You are on page 1of 7

ANALISIS VEGETASI TINGKAT POHON DI

HALAMAN UTARA KAMPUS PASCASARJANA IAIN


TULUNGAGUNG

Aliyah Atifah1, Nur Roid Nafiatul Azizah2, Bayu Ervan H. P.3,


Moh. Ali Murtadho4, Ulfa Septiana5, Dea Ajeng Kemuning
Antasari6
123456
IAIN Tulungagung, Jl. Mayor Sujadi Timur No. 46 Tulungagung,
aliyaatifa14@gmail.com,
Roid.nafi@gmail.com,Ubay2671@gmail.com,
alimurtadho2695@gmail.com, ulva.ulvi@gmail.com
dhea.jeng11@gmail.com

Abstrak
Kata kunci

Abstract
Keywords

Pendahuluan
IAIN Tulungagung adalah Institut yang berada di Kabupaten
Tulungagung Provinsi Jawa Timur. Kampus ini memiliki luas sekitar
13 ha. Gedung perkuliahan pada kampus ini terpisah antara S1 dan
pascasarjana. Letak gedung pascasarjana menjadi satu lokasi dengan
asrama putri IAIN Tulungagung. Pada sebelah utara gedung
pascasarjana adalah tempat yang luas dan juga banyak di tumbuhi
oleh pepohonan. Dan merupakan area yang paling hijau di IAIN
Tulungagung.
Halaman bagian utara kampus pascasarjana IAIN
Tulungagung merupakan salah satu area hijau penghasil oksigen.
Dimana tumbuh beberapa pohon didalamnya. Sekelompok
masyarakat tumbuhan atau vegetasi di area hijau ini membantu
mengurangi polutan, meminimalisir udara yang panas, serta menjaga
keseimbangan antara oksigen dan karbondioksida. Selain itu juga
menambah estetika dan keasrian kampus, sehingga membantu
mengatasi dampak negatif lingkungan dan melindungi masyarakat
IAIN Tulungagung.
Tersedianya area hijau ini selain menjadi penghasil oksigen
juga dijadikan sebagai wahana pendidikan bagi mahasiswa. Sehingga
area hijau perlu untuk dijaga kelestariannya dan dikembangkan.
Dengan adanya keanekaragaman pohon yang tumbuh disana maka
perlu diadakan kegiatan analisis vegetasi. Analisis vegetasi perlu
dilakukan untuk mengetahui struktur dan komposisi vegetasi pohon
di halaman utara kampus IAIN Tulungagung.
Selain itu juga karena masih belum ada penelitian mengenai
vegetasi di halaman utara kampus IAIN Tulungagung sehingga perlu
diadakan penelitian ini. Dengan adanya penelitian nanti akan
diketahui komposisi vegetasi baik pada saat ini maupun saat lampau,
sehingga perubahan atau perkembangan jenis-jenis penyusun area
hijau tersebut. Dengan demikian hasil penelitian ini diharapkan dapat
membantu atau menambah informasi di dalam pemecahan suatu
masalah yang timbul.1

Bahan dan Metode


Penelitian ini dilakukan di halaman parkir kampus
pascasarjana IAIN Tulungagung. Lahan yang digunakan pada
penelitian ini seluas sekitar 600m 2 letaknya di Desa Plosokandang,

1
Martono, Djoko Setyo . “Analisis vegetasi dan asosiasi antara jenis
jenis pohon utama penyusun hutan tropis dataran rendah di Taman Nasional
Gunung Rinjani Nusa Tenggara Barat.” Jurnal Agri-Tek 13.2 (2012)
Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini
dilaksanakan pada tanggal 9 Mei 2018. Objek atau bahan yang
digunakan pada penelitian ini adalah vegetasi pohon yang ada di
halaman parkir kampus pascasarjana IAIN Tulungagung.
Penelitian dilakukan di area yang banyak tumbuh pohon
dengan menggunakan metode kuarter kuadran (Pointed Center
Quarter) dimana metode ini tanpa pembuatan petak. Peneliti
membuat transek sepanjang 20 meter kemudian menentukan letak
dua titik yang akan ditentukan sebagai titik kuadran. Sehingga disini
pengukuran dan perhitungan yang dilakukan berdasarkan data yang
diperoleh di dua plot tersebut. Data yang dikumpulkan berupa tinggi
spesies, jarak spesies dari titik pusat kuadran dan diameter pohon.
Data yang diperoleh kemudian dianalisis dan dihitung untuk
menghitung jarak rata-rata individu pohon ke titik pengukuran,
kerapatan total semua jenis (K), kerapatan relatif suatu jenis (KR),
kerapatan suatu jenis (KA), dominasi suatu jenis (D), dominasi
relatif suatu jenis (DR), frekuensi suatu jenis (F), frekuensi relatif
(FR), Luas Bidang Datar (LBD) dan INP.

