You are on page 1of 14

Skip to content

Subscribe

Penyakit A-Z

Health Centers

Obat A-Z

Hidup Sehat

Kehamilan

Parenting

Kanker Payudara

Diabetes

Hipertensi (Darah Tinggi)

HIV/AIDS

Cek Kesehatan

Fasilitas

Kehamilan

 Perkembangan Janin
 Kesuburan
 Kehamilan & Kandungan
 Melahirkan

Dipersembahkan oleh
Hello Sehat > Informasi Kesehatan > Kehamilan > Kesuburan > Kapan Harus Mulai
Menentukan Rencana Kehamilan?

Kapan Harus Mulai Menentukan Rencana


Kehamilan?
Oleh Aprinda Puji Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus.

 584Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)584


 Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)
 Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)
 Klik untuk berbagi pada Tumblr(Membuka di jendela yang baru)
 Klik untuk berbagi via Google+(Membuka di jendela yang baru)
 Klik untuk berbagi di Linkedln(Membuka di jendela yang baru)
 Klik untuk berbagi di Line new(Membuka di jendela yang baru)

Jika Anda sedang berencana mempunyai momongan, ada banyak hal yang wajib Anda
persiapkan. Hal tersebut meliputi kesehatan, kesiapan Anda, dan tentunya materi untuk
mengurusi segala kebutuhan Anda dan bayi Anda kelak. Jadi, kapankah saya harus
merencanakan rencana kehamilan?

Kapan saya mempersiapkan rencana kehamilan?


Pada beberapa wanita, mempersiapkan tubuh untuk kehamilan membutuhkan waktu beberapa
bulan, bahkan ada yang lebih lama dari itu. Jadi, idealnya rencana kehamilan dibuat 6 bulan
sebelum Anda hamil. Baik itu kelahiran bayi pertama, kedua, ketiga, atau lebih. Tubuh
Anda adalah prioritas agar memiliki kehamilan yang sehat.
Kehamilan yang tidak direncanakan lebih memiliki risiko. Biasanya orang tua tidak
mengetahui adanya penyakit keturunan yang terjadi pada bayi yang Anda di dalam
kandungan kemudian atau bayi kekurangan asupan untuk pertumbuhannya. Oleh karena itu,
membuat rencana kehamilan adalah salah satu cara untuk Anda menyiapkan diri agar
kemungkinan risiko buruk dapat dihindarkan atau diatasi.

Apa yang harus saya lakukan pada rencana kehamilan?


Yang harus Anda lakukan pertama kali adalah konsultasi kepada dokter. Mintalah saran
mengenai vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan sebelum kehamilan; latihan yang dilakukan
untuk mempersiapkan kehamilan dan mempertahankan berat tubuh ideal; konseling
mengenai kesehatan genetik; serta konsultasikan penggunaan obat-obatan tertentu yang dapat
menganggu janin nantinya. Bahkan Anda dan pasangan juga bisa menanyakan perubahan
gaya hidup apa saja yang diperlukan seperti berhenti merokok, membatasi konsumsi alkohol,
dan sebagainya.

Dilansir dari MedicineNet, biasanya wanita yang berumur di bawah 35 tahun melakukan
konsultasi satu tahun sebelum kehamilan sedangkan wanita yang berumur sekitar 35 tahun
melakukan konsultasi 6 bulan sebelum kehamilan.

Kemudian, buatlah perencanaan seks sesuai dengan rekomendasi dokter. Biasanya dokter
akan memberitahukan kapan waktu yang tepat untuk proses pembuahan, yaitu pada masa
subur Anda. Hal ini dilakukan karena sebagian perempuan biasanya memiliki siklus
menstruasi yang tidak teratur. Namun, Anda bisa mencoba memperkirakan masa subur Anda
dengan kalkulator masa subur di bit.ly/ovulasi atau dalam tautan ini.

Untuk mengetahui kondisi tubuh lebih lanjut, perlu dilakukan pemeriksaan kondisi kesehatan.
Misalnya, mengetahui bahwa Anda terhindar dari penyakit diabetes, virus HIV atau hepatitis.
Selain itu, untuk mengetahui bahwa calon ibu sudah melakukan imunisasi rubella atau cacar.
Bila belum, maka imunisasi harus segera dilakukan dan sang ibu harus menunggu selama 30
hari untuk melakukan hubungan seks.

Untuk calon ibu yang memiliki salah satu penyakit yang telah disebutkan, pastikan untuk
memperoleh penanganan, perawatan, dan kontrol dari ahli medis.

Jika Anda mengikuti program KB, Anda tidak perlu menunggu beberapa lama. Melepas
penggunaan alat ataupun obat minum dari program tersebut memungkinkan Anda bisa
melakukan pembuahan.

Untuk mengontrol berat badan agar terhindar dari obesitas, biasanya wanita yang mau hamil
dilarang melakukan diet ketat. Namun, Anda harus menghindari konsumsi gula berlebih.
Kemudian, menurut American Academy of Nutrition, ibu hamil hanya dibolehkan
mengonsumsi kafein (misalnya dari kopi atau teh) sebanyak 200 mg per hari. Konsumsi
suplemen asam folat minimal dilakukan sebulan sebelum kehamilan hingga bayi dilahirkan.

Baca Juga:

 Berbagai Hal yang Dapat Menyebabkan Kehamilan Anda Berisiko Tinggi


 Beragam Jenis Stimulasi yang Perlu Diberikan Pada Janin, Sesuai Usia Kehamilan
 Daftar Makanan Tinggi Asam Folat yang Baik untuk Kesehatan dan Ibu Hamil

Bagikan artikel ini:

 584Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)584


 Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)
 Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)
 Klik untuk berbagi pada Tumblr(Membuka di jendela yang baru)
 Klik untuk berbagi via Google+(Membuka di jendela yang baru)
 Klik untuk berbagi di Linkedln(Membuka di jendela yang baru)
 Klik untuk berbagi di Line new(Membuka di jendela yang baru)

Direview tanggal: November 30, 2017 | Terakhir Diedit: November 30, 2017

Sumber
Artikel sejenis
Perlukah Menyampaikan Berita Kehamilan di Tempat Kerja? Bagaimana Caranya?
Kenapa Ibu Harus Melatih Bayi untuk Bisa Tengkurap Sendiri?
Menentukan Kapan Waktu yang Paling Tepat untuk Mulai Pakai KB
Kapan Waktu yang Tepat untuk Memandikan Bayi? Pagi Atau Sore Hari?
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.

Pantau Bayi Saya


Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan
Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Yang juga perlu Anda baca
Benarkah Makan Malam Bisa Bikin Bayi Cacingan?
Kenapa Wanita Harus Periksa Gigi Dulu Sebelum Mencoba Hamil
Vaginal Seeding, Cara Baru Meningkatkan Kekebalan Tubuh Bayi Baru Lahir (Apa Aman?)
4 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Menjelang Persalinan
Tips Sehat Terbaru Setiap Hari

Hidup sehat Hidup bahagia

This site complies with the HONcode standard for trustworthy health information:
verify here.

Hello Sehat

 Tentang Kami
 Lowongan
 Kontak Kami

Informasi

 Kebijakan
 Siapa Kami
 Kebijakan Editorial
 Informasi Penting
 Informasi Kesehatan
 Sitemap

International

 MARI BERTEMAN!

© 2018 Hello Health Group Pte. Ltd. Hak cipta dilindungi.


Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan.

 Penyakit A-Z
 Health Centers
 Obat A-Z
 Hidup Sehat
 Kehamilan
 Parenting

 MARI BERTEMAN!