You are on page 1of 2

BAB III

KESIMPULAN

Glaukoma sudut tertutup kronik adalah glaukoma primer yang ditandai dengan tertutupnya
trabekulum oleh iris perifer secara perlahan. Dimana glaukoma terjadi apabila terdapat
ketidakseimbangan antara pembentukan dan pengaliran humor akueus.
Banyak faktor yang boleh menyebabkan terjadinya glaukoma. Antara faktor resiko yang
dapat mengarah pada glaukoma adalah ; Tekanan darah rendah atau tinggi, fenomena autoimun,
degenerasi primer sel ganglion, Usia di atas 45 tahun, keluarga mempunyai riwayat glaucoma,
Miopia atau hipermetropia dan pasca bedah dengan hifema atau infeksi.
Pada glaucoma sudut tertutup kronik, akan di jumpai hasil pemeriksaan berupa ;
Peningkatan TIO, sudut COA yang sempit, sinekia anterior ( dengan tingkatan yang bervariasi )
dan kelainan diskus optikus dan lapangan pandang.
Penatalaksaan pada kasus ini berupa terapi medikamentosa diberikan baik sebelum terapi
iridektomi perifer maupun setelahnya, serta tindakan bedah trabekulektomi bila TIO diatas 21
mmHg setelah tindakan Iridektomi perifer dan medikamentosa.

14 | P a g e
DAFTAR PUSTAKA

1. Riordan, Paul dkk. Oftalmulogi Umum Edisi 17. 2014. Jakarta : Buku Kedokteran EGC

2. Dr. Ilyas, Sidarta Sp.M. Ilmu Penyakit Mata. 2009. Jakarta : FK UI

3. Dr. Ilyas, Sidarta, dkk. Ilmu Penyakit Mata. 2002. Jakarta : Sagung Seto

4. Dr. Ilyas, Sidarta Sp.M. Glaukoma. 2007. Jakarta : Sagung Seto

5. Nugroho, Agung. Farmakologi. 2012/ Yogyakarta : Pustaka Pelajar

15 | P a g e