Hasil dan Pembahasan


1. Komposisi vegetasi
Berdasarkan hasil penelitian di lokasi halaman pascasarjana
IAIN Tulungagung ditemukan 2 jenis pohon. Adapun jumlah
individu pohon tiap plotnya sebanyak 4 pohon sehingga dari 2 plot
terdapat 8 individu dengan total luas bidang dasar sejumlah 1. 117,
23 cm2.
Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan halaman
pascasarjana IAIN Tulunggaung diperoleh data jenis pohon yang
diambil sebagai sampel (Tabel 1).
Tabel 1. Jenis pohon yang terdapat di halaman pasca IAIN
Tulungagung
Plot Jumlah Rata –
Nama
Suku Jenis per rata per
Daerah 1 2
spesies spesies
Fabacea Paraseria Sengon 4 3 7 0,875
e nthes
falcataria
Laminac Tectona Jati 0 1 1 0,125
eae grandis
Total pohon 4 4 8

Berdasarkan hasil penelitian ditemukan ada 1 jenis pohon


yang mendominasi plot 1 yaitu jenis sengon (Paraserianthes
falcataria) sebanyak 4 individu, untuk plot 2 ditemukan 2 jenis
pohon yaitu jenis sengon (Paraserianthes falcataria) sebanyak 4
individu dan jati (Tectona grandis) sebanyak 1 individu. Sehingga
pohon Paraserianthes falcataria juga mendominasi plot 2.
Nilai untuk anak pohon didominasi oleh Paraserianthes
falcataria dengan jumlah 7 individu yang terdapat pada plot 1 dan 2
yaitu masing-masing terdapat 4 individu dan 3 individu. Semua
pohon yang ditemukan memiliki diameter lebih dari 10 cm
didominasi oleh Paraserianthes falcataria yang memiliki jumlah 7
individu ini karena pohon tersebut terdapat pada plot 1 berjumlah 4
individu dan di plot 3 berjumlah 3 individu, sedangkan untuk
Tectona grandis hanya terdapat di plot 2 dengan jumlah 1 individu.

Tabel 2. Kerapatan (K), Kerapatan Relatif (KR), Frekuensi (F), Frekuensi Relatif (FR), Luas Bidang
Dasar (LBD), Dominansi (D), Dominansi Relatif (DR), dan Indeks Nilai Penting (INP)
pohon di halaman pasca IAIN Tulungagung Kabupaten Tulungagung
Nama
Suku Jenis K KR F FR LBD D DR INP
daerah
Fabaceae Paras Sengon 0,0 98% 0,8 87% 947, 5,4 56 241
eriant 04 7 6 1 %
hes
falcata
ria
Laminace Tecton Jati 0,0 1% 0,1 12% 169, 4,2 43, 56,9
ae a 000 2 63 4 9%
grandi 5
s
Keterangan : K= Kerapatan (ind/ha), F= Frekuensi (%), D= Dominansi berdasarkan Luas Bidang
Datar (m2/ha), INP=Indeks Nilai Penting (%)

Gambar 1. Nilai INP sengon dan jati di halaman IAIN Tulungagung


Berdasarkan Tabel 2. diperoleh INP terbesar untuk pohon jenis
Parasarianthes falcataria sebesar 241% dengan kerapatan 98% dan
luas bidang datar (LBD) sebesar 947,6 m 2. Sedangkan untuk pohon
jenis Tectona grandis INP sebesar 56,9%, dengan kerapatan 1% dan
luas bidang datar (LBD) sebesar 169,63 m2.
Menurut Romadhon Indeks Nilai Penting (INP) merefleksikan
keberadaan peran (dominansi) dan struktur vegetasi suatu tegakan
hutan tersebut. Jika pada penelitian ini maka INP berarti
merefleksikan keberadaan peran atau dominansi dan struktur
vegetasi suatu tegakan yang ada di halaman utara pascasarjana IAIN
Tulungagung. Indeks Nilai Penting (INP) dapat dikategorikan dalam
skala 0─300, yaitu pada skala 0─100 termasuk ke dalam
kategori rendah, skala 101─200 termasuk ke dalam kategori
sedang dan untuk skala 201─300 termasuk ke dalam kategori
tinggi.2 Berdasarkan Tabel 2. Maka dapat diketahui INP untuk
jenis Parasarianthes falcataria termasuk ke dalam kategori tinggi
dan untuk jenis Tectona grandis termasuk ke dalam kategori rendah.

Kesimpulan
Berdasarkan uraian di atas penelitian ini dapat disimpulkan
sebagai berikut:
1. Terdapat dua jenis pohon dari 2 plot di halaman pascasarjana
IAIN Tulungagung yaitu jenis pohon sengon dan pohon jati.
Jenis pohon yang mendominasi di dua plot adalah pohon sengon.

2
Cahyanto, Tri, Destiana Chairunnisa, and Tony Sudjarwo. “Analisis
Vegetasi Pohon Hutan Alam Gunung Manglayang Kabupaten Bandung.”
JURNAL RISTEK 8.2 (2015).
2. Berdasarkan perhitungan nilai INP, nilai INP tertinggi dimiliki
oleh pohon sengon yaitu sebesar 56% ini menunjukkan bahwa
vegetasi yang ada di halaman pascasarjana IAIN Tulungagung
adalah vegetasi sengon.

Saran
Sebaiknya dilakukan penelitian lebih lanjut di halaman
pascasarjana IAIN Tulungagung yaitu dengan membuat jumlah
plot lebih banyak agar jenis tumbuhan yang diperoleh lebih
beragam lagi. Selain itu sebelum melakukan penelitian
sebaiknya menyiapkan alat yang dibutuhkan saat penelitian
agar nanti hasil yang didapat lebih akurat dan efisien.

Daftar Rujukan
Martono, Djoko Setyo . 2012. Analisis Vegetasi dan Asosiasi antara
Jenis Jenis Pohon Utama Penyusun Hutan Tropis Dataran
Rendah di Taman Nasional Gunung Rinjani Nusa Tenggara
Barat. Jurnal Agri-Tek 13.2

Cahyanto, Tri, Destiana Chairunnisa, and Tony Sudjarwo. 2015.


Analisis Vegetasi Pohon Hutan Alam Gunung Manglayang
Kabupaten Bandung. JURNAL RISTEK 8.2