You are on page 1of 86

1

M A J A L A H P U S A T M E D I A D A M A I B N P T
BNPT, Edisi 11, / No.2 / Desember 2017

RELAWAN PENGGERAK
PERDAMAIAN jalandamai
MERAWAT KEBHINEKAAN DALAM BINGKAI NKRI EDISI NOVEMBER 2017
2

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


3

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


4 SUSUNAN REDAKSI

SUSUNAN REDAKSI :

MAJALAH PUSAT MEDIA DAMAI BNPT

Pemimpin Redaksi
Sujatmiko

Sekretaris
Rizky Adianhar

Bendahara
Ika Kartika

Redaktur
Eri Suprayitno, Abd. Malik,
Muhammad Rizky, Marchen Ades,
Noor Irawan & Agus Sulaiman

Litbang
Suaib Tahir, Novrika & Budi Hartawan

Dokumentasi
Andriza Rubianto, Rahmat Hidayat,
Sefiana Putri, Clara Alverina
& Rina Nur Aufa

Design/Layout
Ary Wibowo, Daniel Saroha,
Nadine Christy & Risky Andigara

Alamat Redaksi :

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme


Komplek Indonesia Peace and Security Center (IPSC)
Jl. Anyar, Desa Tangkil, Kelurahan Leuwinutug,
Kecamatan Citereup, Kabupaten Bogor
Jawa Barat 16180

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


DAMAI ITU INDONESIA
PENGANTAR REDAKSI 5

P
uji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa yang selalu
memberikan rahmat, kekuatan, dan konsistensi kepada
kami untuk terus menerbitkan majalah ini hingga edisi
kali ini. Pada akhir bulan November kami menyelenggarakan
salah satu kegiatan Pelatihan Tingkat lanjut Duta Damai Dunia
Maya. Kegiatan ini merupakan tingkat lanjut dari pembentukan
Duta Damai di 6 provinsi tahun ini setelah pada tahun 2016
terbentuk di 4 provinsi.

Duta Damai Dunia Maya merupakan mitra strategis Pusat


Media Damai (PMD) BNPT sebagai relawan penyebar konten
damai di dunia maya dalam rangka mengimbangi dan melawan
penyebaran konten negatif. Karena itulah, pada majalah edisi
kali ini redaksi mengambil tema “Jadilah Relawan Penggerak
Perdamaian” sebagai refleksi peran duta damai selama ini.

Penyebaran konten radikalisme dan konten negatif lainnya


terjadi secara masif di dunia maya. Sasaran dan target konten
tersebut adalah generasi muda karena secara demografis
penghuni dunia maya adalah kalangan generasi muda.
Karenanya, dalam melawan konten tersebut dibutuhkan
kreatifitas dan produktifitas anak muda yang memahami ruang
lingkup bahasa generasi kekinian.

Kami sangat berharap kehadiran relawan duta damai dunia


maya secara umum akan memberikan pencerahan kepada
masyarakat secara umum dan mengajak generasi muda
sebayanya secara khusus dalam melawan konten negatif yang
disebarkan kelompok radikal terorisme di dunia maya.

Selamat membaca.

Bersama Cegah Terorisme

Bogor, 15 Desember 2017


Pemimpin Redaksi

Sujatmiko

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


6 DAFTAR ISI

Judul
Tema :

R E L A W A N
PENGGERAK
Rubrik PERDAMAIAN
SUSUNAN REDAKSI .................................................................................... 2

Halaman
PENGANTAR REDAKSI ................................................................................ 3

EDITORIAL & RISET REDAKSI .................................................................... 6

Anak Muda dan Pentingnya Relawan


Penggerak Perdamaian ................................................................................. 7-8
Jadilah Relawan Perdamaian ........................................................................ 9 - 13

OPINI ............................................................................................................. 15

Oleh : Al - Mahfud
Relawan Perdamaian Menegakan
Adab di Media Sosial ..................................................................................... 16 - 17

Oleh : Dr. Suaib Tahir


Teladan Nabi :
Persaudaraan sebagai Pilar Kesuksesan ...................................................... 18 - 19
WAWANCARA ............................................................................................... 21
Bersama : SLANK

“Jadilah Pahlawan Zaman Now Dengan


Membangun Toleransi”................................................................................... 22 - 23

KEGIATAN BNPT ........................................................................................... 24 - 79

PRODUK KREATIF KONTRA PROPAGANDA .............................................. 80 - 83

MAJALAH PUSAT MEDIA D AMAI B NPT


MERAWAT KEBHINEKAAN DALAM BINGKAI NKRI

Indonesia damai itu

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


7

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


8

EDITORIAL
& RISET REDAKSI

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


EDITORIAL 9

Anak Muda dan Pentingnya Relawan


Penggerak Perdamaian
Oleh : TIM Litbang PMD

S
trategi menangkal propaganda radikalisme di dunia maya sejalan dengan
kemampuan kelompok teroris dalam memanfaatkan jaringan internet
sebagai alat mempromosikan ajaran kekerasan. Pemanfaatan kelompok
teroris di dunia maya berkisar pada kemampuannya untuk mengadaptasi pesan-
pesan radikal dalam bungkus yang bisa disesuaikan dengan segmentasi usia.
Mereka menyiapkan berbagai konten yang mampu menarik minat orang dewasa,
remaja, bahkan anak usia dini.

Beberapa catatan misalnya kelompok radikal di Palestina menargetkan anak-anak


dengan menyediakan website yang colorful, karakter kartun menyerupai Disney
dan cerita anak-anak. Karakter dan cerita anak ini diarahkan untuk menyampaikan
pesan kekerasan dan kebencian untuk meningkatkan militansi anak dalam apa
yang mereka sebut jihad. Berbeda dengan kelompok teroris yang menargetkan
anak-anak yang beranjak remaja. Kelompok ini mengembangkan aplikasi serial
permainan perang yang mampu mensitmulasi anak-anak untuk siap berperang.
Sementara untuk target remaja disediakan web forum, chat room dan social media
yang dapat menjangkau remaja untuk berkomunikasi antar satu dengan lainnya dengan
isu dan tema radikal yang sudah disiapkan.

Dalam konteks ini, kelompok radikal setidaknya telah melangkah lebih maju dari pada
berbagai upaya penangkalan yang dilakukan oleh pemerintah maupun kelompok
moderat. Bagi kelompok radikal, internet merupakan alat efektif bagi akselerasi proses
radikalisasi di kalangan anak dan remaja. Munculnya istilah radikalisasi secara mandiri
(self-radicalization) merupakan fenomena baru seiring berkembang proses radikalisasi
secara online yang melibatkan pemuda dalam pemanfaatan jaringan internet.

Katharina Von Knop dalam “Countering Web-based Islamist Narratives: Conceptualizing


an Information War and a Counter-propaganda Campaign.”menyebutkan tiga alasan
mengapa pemuda berselancar dan jatuh dalam lingkaran website dan akun radikal.
Pertama, Bisa jadi mereka mencari hiburan dan bertemu dengan ragam website
yang menyediakan berbagai video-video kekerasan. Kedua, bisa jadi mereka

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


10 EDITORIAL

penasaran dengan informasi seputar ideologi,


aktifitas, dan ajaran kelompok radikal teroris. Ketiga,
bisa jadi mereka memang sedang mencari komunitas
yang dapat mengekspresikan kesamaan identitas.

Apabila kita catat dalam proses pemanfaatan internet oleh kelompok teroris
adalah terletak pada kemampuan mereka membaca kecenderungan pengguna
internet berdasarkan segmentasi usia. Berbeda usia berbeda konten dan fasilitas yang
mereka berikan. Kecenderungan anak muda yang haus informasi, menggemari hiburan,
bebas mengekspresikan kreatifitas dan mencari teman untuk berbagi kesamaan identitas
merupakan kencenderungan yang dimanfaatkan kelompok teroris dengan penyediaan
beragam website, akun dan konten yang menarik.

Karena itulah, strategi menangkal propaganda dan rekrutmen radikal terorisme di dunia
maya terhadap pemuda harus juga mempertimbangkan segmentasi usia. Tentu saja kita
tidak menafikan pentingnya pelibatan tokoh agama dalam memberikan penyadaran
terhadap pemuda dan anak-anak. Namun, format ceramah yang membosankan dan
daya interakasi tokoh agama yang tidak mampu menyelami dunia remaja menjadi
persoalan tersendiri. Tidak hanya ada gap usia dan pengetahuan, tetapi juga ada
kesenjangan gaya dan passion antara orang tua dan remaja yang tidak mudah
dijembatani.

Di sinilah, perlu strategi yang dapat menyesuaikan kelompok usia. Di Singapura


misalnya, melalui Majelis Ulama Islam Singapura (MUIS) telah mengembangkan
website untuk pemuda yang menyediakan konten-konten kontra narasi yang
diperlukan oleh pemuda dengan kemasan multimedia. Strategi yang dilakukan
oleh Pemerintah Singapura ini tentu saja merupakan langkah maju dalam
upaya menangkal propaganda radikal terorisme di dunia maya untuk kalangan
generasi muda.

Di Indonesia, keterlibatan kelompok moderat sudah sangat menjamur. Berbagai


ormas keagamaan yang mempunyai sayap pemuda seperti Nahdlatul Ulama dan
Muhammadiyah juga telah melakukan hal yang sama. Mereka rajin memberikan
konten-konten mencerahkan yang disesuaikan dengan segmentasi usia.

Namun, hal terpenting yang mesti kita pikirkan adalah bagaimana memberikan
kenyamanan bagi pemuda untuk berkomunitas, melakukan sharing informasi antara
mereka, mengembangkan jati diri dan kreatifitas, dan mengarahkannya dalam program
kontra narasi dan kontra propaganda radikalisme di dunia maya. Di sinilah barangkali
pentingnya membentuk duta-duta damai sebagai komunitas yang dapat mengumpulkan
anak-anak muda yang gemar berkelompok, berkreativitas, dan berekspresi untuk dilatih
untuk melakukan kontra propaganda.

Memanfaatkan anak muda untuk menjaga anak muda yang lain merupakan langkah efektif
daripada memaksakan orang tua untuk menyadarkan anak muda. Anak muda mempunyai
habitus sendiri yang hanya dapat dipahami oleh generasi mereka. Duta-duta damai di dunia
maya merupakan kumpulan anak muda penggiat dunia maya yang mempunyai visi yang
sama, berbagi kesamaan identitas diri, berbagi keperihatinan bersama dan bersama-sama
menangkal generasi sebayanya dari pengaruh radikal terorisme dengan menggunakan
konten yang kreatif, inovatif dan produktif.

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


R I S E T R E DA K S I 11

Jadilah Relawan
PENGGERAK PERDAMAIAN
Sesengguhnya Allah
Menjadikan Perdamaian
Oleh : TIM Litbang
SebagaiPMD
Tanda Penghormatan
Bagi Umat Kami dan Keamanan
Bagi Ahli Dzimmah Kami.
Sesengguhnya Allah
“ Muhammad S.A.W “ Menjadikan Perdamaian
Sebagai Tanda Penghormatan
Bagi Umat Kami dan Keamanan
Bagi Ahli Dzimmah Kami.

“ Muhammad S.A.W “
Perdamaian tidak dapat dijaga
dengan kekuatan.
Hal itu hanya
dapat diraih dengan
pengertian/Pemahaman.
“Albert Einstein” Perdamaian tidak dapat dijaga

P
dengan kekuatan.
Hal erdamaian
itu hanya abadi demikian yang tertulis pada
dapat diraih dengan
Pembukaan (Preambule) Undang-Undang Dasar
pengertian/Pemahaman.
1945 (UUD 1945) sebagai salah satu tujuan
“Albert Einstein”
berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia
(NKRI). Inilah sebuah rumusan cita-cita besar yang
dibuat para pendiri bangsa (founding father) bagi
keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara
maupun dalam pergaulan dunia internasional. Bisa
dijustifikasi bahwa tanpa komitmen, landasan
dan tujuan perdamaian perikehidupan sosial,
politik, ekonomi, budaya, hukum maupun
pertahanan dan keamanan tidak akan
pernah tercapai, bahkan keadilan sosial
bagi seluruh rakyat Indonesia tidak akan
pernah terwujud.

