You are on page 1of 3

Artikel : Memperluas Kegunaan dari Akuntansi Akrual

Oleh : Harold Bierman

Masalah mendasar dan sebuah solusi :

Suatu masalah mendasar dalam mengukur hasil operasional yang memberikan suatu periode
waktu adalah sumberdaya yang digunakan untuk jasa lebih dari satu periode penggunaannya.
Juga pendapatan dan sumberdaya lainnya juga mempertimbangkan sebagai alokasi antara
periode waktu. Sebagai hasilnya dari tipe item diatas, beberapa analis telah menyatakan tentang
akuntansi akrual dan disimpulkan bahwa aliran kas adalah lebih bermanfaat pengukurannya.

Perbedaan antara akuntansi akrual dan aliran kas

Akuntansi akrual tidak mempengaruhi aliran kas kecuali terus menerus terjadi, secara perjanjian
atau konsekuensi pajak. Anggapan akrual berikut yang mempengaruhi akuntansi pendapatan
tetapi tidak aliran kas : biaya penyusutan, bukti transaksi yang masih berlaku tapi belum dibayar,
suatu penjualan yang belum ditagih, suatu pinjaman piutang besar yang ditutup untuk yang tidak
dapat ditagih, bunga periodik pada surat berharga bernilai kosong. Item berikut yang dianggap
mempengaruhi aliran kas : penjualan suatu sumber daya pada nilai buku secara kas, pembelian
suatu sumber daya secara kas, pengeluaran untuk kewajiban jangka panjang atau modal,
penagihan piutang, dan pembayaran kewajiban.

Penggunaan aliran kas untuk evaluasi investasi

Aliran kas adalah alat penilai untuk mengevaluasi alternative investasi. Analisis yang dilakukan
dengan menggunakan aliran kas setiap tahun dari manfaat sumberdaya, tetapi secara obyektif
menetukan pengukuran satu – satunya untuk investasi yang dapat diterima. Beberapa pengukuran
menyeluruh bisa ditentukan, tetapi semuanya telah memiliki karakteristik untuk pengukuran dan
tahun demi tahun evaluasi umumnya dibatalkan.
Pendapatan akrual dan net present value untuk pengukuran kinerja

Tidak ada pertentangan yang penting dalam menghitung net present value antara penggunaan
aliran kas dan menggunakan eraning. Kita akan melihat bahwa earning dapat menjadi indikasi
yang lebih bagaimana keadaan investasi pada setiap tahunnya. Sebagai catatan untuk biaya
bunga berdasarkan kepada nilai buku sumberdaya. Hal itu dapat dipertanggungjawabkan untuk
mengenakan biaya modal yang digunakan. Sesungguhnya, kalau bunga tidak dibebankan, biaya
periode menjadi lebih kecil. Modal tak dapat dipercaya untuk suatu proyek tanpa ada suatu biaya
modal. Kalau dalam tahun tertentu pendapatan positif kita mengetahui bahwa manajemen telah
berhasil mencapai target yang diinginkan. Hal ini berbeda dengan penggunaan aliran kas tahunan
dimana kita tak dapat menutupi sesuatu tentang kinerja yang menggunakan pengukuran aliran
kas, jika tidak kita juga dapat mengetahui harapan aliran kas untuk tahun tersebut.

Efek “Depresiasi Ekonomi”

Satu solusi bagus untuk isu diatas adalah menggunakan depresiasi ekonomi (atau present value)
dimana biaya depresiasi didefinisikan menjadi perubahan present value yang menggunakan
internal rate of return sebagai discount rate. Kalau depresiasi ekonomi tidak digunakan,
kemudian kita mengharapkan untuk memperoleh situasi yaitu akuntansi pendapatan akrual tidak
merefleksikan perubahan dalam kesejahteraan ekonomi pada perusahaan untuk periode tertentu.

Pengukuran kinerja

Suatu aliran kas rate of return pada investasi yang mengukur hamper sama untuk perhitungan
diatas adalah sangat sukar untuk menggunakan pengukuran kinerja. Kerangka konvensional
menyatakan tidak relevan. Pada saat hal itu telah diargumentasikan bahwa investasi internal
dapat dievaluasi dengan sama menggunakan aliran kas atau earning (praktek umumnya
menggunakan aliran kas). Proses ini kelihatannya menjadi lebih mudah untuk dipahami.

Penilaian suatu perusahaan

Penilaian suatu perusahaan adalah sama dengan mengevaluasi suatu investasi, baik dengan
mendapatkan harapan lainnya sari aliran kas atau harapan earnings untuk menilai suatu
perusahaan. Kalau aliran kas digunakan, satunya harus mengurangi periode investasi yang
dibutuhkan untuk menopang aliran kas masa mendatang. Kalau earnings digunakan nilai buku
sumber daya yang dihargai harus ditambah dengan nilai sekarang dari earnings untuk
memperoleh nilai sekarang dari perusahaan.

Kesimpulan

Hal yang mustahil bagi akuntan adalah untuk menentukan apakah suatu perusahaan dianggap
menguntungkan dalam jangka waktu pendek. Seorang akuntan menghadapi tugas yang sulit
namun berbeda jenisnya, yaitu tugas yang terakhir, menilai perbedaan peluang – peluang
ekonomis. Untuk tugas yang terakhir aliran kas adalah lebih mudah untuk digunakan dan karena
tujuannya adalah untuk menentukan nilai dari pilihan lebih dari kelangsungan hidup dan
kesempatan tidak terdapat kerugian dalam menggunakan aliran kas. Kekuatan dan pengukuran
pendapatan akuntansi diilustrasikan dari fakta bahwa pasar modal mampu menembus kekacauan
yang disebabkan oleh praktek akuntansi yang berbeda. Harga pasar tampaknya tidak
berpengaruh oleh praktek akuntansi yang spesifik melainkan kepada pendapatan pokok.

Kesimpulannya adalah kita terus menerus berusaha untuk mengembangkan pengukuran


pendapatan akuntansi sehingga godaan dapat dihilangkan dan untuk menganjurkan penggunaan
perhitungan aliran kas yang lebih obyektif digunakan untuk mengevaluasi kinerja per periode.
Tidak ada riset sampai saat ini yang mampu menerapkan akuntansi akrual dalam mengukur hasil
pengoperasian suatu perusahaan pada saat tertentu. Namun hal ini tidak berarti bahwa semua
pengukuran pendapatan untuk seluruh periode pada semua perusahaan dapat dipercaya.
Nyatanya, kita yakin bahwa aka nada situasi dimana akuntansi pendapatan mengukur dalam
mempersiapkan prinsip – prinsip akuntansi yang diterima umum akan meminta perbaikan jika
tidak digunakan. Dua langka penting menuju perbaikan akuntansi earnings akrual yaitu 1)
mengakui bahwa depresiasi akuntansi akan membawa suatu hubungan untuk mengurangi nilai,
dan 2) memasukkan suatu pembebanan untuk semua modal yang digunakan untuk memperoleh
suatu pengukuran pendapatan yang merefleksikan lebih tepat tentang kinerja manajemen. Para
praktisi akuntansi keuangan boleh memilih tidak untuk memasukkan suatu beban pada modal
saham, tetapi akuntan manajemen tidak cukup kalau mereka gagal untuk melaksanakan yang
demikian.