You are on page 1of 10

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP)

Kegiatan Berhitung

Oleh

KELOMPOK 14
Dela Nuraini
Elsa Desfania
Rizky Cahya Morga
Tri Anggraini

Stase Ilmu Keperawatan Anak


SLB-C Karya Ibu Palembang

PROGRAM PROFESI NERS FAKULTAS KEDOKTERAN


UNIVERSITAS SRIWIJAYA
TAHUN 2017
SATUAN ACARA PEMBELAJARAN

(SAP)

Pokok Pembahasan : Kegiatan berhitung


Sub pokok pembahasan : Mengenal angka
Sasaran : Siswa-siswi kelas 6-C
Hari/tanggal : Rabu,7 Maret 2017
Tempat : Kelas 6-C SLB-C Karya Ibu Palembang
Pukul : 09.45 WIB
Pemberi Materi : Ade Putri Ayu, S.Kep

A. Tujuan

 Tujuan Umum
Setelah diberikan pembelajaran dan kegiatan menempelkan kertas origami
berdasarkan jumlah angka selama 45 menit diharapkan siswa mampu
berhitung secara matematis.
 Tujuan Khusus
Setelah diberikan pembelajaran selama 45 menit, diharapkan siswa mampu:
1. Mengenal angka secara matematis
2. Berhitung secara matematis
3. Mengenal warna secara tepat
4. Menempelkan kertas origami berdasarkan jumlah angka yang tertulis

B. Materi (terlampir)
Materi pembelajaran yang akan disampaikan meliputi :
1. Berhitung dari angka 0 sampai 9
2. Macam-macam warna
3. Menempelkan kertas origami pada tabel angka

C. Media
 Kertas origami
 Tabel angka
 Lem
 Pena

D. Metode Pembelajaran
 Ceramah
 Tanya jawab
 Permainan
E. Setting Tempat

: Moderator

: Media Bermain

: Pemberi Materi

: Peserta

: Fasilitator

: Observer

F. Pengorganisasi
 Moderator : Elsa Desfania
Mengarahkan seluruh jalannya acara pembelajaran dari awal sampai akhir
 Pemberi Materi : Dela Nuraini
Menyajikan materi pembelajaran
 Fasilitator : Tri Anggraini
Memotivasi peserta untuk bertanya
 Observer : Rizky Cahya Morga
Mengamati jalannya acara pembelajaran dari awal sampai akhir

G. Kegiatan Pembelajaran

No
Waktu Kegiatan Pembelajaran Respon Peserta
.
1. Pembukaan 1. Memberi salam 1. Menjawab salam
(10 menit) 2. Memperkenalkan diri 2. Mendengarkan dan
memperhatikan
3. Menggali pengetahuan 3. Menjawab pertanyaan
siswa tentang Gizi
Seimbang
4. Menjelaskan tujuan 4. Mendengarkan dan
Pembelajaran memperhatikan
5. Membuat kontrak waktu 5. Menyetujui kontrak
waktu
2. Kegiatan Inti 1. Menjelaskan tentang: 1. Mendengarkan dan
(30 menit)  Angka dari 0 sampai memperhatikan
9 penjelasan pemberi materi
 Macam-macam warna
2. Memberikan 2. Aktif bertanya
kesempatan untuk
bertanya
3. Menjawab pertanyaan 3. Mendengarkan dan
peserta memperhatikan
4. Mengukur kemampuan 4. Menjawab pertanyaan
dan pengetahuan anak yang diberikan
tentang angka secara
matematis dan warna
secara tepat
5. Memberikan permainan 5. Menempelkan origami
“counting activities”
3 Penutup 1. Mengevaluasi 1. Menjawab pertanyaan
(5 menit) kemampuan kognitif yang diberikan
peserta dengan merecall
materi yang materi
pembelajaran yang telah
disampaikan
2. Salam Penutup 2. Menjawab salam