Sejarah banyak mengajarkan tentang


pentingnya sebuah perdamaian, bahkan
dalam sejarah keagamaan perjanjian damai
antar penganut umat beragama menjadi
momen atau tonggak peradaban
manusia. Misalnya bagaimana Nabi
Muhammad SAW beberapa kali
tercatat melakukan perjanjian
damai dengan umat dan
pemimpin agama lain baik
Kristiani, kaum Pagan
dan Yahudi yang dikenal
dengan Piagam Madinah,
Piagam Anugerah dan lain
sebagainya.

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


12 RISET REDAKSI

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


RISET REDAKSI 13

Dalam sejarah bangsa atau negara modern untuk


sebuah perdamaian didedikasikan melalui berbagai
konsep misalnya kita mengenal dengan istilah Nobel
Perdamaian yang diprakarsai oleh Alferd Bernhard
Nobel, seorang Swedia yang mewakafkan hartanya dan
karyanya untuk perdamaian dunia baik bagi organisasi
maupun individu yang memperjuangkan perdamaian.
Nobel perdamaian ini juga telah diberikan beberapa
tokoh di dunia setiap tahunnya. Beberapa tokoh yang
pernah meraih penghargaan tersebut di antaranya
Albert Einstein, George Bernard Shaw, Rabindra Nath
Tagore, Sir CV Raman, Hargobind Khorana, Bunda
Teressa, Gandhi dan masih banyak lagi.

Fenomena global saat ini ditandai dengan ancaman


kejahatan kemanusiaan yang sedang berkembangbiak
yang dinamakan dengan terorisme. Hal ini hampir
terjadi pada setiap negara di dunia baik di kawasan
Amerika, Eropa, Timur tengah, Afrika sampai Asia tanpa
terkecuali di Indonesia. Ancaman terorisme menjadi
momok tersendiri bagi pemerintah Indonesia. Menurut
data yang dikeluarkan Institute for Economics and
Peace Indonesia tahun 2015 Indonesia menjadi negara
urutan ke 33 dari 162 Negara yang mendapatkan
ancaman terorisme. Menurut data Institute for Economic
and Peace sejak 2002 hingga 2014, total Indonesia
kehilangan 466 jiwa karena 226 aksi terorisme. Ratusan
kejadian itu juga membuat 1302 orang luka-luka dan
392 bangunan rusak. Ini belum data kejadian terbaru di
Indonesia dari 2015-2017 dengan banyaknya serangan
aksi terorisme seperti misalnya Bom Kampung Melayu,
Bom Thamrin, dan lain sebagainya.

Melihat fenomena ini, Indonesia melalui Badan Nasional


Penanggulangan Terorisme (BNPT) merumuskan
kebijakan dan strategi Penanggulangan terorisme yang
bersifat semesta. Artinya konsep penanggulangan
yang melibatkan seluruh komponen masyarakat baik
organisasi keagamaan, kemasyarakatan maupun
Kementerian/Lembaga tanpa terkecuali komunitas-
komunitas pemuda yang rentan terhadap propaganda
dan doktrinasi paham radikal terorisme. Pada tahun
2015 BNPT merumuskan konsep Tahun Damai Dunia
Maya sebagai strategi dalam pelibatkan komunitas
pemuda dan penggiat dunia maya dalam mencegah
penyebaran paham radikal terorisme di dunia maya.
Karena kelompok radikal saat ini memiliki pola baru
dalam melakukan doktrinasi, rekruitmen anggota
dengan cara memanfaatkan teknologi informasi
(internet).

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


14 RISET REDAKSI

Nir-Kekerasan Deputi Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi

Melalui Konsep
setelah merumuskan Konsep Tahun damai dunia
maya dilanjutkan dengan tema “Tahun Cerdas di

Relawan Penggerak dunia maya”. Konsep ini untuk menjawab fenomena


baru propaganda kelompok radikal terorisme yang

Perdamaian (RPP) menyasar pemuda melalui dunia maya. Dari konsep


inilah kemudian BNPT membuat grand desain program
Kontraproganda dengan melibatkan penggiat dunia
maya dalam hal ini pemuda.

Melalui perumusan strategis dibuatlah sebuah program


yang sistemik dan berkelanjutan dengan membina
pemuda dari berbagai keahlian tertentu yang dimiliki
dan sikap komitmen bela negara, di antaranya keahlian
menulis (bloger), keahlian Desain Komunikasi Visual
(DKV) dan Keahlian Informasi Teknlogi (IT). Pembinaan
dilakukan melalui program yang dinamakan dengan
“Pelatihan Duta Damai Dunia Maya” dengan materi
wawasan kebangsaan, pemahaman propaganda dan
kontrapropaganda dan keahlian dalam membuat
produk kreatif dalam menyebarkan pesan damai.
Kegiatan ini telah dilakukan di beberapa wilayah di
Indonesia.

Radikalisme dan terorisme identik dengan kekerasan


dan perilaku kekerasan. Paham ini menjadi momok
peradaban modern yang menghantui semua negara
di belahan dunia. Konsep melawan radikalisme dan
terorisme harus dengan cara membangun konsep
perdamaian. Narasi perdamaian dan aksi perdamaian
secara semesta dengan melibatkan stakeholder
Propaganda yang dimainkan kelompok radikal
pemerintahan dan komponen masyarakat. Dalam hal
terorisme di dunia maya dengan memainkan berbagai
pelibatan masyarakat ini khususnya segmen pemuda
pola, seperti memainkan isu penghasutan, penyebaran
dalam menihilkan kekerasan (nir kekerasan) dalam
kebencian, adu domba, ajakan bergabung dengan
setiap interaksi kehidupan berbangsa dan bernegara.
kelompoknya dan penyebaran berita bohong (hoax)
kesemuanya demi mencapai tujuan menimbulkan konflik Dengan dasar inilah Duta Damai yang awalnya sebagai
sosial dan kekerasan di dalam Negara. BNPT melalui bagian program dari Pusat Media Damai (PMD) BNPT
Deputi Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi hendak dikembangkan menjadi konsep Relawan
setelah merumuskan Konsep Tahun Propaganda Penggerak Perdamaian (RPP) yang bertugas dalam
yang dimainkan kelompok radikal terorisme di dunia memberikan kontra narasi dan penyebaran konten
maya dengan memainkan berbagai pola, seperti positif di dunia maya maupun dalam melakukan kegiatan
memainkan isu penghasutan, penyebaran kebencian, di masyarakat. Diharapkan dengan hadirnya relawan
adu domba, ajakan bergabung dengan kelompoknya tersebut secara umum akan menihilkan kekerasan
dan penyebaran berita bohong (hoak) kesemuanya dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat,dan
demi mencapai tujuan menimbulkan konflik sosial secara khusus untuk melawan konten negatif yang
dan kekerasan di dalam Negara. BNPT melalui disebarkan kelompok radikal terorisme di dunia maya.

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


RISET REDAKSI 15

Duta Damai
sebagai Konsep Relawan Penggerak
Perdamaian (RPP)

M
enurut data yang dikeluarkan Asosiasi yaitu seseorang yang menyumbangkan waktu, tenaga
Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan talentanya untuk memenuhi suatu kebutuhan
pengguna internet Indonesia didominasi masyarakat tanpa mengambil keuntungan finansial atas
pemuda yang mencapai lebih 50% dengan usia 14-34 sumbangannya tersebut (Sumber: Student Volunteer
tahun dan usia ini adalah usia yang rentan terhadap Connection, Ontario-Canada). Secara harfiah kata
propaganda radikal terorisme. Oleh karena itulah relawan terkait dengan Sukarelawan, bila dipecah
menjadi kebutuhan penting dalam menyusun konsep menjadi dua kata ada kata Sukarela dan wan. Sukarela
pencegahan di dunia maya melalui pembentukan Duta bisa diartikan dengan keikhlasan dalam melakukan
Damai di dunia maya yang memiliki pemahaman dan sesuatu tanpa ada motif keuntungan. Di dalamnya
pengetahuan Kontrapropaganda radikal terorisme. ada suku kata “wan” yang mengacu pada person atau
Mengutip seperti yang dinyatakan Einstein, perdamaian seseorang yang memiliki sikap tersebut.
dicapai dengan pemahaman. Pepatah ini bisa ditafsirkan
Dengan pengertian ini Duta Damai sebagai relawan
pentingnya seseorang dalam memiliki pemahaman atau
dapat diartikan sebagai sikap seseorang atau perilaku
pengertian yang mendalam terhadap semua hal.
seseorang memiliki keiklasan atau kesukarelaan
Jika dikaitkan dengan Duta Damai, pemahaman dalam melakukan sesuatu untuk menebarkan pesan
yang dimiliki Duta Damai setelah mengikuti pelatihan perdamaian dan aksi perdamaian. Dalam konteks
terhadap bahaya akan ancaman propaganda radikal BNPT Relawan Perdamaian dibentuk untuk mencegah
terorisme di dunia maya akan ditelurkan pada lingkungan dan melawan penyebaran konten negatif di dunia
sekitarnya. Dengan pemahaman ini pula duta damai maya yang memicu kekerasan dan terorisme. Secara
akan menyebarkan pemahamannya untuk masyarakat sikap Relawan dapat dihubungkan dengan sikap bela
melalui produksi konten positif. Relawan secara definisi negara, sikap menerima perbedaan dan kemajemukan
adalah Relawan (kata kerja) memilih bertindak untuk (Bhineka Tunggal ika), sikap moderasi pemikiran, dan
merespon suatu kebutuhan sebagai bentuk tanggung sikap mencerdaskan bangsa melalui aksi Duta Damai di
jawab sosial secara sukarela dan tidak untuk dibayar/ Dunia Maya dan di masyarakat.
gaji/honor. Relawan (kata benda) dari perspektif pelaku

( Sumber : Website BNPT Pengumuman pendaftaran calon Duta Damai )

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


16

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


17

OPINI

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


18 OPINI

Relawan Perdamaian
Menegakkan Adab
di Media Sosial
Oleh : Al Mahfud

D
ewasa ini, perkembangan teknologi informasi membawa dampak luar biasa di segala
sendi kehidupan. Media sosial misalnya, kini seakan sudah tak terpisahkan dalam
keseharian kita. Orang-orang dengan gampang membuat dan membagikan konten
melalui akun-akun media sosialnya. Belum lagi pelbagai informasi dari media yang tiap hari
berdesakan di timeline berebut perhatian kita.

Media sosial memang memberi kemudahan berkomunikasi dan berjejaring membangun relasi
tanpa batas. Masalahnya, media sosial juga membawa dampak buruk, seperti menguatnya
budaya kebencian. Mudah kita temui di media sosial hari ini, bagaimana isu-isu apa pun akan
memantik komentar berupa ujaran kebencian, makian, dan hinaan. Kabar tentang kebijakan
pemerintah, kabar tentang dinamika politik, kemiskinan, sampai kabar tentang artis atau public
figure hampir tak pernah luput dari komentar-komentar penuh hujatan, sehingga memuncukan
pertikaian.

Belakangan ini kita melihat betapa garangnya orang-orang di media sosial. Terlebih, ketika
menanggapi persoalan-persoalan yang menyangkut isu-isu sensitif seperti suku, agama, ras
dan antar golongan. Bahkan, kabar yang substansinya tak berbicara tentang hal-hal tersebut,
bisa tiba-tiba diseret ke sana dan akhirnya menyulut pertikaian. Apa yang sebenarnya terjadi
dengan masyarakat kita?

