You are on page 1of 9

CP CU1 Cara Penggunaan

Instruksi Keselamatan saat menggunakan CP CU1 ke Saluran


SUTT
1. Sebelum Memulai
Peringatan: Jangan melakukan pengukuran apabila terdapat tanda-tanda
bahaya sambaran petir pada transmisi yang akan diukur.

Peringatan: Akan terdapat potensi bahaya saat melakukan pengujian


dimana saluran yang berdekatan dalam kondisi bertegangan. Disarankan
memadamkan saluran yang berdekatan saat melakukan pengujian.

Sebelum menghubungkan CP CU1 untuk saluran udara atau kabel listrik


(lebih lanjut tentang disebut sebagai saluran listrik), Anda harus
memperkirakan tegangan terbuka-line sebagai berikut. Ikuti petunjuk di
bawah persis dan berurutan untuk melindungi diri dari bahaya tegangan
tinggi. Selain instruksi keselamatan berikut, mengamati "Peraturan
Keamanan" sesuai peraturan keselamatan yang berlaku.

2 Setelan Arus yang disarankan


Sebagai aturan praktis, kisaran saat ini diperlukan untuk panjang saluran listrik
diberikan dalam Tabel 2-1 "Fitur pengaturan kisaran setealn arus" di bawah
ini. Atur saklar jangkauan saat CP CU1 nilai sesuai dengan tabel.

Line Length Current Compliance Voltage


Range
0…2 km 100 A 50 V
1…10 km 50 A 100 V
5…50 km 20 A 250 V
> 20 km 10 A 500 V

Table 2-1 Setelan Arus yang Disarankan


Operation

Reduce the current for the higher frequencies as needed to avoid


overloads. Try to keep identical settings for all test cards in one procedure.

Yes

possible? Yes
possible? Yes

possible? Yes
Set 20 A

Set 10 A
Set 50 A
possible?
Are 60 A

Are 30 A

Are 12 A

Is 1 A

Try to take parallel lines out of service or to reduce the current flow on the parallel systems.
No

No

No
No
Start the measurement according to the application description in one of
the following chapters. Try to find out the maximum possible current at

Stop! The measurement cannot be performed on this line.


20 Hz above and below the mains frequency to avoid overload display.

greater than No

greater than No

greater than No

greater than No
Set 20 A

Set 10 A
Set 50 A
Is the value

Is the value

Is the value

Is the value
100 V?

250 V?

500 V?
50 V?

Yes

Yes

Yes
Yes

Close the grounding disconnector, disconnect the grounding sets first from
the line and then from the ground. Connect the grounding sets to the CP
GB1 and then to the line. Make the connections to the CP CU1 and CPC
100 according to the figures on the following pages. Open the grounding
disconnector and read the display value of the CP CU1. Close the
grounding disconnector afterwards.
No

No
0.4/km (0.64/mi) × No

No
IGS greater than 50 V?

0.4/km (0.64/mi) ×
0.4/km (0.64/mi) ×

0.4/km (0.64/mi) ×
Is Line Length × 2 ×

Is Line Length × 2 ×

Is Line Length × 2 ×

Is Line Length × 2 ×
Set 10 A
Set 50 A

Set 20 A
IGS greater than

IGS greater than

IGS greater than


100 V?

250 V?

500 V?
Yes
Yes
Yes

Yes

Connect a grounding set in parallel to the closed grounding disconnector


to each phase. Connect it first to the ground and then to the line. Open the
grounding disconnector and measure the currents in all three grounding
sets. Use the highest measured value of IGS in the following formula. Close
the grounding disconnector after the measurement is done.
Set 50 A
No

Is the line No

Is the line No
Set 20 A

Set 10 A
10 km/6 mi
the 100 A

Is the line
Start with

50 km/30
2 km/1.5

Use the
current

current
range.

range.
longer

longer

longer

10 A
than

than

than
Yes

Yes

Yes
CP CU1 Cara Penggunaan

3 Memperkirakan besarnya tegangan open-line (induksi)


Sebelum menghubungkan CP CU1 untuk saluran udara atau kabel listrik
(lebih lanjut tentang disebut sebagai saluran listrik), memperkirakan tegangan
terbuka-line sebagai berikut. Ikuti petunjuk di bawah persis dan berurutan
untuk melindungi diri dari bahaya tegangan tinggi.
Untuk memperkirakan besarnya tegangan open-line:

Peringatan: Sebelum meng-ground SUTT, pastikan bahwa SUTT tidak


bertegangan dan diuji sebagai berikut: Menggunakan tester tegangan
bersertifikat disetujui untuk test tegangan sudah benar-benar mati.

