You are on page 1of 6

STANDAR DAN JENIS – JENIS BAHAN

MENURUT JIS, ASTM, BS,dan DIN

Disusun Oleh:
Nama : JANTER NAIBAHO
NIM : 07 0401 014

DEPARTEMEN TEKNIK MESIN


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2011
Klasifikasi Baja
Standard organization
• AISI, American Iron Steel Institute
• SAE, Society for Automotive Engineering
• UNS, Unified Numbering System
• ASTM, American Standard for Testing and Material
• JIS, Japanese Industrial Standard
• DIN, Deutsches Institut fur Normung
• ASME, American Society of Mechanical Engineers
• CEN, Committee European de Normalization
• ISO, International Standardization Organization
• NF, Association Francaise de Normalization (AFNOR)

Dikelompokkan atas dasar komposisi kimia (AISI,SAE, UNS)


Dikelompokan atas dasar aplikasi produksi, dan grade (kualifikasi untuk aplikasi
tertentu) (ASTM, JIS, DIN)
– Misal : • Chromium steel untuk applikasi heat resistant
• Tubing untuk general applikasi
• Structural steel
• Cast iron untuk automotive
AISI (American Iron and Steel Institute)
SAE (Society of Automotive Engineers)
Dinyatakan dengan 4 atau 5 angka:
1. Angka pertama menunjukkan jenis baja.
misal: 1 = baja karbon ; 2 = Baja nikel; 3 = baja nikel chromium
2. Angka kedua menunjukkan:
a. Kadar unsur paduan untuk baja paduan sederhana.
misal: AISI 25xx = baja nikel dengan 5% nikel
b. Modifikasi jenis baja paduan untuk baja paduan yg kompleks.
misal: AISI 40xx = baja molybdenum ; AISI 41xx = baja chrom-molybdenum
3. Dua angka atau tiga angka terakhir menunjukkan kadar karbon perseratus
persen.
misal: AISI 4340 = Baja nikel-chrom-molybdenum dengan 0,40 % C
4. Bila terdapat huruf didepan angka maka huruf tersebut menunjukkan proses
pembuatan
bajanya.
misal: B = Acid bessemer carbon steel C = Basic opern-hearth carbon steel
E = Basic electric furnace process
Klasifikasi baja menurut AISI & SAE
UNS Designations System
UNS terdiri dari huruf diikuti oleh lima nomor. Sistem ini hanya menunjukkan
komposisi kimia dari metal atau paduannya dan bukan menunjukkan standar atau
spesifikasi dari metal tersebut.
Contoh UNS G10400 is SAE 1040 (G = carbon and alloy steel)
UNS S30400 is AISI 304, Cr/Ni 18/10, Euronorm 1.4301 stainless steel
UNS S31600 is AISI 316
UNS S31603 is 316L, a low carbon version of 316

ASTM Specifications
Penamaan baja menunjukkan identifikasi baja berdasarkan grade, type, atau class
of steel
dengan menggunakan angka, huruf, simbol, nama atau gabungannya.
Grade = komposisi kimia.
Type = deoxidation practice
Class = menjelaskan attribut lain pada baja seperti level kekuatan atau kehalusan
permukaan.
Terdiri dari huruf diikuti oleh nomor, penamaan ini umumnya mengacu pada
produk baja tertentu.
Contoh
ASTM A 582/A 582M-95b (2000) Grade 303Se - Free Machining Stainless Steel
– A = ferrous metal, tapi tidak menjukkan apakah cast iron, carbon steel , alloy
steel, tool steel atau stainless steel.
– 582 = urutan nomer yang tidak memiliki hubungan dengan sifat metal
– M = Metric (menunjukkan bahwa standar ini mengikuti SI Unit)
– 95 = tahun diadopsikan atau revisi terakhir. Huruf b menunjukkan revisi ketiga.
– (2000) = tahun terakhir standar ini disetujui dalam pertemuan komite standar
internasional
– Grade 303Se = grade baja, dimana Se menunjukkan penambahan unsur
Selenium
JIS STANDARD
JIS standard dikembangkan oleh Japanese Industrial Standards Committee, yang
merupakan bagian dari kementrian industri dan perdagangan internasional di
Tokyo.
1.Diawali dengan SS dan diikuti bilangan yang menunjukan kekuatan tarik
minimumnya dalam kg/mm2.
Contoh JIS SS 37 = Baja dengan kekuatan tarik ≥ 37 kg/mm2
2.Diawali dengan S dan diikuti bilangan yang menunjukan komposisi kimianya.
Contoh JIS S 35 C = Baja dengan 0,35 % C
3. Untuk golongan stainless steel biasanya mengikuti grade dari ASTM dengan
kode huruf yaitu SUS diikuti dengan kode angka sesuai dengan SAE atau AISI:
Contoh JIS G 4303:1998 Grade SUS 304 = Stainless steel bars dengan grade SUS
304 (type atu jenis Austenitic stainless steel)
DIN STANDARD
DIN standard dikembangkan oleh Deutsches Institut fur Normung di Negara
Federal Republic Jerman. Semua spesifikasi baja yang dihasilkan oleh Jerman
diawali dengan huruf DIN diikuti huruf atau nomor.
1. Diawali dengan St dan diikuti bilangan yang menunjukan kekuatan tarik
minimumnya dalam kg/mm2.
Contoh DIN St 37 = Baja dengan kekuatan tarik ≥ 37 kg/mm2
2. Diawali dengan St dan diikuti bilangan yang menunjukan komposisi kimianya.
Contoh DIN St C 35 = Baja dengan kadar karbon 0,35 %
3. Baja paduan rendah, angka sebelum huruf menunjukkan kadar karbon, huruf
menunjukan unsur paduan diikuti beberapa angka yang menunjukkan:
� Jumlah per empat persen untuk Cr, Co, Mn, Ni, Si, W.
Contoh DIN 15Cr3 = Baja dengan 0,15 % C dan ¾ % Cr.
� Jumlah per sepuluh persen untuk Al, Be, Pb, Cu, Mo, Nb, Ta, Ti, V dan Zr.
Contoh DIN 13CrMo44 = Baja dengan 0,13% C, 4/4 % Cr dan 4/10 % Mo
4. Baja paduan tinggi, sebelum angka pertama diberi huruf X. Angka sesudahnya
menunjukkan kadar karbon dan angka dibelakang nama unsur paduan langsung
menunjukan persentasenya.
Contoh DIN X45CrSi9 = Baja dg 0,45 % C , 9 % Cr dan sedikit Si.
GB-ASTM-JIS-EN-DIN-BS-ISO STANDARD COMPARISON

Dalam tugas ini STANDAR DAN JENIS – JENIS BAHAN MENURUT JIS,
ASTM, BS,dan DIN yang dibahas adalah khusus untu baja.
Referensi :
Rahayu SS. 2009. Baja Paduan. http://www.Chem-Is-Try.Org.
Surdia Tata dan Shinroku Saito.1999.Pengetahuan Bahan Teknik. Jakarta: PT
Pradnya Paramita.