Munculnya “monster”
Menguatnya hujatan di media sosial atau cyber bullying, pada dasarnya merupakan fenomena global. Menguatnya
kebencian di media sosial tak hanya ada di Indonesia, namun hampir terjadi di seluruh dunia. Joel Stein, sebagaimana
dikutip Arman Dani (Tirto, 20/10/2016), menulis artikel di Time tentang mengapa masyarakat modern tunduk pada
budaya kebencian di internet. Menurutnya, internet tak hanya membawa kemudahan bertukar informasi, namun
telah menjadi tempat saling menghina dan menghancurkan hidup orang lain. Orang bisa berkomentar semaunya,
memaki, dan menghina tanpa adab.

Psikolog menyebut fenomena tersebut terjadi karena online disinhibition effect, yakni faktor-faktor seperti
anonimitas, ketidaktampakan, minimnya otoritas, dan tak harus bertemu yang akhirnya melahirkan kebencian.
Orang yang gemar memaki dan menghina sembari menikmati kebebasan internet, lanjut Stein, disebut sebagai
trolls : monster yang bersembunyi di balik kegelapan dan mengancam orang lain yang dianggapnya rendah. Trolls
melakukan tindakan menghina, membuat lelucon, atau melakukan pelecehan dan menjadikan media sosial serta
kolom komentar sebagai lapangan hinaan, pamer pengetahuan, dan komentar kasar sembari merendahkan.

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


OPINI
19

Bahkan, mereka, para trolls ini tak sekedar mengarahkan sasaran kebencian ke objek yang lemah. Maraknya bullying,
teror, dan tekanan yang diterima para selebriti atau pesohor di media sosial menggambarkan bahwa hujatan bisa
menyasar siapa saja. Di Indonesia, beberapa waktu belakangan ini kita melihat bagaimana orang-orang di media
sosial begitu riuh membicarakan dan menghujat para artis. Mulai hujatan pada artis yang dikabarkan selingkuh
dan merusak rumah tangga orang lain, artis yang dikabarkan pindah keyakinan, sampai artis yang melepas jilbab.
Persoalan pribadi yang terus dieksploitasi media pada akhirnya menjadi ladang tumbuhnya pertikaian ketika
dihadapkan para mereka yang gemar menghujat.

Menegakkan Adab
atau aib orang lain), fitnah, namimah (adu domba),
dan penyebaran permusuhan. MUI juga melarang
aksi bullying, ujaran kebencian dan permusuhan atas
dasar suku, agama, ras, atau antargolongan (Kompas,
5/6/2017).

K
arakteristik yang Fatwa MUI tersebut memberi gambaran betapa
diperlihatkan para pentingnya kita menghindari laku menghujat,
trolls atau mereka membenci, memfitnah, dan segala hal yang
yang menikmati kebebasan memancing permusuhan di media sosial. Artinya,
internet untuk menghujat kita harus kembali menegakkan nilai-nilai keadaban
orang lain, pada dasarnya di media sosial, seperti penghormatan pada orang
menggambarkan telah lain dan perbedaan, sopan santun, toleransi, rendah
lunturnya adab. Adab, sopan hati. Jika nilai-nilai tersebut kita pegang, kita tak akan
santun, dan kesadaran untuk mudah menuduh, mengklaim, menilai, dan menyerang
menghargai orang lain seakan orang lain. Sebalinya, nilai-nilai keadaban tersebut akan
menjadi sesuatu yang langka di mengantarkan orang pada kebijaksanaan. Sebab, kita
era media sosial. Kemudahan akan lebih disibukkan dengan kekurangan diri sendiri
berekspresi membuat orang lupa ketimbang sibuk menilai orang lain.
pada nilai-nilai penting dalam
Menegakkan adab di media sosial adalah bagian
menjalin relasi. Mengikisnya adab
dari ikhtiar menggerakkan perdamaian. Sebab, telah
di media sosial yang ditandai
banyak kasus ketegangan, pertikaian, dan kekerasan
maraknya ujaran kebencian
yang terjadi di masyarakat bermula dari hujatan
(hate speech) pada akhirnya
dan pertikaian di media sosial. Dengan kata lain, di
menyadarkan kita akan pentingnya
era internet sekarang, menegakkan adab di media
kembali menegakkan nilai-nilai
sosial adalah bagian penting dalam upaya besar
keadaban.
menggerakkan terciptanya perdamaian. Wallahu a’lam
Pada pertengahan tahun ini, Majelis
Kontributor www.jalandamai.org, Lulusan Tarbiyah
Ulama Indonesia (MUI) telah menerbitkan fatwa tentang
Pendidikan Islam STAIN Kudus. Aktif menulis artikel,
penggunaan media sosial. Fatwa MUI Nomor 24 Tahun
esai, dan ulasan berbagai genre buku di media massa,
2017 tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah
baik lokal maupun nasional. Bermukim di Pati Jawa
melalui media sosial tersebut di antaranya memuat
Tengah.
larangan melakukan ghibah (membicarakan keburukan

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


20 OPINI

Telandani Nabi :
PERSAUDARAAN
SEBAGAI PILAR
KESUKSESAN
Oleh : Dr. Suab Tahir
( Koordinator Litbang Pusat Media Damai (PMD) BNPT )

S
uatu hal yang menarik pada era awal Islam adalah
tingkat hubungan antara satu dengan yang lain
di kalangan umat Islam. Tingkat hubungan ini
tidak memiliki batas-batas tertentu sehingga antara peradaban yang cukup tua dan mampu menggeser
satu dengan yang lain tidak merasa lebih dari yang peradaban itu sehingga menjadi sebuah peradaban
lain. Tidak ada yang membedakan antara satu dengan yang tiada duanya pada era-era itu.
yang lain. Semuanya sama, yang hitam dan yang putih
yang kaya dan yang miskin semua sama rata sama Rasulullah menyadari karakter multi etnis dan suku di
rasa walaupun tidak diikat dengan hubungan darah tengah masyarakatnya sebagai sesuatu yang sangat
dan keluarga kecuali hanya karena kesamaan aqidah. rentan dan dapat dimanfaatkan oleh orang lain untuk
Tingkat hubungan tersebut tidak lain disebabkan oleh merongrong komunitas yang baru lahir itu. Oleh karena
kecintaan mereka yang sangat luar bisa terhadap agama itu sejak awal, Rasulullah menggagas dan mengusung
yang di bawa oleh Rasulullah SAW sehingga iapun nilai-nilai persaudaraan dan kesamaan antara semua
mengibaratkan ummatnya sebagai sebuah bangunan umat manusia sehingga hal tersebut tidak menjadi gap
yang kokoh dan kuat. yang dapat dimanfaatkan oleh orang-orang lain yang
tidak senang dengan eksistensi umat yang baru lahir
Persaudaraan merupakan salah satu titik penting yang itu.
menjadi perhatian Nabi saat ia memulai dakwahnya
mulai dari Mekkah hingga Madinah. Di Madinah ia Islam menekankan pentingnya memupuk persaudaraan
mempersatukan kaum Muhajir dengan Anshor dan antara sesama manusia oleh karena itu tidak sedikit ayat-
mengasimilasi antara keduanya tanpa ada unsur suku, ayat Alquran dan hadis Rasulullah yang menekankan
turunan dan lain-lain sebagainya. Masyarakat dapat pentingnya persaudaraan dan melarang keras prilaku-
hidup dalam keharmonisan dan solidaritas yang cukup prilaku yang dapat merusak persaudaraan. Semua
tinggi. Orang kaya membantu yang miskin dan yang prilaku yang dapat merusak persaudaraan antara
miskin menghormati yang kaya, tidak ada perbedaan sesama akan menjadi racun dan penyakit di tengah-
kulit putih dan hitam semua tunduk pada nilai-nilai tengah masyarakat dan berdampak negatif terhadap
agama yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Allah SWT. kehidupan sosial.

Nabi mempersatukan hati mereka dan menjadikan Islam memberikan makna persudaraan melebihi
mereka lunak dan santun serta saling mencintai antara makna persaudaraan yang dipahami oleh peradaban-
sesamanya. Mereka mampu menciptakan sebuah peradaban pada era itu. Persaudaraan dalam Islam
komunitas yang utuh tanpa ada perbedaan agama, adalah sebuah tingkat hubungan dengan sesama tanpa
suku dan bangsa. Komunitas inilah yang berhasil batas bukan karena hubungan darah atau turunan,
menciptakan sebuah peradaban baru di tengah tetapi karena kecintaan sesama manusia semata-mata

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


OPINI 21

untuk mencapai keridahaan Allah SWT. Oleh karena itu,


mereka yang menjaga dan memelihara persaudaraan
dengan sesamanya karena Allah merupakan salah satu
yang dijamin oleh Rasulullah yang akan mendapatkan
perlindungan di sisi Allah di mana pada saat itu tidak
ada perlindungan kecuali perlindungan Allah.

Kemulian dan kehormatan yang didapatkan oleh mereka


yang menjalin persaudaraan dengan sesamanya bukan
saja mendapatkan perlindungan di sisi Allah tetapi juga
mendapatkan surga di sisinya. Sikap yang lahir dari
setiap orang yang konsisten menjaga dan memelihara
persaudaraan dan persahabatan adalah moral dan
akhlak yang mulia sehingga wajar jika nantinya di hari
karena yang lain menganggap yang paling benar dan
kemudian mendapatkan balasan surga.
yang lainnya salah dan keliru. Bahkan bukan saja itu apa
Beberapa hal yang akan menjadi ciri khas bagi mereka yang dilarang oleh Rasulullah pada umatnya menjadi
yang senantiasa menjaga dan memelihara persahabatan populer di tengah-tengah kita seperti menghakimi
dan persaudaraan adalah selalu menghindari sikap- seseorang sesat, kafir, thogut dan berbagai istilah
sikap egoisme, kebencian, iri hati, takabur, permusuhan, yang diberikan kepada sesamanya akibatnya adalah
ghiba dan sikap-sikap kasar seperti melaknat, memcaci yang menguak adalah perpecahan, permusuhan dan
maki, menghina dan berbagai jenis penyakit jiwa yang perselisihan.
melahirkan sikap-sikap negatif.
Fenomena ini tentu akan semakin menjauhkan umat
Persaudaraan Islam dalam konteks hari ini termasuk dari kesuksesan untuk membangun sebuah komunitas
di tanah air mulai dilandasi berbagai permasalahan. yang didambakan sebagaimana yang pernah dicapai
Muncul fanatisme kelompok yang mengklaim dirinya oleh salafussalih. Kesuksesan terbesar peradaban
sebagai kelompok yang paling benar dan menganggap Islam karena ikatan persaudaraan yang melintas batas
orang lain sesat dan menyimpang dari ajaran Islam. perbedaan. Inilah kunci yang seharusnya disadari oleh
Dampaknya, persaudaraan antara sesama mulai redup umat Islam saat ini.

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


22

Da m a i i t u I n d o n e s i a !

Join Us! : damailahindonesiaku.com | jalandamai.org | damai.id

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


23

WAWANCARA
Bersama : SLANK

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


24 WAWANCARA

Pdt. Pendrad Siagian


Sekretaris Eksekutif Perserikatan Gereja Indonesia ( PGI )

SLANK itu Peace,


Itu Duta Damai

G
rup musik kelas wahid Indonesia, Slank selama identik dengan slogannya ‘peace’ atau damai. Dan
sejauh ini, Kaka, Bimbim, Ivanka, dan Abdee selalu konsisten mengusung perdamaian dalam setiap
kiprahnya, baik di atas panggung maupun di luar panggung. Tak salah ia selalu dijadikan ikon dalam
menggalang kaum muda untuk berbuat positif baik itu sebagai duta anti narkoba maupun anti korupsi. Kini,
di tengah ancaman radikalisme dan terorisme, Slank pun siap menyandang status baru sebagai relawan
(duta) dalam menciptakan perdamaian di dunia maya dalam rangka mendukung program Badan Nasional
Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang telah merekrut ratusan generasi muda menjadi duta damai dunia
maya. Apa dan bagaimana bentuk kiprah dan dukungan Slank terhadap keberadaan duta damai dunia
maya tersebut? Berikut petikan wawancara koordinator rilis media PMD BNPT Agus Sulaeman beberapa
waktu lalu :

PMD : Slank selama ini selalu menggelorakan perdamaian Kaka : Slank bersedia karena program ini bagus sehingga
melalui musik. Lalu apa latar belakang Slank tergerak dan kita siap mendukung dengan happy. Apalagi tujuan dari duta
mau mendukung program duta damai dunia maya yang damai dunia maya ini untuk memenuhi dunia cyber dengan
dilakukan BNPT? perdamaian. Ini Slank banget.

