You are on page 1of 13

L

PEMERINTAH KABUPATEN BONE BOLANGO


RUMAH SAKIT TOTO
Jln. Kesehatan No. 25 Telp. (0435) 828761, Tilongkabila, Bone Bolango, GORONTALO.

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR


RSUD TOTO KABILA
NOMOR : 800/RSUD-TK/ / /2015

TENTANG

KEBIJAKAN KOMUNIKASI DAN INFORMASI DI RSUD TOTO KABILA

DIREKTUR RSUD TOTO KABILA

MENIMBANG : a. Bahwa dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan RSUD Toto


Kabila,maka diperlukan sistim komunikasi dan informasi yang efektif.

b. Bahwa untuk pelaksanaan sistim komunikasi dan informasi yang efektif


perlu adanya kebijakan Direktur RSUD Toto Kabila tentang sistim
komunikasi dan informasi di RSUD Toto.

c. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a


dan huruf b,perlu ditetapkan dengan keputusan Direktur RSUD Toto
Kabila

MENGINGAT : 1. Undang-undang Repuplik Indonesia Nomor 14 tahun 2008, tentang


Keterbukaan Informasi Publik.
2. Undang-undang Repuplik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan.
3. Undang-undang Repuplik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang
Rumah Sakit.
4. Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 269/Menkes/Per/III/2008 tentang
Medik/Medical Record.
5. Peraturan Menteri Kesehatan RI No 1171/Menkes/Per/VI/2011 tentang
Sistim Informasi Rumah Sakit.

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN :

PERTAMA : Kebijakan Pelayanan Pelaksanaan Komunikasi dan Informasi di RSUD Toto


Kabila sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan ini.

KEDUA : Keputusan ini berlaku sejak tanggal di tetapkan, dan apabila dikemudian hari
ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan di adakan perbaikan
sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Tilongkabila
Tanggal : 2015
DIREKTUR RSUD Toto Kabila

dr.Tonie Doda.Sp.OG
NIP. 19710205 200012 1 005
Lampiran : Keputusan Direktur RSUD Toto Kabila Tentang Kebijakan Komunikasi &
Informasi RSUD Toto Kabila
Nomor : 800/RSUD-TK/ / /2015
Tanggal : 01 Juli 2015

KEBIJAKAN KOMUNIKASI DAN INFORMASI


RSUD TOTO KABILA

1. Menggunakan bahasa indonesia sesuai ejaan yang disempurnakan.

2. Segala bentuk kebijakan penting rencana dan tujuan rumah sakit disampaikan kepada semua staf

rumah sakit.

3. Petugas RSUD Toto Kabila dalam memberikan informasi dan berkomunikasi kepada pasien dan

keluarga pasien harus menggunakan bahasa yang mudah di mengerti.

4. Jika Petugas RSUD Toto Kabila dalam memberikan informasi dan berkomunikasi mengalami

kendala maka diharapkan agar menggunakan keluarga pasien untuk menerjemahkan dan

membantu proses komunikasi dengan pasien.

5. Semua pihak yang akan mengakses informasi tentang RSUD Toto Kabila dapat bermohon

melalui public relation.

6. Informasi yang bersifat medis yang di miliki RSUD Toto Kabila tidak boleh di sebarkan oleh

pegawai rumah sakit.

7. Visi dan Misi rumah sakit terpampang di tempat umum dan media informasi lainnya dalam

lingkup RSUD Toto Kabila.

8. Seluruh petugas RSUD Toto Kabila tidak memperkenankan dengan sekehendaknya memberikan

informasi dengan cara yang dapat membahayakan kepentingan pasien kecuali jika rumah sakit

sendiri akan menggunakan informasi tersebut untuk melindungi dirinya atau yang mewakilinya.

9. Mengenai pelayanan,jam operasional dan tata cara mendapatkan pelayanan RSUD Toto Kabila

dapat di akses di public relation,pelayanan pendaftaran rawat jalan rawat inap (loket kartu dan

sentral opname) serta unit-unit pelayanan terkait.

10. Tata tertib RSUD Toto Kabila,hak dan kewajiban pasien dapat di akses di media mana saja dalam

lingkup RSUD Toto Kabila.

11. Setiap pagi kecuali hari libur perwakilan dari praktisi dalam lingkup RSUD Toto Kabila

mengikuti kegiatan morning report / ronde kasus yang menjadi media pertukaran informasi dan

solusi masalah antara praktisi kesehatan.

12. Setiap bulan mengadakan pertemuan dengan keluarga pasien bersama mitra kerja RSUD Toto

Kabila dalam hal ini badan pengelola jaminan kesehatan dan apotik pelengkap.
13. Seluruh Karyawan RSUD Toto Kabila dapat dengan bebas berkonsultasi dengan bagian public

relation RS dalam hal akses informasi.

