You are on page 1of 7

KONSEP PERILAKU

A. Defenisi perilaku

Perilaku adalah tindakan atau aktivitas dari manusia itu sendiri

yang mempunyai bentangan arti yang sangat luas antara lain : berjalan,

berbicara, menangis, tertawa, bekerja, kuliah, menulis, membaca, dan

sebagainya. Dari uraian tersebut bisa disimpulkan bahwa perilaku manusia

adalah semua kegiatan atau aktivitas manusia, baik yang diamati langsung,

maupun yang tidak dapat diamati oleh pihak luar (Notoatmodjo, 2003).

Sedangkan dalam pengertian umum perilaku adalah segala perbuatan atau

tindakan yang dilakukan oleh makhluk hidup.

Pengertian perilaku dapat dibatasi sebagai keadaan jiwa untuk

berpendapat, berfikir, bersikap, dan lain sebagainya yang merupakan

refleksi dari berbagai macam aspek, baik fisik maupun non fisik. Perilaku

juga diartikan sebagai suatu reaksi psikis seseorang terhadap

lingkungannya, reaksi yang dimaksud digolongkan menjadi dua, yakni:

1. Bentuk pasif (tanpa tindakan nyata atau konkrit).

2. Bentuk aktif (dengan tindakan konkrit).

B. Batasan perilaku

Perilaku adalah suatu kegiatan atau aktivitas organisme atau makhluk

hidup yang bersangkutan. Perilaku manusia pada hakikatnya adalah

tindakan atau aktivitas dari manusia itu sendiri yang mempunyai

bentangan yang sangat luas antara lain:

1. Berjalan, berbicara, menangis, tertawa, membaca, dan sebagainya.


2. Kadang-kadang tidak teratami oleh manusia itu sendiri misalnya :

berpikir,persepsi,emosi, atensi, dan sebagainya.

Dapat disimpulkan bahwa perilaku manusia adalah semua kegiatan atau

aktivitas manusia, baik yang dapat diamati langsung maupun yang tidak

dapat diamati oleh pihak luar.

C. Jenis perilaku

Ada 3 jenis perilaku :

1. Perilaku ideal

Perilaku ideal yaitu perilaku yang bisa diamati dan perlu dilakukan

oleh individu atau masyarakat untuk memecahkan masalah.

Misalnya : perilaku ideal berkaitan dengan pencegahan penyakit TBC

seperti, minum obat TBC secara teratur selama paling sedikit 6 bulan,

makan makanan yang mengandung gizi, membuang ludah tidak

disembarang tempat.

2. Perilaku sekarang

Perilaku sekarang yaitu perilaku yang dilaksanakan saat ini, dapat

diidentifikasi dengan observasi atau pengamatan di lapangan di kaitkan

dengan epidemiologi masalah yang sedang dianalisa.

3. Perilaku yang diharapkan

Perilaku ini merupakan target dari program promosi kesehatan dan di

harapkan dapat dilaksanakan oleh sasaran.


D. Domain perilaku

Perilaku manusia sangat kompleks dan mempunyai ruang lingkup

yang sangat luas. Benyamin Bloom (1908) seorang ahli psikologis

pendidikan membagi perilaku manusia itu ke dalam 3 domain. Pembagian

ini dilakukan untuk tujuan pendidikan. Bahwa dalam suatu pendidikan

adalah mengembangkan atau meningkatkan ketiga domain perilaku

tersebut, yakni :

1. Kognitif

Merupakan domain yang penting untuk terbentuknya tindakan

seseorang karena perilaku yang didasari oleh pengetahuan akan lebih

langgeng dari pada tidak didasari oleh pengetahuan.

2. Afektif

Merupakan reaksi atau respon seseorang yang masih tertutup terhadap

suatu stimulus atau objek. Manifestasi sikap tidak dapat langsung

dilihat, tetapi hany dapat di tafsirkan terlebih dahulu dari perilaku yang

tertutup

3. Psikomotor

Merupakan domain untuk terwujudnya sikap menjadi suatu perbuatan

yang nyata diperlukan faktor pendukung atau suatu kondisi

Dalam perkembangannya, teori Bloom ini dimodifikasi untuk pengukuran

hasil pendidikan kesehatan yakni :

1. Pengetahuan peserta didik terhadap materi pendidikan yang diberikan.

( knowledge)
2. Sikap atau tanggapan peserta didik terhadap materi pendidikan yang

diberikan ( attitude)

3. Tindakan atau praktek yang dilakukan oleh peserta didik sehubungan

dengan materi pendidikan yang diberikan ( practice).

