You are on page 1of 8

FRANDI MARDIYANSYAH (RSA1C115010)

1. Jelaskan bentuk model tes berbasis computer dan internet yan dikembangkan ITC?

Jawaban :
Ada empat bentuk model tes berbasis komputer dan internet yang
dikembangkan oleh ITC, yaitu :

a. Terbuka (Open Mode)


Tes dengan model terbuka seperti ini, dapat diikuti siapapun dan tanpa
pengawasan siapapun, contohnya tes yang dapat diakses secara terbuka di internet.
Peserta tes tidak perlu melakukan registrasi peserta.

b. Terkontrol (Controlled Mode)


Tes dengan model seperti ini, sama dengan tes dengan model terbuka yaitu
tanpa pengawasan siapapun, tetapi peserta tes hanya yang sudah terdaftar, dengan
cara memasukkan username dan password.

c. Supervised Mode
Pada model ini terdapat supervisor yang mengidentifikasi peserta tes untuk
diotentikasi dan memvalidasi kondisi pengambilan tes. Untuk tes di internet mode
ini menuntut administrator tes untuk meloginkan peserta dan mengkonfirmasi
bahwa tes telah diselesaikan dengan benar pada akhir tes.

d. Managed Mode
Pada model ini biasanya tes dilaksanakan secara terpusat. Organisasi yang
mengatur proses tes dapat mendefinisikan dan meyakinkan unjuk kerja dan
spesifikasi peralatan di pusat tes. Mereka juga melatih kemampuan pegawai/staff
untuk mengontrol jalannya tes. (Bartram, 2001)

VINI GENTARI. F (RSA1C115013)

2. Apa saja kekurangan dari mekanisme computer based test (CBT)?


Jawaban :

Kekurangan Computer-Based Test

1. Adanya ketergantungan dengan peralatan seperti komputer


2. Membutuhkan lab komputer yang memadai (secara hardware dan software
serta jumlah)
3. Jika sistem Computer-Based Test bermasalah pelaksanaan tes berbasis
komputer akan tertunda
4. Membutuhkan pengetahuan dan ketrampilan komputer bagi peserta tes

SITI MARDHIYAH (RSA1C115025)


3. Bagaimana tata cara penggunaan Computer-Based-Test (CBT)?

Jawaban :
Tata cara penggunaan Computer-Based-Test (CBT)
1. Penggunaan harus memastikan kelengkapan sarana dan prasarana pendukung
pelaksanaan CBT, seperti : 1 unit PC (personal computer) untuk setiap siswa dan
dilengkapkapi dengan CD (compact disk) CBT.
2. Soal dikemas dalam bentuk CD. Kemudian dimasukkan kedalam Cd room yang
terdapat pada PC.
3. Soal akan langsung muncul seketika saat CD CBT dimasukkan kedalam Cdroom
(autorun service).
4. Soal berupa tes obyektif bentuk multiple choice item (pilihan ganda)
5. Baca dan silahkan dilihat terlebih dahulu video demo serta petunjuk umum dan
khusus penggunaan CBT.
6. Soal akan berlanjut setelah pengguna menjawab soal sebelumnya, tanpa bisa
mengulanginya kembali. Sebagai upaya mengurangi kegiatan untuk saling
mencotek.
7. Soal berjumlah 20 butir yang terdiri dari pilihan ganda.
8. Skor soal akan langsung muncul setelah pengguna menjawab soal ke 20
(automatic scoring).
9. Masing-masing soal diberikan durasi waktu menjawab selama 1 menit, jika
melebihi 1 menit maka akan muncul peringatan bahwa waktu telah habis
RIANTI NITA WULANDARI (RSA1C115007)
4. Bagaimana kriteria dan fasilitas sekolah yang bisa melaksanakan CBT ?
Jawaban :

Kriteria Sekolah CBT :


 Laboratorium Komputer : LAN, akses internet, rasio (client : siswa) = 1:3
untuk SMK dan SMP, atau 1:2 untuk SMA IPA dan IPS
 Laboran (sesuai kualifikasi/spesifikasi teknis)
 Sarana pendukung: Genset, UPS, PC Client cadangan
Proktor (Pengawas UN-CBT):
 Staf yang direkruit oleh Panitia CBT-UN Pusat sesuai
kualifikasi/spesifikasi teknis
 Dedikasi, komitmen, pakta integritas
Spesifikasi minimal server local:
 Hardware server : Terdiri dari processor Xeon 64 bit, RAM minimal 4
GB, networking LAN.
 Softwareserver :Windows server 2008 64 bit, virtual BOX 64.3.16. , Port
80 di server dapat diakses oleh computer peserta. (jika di computer server
ada Xamp, Xamp dinonaktifkan atau port Xamp diubah menjadi 8080).
Spesifikasi minimal Komputer peserta
 Hardware : Terdiri dari processor dual core, RAM 512 MB, networking
LAN.
 Software: Windows XP/7/8 terinstal CBAT XAMBRO.

