You are on page 1of 4

Pendekatan Porter’s Five Forces

SebenarmyaIndomaretdanAlfamartsama-samamenggunakan Five Forces ataupendekatan Porter’s


Five Forces Seperti :
a. Indomaret :

 Rivalry among existing competitors (Persainganantara competitor yang sudahada)


 Threat of New Entrant (Ancamanpendatangbaru )
 Threat Subtitute Product and Service (Ancamandariprodukataujasapengganti)
 Bargaining Power of Supplier (Dayatawarmenawarpemasok)
 Bargaining Power of Buyers (Dayatawarmenawarpembeli)

b. Alfamart :

 Rivalry (Persaingan)
 Barriers To Entry (Hambatanmasuk)
 Buyer Power (KekuatanPembeli)
 Supplier Power (KekuatanPemasok)
 Threat of Subtitutes Product (Ancaman Dari Produk/JasaPengganti)

STRATEGI INDOMARET
1. Overal Cost Leadership (KepemimpinanBiayaoveral)
2. Diferensiasi (differentiation)

STRATEGI ALFAMART

 Alfamartberusahamenggunakanstrategi competitive advantage dan differentiation


advantage.
 Perusahaan AlfamartmenggunakanStrategiFokus (Focus Strategy)

BUDAYA ORGANISASI INDOMARET


 Dalam bekerja menjungjung tinggi nilai-nilai kejujuran, kebenaran, keadilan
 Kerja sama tim
 Kemajuan melalui inovasi yang ekonomis
 Kepuasan pelanggan

BUDAYA ORGANISASI ALFAMART

 Integritas yang tinggi


 Inovasi untuk kemajuan yang lebih baik.
 Kualitas & Produktivitas yang tertinggi.
 Kerjasama Team.
 Kepuasan pelanggan melalui standar pelayanan yang terbaik

STRUKTUR ORGANISASI INDOMARET DAN ALFAMART

1.Kepala toko
Bertanggung jawab dalam mengorganisir dan pengelolaan toko
2.Wakil kepala toko
Bertanggung jawab dalam membantu kepala toko
3.Merchandiser
Bertanggung jawab dalam mengatur dan menempatkan item-item produk
4.Kasir
Bertanggung jawab di lini depan dalam melayani transaksi pembelian
5.Pramuniaga
Bertanggung jawab dalam menyambut dan menuntun konsumen toko dalam mendapatkan produk
yang diinginkan
SISTEM INFORMASI INDOMARET
* Sistem informasi terintegrasi pada setiap point of sales (POS) di semua garai yang mencangkup
sistem penjualan ,persediaan,dan penerimaan barang .Tegnologi di POS kasir tersebut sudah
dirancang untuk memenuhi kebutuhan perkembangan jumlah gerai dan transaksi di masa
mendatang.

 Untuk mempercepat pelayanan dan kenyamanan berbelanja di kasir ,indomaret


menggunakan pemindai (scanner barcode),pembayaran dengan indomaret card ,jak
card,pembayaran debit dan penarikan tunai bank.
 Dalam bidang distribusi barang indomaret menerapkan digital picking system dan tail gate
system pada setiap pusat distribusinya.Kedua sistem ini mempercepat dan meningkatkan
efisiensi proses pengambilan barang dari rak penyimpanan dan pemuatan barang ke
armada pengiriman maupun penurunan barang di gerai indomaret.

SISTEM INFORMASI ALFAMART

 Sistem informasi pembelian dan penjualan

Adalah suatu system software yang akan membantu proses penjualan dan pembelian barang
dengan menerapkan system administrasi yang kuat untuk pencatatan dari barang masuk
,penyimpanan barang di gudang sampai dengan barang keluar atau dijual.Dilengkai dengan system
pelaporan yang sistematis dan akurat ,adapun modul-modul yang terintegrasi dalam sistem
informasi alfamart ini adalah : -data dan kelompok barang
-data suplier
-data customer
-order pembelian dan penjualan

SISTEM INFORMASI INDOMARET DAN ALFAMART

 System informasi dari kedua minimarket di atas menggunakan microsoft acces 2007 karena
software ini mudah dibuat dan mudah digunakan .Untuk kedepannya sistem ini akan banyak
digunakan oleh berbagai produsen yang menjual barang dagangannya.

DAMPAK EKONOMI KEBERADAAN INDOMARET DAN ALFAMART


 Adanya kelesuan kegiatan ekonomi di perdagangan kecil /grosir
 Mematikan usaha para pedagang kecil (eceran) dan kios tradisonal

TEKNOLOGI
Indomartdanalfamartmemanfaatkanteknologi yang kinisedangberkembang, diantaranya:

 T Cash
 PesanAntarAmbilIndomaret (PAAI)

INTERNET
Alfamartdanindomartmenggunakanlayananinternet tepatnya menggunakan website sebagai sumber
informasi atas layanan-layanan yang ditawarkan, misalnya pembelian tiket kereta api, Game,
promosi, dll.