14. Bagi pasien,keluarga pasien dan pengunjung RSUD Toto Kabila yang merasa kurang cukup

terhadap informasi yang diberikan oleh pihak tertentu dalam lingkup RSUD Toto Kabila,maka

informasi selengkapnya dapat di akses public relation.

15. Jika penyampaian informasi kepada pasien,keluarga pasien, pengunjung RSUD Toto Kabila yang

membutuhkan,dianggap kurang cukup maka petugas RS yang menjadi lawan komunikasi

mengarahkan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut kepada pihak yang lebih

kompoten(public relation).

16. Jika public relation RSUD Toto Kabila merasa kurang mengetahui informasi yang dibutuhkan

oleh pasien,keluarga pasien maupun pengunjung maka petugas public relation memfasilitasi

mempertemukan dengan pihak yang lebih kompoten terhadap informasi tersebut untuk memberi

penjelasn.

17. Pelaporan data-data unit pelayanan ke seksi rekam medis merupakan sumber informasi tentang

kinerja dan efektifitas kerja dalam lingkup RSUD Toto Kabila dan sebagai dasar pertimbanagan

dalam pengambilan keputusan oleh manajemen RSUD Toto Kabila.

18. Berkas rekam medis di lindungi dari kehilangan,kerusakan,gangguan,serta akses dan penggunaan

yang tidak berhak.

19. Format lembaran dan lokasi pengisian rekam medik disusun berdasarkan unit perawatan/penyakit

pasien.

20. Yang berhak untuk mengisi rekam medik pasien adalah semua petugas kesehatan lingkup RSUD

Toto Kabila yang memberi pelayanan langsung dan dilengkapi dengan identitas (nama,tanda

tangan,waktu pengisian).

21. Salinan informasi berupa rekam medik tidak boleh di buat tanpa melalui persetujuan kepada seksi

rekam medik atau yang mewakili,yang akan bermusyawara dengan pimpinan rumah sakit jika

ada keragu-raguan

DIREKTUR RSUD Toto Kabila

dr.Tonie Doda.Sp.OG
NIP. 19710205 200012 1 005
PANDUAN JENIS LAPORAN REKAM MEDIK

1. Pengertian
Jenis laporan rekam medik Adalah semua laporan kegiatan rumah sakit yang menjadi kebutuhan
internal rumah sakit maupun kebutuhan eksternal (Dinkes Kabupaten,Dinkes Profinsi dan
Kemenkes) sesuai periode yang di tentukan.
2. Tujuan
1. Sebagai gambaran peningkatan mutu palayanan rumah sakit.
2. Sebagai dasar pertimbangan pengambilan keputusan manajemen rumah sakit.
3. Sebagai dasar pengambilan kebijakan pemerintah kabupaten,provinsi maupun kementerian
kesehatan.
4. Sebagai sumber informasi bagi yang ingin melakukan penelitian.
3. Ruang Lingkup
Sebagai sumber data pelaporan kegiatan pelayanan yang ada di RSUD Toto Kabila di manfaatkan
untuk keperluan internal dan eksternal rumah sakit yang membutuhkan seperti peneliti,praktisi
kesehatan dan pemilik rumah sakit.
4. Tata Laksana
Berhubung RSUD Toto Kabila belum memiliki sistim informasi yang berbasis jaringan yang
menghubungkan satu unit dengan unit lainnya maka semua pelaporan masih menggunakan sistim
semi komputerisasi dengan demikian penatalaksanaan pelaporan sebagai berikut :
1. Setiap bulannya sebelum tanggal 5 pada bulan berjalan unit perawatan,unit rawat jalan dan
unit penunjang wajib mengumpulkan laporan pada seksi rekam medik untuk di rekap pada
bagian laporan.
2. Rekapan data dari unit perawatan, unit rawat jalan dan unit penunjang di print out dalam
bentuk laporan setiap bulannya berdasarkan list datanya kemudian di ajukan pada seksi
rekam medik untuk disetujui.
3. Lakukan perbaikan bila ada perubahan kemudian ajukan kembali.
4. Setelah disetujui maka laporan diteruskan pada bidang pelayanan untuk disetujui oleh
direktur.
5. Setelah mendapat persetujuan direktur atau yang mewakili maka laporan pun bisa diberikan
/dikirim kepada pihak-pihak yang membutuhkan.
6. Jenis laporan internal meliputi:
a. Persentase Pasien Rawat Inap.

b. Persentase Pasien Rawat Jalan.