NOVA ARMA RESKI (RRA1C115011)


5. Apa saja hal yang harus diperhatikan pada computer based test (CBT)?
Jawaban :
Dalam pelaksanaan tes berbasis komputer (CBT) ada beberapa hal yang perlu
diperhatikan diantaranya : ke-ontetikan peserta test, bank soal, sistem Computer-
based test itu sendiri.
Proses otentikasi dalam tes berbasis komputer (CBT), merupakan hal yang sangat
penting, untuk menentukan siapa saja yang bisa mengikuti tes. Biasanya dalam proses
ini, peserta tes akan diberikan sebuah username dan password, yang akan digunakan
untuk login sehingga peserta dapat masuk dan mengikuti tes.
Ketersediaan soal dalam jumlah yang cukup banyak menjadi syarat selanjutnya dalam
tes berbasis komputer (CBT). Dari jumlah soal yang cukup banyak memungkinkan
pemilihan soal secara random sehingga antar peserta tes akan mendapatkan soal yang
berbeda. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya kerjasama antara peserta test.
Sistem Computer-Based Test yang telah melalui uji kelayakan sangat diperlukan,
mengingat pada umumnya tes berbasis komputer dilaksanakan dalam waktu yang
sama. Sehingga dibutuhkan software dan hardware yang mendukung, istilah dalam
teknologi informasi yaitu client-server. Di mana komputer peserta tes (client)
terhubung dengan sistem tes berbasis komputer melalui komputer server. Dalam hal
ini jumlah client jauh lebih banyak dari jumlah server, untuk itulah dibutuhkan sistem
tes berbasis komputer yang layak pakai.

ROSTALINDA RUMAPEA (RSA1C115022)


6. Pada aat Ujian Nasional, CBT yang mana yang paling sering digunakan di Sekolah ?
Jawaban :

Menggunakan Sistem Semi Online, Sebenarnya pelaksanaan UNBK tidak


sepenuhnya online. Soal-soal UNBK akan dikirim dari server pusat secara online melalui
jaringan (sinkronisasi) ke server lokal. Lalu, peserta UNBK akan dilayani oleh server
lokal secara offline. Nantinya, hasil ujian akan dikirim kembali ke server pusat agar
nantinya pelaksanaan UNBK tidak menemui kendala apapun. secara online. Tapi, tetap
saja sekolah wajib memiliki jaringan internet yang kuat

Pelaksanaan CBT ini dilakukan secara online dan real time. Hal ini menimbulkan
kekhawatiran dari segi teknis, seperti bagaimana kalo tiba-tiba mati lampu atau internet
mengalami gangguan.
Pada kenyataannya, penyelenggaraan UN CBT saat ini menggunakan sistem semi-
online.
Jadi, awalnya soal akan dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan
(sinkronisasi) ke server lokal di sekolah-sekolah. Kemudian ujian siswa dilayani
oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali
dari serverlokal (sekolah). Setelah semua jawaban siswa terkumpul di server lokal,
barulah nanti dikirimkan ke server pusat secara online (upload). Jadi jangan takut internet
mati, karena koneksi ke server sekolah tersambung offline. Selain itu, pemilihan sekolah
yang akan ikut UN CBT mempertimbangkan kesiapan infrastruktur sekolahnya. Biasanya
pihak sekolah sudah menyiapkan UPS untuk mengantisipasi mati lampu.

M. MASBUN PANE (RRA1C115016)


7. Apakah efisien penggunaan CBT tanpa adanya simulasi sebelumnya ?
Jawaban :
Menurut kelompok kami, itu sangat kurang efisien karena akan menyebabkan orang
yang menggunakan (peserta) menjadi kebingungan dan takut. Maka dari itu, peserta
harus mengetahui hal – hal umum yang seharusnya diperhattikan terlebih dahulu
mengenai CBT terutama penggunaan UN CBT, berikut ini :

 Sudah Diterapkan Sejak Tahun 2014


 Menggunakan Sistem Semi Online
 Dilakukan Secara Bertahap
 Meningkatnya Jumlah Sekolah yang Terdaftar
 Harus Log In Sebelum Mengerjakan
 Hati-Hati dengan Durasi Waktu
 Menghemat Anggaran Negara
 Tidak Perlu Khawatir Listrik Padam
 Jadwal Pelaksanaan Lebih Lama
 Penyusunan Soal Berdasarkan Dua Kurikulum

NITA SARI (RSA1C115031)


8. Bagaimana mengatasi kendala CBT offline ?

Jawaban :
Menurut manual UNBK ketika menjalankan aplikasi CBT Sync dan didapati
statusnya OFFLINE itu menandakan si aplikasi tidak terkoneksi dengan server pusat.
Namun ada yang berpendapat bahwa ID Sync di lock di oleh server pusat.

Solusi pertama yang harus kita lakukan jika status CBT Synch OFFLINE adalah kita
harus memeriksa kembali untuk memastikan bahwa konfigurasi server UNBK dan
juga infrastruktur jaringan yang digunakan berjalan dengan baik. kendala CBTSync
Offline bukan karena server pusat di matikan, atau Server ID UNK yang anda
gunakan Expire atau diblokir, semuanya murni karena Ada permasalahan terkait
inprastruktur jaringan dari komputer anda.

Biasanya permasalahannya seperti :


 Salah Melakukan Konfigurasi adapter di Virtual Box
 Jam di Komputer Host salah setting, Jika salah biasanya Jam di Sistem operasi
Server VM dan Komputer akan berbeda
 Firewall dalam keadaan aktif
 Port di komputer tempat berjalannya Server UNBK Virtual Mechine di block
atau digunakan oleh aplikasi tertentu
Atau bisa digunakan solusi lain, yang langkah – langkah berikut ini :
 Cabut Jaringan internet dari komputer server, kemudian sambungkan jaringan
internet dari sumber lain atau bisa dari HP menggunakan USB, jika tidak tau
caranya anda bisa googleling bagaimana cara menghubungkan Jaringan internet
HP Android dengan komputer melalui USB.
 Tunggu Hingga Komputer Menerima jaringan Internet dan Online.
 Jika sudah, tidak perlu melakukan konfirugasi lagi, Jalankan Lagi Aplikasi
CBTSync anda seperti biasa.
 Pastikan bahwa IP Address dari jaringan internet HP android anda atau
sumber lain tidak menggunakan segmen 0 seperti misalnya 192.168.0.x karena
akan bentrok dengan ip jaringan local UNBK.