Kaka : Saat kami mendengar kata-kata dua dumai, Slank PMD : Apa pendapat Kaka tentang internet dan media sosial,
langsung tertarik dan siap mendukung program BNPT ini. juga duta damai dunia maya?
Kenapa? Karena duta damai, dari kata-kata damai itu identik
banget dan satu visi dengan Slank yaitu perdamaian atau Kaka : Internet adalah media baru yang sangat powerfull.
‘peace’. Sehingga duta damai dunia maya yang terpilih harusnya orang-
orang yang berbanggsa hati. Gua malah pingin jadi salah satu
PMD : Biasanya artis atau selebritis itu terkesan cuek bila dari kalian (duta damai dunia maya). Misinya mulianya sekali,
menyangkut urusan menjadi relawan. Lalu kenapa Slank cukup berat, tapi bisa mengubah point of view bangsa kita
yang notabene adalah grup musik dengan penggemar yaitu menjadi NKRI.
fanatik terbanyak di Indonesia, mau menjadi relawan
untuk mendukung peran duta damai dunia maya dalam PMD : Giliran ke Ivanka. Apa pandangan kamu tentang
menggaungkan konten damai dan positif di dunia siber? radikalisme dan terorisme yang akhir-akhir ini sangat
meresahkan masyarakat?

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


WAWANCARA
25

Ivanka : Saya pernah main di Poso beberapa kali di sana dan selalu menciptakan hal negatif apakah itu hoax atau ujaran
kami dinobatkan sebagai duta perdamaian di Poso. Sebenarnya kebencian (hate speech) di dunia maya?
disana aman-aman saja dan jihad yang dilakukan juga tidak
ada yang salah. Tapi yang salah itu jihad dinterprestasikan Bimbim : Gua sudah banyak ketemu orang-orang jahil dan
secara salah yaitu dengan kekerasan. bodoh yang menyebarkan radikalisme dan hoax di media
sosial. Mudah-mudahan dengan adanya duta damai dunia
PMD : Poso sekarang sudah kondusif? Apa pendapat Anda? maya ini, akan tercipta edukasi di dunia maya. Ada radikalisme
dilawan dengan cinta, ada api dilawan dengan air. Insha Allah
Ivanka : Sekarang Poso damai-samai saja, itu harus terus kita
akan banyak tercerahkan.
jaga.
PMD : Selama ini, apa yang dilakukan mas Bimbin saat
PMD : Beralih ke Mas Bimbim. Dunia maya (siber) sudah
beraktivitas di media sosial?
terkontaminasi dengan berbagai hal-hal negatif yang ingin
merusak ketentraman dan kedamaian di masyarakat. Apa Bimbim : Selama ini gua gak mau memberi panggung kepada
komentar Anda? orang-orang yang berkelahi di dunia maya. Saya selalu
posting tentang kebahagiaan, kabar baik. Gua gak pernah
Bimbim : Kemarin sempat ngobrol dan gua akhirnya tahu
ngeshare berita-berita pembunuhan, perkelahian. Intinya, gua
sudah ada duta damai dunia maya. Dari situ gua langsung
share kebahagiaan biar membawa energi positif bagi yang
sadar diri.
membacanya.

PMD : Apa penilaian mas Bimbim tentang orang-orang yang

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


26

K E G I ATA N

BNPT
jalandamai EDISI NOVEMBER 2017
27

Pelatihan
tingkat lanjut

DUTA DAMAI
DUNIA MAYA
2017

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


28 PELATIHAN TINGKAT LANJUT DUTA DAMAI DUNIA MAYA 2017

BNPT
Kumpulkan Duta Damai Dunia Maya
Terbaik di Jakarta
Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Pusat Media Damai (PMD) makin meningkatkan
eksistensinya dalam pencegahan terorisme melalui dunia maya (internet). Hal itu ditandai dengan dikumpulkannya
ratusan duta damai dunia maya terbaik dari seluruh Indonesia untuk mengikuti pelatihan tingkat lanjut di Jakarta
akhir November ini.

“Mereka adalah para duta damai terbaik Pelatihan Duta Damai dunia maya mendapat wawasan kebangsaan serta
2017 dari enam wilayah pelatihan tingkat lanjut 2017 ini akan diikuti 152 hiburan dari ambassador duta damai
ditambah perwakilan duta damai orang yang terdiri perwakilan kelompok dunia maya 2017, Kikan Namara.
paling aktif 2016,” ujar Ketua Pelaksana paling aktif 2017 masing-masing 8
Hebohnya lagi, selain Kikan, juga akan
Pelatihan Duta Damai Dunia Maya 2017, orang. Ditambah 24 orang duta damai
hadir grup musik tersohor tanah air, Slank
Kolonel Pas. Drs. Sujatmiko di Jakarta, paling aktif tahun 2016.
yang juga akan berbaur memberikan
Senin (27/11/2017).
Dalam pelatihan tingkat lanjut ini, mereka hiburan sekaligus motivasi kepada para
Tahun 2017 ini, PMD BNPT telah enam tidak lagi menjalani pelatihan dari segi duta damai dunia maya.
kali menggelar Pelatihan Duta Damai teknis, tapi lebih banyak mendapatkan
Setelah tiga hari menjalani pelatihan
Dunia Maya yaitu di Jawa Barat, Jawa pendalaman tentang strategi dan trik
tingkat lanjut, pada hari terakhir mereka
Tengah, Jawa Timur, Sumatera Barat, menyebarkan perdamaian di dunia maya.
akan dibawa berkeliling melakukan
Kalimantan Selatan, dan Nusa Tenggara Mereka kembali akan digembleng oleh
refreshing sambil mengenal sejarah
Barat. Pelatihan itu merupakan lanjutan mentor-mentor dari PMD BNPT serta
di Kota Tua. Selain itu, mereka akan
dari pelatihan serupa tahun 2016 yang mendapatkan wawasan kebangsaan dari
melakukan tour ke Kantor BNPT di
digelar di empat daerah yaitu Sumatera para pejabat BNPT.
Sentul.
Utara, Sulawesi Selatan, DKI Jakarta dan
Seperti biasa, mereka juga akan
DI Yogyakarta.

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


PELATIHAN TINGKAT LANJUT DUTA DAMAI DUNIA MAYA 2017 29

Duta Damai Dunia Maya


Harus Bisa Luruskan Sejarah Bangsa Indonesia
Jakarta - Duta Damai Dunia Maya bentukan Pusat Media Damai (PMD) Badan Nasional Penanggulangan
Terorisme (BNPT) harus bisa meluruskan sejarah bangsa Indonesia, terutama bagaimana founding father
bangsa Indonesia saat merumuskan dasar negara Pancasila. Itu penting agar orang-orang yang masih
berniat mendirikan negara islam dan khilafah tahu bahwa Indonesia didirikan dari pondasi keragaman.

“Adik-adik duta damai dunia maya jelas Brigjen Hamli. penelitian Unesco, dari 70 negara,
harus terus menggerakkan semangat Indonesia di posisi 65.
Pada kesempatan pria bersahaja
perdamaian dan Bhinneka Tunggal
kelahiran Surabaya itu mengungkapkan “Menjadi sangat penting adik-adik
Ika di dunia maya. Juga harus banyak
hasil survei nasional potensi radikalisme ini buat Indonesia. Karena Anda
membaca literatur bagaimana dulu
yang baru dirilis Senin siang. Survei itu bersama kami punya tanggungjawab
founding fathers bangsa Indonesia
dilakukan di 32 provinsi bersama dengan untuk mencerdaskan masyarakat,
memilih Pancasila,” kata Direktur
32 Forum Koordinasi Pencegahan memberitahu masyarakat, memberi
Pencegahan BNPT Brigjen Pol. Ir.
Terorisme (FKPT). pemahaman kepada msayarakat, ada
Hamli saat membuka Pelatihan Tingkat
hal positif yang harus kita tularkan.
Lanjut Duta Damai Dunia Maya 2017 di Menurutnya, dari tiga dimensi yang
Apalagi kita tahu yang namanya hoax
Jakarta, Senin (27/11/2017) malam. dijadikan dasar survei yaitu pemahaman,
luar biasa,” tegas Hamli.
sikap, dan dimensi tindakan masyarakat
Saat merumuskan dasar negara saat
terhadap radikalisme, didapat bahwa Dari situ, ungkap Brigjen Hamli,
itu, lanjut Hamli, tidak hanya oleh tokoh
pemahaman masyarakat Indonesia pemahaman itu menjadi sangat penting
nasionalis seperti Soekarno, Hatta, M
tentang radikalisme masih tinggi yaitu Dengan memahami tentu bisa menjadi
Yamin, Supomo, dan lain-lain, tapi juga
60,67 atau bisa dikategorikan B, untuk daya tangkal (imunitas) bagi masyarakat
tokoh-tokoh agama seperti KH Wahid
sikap 55.70, sedangkan tindakan 48.99. Indonesia untuk melawan radikalisme.
Hasyim, KH Agus Salim, Abikusno
Selain itu, dari hasil penelitian itu didapat
Cokrosuyoso, Ki Bagus Hadikoesoemo. “Itu artinya masyarakat Indonesia
faktor utama yang bisa mendukung
Mereka adalah para tokoh Nahdlatul untuk pemahaman radikalnya masih
imunitas itu adalah kearifan lokal dan
Ulama, Muhammadiyah, Syarikat Islam, cukup tinggi. Karena itu adik-adik
kesejahteraan, disamping faktor-faktor
yang lebih tahu secara mendalam yang bergerak di dunia siber harus
lain. Oleh sebab itu menjadi penting
tentang agama islam. terus memberikan pemahaman
kebijakan pemerintah harus mengarah
tentang bahaya radikalisme dan terus
“Mereka itu lebih islam dan lebih pada dua hal itu, disamping hal lain.
meramaikan dunia siber dengan
bertaqwa dibandingkan kita dan
perdamaian,” tutur Hamli. “Biasanya kalau orang sejahtera lebih
pemahamannya tentang islam sudah
tahan untuk tidak radikal daripada orang
sangat dalam. Itu yang harus kita share Begitu juga dengan dari penelitian
yang tidak sejahtera. Juga bila kearifan
kepada masyarakat dan teman-teman OECT. Dari 34 negara, literasi atau
lokal tinggi, seperti nilai ke-Indonesiaan
muda. Pemahaman ini harus diberikan kemampuan membaca dan memahami
kita kuat, Insha Allah potensi radikal
kepada masyarakat, agar tidak ada radikalisme masyarakat Indonesia
akan turun,” pungkas Brigjen Hamli.
keinginan mendirikan negara islam,” berada di posisi 34. Juga dalam

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


30 PELATIHAN TINGKAT LANJUT DUTA DAMAI DUNIA MAYA 2017

BNPT Andalkan Duta Damai Lawan


Penyebaran Terorisme di Dunia Maya

Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus melakukan inovasi dalam menjalankan
program penanggulangan terorisme di Indonesia. Salah satunya adalah merekrut anak muda Indonesia
untuk menjadi duta damai dunia maya. Sejak digulirkan 2016 lalu, saat ini sudah ada sekitar 600 duta
damai dunia maya yang tersebar di seluruh Indonesia.