1. Padamkan SUTT, hubung-singkat dan ground-kan SUTT pada kedua


ujungnya dengan menggunakan PMS Tanah dan/atau menggunakan
ground stick.
2. Pastikan pentanahan diujung lainnya dari sisi pengukuran tetap
dalam kondisi di-groundkan selama pengujian.
3. Selain PMS Tanah, diperlukan juga perangkat stick ground dengan
tiga kabel pada sisi dimana pengukuran dilakukan. Pasang stick
ground ini ke masing-masing fasa pada SUTT.
4. Buka PMS Tanah pada sisi pengukuran dan ukur arus pada masing-
masing kabel stick ground menggunakan clamp-on ammeter. Catat
besarnya arus pada masing-masing fasa.
5. Masukan kembali PMS Tanah.
6. Hitung besar tegangan open-line (induski) sebagai berikut:
Vest [V] = meas [A] × 0.4 [/km] × 2 × Panjang saluran [km]
Operation

dimana Vest [V] adalah tegangan open-line (induksi) estimasi,


meas adalah besar arus paling tiggi yang terukur,
0.4 [/km] besar impedansi tipikal SUTT
dan Panjangsaluran [km] adalah panjang saluran dalam km yang akan diukur.

Peringatan: Jiak hasil perhitungan tegangan open-line (induksi):


• lebih besar dari 500 V,tidak bisa melakukan pengujian karena potensi
bahaya tegangan tinggi. Caba untuk memadamkan saluran paralelnya.
• 250…500 V, pengukuran dengan arus 10 A range.
• 100…250 V, pengukuran dengan arus 10 A atau 20 A range.
• 50…100 V, pengukuran dengan arus 10 A, 20 A atau 50 A range.
• < 50 V, pengukuran dengan arus semua range.

7. Apabila terdapat perbedaan nilai yang disarankan pada Table 2-1 "Setealan
Arus yang disarankan" maka pilih setelan arus sesuai dengan hasil
perhitungan tegangan induski di atas.

Perhatian: Saat PMS Tanah dalam kondisi terbuka selama pengujian


makan daerah sekitar CP GB1 dalam jangkauan 5 meter dan CP CU1 dalam
jangkauan 2 meter adalah daerah yang sangat berbahaya akan potensi
elektrikal dan mekanikal. Jangan dekati area ini. Pastikan PMS Tanah
dalam kondisi terbuka sesingkat mungkin yaitu selama pengujian saja.

Peringatan: Jika anda melihat atau mendengar bunyi yang tidak normal
pada alat test,misalnya noise electrical discharge atau lightening surge
arrestors,masukan PMS Tanah sebelum menyentuh alat uji.
CP CU1 Cara Penggunaan

4 Menghubungkan Alat Uji ke SUTT


Setelah mengukur tegangan open-line estimasi dan memilih
besaran arus uji, maka lakukan prosedur berikut:
1. Pastikan PMS Tanah dalam kondisi tertutup (SUTT di-ground).
2. Pasang CP GB1 ke ground dan pastikan ground yang digunakan adalah
bersih dan bebas dari karat (ke ground yang bagus).

Peringatan: Tergantung pada pentanahan gardu saat melakukan pengujian,


kabel ground CPGB1 dapat digunakan sampai arus gangguan 30kA.
Pada gardu dengan arus gangguan lebih dari 30kA, jangan gunakan kabel
ini.

