You are on page 1of 6

I.

LATAR BELAKANG
Saat ini telepon selular (mobile phone) merupakan sebuah alat
komunikasi yang telah digunakan oleh sebagian besar orang di seluruh
dunia. Telepon selular menyediakan media komunikasi yang beragam dan
Salah satu fasilitas yang disediakan ponsel adalah untuk melakukan
pengiriman data berupa pesan singkat melalui (whatsapp). whatsapp
adalah salah satu media komunikasi yang paling banyak digunakan oleh
manusia pada abad ini. Di setiap tipe handphone pasti memiliki fitur yang
satu ini. whatsapp sangat digemari karena penggunaannya yang mudah
dengan biaya yang relatif murah. Dengan layanan whatsapp, manusia
dapat berinteraksi dengan manusia lain dalam berbagai hal. Mulai dari
aktivitas sehari-hari, mengadakan perjanjian pertemuan, sampai
melakukan transaksi bisnis.
Seiring dengan berkembangnya teknologi pada perangkat mobile
muncul masalah yang berhubungan dengan tingkat keamanan pada
perangkat mobile tersebut, seperti penyadapan, pencurian informasi dan
yang lainnya. Hal yang riskan pada komunikasi melalui Whatsapp adalah
pesan yang dikirimkan akan disimpan di dalam chat tersebut. Pesan yang
sifatnya plaintext ini dapat disadap oleh siapa saja yang berhasil memiliki
akses ke dalam Whatsapp. Akibatnya, informasi penting seperti password,
nomer pin, dan lain-lain dapat diketahui oleh orang yang tidak berhak
untuk mengetahuinya. Selain itu, ancaman juga bisa datang dari kondisi di
sekitar, seperti saat terkadang lupa mengawasi perangkat mobile kita dan
tanpa disadari adanya pihak yang tidak berkepentingan membaca isi pesan
Whatsapp yang terdapat pada perangkat mobile. Hal-hal tersebut menjadi
sesuatu yang sangat merugikan jika informasi yang dicuri atau disadap
adalah informasi yang bersifat pribadi atau rahasia.
Dari permasalah keamanan isi pesan yang telah di jelaskan
sebelumnya, muncul permasalahan bagaimana cara untuk mengatasi
permasalahan tersebut. Salah satu cara untuk menaggulangi permasalahan
tersebut adalah dengan melakukan enkripsi terhadap pesan Whatsapp.
Oleh karena itu, pada tugas akhir ini penulis akan mengimplementasikan
“KRIPTOGRAFI PADA CHAT WHATSAPP MENGGUNAKAN
METODE ONE TIME PADS (OTP) BERBASIS ANDROID“

II. ALGORITMA SIMETRI


Pada algoritma simetri, kunci enkripsi yang digunakan sama
dengan kunci dekripsinya, sehingga sering one-key, private-key atau
single-key.

Key

Pseudo Random
sequence

Plaintext Bitstream Cipertext

Plaintext stream 1111111100000

Pseudo Random
sequence 1001101011010
Ciphertext stream

0110010111010

Gambar 1 stream cipher

Algoritma simetri masih terbagi dalam 2 kategori, yakni algoritma


block cipher dan algoritma stream cipher. Algoritma block cipher adalah
algoritma yang masukkan dan keluarannya berupa satu dan setiap bloknya
terdiri dari banyak bit. Sedangkan algoritma stream cipher, ciphernya
berasal dari hasil XOR antara setiap bit plaintext dengan kuncinya, atau
mengenkripsi satu bit pada suatu waktu.

Gambar diatas menunjukkan stream cipher. Key merupakan kunci


induk yang digunakan untuk membangkitkan aliran kunci acak semu
(yang dibangkitkan dari Pseudo Random Sequence Generator). Kunci acak
semu ini di-XOR-kan dengan plaintext untuk menghasilkan ciphertext.

a b a b
0 0 0
0 1 1
1 0 1
1 1 0
Gambar 2 Operasi XOR

III. ALGORITMA ONE TIME PADS (OTP)


Suatu algoritma dikatakan aman, apabila belum ada tidak ada cara
untukmenemukan plaintext-nya. Sampai saat ini, hanya algoritma One
Time Pads (OTP) yang dinyatakan tidak dapat dipecahkan meskipun
diberikan sumber daya yang tidak terbatas[2,9,11]. Prinsip enkripsi pada
algoritma ini adalah dengan mengkombinasikan masing-masing karakter
pada plaintext dengan satu karakter pada kunci. Oleh karena itu, panjang
kunci setidaknya harus sama dengan panjang plaintext. Secara teori,
adalah hal yang tak mungkin untuk mendekripsi chipertext tanpa
mengetahui kuncinya. Sebab jika kunci yang digunakan salah, akan
diperoleh hasil yang salah juga, atau bukan plaintext yang seharusnya.
Kemudian setiap kuncinya hanya boleh digunakan untuk sekali pesan,
Pengambilan kunci harus dilakukan secara acak supaya tidak dapat diterka
lawan dan jumlah karakter kunci harus sebanyak jumlah karakter pesan.
Pengambilan kunci harus dilakukan secara acak supaya tidak dapat diterka
lawan dan jumlah karakter kunci harus sebanyak jumlah karakter pesan.

