You are on page 1of 2

Beri ampisilin dan gentamisin.

Bila dalam 24 jam tidak memperlihatkan

perbaikan, ganti antibiotika dengan sefalosporin generasi ke-3, misal

sefotaksim (lihat halaman 79)

Obat Dosis Bentuk Berat Badan bayi dalam kg


1- 1.5 2 - 2.5 3 - 3.5 - 4-
<1.5 - <2.5 - <3.5 <4 <4.5
<2 <3
Sefotaksim IV : 50 Botol 0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8 0.9
kg/BB 500mg ml ml ml ml ml ml ml
ditambah
2 ml
Setiap 12 Air steril
jam (bayi menjadi
prematur) 250
mg/1ml
Setiap 8
jam
(minggu
pertama
kehidupan)
Setiap 6
jam
(minggu ke
2–4
kehidupan)

Jika obat di atas tidak tersedia, gunakan pensilin dan gentamisin. Pilihan

lainnya adalah kloramfenikol tetapi jangan digunakan untuk bayi prematur

atau BBLR

Jika terdapat tanda hipoksemia, beri oksigen (lihat halaman 63)

Beri terapi oksigen pada bayi muda dengan keadaan berikut:

 Sianosis sentral
 Merintih saat bernapas
 Kesulitan minum karena distres pernapasan
 Tarikan dinding dada bagian bawah ke dalam yang kuat
 Mengangguk-anggukkan kepala (gerakan menganggukkan kepala yang

sinkron dengan pernapasan menunjukkan distres pernapasan berat).

Jika tersedia pulse oximeter, alat ini harus digunakan untuk memandu terapi
oksigen. Oksigen harus diberikan jika saturasi oksigen di bawah 90%, aliran oksigen
harus diatur agar saturasi berkisar 92-95%. Oksigen dapat dihentikan ketika anak dapat
mempertahankan saturasi di atas 90% pada udara ruangan.

Pemberian oksigen dengan kecepatan aliran 0.5 L/menit melalui nasal prong merupakan
metode yang lebih disukai di kelompok umur ini. Jika lendir kental dari tenggorokan
mengganggu dan bayi sangat lemah untuk dapat membersihkannya, lakukan pengisapan
lendir secara berkala. Oksigen harus dihentikan jika kondisi umum bayi membaik dan
tanda-tanda tersebut di atas telah hilang.

Kejang

Atasi kejang (lihat halaman 59).

Atasi kejang

• Atasi kejang dengan fenobarbital 20 mg/kgBB IV dalam waktu 5 menit.

• Jika kejang tidak berhenti tambahkan fenobarbital 10 mg/kgBB sampai

maksimal 40 mg/kgBB.

• Bila kejang berlanjut, berikan fenitoin 20 mg/kgBB IV dalam larutan garam

fisiologis dengan kecepatan 1 mg/kgBB/menit.

• Pengobatan rumatan:

o Fenobarbital 5 mg/kgBB/hari, dosis tunggal atau terbagi tiap 12 jam

secara IV atau per oral.

o Fenitoin 4-8 mg/kgBB/hari, dosis terbagi dua atau tiga secara IV atau

per oral.