You are on page 1of 6

NAMA :ADITIYA NOPRIANTO

KELAS:A
NPM :16820080

Sel Signaling

Tumbuhan dan hewan dikenal dengan kumunikasi antar sel yang


menggunakan molekul signal ekstraseluler. Molekul ini merupakan cara
organisme untuk mengontrol metabolisme sel, pertumbuhan, diferensiasi
jaringan, sintesis dan sekresi protein serta mengatur komposisi cairan
ekstraseluler. Molekul sinyal ini disintesis dan di sekresikan oleh adanya
sel sinyal dan hanya menghasilkan respon spesifik pada sel target yang
memiliki reseptor untuk molekul sinyal yang spesifik. Pada organisme
multiseluler, molekul sinyal dapat berupa molekul hidrofilik atau
hidrofobik. Kedua kelompok molekul ini memiliki mekanisme yang
berbeda dalam aktivasi proses-proses dalam sel.
Beberapa molekul signal hidrofibik,misalnya steroid,retinoid dan
tiroksin dapat berfungsi ke dalam sel dan berikatan dengan reseptor
intraseluler. Reseptor intraseluler (RC) ada 2 macam, yaitu reseptor yang
terdapat di sitoplasma (Cytoplasmic Receptor) dan di dalam inti sel
(Nuclear Receptor). Perbedaan mekanisme aktivasi transkripsi keduanya
dapat dilihat pada gambar 2. Berbagai molekul kecil hidrofilik seperti
(asam amino, lipid, dan asetilkolin), peptide dan protein digunakan untuk
komunikasi antar sel.
Molekul signal berupa hormon steroid (estradiol, progesteron,
testosteron), vitamin D3 dan asam retinoic dapat menembus membran sel
dan berikatan dengan reseptor spesific intraseluler dan membentuk
kompleks hormon-reseptor, kemudian translokasi ke dalam inti sel dan
berikatan dengan elemen DNA yang responsif terhadap kompleks
hormon-reseptor. Ini menyebabkan diaktifkannya gen target untuk
mensintesis protein tertentu.
Cara komunikasi antar sel lainnya adalah melalui reseptor yang
terdapat dipermukaan membran sel (reseptor membran). Dalam hal ini
molekul ligan bekerja sebagai ligan yang berikatan dengan molekul
komplemen pada permukaan luar membran sel. Ikatan ini menyebabkan
perubahan komponen reseptor di dalam sel atau menginduksi respons
seluler yang spesifik. proses-proses tersebut dikenal dengan signal
transduksi.salah satu kelompok reseptor pada permukaan membran.
MOLEKUL SIGNAL DAN RESEPTOR MEMBRAN (LIGAN)

Kumunikasi menggunakan signal ektraseluler biasanya melibatkan


beberapa langkah berikut :
1. Sintesis
2. Pelepasan molekul signal oleh sel signal
3. Transpor signal menuju sel target
4. Molekul signal berikatan ke protein reseptor untuk mengaktivasinya
5. Inisiasi satu atau lebih jalur signal transduksi yang telah diaktivasi oleh
reseptor
6. Terjadi perubahan spesifik pada fungsi seluler, metabolisme atau
perkembangan dan
7. Pelepasan signal sehingga seringkali menyebabkan terhentinya respon
seluler.

Sebagian besar reseptor diikat oleh ikatan molekul dengan membran.


Misalnya hormon, faktor pertumbuhan, neutransmiter dan feromo. Dan
juga Terdapat beberapa cara kumunikasi sel yang menggunakan reseptor
membran yaitu juktakrin, otokrin,parakin, dan endokrin.

Signalling juktakrin
Signalling juktakrin merupakan komunikasi dua sel yang berdekatan
dengan membentuk pori sehingga menghubungkan kedua sel tersebut
maka ion dan molekul terkecil dapt melalui pori yang terbentuk.

Signalling otokrin
Signaling otokrin, sel atau sel-sel merespons molekul yang di
sekresikannya sendiri. Signal ini juga dijumpai pada sel-sel tumor yang
mensekresi faktor pertumbuhan secara berlebihan hingga menginduksi
proliferasi sel yang tidak terkendali. Ini menyebabkan terbentuknya
massa tumor yang dapat menekan jaringan atau organ yang ada
disekitarnya.

Signalling parakrin
Signalling parakrin, merupakan komunikasi antar sel jarak pendek. Sel
signal mensekresi molekul signal targetnya pada sel-sel yang berdekatan
dengan sel signal. Misalnya epinefrin merupakan neutotransmiter yang
dilepaskan oleh satu sel saraf ke sel saraf lainnya atau sel saraf ke efektor
pada otot rangka ( merangsang atau menghambat konstraksi). Yang
kemudian dapat berikatan dengan reseptor membran pada sel-sel target
yang ada di sekitarnya dan menginduksi perubahan di dalam sel target.

Signalling endokrin
Signalling endokrin merupakan contoh komunikasi antar sel jarak jauh
karena sel signal terletak dilokasi yang relatif jauh dari sel target. Dalam
signal ini molekul signalnya adalah hormon. Molekul signal dapat sampai
ke sel target karena ditransfor melalui darah atau cairan ektraseluler
lainnya. Signalling endokrin misalnya terjadi pada siklus reproduksi
wanita. Hormon yang terlibat dapat berupa peptida atau steroid.
Hormonpeptida misalnya FSH, LH,follicle stimulating hormon,
Lutenizing Hormon, Chorionic Gonadotropin. Sedangkan hormon teroid
misalnya estrogen dan progesteron

Sumber: http://www.biologi-sel.com/2012/11/komunikasi-antar-sel.html
sistem membrane sel
Sistem endomembran sel

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Sel_(biologi)
Sumber:
https://www.google.co.id/search?q=gambar+komunikasi+sel+jarak+deka
t&safe=strict&tbm=isch&imgil=CtSeABCPeRj8QM%253A%253BHWa
vAspNEJxptM%253Bhttp%25253A%25252F%25252Fwww.slideshare.n
et%25252FFaisalHusaini%25252Fbiologi-jilid-
1&source=iu&pf=m&fir=CtSeABCPeRj8QM%253A%252CHWavAspN
EJxptM%252C_&usg=__E_eChC0hrBkdNB8XJHA0dZVphpE%3D&bi
w=1240&bih=712&ved=0ahUKEwipuNfarrvPAhVMRo8KHSX1DpYQ
yjcINQ&ei=_5fwV-
m8PMyMvQSl6ruwCQ#imgrc=CtSeABCPeRj8QM%3A