You are on page 1of 1

1.

O2 1 lpm
2. inf RL
ANALISA KASUS
(10x100)+(4x50)=1200/24=50/4
=12,5=12tpm makro
3. Nebu ventolin ½ respul+ NaCl
Gizi kurang Bronkopneumonia /8 jam
Anamnesis: 4. Inj Cefotaxime
1. Batuk hari ke 3 25mg/kgx14=350mg/8jam
2. Sesak napas BMI//U - Demam
 2SD s/d -2SD = - Muntah 5. Paracetamol Syr (10-
3. Demam 2 hari
Normal - Batuk produktif 15)x14=140-210=1,5 Cth / 8 jam
4. Mual muntah bila batuk
5. Pilek  2 SD s/d 3 SD = - Rhonki (++) (k/p demam)
6. Kualitas dan kuantitas 0verweight - sesak napas 6. Puyer batuk 3x1
makanan kurang baik  Lebih dari 3 SD - Napas cuping hidung - Ambroxol 0.5 mg/kgBB = 1/6
= Obese - tarikan dinding dada tab
Px Fisik:
1. SpO2 90%
 -2 SD s/d -3 SD - sianosis - Salbutamol 0,1mg/kgBB = 1mg
= wasted - usia < 5tahun
2. Napas cuping hidung - Trifed 1mg/KgBB = 14mg
 Kurangdari -3 - Rontgen : gbr
3. Rhonki (+/+) 7. Gentamicin
SD = Severely bronkopneumonia
4. Retraksi (+/+) 6mg/kgBBx14=84mg/12jam
wasted
5. Status gizi BB//U : Z -
score -2,92 Asuhan atatus gizi : karena
Pxpenunjang: status gizi anak wasted,
DR : leukositosis, neutrofilia, Bronkiolitis maka pengukuran
eosinopenia kebutuhan diet
RO : Bronkopneumonia berdasarkan berat badan
- usia < 2tahun
Faktor Risiko ideal menurut umur yaitu
1. Lingkungan kurang baik
- batuk
18kg.
2. Riwayat penyakit serupa di - whezing
keluarga - hiperinflasi dinding dada  Kebutuhan Kalori = 108
3. Umur - ekspirasi memanjang kkal/kgBB/hari = 108x18 =
- tidak respon dengan 1944 kkal
bronkodilator
- Gejala pneumonia dapat  Kebutuhan Protein = 2.2
dijumpai g/kgBB/hari = 2,2 x 18 =
39,6 g/kgBB/hari

 Kebutuhan cairan =

10kg x 100 = 1000 cc