c. Rujukan Rawat Inap Berdasrkan RS yang di tuju.

d. Rujukan Rawat Jalan Berdasrkan RS yang di tuju.

e. Rujukan Berdasarkan Poli Rawat Jalan.

f. Rujukan Berdasarkan Perawatan.


g. Laporan Operasi.

h. Laporan Pembedahan.

i. Distribusi 10 Penyakit Terbanayak Rawat Jalan.

j. Distribusi 10 Penyakit Terbanayak Rawat Inap.

k. Dari Unit Perawatan :

a). Laporan Bulanan Indikator Pelayanan Rawat Inap.

b). Laporan Bulanan Berdasarkan Jaminan.

c). Laporan Bulanan Berdasarkan Umur.

d). Laporan Bulanan Berdasarkan Kelas.

l. Laporan Unit Radiologi.

m. Laporan Unit Laboratorium.

n. Laporan Unit Fisioterpi.

o. Laporan Unit Instalasi Farmasi.

p. Dari Unit Rawat Jalan :

a. Rujukan dari RS lain Ke RSUD Toto Kabila.

b. Rujukan dari Puskesmas Ke RSUD Toto Kabila.

c. Data Pasien Berdasarkan Jaminan.

q. Analisis Efisiensi dan Efektifitas RS ( BOR,LOS,TOI,NDR,GDR )

7. Jenis Laporan Eksternal Meliputi :


1. Laporan Tahunan : ( Updating ).
a. Laporan RL.1.1 data dasar rumah Sakit
2. Laporan Bulanan :
a. Laporan RL5.1 Pengunjung Rumah Sakit.
b. Laporan RL5.2 Kunjungan Rawat Jalan.
c. Laporan RL5.3 Daftar 10 Besar Penyakit Rawat Inap.
d. Laporan RL5.4 Daftar 10 Besar Penyakit Rawat Jalan.
3. Laporan Tahunan ( Awal Tahun Berikutnya )
a. Laporan RL 1.2 Indikator Pelayanan RS.
b. Laporan RL 1.3 Fasilitas Tempat Tidur Rawat Inap.
c. Laporan RL 3.3 Gigi dan Mulut.
d. Laporan RL 3.4 Kebidanan.
e. Laporan RL 3.5 Perinatologi.
f. Laporan RL 3.6 Pembedahan.
g. Laporan RL 3.7 Radiologi.
h. Laporan RL 3.8 Laboratorium.
i. Laporan RL 3.9 Rehabilitasi Medik.
j. Laporan RL 3.10 Pelayanan Khusus.
k. Laporan RL 3.11 Kesehatan Jiwa.
l. Laporan RL 3.12 Keluarga Berencana.
m. Laporan RL 3.13 Farmasi Rumah Sakit.
n. Laporan RL 3.14 Rujukan.
o. Laporan RL 3.15 Cara Cayar
p. Laporan RL 4a Penyakit Rawat Inap.
q. Laporan RL 4b Penyakit Rawat Jalan.

4. Dokumentasi
Selain di setor ke seksi rekam medik dan bagian lain laporan juga di setor atau dikirim ke
dinas kesehatan kabupaten dinas kesehatan provinsi maupun kementerian kesehatan dan
semua arsip laporan internal maupun eksternal tersimpan pada satu bundel yang telah
disiapkan sebagai dokumentasi.

JENIS LAPORAN INTERNAL RUMAH SAKIT

No. Dokumen No. Revisi Halaman

A 1/1 Halaman

RSUD TOTO KABILA

Standar Prosedur Operasional Tanggal terbit Ditetapkan Oleh


DIREKTUR

dr.Tonie Doda.Sp.OG
NIP. 19710205 200012 1 005

Pengertian Jenis laporan internal rumah sakit adalah beberapa macam data
kegiatan dari unit perawatan maupun unit penunjang yang menjadi
kebutuhan internal rumah sakit.

Tujuan Sebagai acuan dalam penerapan langkah- langkah untuk mengetahui


jenis-jenis data yang merupakan bagian dari kinerja unit-unit yang ada
di rumah sakit yang bisa menjadi dasar perumusan kebijakan dan
pengambilan keputusan pihak manajemen maupun pemerintah daerah

Kebijakan 1. Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 269/Menkes/Per/III/2008


tentang Medik/Medical Record.
2. Peraturan Menteri Kesehatan RI No 1171/Menkes/Per/VI/2011
tentang Sistim Informasi Rumah Sakit.
3. Keputusan direktur RSUD Toto Kabila Nomor.800/RSUD-TK/
/ /2015 tentang kebijakan jenis laporan internal dan eksternal
rekam medik.

