You are on page 1of 3

DRAMA

“SAMBUTLAH SANG RAJA DAMAI”

NARATOR: Pada suatu hari, ada sekelompok anak muda yang lagi bersenang-senang,
dengan aktivitas mereka, sementara menikmati minuman keras yang mereka sediakan.

PEMABOK 1: Ayo teman-teman mari kita minum.

PEMABOK 2: Ia teman kita bersenang-senang malam ini.

PEMABOK 1: Ayo tuang lagi, dan kita minum sampai mabok.

NARATOR: Kemudian. datanglah seorang miskin dengan pakaian yang compang-camping,


badan yang kotor, ia sangat lapar dan haus, sehinggah sangat berharap akan mendapat
seteguk air dari sekelompok pemuda tersebut.

( Si miskin berjalan menghampiri sekelompok pemuda tersebut)

PEMABOK 3: Lihat teman-teman ada yang datang.!!!!, kelihatannya Ia ingin mengganggu


kesenangan kita.

PEMABOK 2: (bangkit dan menghampiri si miskin) heiiiii pengemis, mau apa kamu
kesini??? berani sekali ganggu kesenangan kami.

SI MISKIN: kasihanilah saya, tolong berikan saya seteguk air tuk minum, karna saya sangat
haus.

PEMABOK 2: Hahahahaha..pengemis ini minta air pada kita.

PEMABOK 1: Usir saja, pengemis kotor dan bau seperti itu jangan di kasihani.

PEMABOK 2: Ayo pergi dari sini?? (sambil mendorong si miskin)

SI MISKIN: Tolonglah berikan saya sedikit air, karna saya benar-benar haus.

PEMABOK 3: ( membawa gelas yang berisi minumam di tangan nya dan menghampiri si
miskin) mau air kan??? Ini air nya……hahahahah (menuang minuman itu ke kepala si
miskin) pergi lah dari hadapan kami..(sambiil mendorong nya, dan yg lain juga ikut berdiri
dan menyerang si miskin hinggah terjatuh dan pergi meninggalkan nya.)

NARATOR: Harapan si miskin akan mendapat seteguk air dari sekelompk pemuda tersebut,
adalah harapan yang sia-sia, karena yang Ia dapat hanyalah sebuah ejekan bahkan
penganiayaan, akan tetapi Ia tidak pernah menyerah, Ia bangkit dan terus berjalan mencari
pertolongan, Ia terus….dan terus berjalan, walaupun Ia melangkah dengan letih- lesuh karna
Ia sangat lapar, sehinggah membuat nya lemah dan tidak kuat menahan tubuh nya, dengan
bertatih-tatih , ia melangkah menyusuri kota itu, dengan harapan bisa mendapat seteguk air
dan sesuap nasi untuk memulihkan tubuh nya yang lemah itu,. Saat Ia melayangkan pandang
nya, Ia melihat ada sebuah keluarga kaya yang sedang menikmati sajian yang telah tersedia,
dengan harapan yang besar, ia pun menghampiri keluarga tersebut.

SI MISKIN: selamat malam TUAN…NYONYA.???

AYAH : Ya…malam,, silahkkan masuk.??

ANAK : Ayah.!!!! Jangan ijinkan pengemis kotor dan bau ini masuk dalam rumah kita??
(sambil menutup hidung Nya)

IBU : Heiiii penngemis kotor, mau apa kamu kesini???

SI MISKIN: Tolonglah saya Nyonya, tolong berikan lah saya sedikit dari berkat mu untuk
makan karna saya sangat lapar.

IBU : ( Tersenyum sinis) hmmmm pengemis kotor dan bau seperti kamu tidak layak
makan bersama dengan keluarga saya.!!!! Paham.??????

ANAK : Usir saja ibu,orang ini kotor dan bau sekali.

IBU : Ayo pergi dari hadapan kami, jangan mengotori rumah kami.(sambil mendorong si
miskin)

AYAH : cukup mama. Kasihan dia.!!

SI MISKIN : (sambil bersujud) Nyonya, tolong berikan sedikit saja mkanan mu buat saya,
karna saya benar-benar lapar. Saya mohon??????(memohon sambil memegang tangan
Nyonya)

IBU :((sambil melepaskan genggaman si miskin) Jangan pegang-pegang tangan saya, lebih
baik bangun dan pergi dari sini, karna sebutir nasi pun tidak akan saya berikan pada pengemis
kotor dan bau seperti kamu, (sambil menarik si miskin dan mnyeret nya keluar rumah) saya
bilang pergi?????

NARATOR: Si miskin pun pergi di hadapan keluraga tersebut dengan hati yang hancur,
karna mereka menolak dia dengan begitu kejamnya. ,ia terus berjalan dengan letih lesuh,
bahkan ia terjatuh, karna sudah sangat lapar,. namun Ia tetap bangkit dan kembali
melangkah dengan bertatih-tatih menyusuri seluruh kota, karna keadaannya yang semakin
lelah, ia berharap akan segera mendapat tempat untuk beriisterahat, dan sejauh Ia berjalan,
akhirnya Ia melihat sebuah rumah yang sederhana, lalu ia pun menghampiri nya.

SI MISKIN : (mengetuk pintu. Tokk.tok .tok ) selamat malam nek.

NENEK : ia malam nak!!! Silahkan masuk. Dan duduk.

SI MISKIN: Trimakasih nek.


NENEK : darimana kamu nak?? Kok kelihatan lelah sekali???

SI MISKIN: Saya berjalan mengelilingi kota nek, mencari tempat untuk beristerahat
sejekanak. saya sangat lelah, karna itu saya mohon nek, tolong ijikan saya malam ini nginap
disini????

NENEK : ( sambil tersenyum) Ya..!!!! pasti nenek ijinkan.????

SI MISKIN: (Memegang tangan nenek) terimakasih banyak nenek.

NENEK : Ya. Sama-sama nak.!!!! Tunggu sebentar.???(nenek memanggil cucu nya)


Cucu??????

CUCU : Ya nenek????? (cucu berjalan menghampiri nenek)

NENEK : tolong antar anak muda ini ke kamar tuk isterahat.

CUCU : Ia nek!!!!. (Sambil mengajak si miskin dan menunjukan tempat yang sdah tersedia
dan cucu kembali menghampiri nenek nya.)

NARATOR: si miskin pun di ijinkan menginap di rumah seorang nenek yang hanya tinggal
berdua dengan cucu nya, dikala hari mulai pagi, nenek serta cucu nya menghampiri tempat
anak muda itu istirahat,. Namun begitu terkejutnya mereka, karna saat pintu kamar di buka,
ternyata anak muda itu tidak ada lagi, Dan hanya tertinggal sebuah Alkitab yang telah terbuka
lebar ,.. sambil memegang Alkitab, mereka bersujud dan mengucap syukur kepada Tuhan.
Mereka memegang Alkitab tersebut, dan berjalan keluar, memberitakan kesaksian mereka
kepada banyak oranng sesuai dengan firman yeng telah dinyatakan oleh Tuhan kepada
mereka. Orang-orang yang datang, takjub akan kesaksian mereka dan berbalik kepada Tuhan

“ SYALOM “