You are on page 1of 3

Pangeran yang Sombong

The Arrogant Prince

Tokoh : Reski : Prolog/Prajurit


Prologue/Soldier
A.Aidil : Peramal
The Clairvoyant
Syahrul : Pangeran yang Sombong
The Arrogant Prince
A.Aris : Pemuda
Young Man
Farhan : Putri
Princess
Prolog : Suatu hari di sebuah desa hiduplah pangeran yang sombong yang merasa
dirinya adalah orang yang paling tampan di negari itu.
Once upon a time in a village ther lived an arrogant prince who felt he was the
most handsome man in that country.
Dia memiliki kerajaan yang amat besar.
He has a great kingdom.
Dan peramal yang sangat hebat yang dapat mengetahui segala hal.
And a great clairvoyant can know everything.
Pada suatu hari, pangeran memerintahkan prajuritnya untuk memanggil
peramalnya.
One day, the prince tpld his soldiers to call his clairvoyants.
Pangeran : Wahai peramal !
O my clairvoyant !
Peramal : Kenapa tuanku ?
Why my lord ?
Pangeran : Saya ingin bertanya wahai peramal.
I want to ask you, my clairvoyant.
Peramal : Apakah itu pangeran ?
What is it, Prince ?
Pangeran : Adakah pria lain yang dapat mengalahkan ketampananku ?
Is there any other man who can beat my handsome face ?
Peramal : Tunggu sebentar pangeran.
Wait a moment, Prince.
Prolog : Kemudian peramal mengambil sebuah batu ajaib dan membaca mantra.
Then the clairvoyant picks up a magic stone and recites a mantra.
Peramal : Maaf tuanku, ternyata masih ada yang mengalahkan ketampanan anda di negeri
ini.
Sorry my lord, there is still somebody that beat your handsome face in this
country.
Pangeran : Siapakah dia dan di mana tempat asalnya ?
Who is he and where did he come from ?
Peramal : Dia adalah pemuda yang tinggal di negeri sebelah.
Dia adalah pemuda yang tinggal di negeri sebelah.
Prolog : Pangeran memerintahkan prajuritnya untuk menangkap pemuda itu. Dan
prajurit berhasil menangkapnya.
The prince commanded his soldiers to catch the young man. And the soldiers
caught him.
Prajurit : Ini tuanku.
This, my lord.
Pemuda : Apakah salah hamba wahai pangeran ?
What is my mistake, my prince ?
Pangeran : Peramalku berkata bahwa kaulah orang yang dapat mengalahkan
ketampananku.
My clairvoyant said that you are the one who can beat my handsome face.
Pemuda : Jadi apa yang tuan inginkan dariku ?
So what do you want from me ?
Pangeran : Pergilah kau sejauh-jauhnya dari negeri ini. Kalau aku sampai melihatmu lagi,
maka aku akan membunuhmu.
Go as far as you can from this country. If i see you again, then i will kill you.
Pemuda : Kalau itu kemauan pangeran, saya akan meninggalkan negeri ini.
If that’s the will of the prince, i will leave this country.
Prolog : Kemudian pemuda itu meninggalkan istana dengan perasaan sedih.
Then the young man left the palace sadly.
Singkat cerita, dalam perjalanan ia bertemu dengan seorang gadis yang
merupakan tunangan dari pangeran tersebut.
Short story,on the way he meets with a girl who is fiance of the prince.
Dan pemuda itupun terpesona dengan putri itu.
And the young man was fascinated with the princes.
Dan pemuda itu tidak ingin meninggalkan negeri itu.
And the young man didn’t want to leave that country.
Suatu hari pemuda itu mulai dekat dengan wanita itu.
One day, the young man began to get close to that girl.
Dan pangeran mengetahui bahwa pemuda itu tidak meninggalkan negeri.
And the prince knew that the young man hadn’t left the country.
Dan dia malah dekat dengan tunangannya.
And even he is close to his fiance.
Pangeran pun sangat marah.
The prince was very angry.
Pangeran : Ternyata pemuda itu tidak meninggalkan negeri.
Evidently, the young man didn’t leave the country.
Prolog : Di suatu hari, pangeran pergi berjalan-jalan dengan tunangannya.
One day, the prince went for a walk with his fiance.
Kemudian melihat pemuda itu sedang duduk dan diam.
Then the prince saw the young man was sitting and silent.
Pangeran sangat marah dan ingin membunuhnya.
The prince was veru angry and want to kill him.
Pangeran : Wahai pemuda, mengapa kau tak meninggalkan negeri ini ?
Young man, why you didn’t leave this country ?
Pemuda : Bukan saya lancang atau membangkang perintah tuan, tapi hati saya berkata
lain.
Not that i presumptuous or flouted of your command, but my heart says
another.
Saya telah menemukan wanita yang saya cintai di negeri ini.
I have found the woman i love in this country.
Pangeran : Siapakah dia ?
Who is she ?
Pemuda : Maaf tuan, dia ada di samping anda.
Sorry my lord, she is beside you.
Pangeran : Benarkah itu putri ?
Is that true, Princess ?
Putri : Maaf pangeran, aku memang menyukainya akan tetapi aku terbebani karena
kita sudah bertunangan.
Sorry prince, i do like him but i’m burdened, because we have engaged.
Pangeran : Kalau begitu kita membuat tantangan. Siapa yang menang, dia mendapatkan
putri.
If so, we make a challenge. Who won, he got the princess.
Pemuda : Tantangan apakah itu ?
What is the challenge ?
Pangeran : Kalau engkau sanggup mengalahkan peramalku, maka aku akan melepaskan
putri ini dari genggamanku.
If you can beat my clairvoyant, then i will let go the princess from my grip.
Pemuda : Baik pangeran.
Well, prince.
Prolog : Pangeran mempersiapkan peramalnya untuk menghadapi pemuda itu.
The prince prepares the clairvoyant to confront the young man.
Dan tibalah saat pertarungan itu.
And the moment to battle.
Pangeran datang ke istana, dan pertarungan dimulai.
The prince came to the palace, and the battle begins.
Hingga akhirnya, pemuda itu mengalahkan peramal. Dan pangeran pun
menyerahkan putri itu kepada pemuda tersebut.
Until the end, the young man beat the clairvoyant. And the prince handed the
princess to the young man.