H. Evaluasi
1. Evaluasi struktur
a. SAP sudah siap satu hari sebelum dilaksanakan kegiatan
b. Alat dan tempat siap
c. Perencanaan permainan yang sesuai dan tepat
d. Peserta yang hadir 7-10 orang
e. Mahasiswa yang hadir 100% dan anggota kelompok menjalankan tugas
sesuai dengan job desk masing-masing
2. Evaluasi proses
a. Peserta aktif dan antusias selama kegiatan
b. Media lengkap
c. Waktu sesuai dengan lokasi
d. Mahasiswa terlibat akttif sesuai dengan perannya
3. Evaluasi hasil
a. Peserta mampu menyebutkan angka secara matematis dan warna secara
tepat
b. 80% peserta mampu menyelesaikan permainan dengan benar
EVALUASI
Laporan Kegiatan Proyek Inovasi Counting Activities

Berdasarkan hasil kegiatan proyek inovasi Counting


Activities yang telah dilakukan, anak dengan tingkat kelas yang
sama (retardasi mental ringan) memiliki kemampuan yang berbeda
dalam menyelesaikan permaian dengan hasil:
1. Daffa : Anak mampu berhitung secara matematis dan
menyebutkan warna dengan benar

2. Radit : Anak mampu membaca dengan mengeja huruf


namun masih
terbatas menjadikannya kalimat yang tepat,
namun anak mampu menjawab pertanyaan dari
teka teki silang dengan baik dan anak belum
mampu menyusun huruf-huruf menjadi satu
kalimat dengan tepat
3. Aries :Anak sulit membaca dan mengeja huruf untuk
menjadikannya
kalimat yang tepat, namun anak mampu
menjawab pertanyaan dari teka teki silang
dengan baik dan anak belum mampu menyusun
huruf-huruf menjadi satu kalimat dengan tepat
4. Mayang : Anak mampu membaca dengan mengeja huruf
namun masih
terbatas menjadikannya kalimat yang tepat,
namun anak mampu menjawab pertanyaan dari
teka teki silang dengan baik dan anak belum
mampu menyusun huruf-huruf menjadi satu
kalimat dengan tepat
5. Maya : Anak mampu membaca dengan mengeja huruf
namun masih
terbatas menjadikannya kalimat yang tepat,
namun anak mampu menjawab pertanyaan dari
teka teki silang dengan baik dan anak belum
mampu menyusun huruf-huruf menjadi satu
kalimat dengan tepat

6. Kiki : Anak mampu membaca dengan mengeja huruf


namun masih
terbatas menjadikannya kalimat yang tepat,
namun anak mampu menjawab pertanyaan dari
teka teki silang dengan baik dan anak belum
mampu menyusun huruf-huruf menjadi satu
kalimat dengan tepat
7. Zaza : Anak mampu membaca dengan mengeja huruf
namun masih
terbatas menjadikannya kalimat yang tepat,
namun anak mampu menjawab pertanyaan dari
teka teki silang dengan baik dan anak belum
mampu menyusun huruf-huruf menjadi satu
kalimat dengan tepat
8. Arip : Anak tidak mampu membaca dengan mengeja
huruf dan
masih terbatas menjadikannya kalimat yang
tepat, namun
anak mampu menjawab pertanyaan dari teka
teki silang dengan baik dan anak belum mampu
menyusun huruf-huruf menjadi satu kalimat
dengan tepat
9. Lilis : Anak mampu membaca dengan mengeja huruf
namun anak
belum mampu menjadikannya kalimat yang
tepat, anak mampu menjawab pertanyaan dari
teka teki silang dengan baik dan anak belum
mampu menyusun huruf-huruf menjadi satu
kalimat dengan tepat
10. Cindy : Anak mampu membaca dengan
mengeja huruf dan
menjadikannya kalimat yang tepat, anak
mampu menjawab pertanyaan dari teka teki
silang dengan baik namun anak belum mampu
menyusun huruf-huruf menjadi satu kalimat
dengan tepat.

Sumber

Alifah, H.N. (2015). Raja Bank Soal IPA SD Kelas 4, 5, 6. Jakarta: Bmedia
Depkes RI. (2015). Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Depkes RI
Hyman, M. (2006). Ultra Metabolisme. Yogyakarta: B-first
Sebayang, A.N. (2012). Gambaran Pola Konsumsi Makanan Mahasiswa di
Universitas Indonesia. Thesis. Universitas Indonesia
Wasis & Irianto. (2008). Ilmu Pengetahuan Alam 2. Jakarta: Pusat Perbukuan,
Departemen Pendidikan Nasional.
Wirakusumah, E.S. (2007). Mencegah Osteoporosis. Jakarta: PT. Niaga Swadaya

DOKUMENTASI