Untuk memantapkan motivasi para duta damai ini bisa memberikan inovasi dan radikalisme. Pasalnya anak muda
damai serta memperkuat sinergi dengan dinamika luar biasa dan pesan-pesan biasanya masih labil, tapi lapar
Pusat Media Damai (PMD) BNPT, para yang sangat mengena dengan cara kreativitas sehingga harus diarahkan.
duta damai terbaik sebanyak 152 orang mereka,” kata Kepala BNPT Komjen Pol. Diharapkan dengan adanya duta damai
dikumpulkan di Jakarta untuk melakukan Drs. Suhardi Alius MH saat melakukan dunia maya, mereka bisa mendapat
pelatihan tingkat lanjut selama empat talkshow di hari kedua pelatihan tingkat pencerahan dengan bahasa anak muda
hari. Tidak hanya itu, untuk mendorong lanjut Duta Damai Dunia Maya 2017 di juga.
motivasi mereka, BNPT juga merangkul Jakarta, Selasa (28/11/2017) malam.
“Para duta damai dunia maya ini
dua penyanyi papan atas Indonesia,
Talkshow itu dipandu dua presenter memiliki kualitas dan kemampuan untuk
Slank dan Kikan Namara (eks vokalis
televisi top Yohana Margareta dan menginfiltrasi dari sisi kebaikan lebih
band Cokelat). Kikan sendiri adalah
Balqies Manisang. Selain Kepala BNPT, dalam lagi kepada sesama anak muda.
Ambassador Duta Damai Dunia Maya
talkshow itu juga menghadirkan Slank, Apalagi dinamika media sosial yang luar
2017.
Kikan, dan mantan teroris, Iqbal Husaini biasa, mereka harus terus maju. Juga
“Anak muda itu penuh gairah, sehingga alias Rambo, serta perwakilan duta pada generasi muda pada umumnya
harus kita arahkan sehingga bisa damai dari Banjarmasin, Muhammad seharusnya sharing tanpa saring harus
mempengaruhi teman-temannya untuk Alfiansyah. dihilangkan,” terang Suhardi.
menyebarkan perdamaian. Antusias
Menurut Komjen Suhardi Alius, para Ia mengungkapkan saat ini tidak
anak muda sangat luar biasa. Kami
generasi muda ini adalah sasaran ada ruang yang steril dari ancaman
berharap banyak supaya para duta
utama brainwashing dalam penyebaran terorisme. Karena itu, seluruh bangsa,

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


PELATIHAN TINGKAT LANJUT DUTA DAMAI DUNIA MAYA 2017 31

terutama generasi muda harus fight Terkait dengan langkah BNPT Ia mengaku prihatin melihat derasnya
melawan terorisme, baik melalui dunia menggandeng Kikan dan Slank, Suhardi arus informasi di dunia maya yang
nyata maupun dunia maya. mengungkapkan untuk memberikan sangat mudah di akses. Untuk itu ia
pemahaman lewat seni dan lagu mengajak seluruh orang tua seluruh
“Melalui dunia maya tidak ada filter
kebangsaan yang mengundang Indonesia untuk bisa menyeleksi dan
lagi, semua bisa ditelan begitu saja.
nasionalisme sehingga mereka bisa terjun ke dunia anak-anak muda
Dan itu bisa terjadi dimana-mana dan di
termotivasi untuk menjaga keragaman agar paham dengan apa yang didapat
sekitar kita. Karena itu peran adik-adik
bangsanya. anak-anak di dunia maya.
Duta Damai Dunia Maya BNPT untuk
melawan mereka dengan menyebarkan Sementara itu, Kikan sebagai “Menjadi Duta Damai Dunia Maya
konten-konten damai di dunia maya,” Ambassador Duta Damai Dunia Maya adalah langkah positif untuk menjadi
ujar Komjen Suhardi Alius. 2017 mengaku keterlibatannya sebagai benteng NKRI melalui internet. Yakinlah
duta damai bukan karena terpaksa apa yang kita tanamkan hari ini akan
Komjen Suhardi Alius mengakui, tugas
atau dibayar semata tetapi karena kata berbuah indah di masa mendatang,”
Duta Damai Dunia Maya ini tidak
hati dan sebagai bentuk komitmen dia tukas Kikan.
mudah. Tapi ia yakin para Duta Damai
sebagai orang Indonesia.
Dunia Maya yang notabene adalah anak
muda, punya cara dan kiat sendiri untuk “Saya menjalankan ini tidak seperti
menghadapi penyebaran radikalisme tanggung jawab, tapi sesuatu yang saya
dan terorisme di dunia maya. senangi,” kata Kikan.

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


32 PELATIHAN TINGKAT LANJUT DUTA DAMAI DUNIA MAYA 2017

Slank : Menjadi Relawan Perdamaian Sangat Mulia

Jakarta - Perdamaian itu adalah idaman dari setiap insan manusia. Pasalnya, perdamaian merupakan
awal dari terciptanya masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera. Hal itulah yang mendasari grup
musik kelas wahid Indonesia, Slank.

Grup musik yang digawangi Bimbim, Kaka menilai internet dan media kegiatan duta damai dunia maya, namun
Kaka, Ivan, dan Abdee selama ini dikenal sosial adalah media baru yang sangat ia selalu memegang teguh semangat
aktif menjadi relawan kemanusiaan powerfull. M e l a l u i k e c a n g g i h a n perdamaian dalam beraktivitas di
seperti gerakan anti narkoba, kini juga teknologi informasi itu, dunia seakan medsos. Bimbim menilai orang yang
siap menjadi bagian penting dalam berada dalam genggaman. Namun melakukan praktek radikalisme dan jahil
melawan ancaman radikalisme di dibalik itu, juga ada faktor positif di medsos itu adalah orang yang bodoh.
Indonesia. Hal itu dibuktikan Slank saat dan negatif didalam internet dan
“Mudah-mudahan duta damai
bergabung dan tampil pada pelatihan medsos. Karena itu, keberadaan Duta
dunia maya ini tidak hanya sekadar
tingkat lanjut duta damai dunia maya Damai Dunia Maya yang bertugas
menjadi blog, tapi bisa memberikan
2017 yang diselenggarakan Pusat menyebarkan pesan damai di dunia
edukasi kepada masyarakat tentang
Media Damai (PMD) Badan Nasional maya dalam rangka membendung
perdamaian. Ini luar biasa karena ada
Penanggulangan Terorisme (BNPT) di radikalisme, dinilai sangat mulia.
radikalisme dilawan dengan cinta,
Jakarta, Selasa (28/11/2017) malam.
“Menjadi duta damai dunia maya BNPT seperti api dilawan dengan air. Insha
Tidak hanya menghibur para duta damai ini adalah orang-orang terpilih yang Allah dengan semakin banyaknya duta
dunia maya dari seluruh Indonesia, harus berbangga hati. Tugas mereka damai dunia maya akan banyak yang
Slank bahkan siap bergabung menjadi sangat mulia dalam menciptakan tercerahkan,” papar Bimbim.
duta damai untuk memenuhi dunia perdamaian di negeri ini. Itu sangat
Bimbim mengaku dalam beraktivitas di
maya dengan konten positif dan damai. Slank banget. Gua malah pingin jadi
medsos ia selalu memposting tentang
Itu dilakukan karena duta damai dunia salah dari dari mereka,” imbuh Kaka
kebahagiaan dan kabar baik, serta tidak
maya identik dan satu visi dengan Slank, yang kemarin malam menjadi salah
pernah memberikan ruang kepada
yaitu membumikan perdamaian di muka satu narasumber talkshow relawan
orang-orang yang saling mengumbar
bumi. anti radikalisme bersama Kepala
kebencian atau bahkan sampai
BNPT Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius,
“Menjadi relawan seperti duta damai berkelahi.
ambassador duta damai dunia maya,
dunia maya ini sangat bagus. Inilah
Kikan Namara, dan mantan teroris, Iqbal “Gua gak pernah ngeshare berita
yang mendasari kami mau tampil dan
Husaini alias Rambo. pembunuhan dan perkelahian. Semua
bergabung dengan para duta damai
yang gua share adalah kebahagiaan
seluruh Indonesia. Kami siap support Hal yang sama diungkapkan drummer
agar bisa memberi energi positif bagi
habis dengan happy,” ujar Kaka, vokalis Slank, Bimbim. Menurutnya, meski
yang lain,” tukas Bimbim.
Slank. selama ini tidak pernah terlibat dalam

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


PELATIHAN TINGKAT LANJUT DUTA DAMAI DUNIA MAYA 2017 33

Duta Damai Mataram Juara,


Mawar Merah untuk Mentor Tersayang
Jakarta - Setelah seharian mendapat wawasan kebangsaan dan sharing session dengan Deputi Bidang
Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT Mayjen TNI Abdul Rahman Kadir, Kasubdit Kontra
Propaganda Kolonel Pas. Drs. Sujatmiko, serta dengan tim mentor dari Pusat Media Damai (PMD) PMD
para peserta pelatihan tingkat lanjut Duta Damai Dunia Maya 2017 diadu untuk mengeluarkan bakat
seni budaya dengan kearifan lokalnya, Rabu (30/11/2017) malam.

Sebanyak tujuh kelompok mengikuti sebagai bangsa Indonesia yang dikenal Pemenang pun akhirnya ditentukan.
kompetisi ini yaitu Duta Damai Regional memiliki beragam seni dan budaya, serta Juara ketiga ditempati oleh Duta
Bandung, Semarang, Malang (dua kearifan lokal yang ada. Meski tanpa Damai Banjarmasin yang mengusung
kelompok yaitu Satu Jiwa dan Banter), persiapan berarti, mereka tampil sangat keindahan cerita dan tari dayak yang
Padang, Banjarmasin, dan Mataram. bagus sesuai dengan visi dan misi Duta dibumbui cerita kepahlawanan dan
Meski dengan segala keterbatasan, Damai Dunia Maya yaitu menciptakan nasionalisme. Kemudian runner-up
para penampil sukses mengeluarkan perdamaian melalui penyebaran konten ditempati duta damai Padang dengan
kemampuannya dalam sebuah positif dan perdamaian di dunia siber,” drama tentang anak muda yang tertular
panggung lesehan di Lantai 27 Hotel ungkap pria yang juga Ketua Panpel gaya hidup barat, namun melalui
Grand Mercure Kemayoran. pelatihan tersebut. pendekatan kearifan lokal berhasil
kembali menjadi anak Indonesia.
Kasubdit Kontra Propaganda Kolonel Setelah melalui penjurian ketat, dewan
Pas. Drs. Sujatmiko mengungkapkan juri yang terdiri dari Drs. Sujatmiko, Eri Dan sebagai kampiun, terpilih Duta
kompetisi ini digelar sebagai upaya Suprayitno (Kasie Media Literasi), dan Damai dari Mataram dengan drama
untuk memperkuat rasa cinta tanah Fanina Fanindita, terpilih tiga kelompok kolosal Putri Mandalika yang juga
air melalui kearifan lokal yang ada. terbaik. Menurut Eri Suprayitno dibumbui drama kepahlawanan dan
Nyatanya, para Duta Damai Dunia Maya penentuan pemenang kompetisi itu cinta tanah air. Sukses duta damai
mampu memberikan hiburan menarik, sangat ketat karena para peserta Mataram ini cukup mengejutkan.
meski dengan ala kadarnya. mampu memasukkan nilai-nilai yang Pasalnya, mereka baru tiba di Jakarta,
sesuai visi dan misi duta damai. Bahkan Rabu pagi, karena terkendala cuaca
“Kami ingin para Duta Damai Dunia
selisih nilai antar kelompok sangat tipis meletusnya Gunung Agung, sehingga
Maya kembali menyelami hakikat
yaitu 0.001 persen. mereka terlambat dua hari dari rencana.

