insulin dan / atau agen oral/mulut, asupan
cairan pemantauan, pengganti karbohidrat, dan kapan
harus mencari bantuan kesehatan profesional, sesuai
· Memberikan bantuan dalam menyesuaikan rejimen
untuk mencegah dan mengobati hiperglikemia
(misalnya, peningkatan insulin atau agen oral), seperti
ditunjukkan
· Memfasilitasi kepatuhan terhadap diet dan latihan
· Uji kadar glukosa darah anggota keluarga
Resiko NOC NIC
ketidakseimbangan kadar glukosa darah, resiko Manajemen hiperglikemia
glukosa darah ketidakstabilan 1. Memantau kadar glukosa
Domain 2 kelas 4 manajemen diabetes dalam darah
R : untuk mengetahui kondisi
definisi criteria hasil glukosa dalam darah apakah
Resiko terhadap variasi dapat mengontrol mengalami peningkatan /
kadar glukosa darah dari kadar glukosa darah penurunan
rentang normal pemahaman pantau tanda-tanda
manajemen diabetes hiperglikemia : poliuria,
Factor resiko penerimaan kondisi polidipsia, polifagia, kelesuan
kurang pengetahuan kesehatan R : poliuria, polidipsia,dan
tenatang manajemen polifagia dapat menyebabkan
diabetes tingkat kelesuan berlebih pada
pemantauan glukosa tubuh klien karena pengontrolan
darah tidak tepat fungsi tubuh yang tidak sesuai
penurunan berat mengintruksikan pasien dan
badan keluarga terhadap pencegahan,
kurang penerimaan pengenalan manajemen, dan
terhadap diagnosis hiperglikemia
R : agar dapat memanajemen
diabetes yang dialami oleh klien
dan mengetahui cara
penanganan terhadap
hiperglikemia
konsultasi dengan dokter
jika tanda dan gejala
hiperglikemia memburuk
R : agar dapat mengantisipasi
dan menghambat keparahan
yang diakibatkan oleh
hiperglikemia
Managemen Hiperglikemia
1. Monitor GD sesuai indikasi
2. Monitor tanda dan gejala diabetik ketoasidosis ; gula darah > 300 mg/dl, pernafasan bau aseton, sakit kepala, pernafasan kusmaul, anoreksia,
mual dan muntah, tachikardi, TD rendah, polyuria, polidypsia,poliphagia, keletihan, pandangan kabur atau kadar Na,K,Po4 menurun.
3. Monitor:TD dan nadi sesuai indikasi
4. Berikan insulin sesuai order
5. Konsultasi dengan dokter jika tanda dan gejala Hiperglikemia menetap atau memburuk
6. Dampingi/ Bantu ambulasi jika terjadi hipotensi
7. Batasi latihan ketika gula darah >250 mg/dl khususnya adanya keton pada urine
8. Pantau jantung dan sirkulasi ( frekuensi & irama, warna kulit, waktu pengisian kapiler, nadi perifer dan kalium
9. Anjurkan banyak minum