You are on page 1of 2

Nomor : 231/AINEC.Ka.

Sr/IV/2018 Jakarta, 26 April 2018


Lampiran : 1 berkas
Perihal : Undangan mengikuti Try Out Uji Kompetensi Ners XV

Kepada Yth,
Pimpinan Institusi Perguruan Tinggi Keperawatan
Seluruh Indonesia
Di Tempat

Berdasarkan data lulusan Uji Kompetensi (UKOM) Ners periode I, Maret 2018 belum menunjukan
kenaikan yang signifikan. Lulusan First taker 59,29 % (dari 8987 peserta) dan lulusan retaker 1 hingga
retaker berikutnya ada kecenderungan yang semakin rendah bahkan retaker 6 tingkat kelulusannya
hanya 16,18 % (dari 345 peserta). Disisi lain telah banyak upaya yang dilakukan oleh AIPNI
diantaranya melakukan pemilihan soal qualified yang lebih mudah, mengembangkan buku panduan
belajar dan try out soal ukom. Selain itu, AIPNI juga menyelenggarakan review soal di regional untuk
meningkatkan kemampuan regional dalam pengembangan soal yang berkualitas. Dengan demikian,
perlu terus dilakukan langkah – langkah terobosan yang positif.

Kendala yang dirasakan saat ini adalah banyaknya institusi yang kurang memberikan perhatian pada
persiapan UKOM bagi lulusanya dan belum menyelenggarakan program pembinaan khusus. Kendala
lain adalah sulitnya mengajak para retaker untuk megikuti program pembinaan termasuk try out karena
menganggap try out tidak bermanfaat. Masalah-masalah ini perlu diluruskan oleh semua pihak agar
lulusan UKOM di masa datang lebih tinggi. Semua pihak harus menyadari bahwa sesuai dengan pasal
16 Undang-Undang No. 38 Tahun 2014, mahasiswa keperawatan pada akhir proses pendidikannya
harus mengikuti Uji Kompetensi Nasional. Jika tidak lulus UKOM maka mahasiswa atau lulusan
institusi tersebut belum dapat bekerja sebagai perawat karena tidak memenuhi persyaratan dalam
mengurus STR. Lulus UKOM menjadi sebuah keharusan dan harus terus diupayakan oleh institusi
karena hal ini menjadi tanggungjawab institusi itu sendiri. Lulusan harus bisa bekerja sesuai dengan
bidang ilmunya. Satu tahapan yang perlu dilakukan oleh institusi adalah mengikutsertakan mahasiswa
yang akan mengikuti UKOM untuk mengikuti try out.

Tujuan try out uji kompetensi: Pertama, sebagai alat benchmarking institusi pendidikan ners Indonesia
dimana hasil Try Out uji kompetensi yang berskala nasional dapat digunakan untuk menilai kelebihan
dan kekurangan dari setiap institusi peserta. Kedua, hasil try out dapat digunakan oleh institusi dan
individu sebagai alat potret awal atau prediksi yang kuat tentang kemampuannya dalam mengikuti Uji
Kompetensi Nasional, untuk menyusun strategi belajar yang lebih terarah dan spesifik. Ketiga,
menurunkan kecemasan saat menghadapi ujian sehingga mahasiswa memiliki kepercayaan diri yang
lebih baik saat uji kompetensi yang sesungguhnya.

Saat ini, AIPNI turut bertanggungjawab atas terbangunnya sistem uji yang credible. Untuk tujuan
tersebut AIPNI menyelenggaraan try out uji kompetensi secara mandiri. Try Out ini juga merupakan
alat pembinaan anggota AIPNI dalam meningkatkan persentasi kelulusan dan tidak ada unsur paksaan.
Sesuai jadwal yang disepakati di lembaga Pengembangan Uji Kompetensi (LPUK) dan mengikuti
periode uji kompetensi Nasional periode II , maka try out uji kompetensi Ners XV akan dilaksanakan
pada tanggal 2 dan 3 Juni 2018. Terkait hal tersebut, kami mengundang peserta didik (calon lulusan
ners) dari institusi saudara untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Adapun ketentuan yang harus menjadi perhatian Saudara sebagai syarat pendaftaran sebagaimana
terlampir.

Demikian yang dapat kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasama yang baik, kami ucapkan terima
kasih.
Lampiran surat No:231/AINEC.Ka.Sr/IV/2018

Ketentuan Pendaftaran try out Uji Kompetensi Ners ke XV :


1. Peserta adalah institusi anggota AIPNI dan non anggota dengan melampirkan ijin
penyelenggaraan profesi ners.
2. Peserta adalah mahasiswa yang sedang mengikuti program profesi pada stase akhir atau yang
sudah pernah mengikuti ujian tapi belum beruntung dan dalam persiapan mengikuti ujian
periode berikut..
3. Mengisi format pendaftaran secara lengkap (terlampir)
4. Membawa foto berwarna ukuran 3x4 sebanyak 2 lembar dan diserahkan pada saat briefing
peserta TO UKNI ke-XV. Mohon menjadi perhatian.
5. Jumlah peserta pada setiap regional disesuaikan dengan kapasitas CBT yang berada di regional
tersebut dan try out akan dilaksanakan pada setiap CBT center bila peserta minimal mencapai
50 orang. Bila tidak mencapai angka tersebut dan tetap ingin diselenggarakan maka harus ada
cost sharing oleh institusi pengirim peserta.
6. Pendaftaran dimulai pada tanggal 28 April 2018 dan ditutup pada tangggal 15 Mei 2018
pukul 24.00 WIB.
7. Proses pendaftaran dikoordinasikan oleh setiap regional bekerjasama dengan AIPNI Pusat.
Pendaftaran dilakukan secara kolektif oleh institusi dengan mengirimkan peserta dalam
format yang telah disediakan (terlampir) ke regional atau koordinator masing masing (lihat
lampiran sheet exel pada format pendaftaran keberadaan institusi di regional bersangkutan)
8. Kontribusi biaya adalah Rp. 300.000/peserta bagi anggota AIPNI dan Rp. 325.000/peserta
bagi non anggota AIPNI dan dibayarkan melalui institusi secara berkelompok/ kolektif.
9. Pembayaran dilakukan melalui transfer ke rekening AIPNI di Bank BNI 46 Cabang UI Depok
sesuai dengan Virtual Account masing-masing institusi. Bagi institusi yang belum
mempunyai Virtual Account pembayaran dapat dilakukan dengan transfer ke rekening
AIPNI di Bank BNI Cabang UI Depok dengan no rekening 0175045475 a.n Asosiasi Ins
Pend Ners Ind dengan mencantumkan nama institusinya.
10. Bukti transfer paling lambat dikirimkan tanggal 15 JMei 2018 dikirimkan melalui email :
pendaftarantoukni15@gmail.com dan sebelumnya mohon dikoordinasikan ke regional
(apabila bukti transfer dikirimkan lewat dari 15 Mei 2018 maka data tidak akan kami
proses)
11. Apabila ada perubahan data peserta TO UKNI ke-XV mohon dikonfirmasi paling lambat 15
Mei 2018.