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


34 PELATIHAN TINGKAT LANJUT DUTA DAMAI DUNIA MAYA 2017

awal kedatangan hari Senin. itu ternyata berhenti di depan kakak semua. Jujur saya sangat kaget dan
mentor paling favorit tahun 2017, terharu dengan suprise ini. Semoga
Sebagai apresiasi dari penampilan duta
Ferry Novrika, yang ternyata baru saja adik-adik duta damai nanti setelah
damai itu, panitia pun memberikan
merayakan ulang tahun. kegiatan ini bisa menjalankan tugasnya
kejutan berupa hadiah uang tunai.
dengan baik dan kelak nantinya jadi
Juara pertama mendapat amplop Pria berjenggot tipis ini, langsung
orang hebat,” ujar Ferry terbata-bata
paling tebal, runner up lumayan tebal, didaulat ke atas panggung dan
sambil matanya berkaca-kaca penuh air
sedangkan peringkat ketiga cukup mendapat berbagai hadiah dari ‘anak-
mata.
tebal. Hadiah itu diserahkan langsung anaknya’ antara lain bunga mawar
oleh Drs. Sujatmiko. merah dan putih, serta kain tenun Acara malam itu ditutup dengan penuh
khas Lombok. Suasana gembira dan kegembiraan dan keharuan setelah
Usai kegiatan itu, suasana hari dalam
haru pun menyeruak ketika pria yang para duta damai seluruh Indonesia bisa
gelap tiba-tiba mewarnai ruangan. Dari
juga ideolog itu diminta memberikan saling mengenal, berkolaborasi, dan
pojok belakang sayup-sayup terlilhat
sepatah dua patah kata. menguatkan tekad untuk menciptakan
cahaya lilin diiiringi lagu selamat ulang
perdamaian demi keutuhan NKRI.
tahun diusung seluruh peserta. Lilin “Terima kasih kepada para duta damai

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


35

HEADS OF
INTELLIGENCE AND SECURITY SERVICES
MEETING

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


36 HEADS OF INTELLIGENCE AND SECURITY SERVICES MEETING

12 Negara Bahas Perkembangan dan


Pengaruh Kelompok Teroris Global

Bali - Indonesia melalui Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah menjadi tuan rumah
(co-host) penyelenggaraan pertemuan regional ke-6, Heads of Intelligence and Security Services
Concerning ISIL (Da’esh) and Al-Qaida Influences in Southeast Asia, yang berlangsung di The Anvaya
Beach Resort Kuta, Kabupaten Badung, Bali, pada 9-10 November 2017 lalu.

Acara ini telah menjadi komitmen dari “Pertemuan ini merupakan bagian dari sanksi terhadap Al-Qaida, ISIL serta
Pemerintah Indonesia untuk menjadi upaya Indonesia untuk meningkatkan jaringannya,” kata mantan Kabarekrim
tuan rumah pertemuan regional ke-6 pendekatan keras (hard approach) Polri ini
sebagaimana telah disampaikan pada disamping pendekatan lunak (soft
Pria yang juga pernah menjabat
pada pertemuan sebelumnya yang approach), khususnya penegakan
sebagai Kapolda Jawa Brat dan Kepala
berlangsung di Bangkok pada bulan hukum, yang sejalan dengan Resolusi-
Divisi Humas Polri ini juga memberikan
November 2016 lalu. resolusi Dewan Keamanan PBB,” tegas
penghargaan atas kehadiran peserta
Kepala BNPT.
Pertemuan Regional ke-6 di Bali ini yang merupakan bukti keseriusan
diikuti 74 peserta yang berasal dari Lebih lanjut mantan Sekretasis negara-negara di kawasan untuk
12 negara, yaitu Australia, Brunei Utama (Sestama) Lemhanas ini juga meningkatkan kerja sama dalam
Darussalam, Filipina, Indonesia, Jepang, menjelaskan kalau pada pertemuan penanggulangan terorisme.
Kamboja, Malaysia, Myanmar, Selandia ini para peserta juga membahas dan
Pada pertemuan ini, delegasi Indonesia
Baru, Singapura, Thailand, Viet Nam, saling bertukar informasi mengenai
terdiri dari wakil dari Kementerian/
dan Tim Monitoring PBB-New York. perkembangan dan pengaruh kelompok
Lembaga terkait, yaitu BNPT,
teroris global, khususnya Al-Qaida dan
Kepala BNPT, Komjen Pol. Drs. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu),
ISIL/ISIS, di negara masing-masing dan
Suhardi Alius, M.H., dalam sambutan Badan Intelijen Negara (BIN), Badan
di kawasan.
pembukaanya menyampaikan bahwa Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Direktorat
pertemuan tersebut digelar dalam “Selain itu juga mendiskusikan upaya- Jenderap Pemasyarakatan (Ditjen PAS)
rangka memfasilitasi pertukaran upaya bersama memberantas terorisme pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi
informasi antara negara-negara di yang telah mengancam keamanan Manusia (Kemenkumham), Detasemen
kawasan Asia Tenggara dan mendorong global. Dan tim Monitoring PBB juga Khusus (Densus) 88/Anti Teror Polri dan
peningkatan implementasi Resolusi ingin mengetahui perkembangan setiap Pusat pelaporan dan Analisa Transaksi
Dewan Keamanan PBB dalam negara anggota PBB di kawasan dalam Keuangan (PPATK).
menanggulangi jaringan terorisme. menindaklanjuti resolusi-resolusi Dewan
Seperti diketahui, pertemuan Regional
Keamanan PBB terkait terorisme dan

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


HEADS OF INTELLIGENCE AND SECURITY SERVICES MEETING 37

ke-6 diketuai bersama (co-chairs) oleh menjamu para peserta pada acara the Security Council-ISIL (Da’esh)
Kepala BNPT dan Duta Besar, Edmund Welcome Dinner tanggal 8 November & Al-Qaida Sanctions Committee
Fitton-Brown selaku Ketua Tim Monitor 2017, sementara Polda Bali menjadi sebagaimana diamanatkan dalam
PBB. Dari BNPT sendiri selain dihadiri tuan rumah acara makan malam di resolusi DK PBB, salah satunya resolusi
Kepala BNPT juga dihadiri Deputi III hari pertama pertemuan tanggal 9 2368 (2017) Annex I (v).
bidang Kerjasama Internasional, Irjen November 2017.
Hasil yang diperoleh pada pertemuan
Pol. Drs. Hamidin, Direktur Konvensi dan
Pertemuan Regional Heads of regional ini akan menjadi rekomendasi
Perangkat Hukum Internasional (KPHI),
Intelligence and Security Services yang akan disampaikan kepada DK
Brigjen TNI (Mar) Yuniar Ludfi, Direktur
Concerning ISIL (Da’esh) and Al- PBB. Dengan digelarnya pertemuan
Bilateral, Brigjen Pol. Budiono Sandi
Qaida Influences in Southeast Asia ini di Bali ini, maka Indonesia telah dua
dan Direktur Regional dan Multilateral,
merupakan pertemuan reguler yang kali menjadi tuan rumah. Dimana pada
Andhika Chrisnayudhanto, S.IP, SH, MA
diadakan oleh Analytical Support tahun 2011 silam, Indonesia menjadi
Sehari sebelum pertemuan, BNPT and Sanctions Monitoring Team of tuan rumah yang diadakan di Jakarta.

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


38

FGD
analisis
data kuesioner
dan launching buku

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


FGD ANALISIS DATA KUISIONER DAN LAUNCHING BUKU 39

Buka
FGD
Buku
“Temuan Lapangan”,
Ir. Hamli : Harus Hati-hati
Jangan ada Komplain

Jakarta - Direktur Pencegahan BNPT Brigjen


Pol. Ir. Hamli, ME membuka Focus Group
Discussion (FGD) Analisis Data Kuisioner dan
Launching Buku Temuan Lapangan Melalui 32
FKPT di 32 Provinsi di Jakarta, Jumat (3/11/2017)
malam. Pada kesempatan, Brigjen Hamli
banyak memberikan masukan dan gambaran
penyebaran radikalisme di Indonesia.

“Harus hati-hati dalam menyusun hasil “Gimana solusinya? Mari kita pikirkan Menurut Brigjen Hamli, harapan
penelitian dalam buku ini. Jangan dan kita lakukan bersama. Silakan masyarakat sangat tinggi pada BNPT.
sampai ada komentar miring, secara dibuat, karena ini menjadi penting Karena itu pembuatan buku ini tidak
metodologi penelitian kurang, dan karena faktanya memang penyebaran bisa mundur lagi. Apalagi faktanya
lain sebagaianya. Terserah bagaimana radikalisme di Indonesia, terutama di penyebaran radikalisme di kampus
caranya?. kata Hamli didampingi kampus masih sangat tinggi. Silakan ini sudah berjalan selama 15 tahun,
Kasubdit Kewaspadaan BNPT Dr. Hj. ditindaklanjuti, semoga hasil ini sejalan sementara kita baru sadar dan mulai
Andi Intang Dulung, M.H.I. dengan teman-teman yang diluar melakukan upaya pencegahan dua
maupun didalam BNPT,” jelas Hamli. tahun terakhir.
Brigjen Hardi yang selalu berbicara
berdasarkan data dan fakta ini, Penyusunan buku Temuan Lapangan “Pekerjaan ini semakin hari semakin
menambahkan bahwa sudah ada diambil dari Kegiatan Dialog Pelibatan menggairahkan. Kenapa? Karena
beberapa kali pengalaman terkait Lembaga Dakwah Kampus (LDK) dan faktanya masih banyak bibit-bibit
metode penelitian dan penyusunan Birokrasi Kampus dalam Pencegahan radikalisme di kampus,” pungkas
buku. Hal itulah yang meminta ia Terorisme Bidang Agama, Pendidikan, Brigjen Hamli.
meminta para penyusun harus hati-hati dan Dakwah yang digelar BNPT dan
dan meminimilasi kesalahan agar tidak FKPT di seluruh Indonesia.
bersinggungan dengan yang lain.

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


40

rapat koordinasi
bnpt & kemenagri

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


RAPAT KOORDINASI BNPT & KEMENDAGRI 41

BNPT dan Kemenag Gelar Rakor


Pendampingan Sasaran Deradikalisasi di
Masyarakat

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Subdit Penangkalan (Pembinaan
Dalam Masyarakat) pada Direktorat Deradikalisasi di Kedeputian I bidang Pencegahan, Perlindungan
dan Deradikalisasi bersama dengan Kementerian Agama menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dalam
rangka pendampingan sasaran deradikalisasi di masyarakat.