IV. RUMUSAN MASALAH

Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

a) Bagaimana menganalisa sistem aplikasi kriptografi One Time


Pads?
b) Bagaimana cara mengimplementasikan algoritma One Time Pads?
c) Bagaimana mendesain aplikasi kriptografi One Time Pads?
d) Bagaimana pengujian sistem pada aplikasi kriptografi One Time
Pads?
V. TUJUAN
1. Menganalisa aplikasi kriptografi One Time Pads pada mobile berbasis
android.
2. Mengimplementasikan algoritma One Time Pads pada mobile berbasis
android.
3. Mendesain aplikasi kriptografi One Time Pads berbasis android.
4. Pengujian sistem pada aplikasi kriptografi One Time Pads.

VI. BATASAN MASALAH


a) Aplikasi pada Tugas Akhir ini dibuat untuk mobile yang berbasis
android.
b) Bahasa yang digunakan bahasa pemrograman java (eclipse)
c) Data yang dienkripsi berupa pesan.
d) Aplikasi hanya dapat mengirim pada chat whatsapp.

VII. METODOLOGI

Adapun metode yang digunakan dalam pembuatan tugas akhir ini adalah
sebagai berikut:

a) Studi Pustaka dan Pengumpulan Data


Mengumpulkan semua referensi tentang library android dan bahasa
pemrograman java yang digunakan dalam pembuatan tugas akhir ini.
b) Desain Sistem
Berisi tentang rancangan dan desain sistem yang akan dibuat, meliputi
proses enkripsi dan dekripsi, flowchart sistem serta Unified Modeling
Language (UML).
c) Implementasi
Pada tahap ini akan dilakukan pembuatan aplikasi layanan pesan
singkat menggunakan algoritma enkripsi One Time Pads (OTP). Dimulai
dari pembuatan kode (program) untuk enkripsi dan dekripsi pesan
menggunakan algoritma One Time Pads (OTP). Lalu memanggil method –
method tersebut ke dalam class kirim pesan untuk enkripsi, maupun ke
dalam class baca pesan untuk dekripsi.

Setelah fungsi-fungsi tersebut sudah bisa dipanggil dan dijalankan,


selanjutnya adalah pembuatan interface dan penambahan fitur-fitur
aplikasi kriptografi. Dan terakhir adalah melakukan pengujian dari sistem
aplikasi yang telah dibuat. Untuk compiler Android di-install eclipse dan
android SDK.

d) Pengujian
Pengujian dilakukan pada telepon seluler Android. Adapun hal-hal
yang perlu diujikan mengacu dari beberapa kriteria diantaranya:
- Hasil enkripsi sama atau tidak dengan pesan aslinya
- Hasil dekripsi sama atau tidak dengan pesan sebelum di enkripsi.
- Kecocokan kunci untuk mengunci dan membuka enkripsi dan dekripsi.
- Pengiriman hasil enkripsi pesan pada whatsapp.

e) Pembuatan Laporan
Pada tahap ini merupakan tahap akhir setelah tahap-tahap sebelumnya
sudah selesai. Adapun laporan yang ditulis merupakan seluruh hasil
analisis dan pengujian serta penyimpulan dari hasil penelitian yang sudah
dilaksanakan.

VIII. JADWAL KEGIATAN


Penelitian ini akan dilakukan dalam beberapa periode yang sudah
ditentukan yang ditunjukkan pada table di bawah ini :

KEGIATAN FEBRUARI MARET APRIL


Studi Pustaka dan Pengumpulan data

Desain Sistem
Implementasi

Pengujian
Pembuatan Laporan

DAFTAR PUSTAKA

Chambers, Josyanne and Carl Morgan. September, 2003. COMS


W4995 Introduction to Cryptography. Lecture 3: Introduction to
Computational Security.

Kurniawan, Andi, 2012, “Penerapan Digital Signature pada Aplikasi


WHATSAPP Android”, http://informatika.stei.itb.ac.id/
~rinaldi.munir/Kriptografi/, diakses pada 11 Januari 2013 pukul 07:45
PM .

"Using the Android Emulator" , http://developer.android.com/


tools/devices/emulator.html, diakses pada 15 Januari 2013 pukul 08:30
PM.

Laksito, Arif, 2012, "Instalasi Android (ADT) di Eclipse",


http://arif.staff.amikom.ac.id/blog/2012/03/installasi-android-adt-di-
eclipse/, diakses pada 15 Januari 2013 pukul 08:39 PM.

Cryptography. http://en.wikipedia.org/wiki/Criptography

Rubin, Frank. 1997. One Time Pad Cryptography Protocols.


Algorithms, And Source Code In C. Second Edition. USA: John Wilwy
& Sons, Inc.

Wagner, Neal R. 2002. The Laws of Cryptography: Perfect


Cryptography: The One-Time Pad.