3. Pasang kabel stick ground tambahan pada masing-masing terminal


CPGB1 kemudian dengan menggunakan stick ground pasang pada
masing-masing fasa SUTT. (PMS Tanah tetap masih dalam keadaan
masuk – SUTT tetap diground)
4. Letakan CP CU1 pada jarak 5 meter dari CP GB1.
5. Letakan CPC 100 minimum 5 meter dari CP CU1 dan 10 meter dari CP GB1.
6. Ground-kan CP CU1 pada pentanahan dekat dengan CPC 100 dan
operator.
Operation

7. Hubungkan CP CU1 dan CP GB1 seperti gambar di bawah ini:

***) Selalu pasang jumper-an short-circuit Rangkaian Fasa T/S/R


saat output CU1 tidak disambungkan ke I mengggunakan
AC input CPC 100. grounding stick

***

8. Ground-kan CPC100 pada pentanahan dekat dengan perator.


9. Hubungkan CP CU1 dengan CPC 100 seperti gambar di atas.
10.Beri tanda area sekitar CP GB1 dalam jangkauan 5 meter dan sekitar
CP CU1 dalam jangkauan 2 meter sebagai daerah bahaya.
11.Pilih jangkauan arus pada switch CU1 ke 10 A (500 V range).
12.Buka PMS Tanah (pastikan jangan ada lagi yang menyentuh
CPGB1) dan baca nilai tegangan pada voltmeter di CP CU1.
CP CU1 Cara Penggunaan

Rangkaian uji ke SUTT:

CPC 100 CP CU1

CP GB1

Peringatan: Jika pembacaan voltmeter:


• lebih besar dari 500 V,tidak bisa melakukan pengujian karena potensi
bahaya tegangan tinggi.
• 250…500 V, pengukuran dengan arus 10 A range.
• 100…250 V, pengukuran dengan arus 10 A atau 20 A range.
• 50…100 V, pengukuran dengan arus 10 A, 20 A atau 50 A range.
• < 50 V, pengukuran dengan arus semua range.

13.Apabila pengukuran bisa dilakukan, maka lakukan pengukuran sesuai


dengan panduan pengukuran pada Template CPC100 – Line Impedance
Measurement.

Peringatan: Pastikan PMS Tanah dalam kondisi masuk (SUTT di-ground)


setiap saat ketika pengukuran tidak sedang dilakukan.
Operation

Setelah selesai proses merangkai peralatan uji, maka pengujian dapa dilakukan:
1. Pastikan pada CPC 100 booster CU1 sebagai berikut:

Perhatian: Pilihlah arus yang sesuai dengan hasil perhitungan tegangan


open line

2. Pilih XML template (XMT) untuk frekuensi system yang digunakan


(mis: "Line Imp CU1 50Hz.xmt" untuk system 50 Hz) dan buka template.

Peringatan: Hanya buka PMS tanah pada lokasi pengujian sebelum


melakukan pengujian dan selama pengujian berlangsung. segera tutup
PMS tanah saat pengukuran sudah selesai.

3. Jalankan prosedur pengujian sesuai Template.


Berikut ini adalah urutan pengujiannya:
• Pengujian Line-to-line: L1-L2, L1-L3, L2-L3
Untuk setiap pengukuran, hubungkan I OUT dan V SENSE inputs dari
CP CU1 sesuai dengan nama terminal pada CP GB1. Saat memindahkan
clamp pada CPGB1, posisi PMS Tanah selalu dalam keadaan masuk.
• Pengukuran Line-to-ground: L1-E, L2-E, L3-E
Untuk setiap pengukuran, hubungkan I OUT dan V SENSE inputs dari
CP CU1 sesuai dengan nama terminal pada CP GB1. Saat memindahkan
clamp pada CPGB1, posisi PMS Tanah selalu dalam keadaan masuk.
• Pengukuran Zero-sequence impedance: L1||L2||L3-E (gunakan jumper kabel
yang tersedia seperti gambar berikut untuk pengujian zero sequence impedance.
CP CU1 Cara Penggunaan

4. Selalu Masukan PMS Tanah setelah melakukan pengukuran dan


sebelum melakukan koneksi ke area CPGB1.
5. Jika menggunakan besaran arus yang dipilih namun CPC 100 tetap
menunjukan indikasi overload, kurangi besarnya arus uji atau gunakan setelan arus
uji yang lebih kecil lagi. Kemudian ulangi pengukuran.
Arus yang lebih kecil pada frekuensi yang tinggi adalah disarankan untuk
digunakan.
6. Simpan hasil pengujian pada CPC 100.
7. Download hasil pengujian dari CPC 100 ke PC menggunakan CPC StartPage.
8. Buka file pengujian menggunakan Microsoft Excel template. Hasil pengujian
akan ditampilkan.