Acara yang melibatkan Kepala Wilayah sela pembukaan acara tersebut, Senin oleh pihak terkait di daerah untuk
Provinsi, Kepala Kantor Kementerian malam. mendukung pelaksanaan kegiatan. Dan
Agama Kabupaten/Kota dan Kepala / sasaran deradikalisasi tidak kembali
“Tujuan lain kita saling bertukar
Penghulu/Penyuluh pada Kantor Urusan berkomitmen terhadap kekerasan
informasi tentang kegiatan-kegiatan
Agama (KUA) yang mana wilayah sehingga tercapai rasa aman di
deradikalisasi di Luar Lapas sehingga
kerjanya memiliki binaan deradikalisasi masyarakat,” ujarnya.
pesrrta yang hadir mampu memahami
ini digelar di Hotel Hariston, Jakarta
strategi pembinaan di masing- Untuk itu Kasubdit mengatakan,
pada Senin-Sabtu (13-18/11/2017).
masing daerah dan hasil pembinaan dengan melalui kerjasama lintas
Kasubdit Penangkalan (Bina Dalam yang diharapkan kepada sasaran instansi ini diharapkan respon negara
Masyarakat) BNPT, Isheri, S.Sos, MT, deradikalisasi serta memahami pola dalam menanggulangi terorisme dapat
mengatakan bahwa koordinasi tersebut kerjasama dan birokrasi masing-masing lebih cepat. Dimana pada program
sangatlah penting mengingat dasar pihak yang terlibat,” ujarnya. pembinaan keagamaan, Kementerian
hukum yang masih terbatas serta Agama dapat melibatkan penyuluh
Dirinya mengatakan, dengan adanya
minimnya kuantitas sumber daya agama Islam yang berada di dalam
kegiatan ini dapat diperolehnya
yang dimiliki BNPT untuk menjangkau koordinasi Direktorat Jenderal Bimas
informasi tentang kegiatan-kegiatan
heterogenitas wilayah. Islam.
yang relevan dari instansi terkait dan
“Direktorat Deradikalisasi pada program lembaga penggiat deradikalisasi “Dan kami berharap dengan rakor
deradikalisasi di luar lapas bersama dengan kegiatan deradikalisasi luar ini, para pihak yang terlibat dapat
kementerian dan pemerintah daerah Lapas. Dimana nantinya instansi terkait membentuk pemahaman yang sama
terkait berupaya melakukan kerjasama dan lembaga penggiat deradikalisasi terkait upaya deradikalisasi. Selain
untuk membina berbagai kategori siap berkomitmen untuk berpartisipasi itu, rakor ini diharapkan juga dapat
sasaran deradikalisasi, yaitu mantan aktif dalam kegiatan Deradikalisasi di menghasilkan nama pendamping
narapidana kasus terorisme, mantan Luar Lapas. yang tepat sesuai dengan kategori
teroris, keluarga dan jaringannya,” yang telah tertulis dalam pedoman
“Sehingga dapat diperoleh gambaran
ujar Kasubdit Penangkalan, disela- pendampingan,” katanya mengakhiri
tentang hal-hal yang dapat dilakukan

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


42 RAPAT KOORDINASI BNPT & KEMENDAGRI

BNPT Butuh Pendampingan dari Penyuluh Agama di


Daerah Dalam Menjalankan Program Deradikalisasi
Jakarta - Badan Nasional
Penanggulangan Terorisme (BNPT)
melalui Subdit Penangkalan (Bina
Dalam Masyarakat) pada Direktorat
Deradikalisasi mengaku membutuhkan
pendampingan dari para penyuluh
agama dari Kementerian Agama yang
berada di Kabupaten/Kota dalam
menajalankan program deradikalisasi
terhadap para mantan terorisme.

Hal tersebut dikatakan oleh Kasubdit


Penangkalan, Isheri, S.Sos, MT saat
menutup Rakor Gelombang I dalam
rangka pendampingan sasaran
ditemui apalagi kedatangan BNPT ini sudah sudah kenal dengan wilayahnya
deradikalisasi di masyarakat yang
seperti dicurigai. dimana diwilayahnya itu ada manta
digelar BNPT bersama Kementerian
napi terorisme akan lebih mudah dalam
Agama (Kemenag) yang berlangsung “Padahal kita datang untuk merangkul,
melakukan pendekatan.
di Hotel Hariston, Jakarta pada Rabu bukan untuk menjebloksnan lagi.

(15/11/2017) siang ini. Ini negara hadir untuk memberikan “Apalagi dengan penduduk setempat
pelatihan, keterampilan agar mereka yang terkait dengan gerakan itu
“Kami harapkan kegiatan deradikalisasi
bisa berkarya untuk bangsa agar mungkin akan lebih mudah. Itu harapan
terhadap para mantan terorisme di
tidak kembali lagi ke kelompok atau kami Dengan adanya pendampingan
daerah wilayah bapak ibu nanti juga bisa
jaringannya,” tuturnya dari penyuluh, pengawasan juga bisa
ikut mendampingi kami,” ujar Isheri.
dilakukan bapak ibu dalam membantu
Menurutnya, keengganan para mantan
Isheri mengakui kalau ini menjadi salah program deradikalisasi yang kami
narapidana terorisme dan keluarganya
satu kelemahan BNPT yang tidak bisa jalankan,” kata Kasubdit mengakhiri.
untuk bertemu dengan pihak BNPT
memonitor mantan teroris di suatu
kemungkinan karena trauma dengan Seperti diketahui, mengingat banyaknya
daerah itu secara terus menerus karena
apa yang dialami saat penangkapan perserta acara Rakor ini dibagi
keterbatasan seperti personil dan waktu
dulunya. “Ini mungkin karena istrinya menjadi dua gelombang. Dimana
karena untuk bertemu dengan para
dulu juga melihat saat suaminya pada gelobang pertama yang diikuti
mantan teroris di satu tempat itu belum
ditangkap dan saat menjalani hukuman sebanyak 176 orang dari Senin-Rabu
tentu bisa dua bulan sekali
di Lapas,” katanya. (13-15/11/2017) ini terdiri para Kepala

“Sehingga dengan kehadiran bapak Kantor Wilayah provinsi,Kabupaten,


Untuk itu salah satu trik yang dilakukan
ibu bisa memudahkan kegiatan BNPT. Kota dan para penyuluh agama di
BNPT dalam menemui mantan napi
Mungkin bisa saya katakan tidak mudah. lingkungan Kementerian Agama yang
terorisme ini dengan mengajak para
Karena sasaran deradikalisasi ini lebih ada di Indonesia.
mantan yang sudah kooperatif.
unik karena kita harus lebih menonjolkan
“Ini karena mereka ini sudah saling Sementara gelombang kedua Rakor
kekeluargaan, mungkin bapak ibu sudah
mengenal sebelumnya untuk yang digelar pada Kamis-Sabtu (16-
biasa dalam menonjolkan dengan
memberikan penjelasan menganai 18/11/2017) ini akan diikuti para peserta
pendekatan kekeluargaan,” ujarnya.
maksud kedatangan kita (BNPT) yang terdiri penghulu dan juga Kepala

Ia juga menyampaikan dalam upaya sehingga nantinya mereka mau kita Kantor Urusan Agama (KUA) yang mana

menemui para mantan napi terorisme temui,” katanya wilayahnya terdapat para mantan napi

ini tidaklah mudah. Karena ada yang terorisme.


Untuk itu Isheri berharap dan yakit
mau dan ada yang menolak untuk
terhadap para penyuluh agama yang

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


RAPAT KOORDINASI BNPT & KEMENDAGRI 43

131 Penghulu dan Kepala KUA Ikuti Rakor Pendampingan


Sasaran Deradikalisasi di Masyarakat

Jakarta - Subdit Penangkalan (Pembinaan Dalam Masyarakat) pada Direktorat Deradikalisasi di


Kedeputian I bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan
Terorisme (BNPT) bersama dengan Kementerian Agama menggelar Rapat Koordinasi (Rakor)
gelombang ke II dalam rangka pendampingan sasaran deradikalisasi di masyarakat.

Acara yang merupakan kelanjutan dan Kepala KUA ini nantinya adalah membumikan Islam yang rahmatan lil
dari rakor sebelumnya ini melibatkan untuk menjadi mata dan telinga alamin,” ujar Prof Irfan.
para Penghulu dan juga Kepala Kantor negara untuk menjadi pendamping
Lebih lanjut Direktur Deradikalisasi
Urusan Agama (KUA) yang mana wilayah terhadap para warga binaan yang ada
mengatakan bahwa Rakor ini nanti
kerjanya memiliki binaan deradikalisasi diwilayahnya. Dimana binaan yang
tidak hanya sebatas dengan Kemenag
ini digelar di Hotel Hariston, Jakarta ada di masyarakat itu terdiri dari lima
saja, namun melakukan Rakor
pada Kamis-Sabtu (16-18/11/2017). komponen yakni mantan terorisme,
dengan Kementerian Dalam Negeri
mantan napi teroris, keluarga, jaringan
Direktur Deradikalisasi BNPT, Prof Dr. (Kemendagri) dan Kementerian Sosial
dan yang terindikasi radikal.
Irfan Idris, MA dalam sambutan saat (Kemensos).
melaporkan kegiatan ini mengatakan “Inilah yang sudah kami lakukan sejak
“Kemendagri kita libatkan karena di
bahwa Rakor gelombang II ini diikuti tahun 2012, tapi kami masih seperti
lokasi wilayah ada RT/RW. Kepala
sebanyak 131 orang penghulu dan Lone wolf, berjalan sendiri. Dengan
Desa, Lurah dan Camat yang
Kepala KUA tingkat kecamatan dari adanya rakor ini maka kami memerlukan
memiliki dan mengetahui pergerakan
26 Kabupaten/Kota di Indonesia yang bapak ibu sekalian yang sudah
kelompok-kelompok yang selalu
mana wilayahnya terdapat binaan mengenal wilayahnya masing-masing”
melakukan dakwah, tapi dakwahnya
deradikalisasi. ujarnya
telah menanamkan kebencian yang
“Jadi yang kami undang ini di Rakor Ia mengaku kalau dirinya baru tahu dari menyebabkan permusuhan dengan
gelombang II ini adalah penghulu dan Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam, melakuakn aksi-aksi atas nama agama,”
Kepala KUA yang di wilayahnya ada Prof. Dr. Muhammadiyah Amin, M.Ag, ujarnya.
binaan kami. Kalau Rakor gelombang kalau tugas penghulu selama ini bukan
Ia berharap dengan adanya kegiatan ini
I kemarin yang kita undang adalah hanya sekedar menikahkan orang,
bisa disenergikan secara terus menerus
Kepala Kantor Kementerian Agama melainkan bagaimana mencerdaskan
dikarenakan salah satu program
dan penyuluh agama dari Provinsi, dan mencerahkan pemikiran
Kepala BNPT, Komjen Pol Drs. Suhardi
Kabupaten/Kota yang lokasi wilayahya masyarakat.
Alius, MH, yakni melakukan sinergi
sama dengan gelombang II ini,” ujar
“Ini agar masyarakat itu nantinya bisa bersama 32 Kementerian/Lembaga
Prof Irfan Idris.
memiliki pemikiran untuk kemajuan dalam melaksanakan program
Menurutnya, tugas dari para penghulu bangsa ini menjadi besar dengan tetap penanggulangan terorisme.