E. Determinan perilaku

Determinan perilaku dapat di bedakan menjadi dua, yakni;

1. Determinan atau faktor internal yaitu;

Karakteristik orang yang bersangkutan, yang bersifat given atau

bawaan, misalnya tingkat kecerdasan, tingkat emosional, jenis kelamin,

dan sebagainya.

2. Determinan atau faktor eksternal,yaitu;

Lingkungan, baik lingkungan fisik,sosial, budaya, ekonomi, politik, dan

sebagainya.

Faktor-faktor perubahan perilaku masyarakat;

1. Rangsangan fisik

Rangsangan yang bersumber dari pengetahuan dan alasan-alasan yang

di miliki oleh individu setelah melihat buktinyata.

2. Rangsangan emosional

Rangsangan ini berasal dari rasa takut, cinta atau harapan-harapan yang

dimiliki oleh individu tersebut.

3. Pengaruh kelompok atau keluarga.

Rangsangan perorangan dan keluarga yang bersumber dari pengaruh

keluarga atau dari kelompok sebaya.


4. Struktur sosial.

Rangsangan yang bersumber dari dampak dampak faktor-faktorsosial,

ekonommi, hukum, dan teknologi terhadap kehidupan sehari hari.

5. Cost atau biaya.

Cost ekonomi seperti biaya, waktu, tenaga dll.

Cost sosial seperti malu, bingun, dll

6. Perilaku bersaing

Adalah perilaku yang harus dilaksanakan oleh seseorang pada waktu

bersamaan.

F. Perubahan perilaku

Faktor-faktor perubahan perilaku masyarakat:

1. Rangsangan fisik

Rangsangan yang bersumber dari pengetahuan dan alasan-alasan yang

di miliki oleh individu setelah melihat buktinyata.

2. Rangsangan emosional

Rangsangan ini berasal dari rasa takut, cinta atau harapan-harapan yang

dimiliki oleh individu tersebut.

3. Pengaruh kelompok atau keluarga.

Rangsangan perorangan dan keluarga yang bersumber dari pengaruh

keluarga atau dari kelompok sebaya.

4. Struktur sosial.

Rangsangan yang bersumber dari dampak dampak faktor-faktorsosial,

ekonommi, hukum, dan teknologi terhadap kehidupan sehari hari.


5. Cost atau biaya.

Cost ekonomi seperti biaya, waktu, tenaga dll.

Cost sosial seperti malu, bingun, dll

6. Perilaku bersaing

Adalah perilaku yang harus dilaksanakan oleh seseorang pada waktu

bersamaan.

G. Teori perubahan perilaku dan proses perubahan perilaku

1. Teori perubahan perilaku

Health belief medel menurut Backer (1979) ditentukan oleh :

a. Percaya bahwa mereka rentan terhadap masalah kesehatan.

b. Menganggap serius masalah

c. Yakin terhadap efektivitas pengobatan

d. Tidak mahal

e. Menerima anjuran untuk mengambil tindakan kesehatan

Kelemahan :

1) Bersaing dengan kepercayaan dan sikap sikap lain

2) Pembentukan kepercayaan seiring dengan perubahan perilaku

2. Proses perubahan perilaku

Ada 5 karakteristik dalam proses perubahan perilaku individu yaitu :

a. Pengetahuan

b. Disetujui

c. Niat

d. Praktek

e. Adopsi
Kelima tahapan tersebut tidak selamanya dialami oleh seseorang.

Mungkin ada orng yang mengalami kelima aspek tersebut.

H. Perilaku kesehatan

Perilaku kesehatan adalah segala bentuk pengalaman dan interaksi

individu dengan lingkungannya menyangkut pengetahuan dan sikap

tentang kesehatan serta tindakannya yang berhubungan dengan kesehatan.

I. Teori yang mempengaruhi perilaku kesehatan

1. Perilaku sehat

Perilaku sehat adalah tindaan yang dilakukan seseorang yang merasa

dirinya sehat, dan bertujuan memelihara, mempertahankan dan

meningkatkan kesehatan. 3 tujuan yang ingin di capai dan

meningkatkan perilaku sehat ini :

a. Perilaku preventive

b. Perilaku protective

c. Perilaku promotif

2. Perilaku sakit

Perilaku sakit adalah tindakan yang dilakukan orang yang merasa

dirinya sedang sakir agar memperoleh kesembuhan.