Prosedur 1. Laporan analisa dampak RS.

2. Persentase Pasien Rawat Inap.

3. Persentase Pasien Rawat Jalan.

4. Rujukan Puskesmas

5. Rujukan Rawat Inap Berdasrkan RS yang di tuju.

6. Rujukan Rawat Jalan Berdasrkan RS yang di tuju.


7. Rujukan Berdasarkan Poli Rawat Jalan.

8. Rujukan Berdasarkan Perawatan.

9. Laporan Operasi.

10. Laporan Pembedahan.

11. Distribusi 10 Penyakit Terbanayak Rawat Jalan.

12. Distribusi 10 Penyakit Terbanayak Rawat Inap.

13. Dari Unit Perawatan :

a). Laporan Bulanan Indikator Pelayanan Rawat Inap.

b). Laporan Bulanan Berdasarkan Jaminan.

c). Laporan Bulanan Berdasarkan Umur.

d). Laporan Bulanan Berdasarkan Kelas

14. Laporan Unit Radiologi.

15. Laporan Unit Laboratorium.

16. Laporan Unit Fisioterpi.

17. Laporan Unit Instalasi Farmasi.

18. Dari Unit Rawat Jalan :

a. Rekapitulasi harian rawat jalan.

19. Analisis Efisiensi dan Efektifitas RS ( BOR,LOS,TOI,NDR,GDR )

Instalasi terkait : Semua Unit Perawatan dan Unit Penunjang dalam RS


JENIS LAPORAN EKSTERNAL RUMAH SAKIT

No. Dokumen No. Revisi Halaman

A 1/1 Halaman

RSUD TOTO KABILA

Standar Prosedur Operasional Tanggal terbit Ditetapkan Oleh


DIREKTUR

dr.Tonie Doda.Sp.OG
NIP. 19710205 200012 1 005

Pengertian Jenis laporan eksternal rumah sakit adalah semua jenis laporan data
yang dikumpul disetor ke unit rekam medik dari unit perawatan dan
penunjang dalam lingkup RS yang menjadi dasar pelaporan ke Dinkes
Kabupaten,Dinkes Provinsi dan Kemenkes.

Tujuan Sebagai acuan dalam penerapan langkah- langkah untuk :


1. mengetahui jenis data eksternal yang ada di rumah sakit.
2. Mengolah data yang telah di kumpul dari perawatan dan
penunjang.
3. Melaporkan data-data tersebut
Kebijakan 1. Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 269/Menkes/Per/III/2008
tentang Medik/Medical Record.
2. Peraturan Menteri Kesehatan RI No 1171/Menkes/Per/VI/2011
tentang Sistim Informasi Rumah Sakit.
3. Keputusan direktur RSUD Toto Kabila Nomor.800/RSUD-TK/
/ /2015 tentang kebijakan jenis laporan internal dan eksternal
rekam medik.

Prosedur 1. Laporan Tahunan : ( Updating ).


a. Laporan RL.1.1 data dasar rumah Sakit.

2. Laporan Bulanan :
a. Laporan RL5.1 Pengunjung Rumah Sakit.
b. Laporan RL5.2 Kunjungan Rawat Jalan..
c. Laporan RL5.3 Daftar 10 Besar Penyakit Rawat Inap.
d. Laporan RL5.4 Daftar 10 Besar Penyakit Rawat Jalan.
3. Laporan Tahunan ( Awal Tahun Berikutnya )
a. Laporan RL 1.2 Indikator Pelayanan RS.
b. Laporan RL 1.3 Fasilitas Tempat Tidur Rawat Inap.
c. Laporan RL 3.3 Gigi dan Mulut.
d. Laporan RL 3.4 Kebidanan.
e. Laporan RL 3.5 Perinatologi.
f. Laporan RL 3.6 Pembedahan.
g. Laporan RL 3.7 Radiologi.
h. Laporan RL 3.8 Laboratorium.
i. Laporan RL 3.9 Rehabilitasi Medik.
j. Laporan RL 3.10 Pelayanan Khusus.
k. Laporan RL 3.11 Kesehatan Jiwa.
l. Laporan RL 3.12 Keluarga Berencana.
m. Laporan RL 3.13 Farmasi Rumah Sakit.
n. Laporan RL 3.14 Rujukan.
o. Laporan RL 3.15 Cara Cayar
p. Laporan RL 4a Penyakit Rawat Inap.
q. Laporan RL 4b Penyakit Rawat Jalan

Unit terkait : 1. Semua Unit Perawatan dan Unit Penunjang dalam RS.
2. Dinas Kesehatan Kabupaten.
3. Dinas Kesehatan Provinsi.
4. KEMENKES RI