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


44 RAPAT KOORDINASI BNPT & KEMENDAGRI

Penyuluh dan Penghulu Memiliki Keterkaitan dalam


Menjalankan Program Deradikalisasi BNPT
di Masyarakat

Jakarta - Para penyuluh agama dan penghulu di Kantor Urusan Agama (KUA) yang semuanya berada
di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) memiliki keterkaitan langsung dan tidak langsung
dalam melakukan perannya dalam melaksanakan program deradikalisasi yang dilaksanakan Badan
Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terhadap sasaran mantan narapidana kasus terorisme,
keluarga berserta jaringannya yang ada di lingkungan masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Direktur bisa mencair,” ucap pria yang juga Guru penyuluh dan penghulu ini sebenarnya
Deradikalisasi BNPT, Prof. DR. Irfan Besar UIN Alaudin Makassar. juga bisa menjadi agen iklan layanan
Idris, MA dalam sambutannya saat masyarakat bagi kami karena bapak-
Selain itu para penyuluh dan penghulu
menutup acara Rapat Koordinasi bapak ini memiliki jamaah di setiap
secara periodik juga dapat berdiskusi
(rakor) gelombang II yang digelar kecamatan, kelurahan, pedesaan
dengan warga binaan deradikalisasi
BNPT bersama Kemenag dalam rangka hingga ke dusun dusun,”ucapnya.
bahkan dapat menjadikan warga binaan
pendampingan sasaran deradikalisasi
tersebut sebagai pembicara jika binaan Prof Irfan mengatakan bahwa secara
di masyarakat yang digelar di hotel
tersebut telah memiliki kemampuan periodik nanti tim dari BNPT akan
Hariston, Jakarta, Sabtu (18/11/2017)
berbicara positif demi menciptakan datang ke wilayah-wilayah tersebut
lalu.
suasana perdamaian dan kerukunan dalam memantau program kegiatan
“Jika diamati tentumya ada keterkaitan antar seluruh umat. Sementara untuk yang telah dilakukan terhadap warga
langsung dan tidak langsung antara keterkaitan tidak langsung antara binaan.
para penyuluh agama dan juga BNPT dengan penyuluh agama dan
“Nanti kita akan bertemu juga bersama
penghulu di KUA ini bersama dengan penghulu, Irfan mengatakan kalau
bapak-bapak di daerahanya masing-
BNPT saat mereka melakukan tugasnya para penyuluh dan penghulu ini harus
masing. Karena sudah pasti bapak-
di lapangan. Sehingga para penyuluh dapat mengidentifikasi masjid-masjid
bapak yang hadir disini ini adalah
dan penghulu ini bisa para warga binaan yang sering melakukan dakwah-
wilayah bapak-bapak ini ada warga
deradikalisasi ini sebagai sahabat dakwah dengan mengutarakan ujaran
binaan deradikalisasi. Semoga ini
dalam berinteraksi dengan masyarakat kebencian.
bermanfaat bagi kita semua demi
luas, Ini agar masyarakat luas yang ada
“Dan tentunya juga dapat memantau menjaga perdamaian dan persatuan
di sekitar wilayah itu tidak membangun
pesantren-pesantren yang ada di bangsa Indonesia,” kata Direktur
stigma negatif terhadap para binaan
wilayahnya yang tidak terdaftar pada Dradikalisasi ini mengakhiri.
deradikalisasi itu,” ujar Prof. Irfan Idris,
Kemenag dan tidak menggunakan
MA. Rakor ini berlangsung sejak Senin
kurikulum nasional,” ujar pria kelahiran
(13/11/2017) lalu dibagi menjadi dua
Ketekaitan langsung lainnya Makassar, 24 September ini.
gelombang. Gelombang pertama yang
menurutnya, yaitu para penyuluh dan
Keterkaitan tidak langsung lainnya digelar Senin hingga Rabu (15/11/2017)
penghulu ini dapat memantau secara
para penyuluh dan penghulu juga diikuti oleh Kepala Wilayah Provinsi,
langsung kegiatan usaha yang telah
dapat mengajak tokoh adat dan tokoh Kepala Kantor dan penyuluh agama
disiapkan oleh BNPT terhadap warga
budaya untuk memperkuat kearifan Kementerian Agama kementerian dari
binaan deradikalisasi tersebut walaupun
lokal dalam setiap kegiatan keagamaan 26 Kabupaten/Kota.
masih terbatas.
dan kegiatan sosial sebagai upaya
Sementara gelombang II yang digelar
“Para penyuluh dan penghulu ini menangkal radikalisme.
dari Kamis (16/11/2017) hingga
juga dapat menjadi komunikator
“Bahkan kalau penyuluh dan penghulu Sabtu ini diikuti oleh penghulu dan
kepada para tokoh agama setempat
ini melakukan ceramah tentunya Kepala KUA dari wilayah provinsi dan
lainnya dalam melibatkan warga
dapat memberikan pengertian kepada kabupaten/kota yang sama. Dimana
binaan tersebut pada setiap kegiatan
masyarakat untuk selalu waspada di wilayah kabupaten/kota ini terdapat
keagamaan dan kegiatan sosial lainnya.
terhadap oknum yang mengajak warga binaan deradikalisasi.
Sehingga suasananya bersama mereka
masyarakat hijrah. Selain itu

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


RAPAT KOORDINASI BNPT & KEMENDAGRI 45

BNPT Gandeng Kemendagri Perkuat


Program Deradikalisasi
Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bekerjasama dengan Kementerian
Dalam Negeri menggelar Rapat Koordinasi dengan melibatkan unsur Kesbangpol dan sejumlah camat
dari seluruh indonesi, Rabu (22/11/2017). Pertemuan ini dilakukan untuk mengefektifkan program
deradikalisasi di luas lapas.

Rapat koordinasi yang diselenggarakan justru sangat vital khususnya dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk
di Hotel Royal Kuningan Jakarta mengamankan lingkungan dari oknum mensinergikan upaya bersama dalam
akan berlangsung selama dua hari yang dapat dicurigai sebagai jaringan menangkal radikalisme dan terorisme di
yang dihadiri oleh sekitar 200 unsur terorisme. Masyarakat seringkali lalai tengah tengah masyarakat kita.
kesbangpol dan camat yang wilayahnya dalam menilai setiap orang baru yang
Sementara itu, Deputi Pencegahan,
menjadi salah satu prioritas pelaksanaan ada di sekitarnya yang kadang mereka
Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT,
program deradikalisasi di luar lapas. menganggap adalah orang orang baik,
Mayjen TNI Abdul Rahman Kadir, dalam
tetapi ternyata diam-diam merakit bom
Direktur Deradikalisasi BNPT, Prof. Dr. sambutannya mengatakan pelaksanaan
dan meledakkanya di tempat lain.
Irfan Idris, menyampaikan BNPT terus kegiatan ini sangat strategis mengingat
berupaya untuk melibatkan semua pihak Di sinilah urgensi semua komponen Kemendagri merupakan mitra penting
dalam penanggulangan terorisme. mulai camat lurah lingkungan RT dan BNPT dalam mendukung terlaksananya
Terorisme bukan saja tanggung jawab RW agar secara rutin memperhatikan program ini. sinergitas antara kedua
pemerintah, tetapi juga menjadi setiap orang yang ada di sekitarnya pihak, menurutnya, merupakan wujud
tanggung jawab masyarakat mengingat dan melaporkannya jika memang ada pelaksanaan kebijakan pemerintah untuk
tindakan terorisme merupakan ancaman indikasi-indikasi yang aneh atas apa mensinergikan upaya semua instansi
bagi umat manusia. yang dilakukan oleh orang itu. pemerintah dalam penanggulangan
radikalisme terorisme.
Peran serta masyarakat, menurutnya, Lebih lanjut ia menjelaskan tujuan

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


46 RAPAT KOORDINASI BNPT & KEMENDAGRI

BNPT Minta Kesbangpol Dampingi Para


Mantan Napiter di Daerah

Jakarta - Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT), Prof Irfan Idris,
meminta Kesbangpol di daerah agar secara terus menerus mendampingi para mantan narapidana
teroris di wilayah masing masing. Demikian ditegaskan Irfan pada peserta penutupan Rapat Koordinasi
Pendampingan Deradikalisasi Mantan Napiter di luar lapas di Jakarta, (24/11/2017).

Saat ini, menurutnya BNPT, memiliki dapat dikoordinasikan dengan semua cukup masif, bukan saja di media, tetapi
ratusan binaan di luar lapas dan mereka pihak yang terkait di daerah masing- juga di luar sehingga semua sangat
itu masih sangat rentan untuk kembali ke masing. rentan dengan paham tersebut.
habitat mereka masing-masing jika tidak
Sinergitas yang dilakukan antar Disinilah pentingnya kita kerjasama dan
mendapat perhatian dari pemerintah.
stakeholder dapat menjadi kontra berkomunikasi antara kementerian dan
Oleh karena itu, BNPT meminta agar
radikalisme di wilayah masing- masing. lembaga secara terus menerus untuk
setelah dua hari menerima substansi
Saat ini propaganda atau provokasi menghadapi ancaman ini di beberapa
tentang radikalisme dan terorisme
yang dilakukan oleh kelompok radikal daerah.

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


47

kegiatan direktorat
perlindungan

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


48 KONSIYERING PENILAIAN KEBUTUHAN KORBAN TERORISME

BNPT Beri Perhatian Terhadap Para Korban Aksi Terorisme


Solo - Para korban aksi terorisme adalah tanggung jawab negara,dan tidak akan di telantarkan oleh
negara. Hal tersebut ditegaskan Direktur Perlindungan Baan Nasional Penanggulangan Terorisme
(BNPT) Brigjen Pol. Drs. Herwan Chaidir, di hadapan para korban aksi terorisme saat membuka kegiatan
Konsinyering Penilaian Kebutuhan Korban Terorisme yang digelar Subdit Pemulihan Korban di Hotel
Paragon, Solo (2/11/2017).

“Kita tidak mau negara seakan tidak adanya kemungkinan korban terorisme juga pernah menjadi Kasuben Bantuan
peduli kepada para korban terorisme untuk teradikalisasi, maka dari itu Densus 88/Anti Teror Polri ini.
(penyintas),kita tidak ingin ada stigma negara melalui BNPT akan berusaha
bahwa para korban dari aksi terorisme semaksimal mungkin dalam melakukan Turut hadir dalam kegiatan ini Kasubdit
ini tidak diperhatikan oleh negara. pemulihan terhaap para korban aksi Pemulihan Korban, Kolonel Czi. Roedy
Maka dari itu kita akan berusaha sebaik- terorisme. Widodo, Kasubdit Pengamanan
baiknya dalam membantu dan melayani Lingkungan, Kolonel Sus. Fanfan
para korban terorisme. Maka dari itu “Kita akan berusaha semaksimal
Infansyah dan para pakar di bidang
saya langsung datang kesini,menemui mungkin dalam memenuhi kebutuhan
kedokteran, psikologi dan psikososial.
para korban,” ujar Brigjen Pol Herwan korban ini, jangan sampai para korban
Dalam konsinyering ini BNPT akan
Chaidir. terorisme nantinya malah menimbulkan
melakukan dialog/konsultasi langsung
rasa ingin membalas dendam dan malah
Dalam kesempatan ini alumni Akpol dengan para korban untuk mengetahui
nantinya akan radikal,” ujar pria yang
tahun 1987 ini juga mengingatkan kondisi para korban saat ini.

Giliran Solo Menjadi Lokasi Konsinyering Pemulihan


Terhadap Korban Aksi Terorisme
Solo – Badan Nasional Penanggulangan “Kami ingin mengenali dan mengetahui berkonsultasi dengan para pakar bidang
Terorisme (BNPT) melalui Subdit langsung kebutuhan dari para korban kesehatan,bidang psikologi dan bidang
Pemulihan Korban di Direktorat terorisme, baik dari kebutuhan psikososial.
Perlindungan Kedeputian I mengelar psikologis, kebutuhan kesehatan
Konsinyering Penilaian Kebutuhan dan kebutuhan lainnya, maka dari itu Seperti diketahui bahwa Jawa Tengah
Korban Terorisme bertempat di Hotel disini kami datangkan para pakar dari sendiri selama ini menjadi tempat
Solo paragon (2/11/2017). Kegiatan bidang kedokteran, psikologi dan ketiga yang dikunjungi BNPT dalam
ini dibuka langsung oleh Direktur psikososial, agar nantinya bapak dan rangkaian kegiatan Konsinyering
Perlindungan BNPT, Brigjen Pol. Drs. ibu bisa menyampaikan keinginan dan Penilaian Kebutuhan Korban Terorisme.
Herwan Chaidir. kebutuhan bapak dan ibu sekalian,” ujar Sebelumnya BNPT juga mengadakan
Kolonel Czi. Roedy Widodo. kegiatan ini di daerah Bali dan DKI
Kasubdit Pemulihan Korban BNPT Jakarta. Kegiatan ini juga dihadiri oleh
Kolonel Czi. Roedy Widodo dalam Lebih lanjut alumni Akmil tahun 1990 Kasubdit Pengamanan Lingkungan
pengantarnya mengatakan bahwa ini menjelaskan bahwa rangkaian BNPT Kolonel Sus. Fanfan Infansyah,
BNPT akan berusaha sebaik mungkin acara konsyinering kali ini dimulai serta perwakilan Forum Koordinasi
dalam usaha pemulihan korban dari aksi dengan assement, dimana para Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi
terorisme. korban aksi terorisme nantinya akan Jawa Tengah.

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


SOP PENANGANAN KEADAAN DARURAT HOTEL DARI ANCAMAN TERORISME 49

BNPT Gelar Konsinyering Pembuatan Naskah Akademik SOP


Penanganan Keadaan Darurat Hotel dari Ancaman Terorisme
Jakarta - Serangan terorisme terhadap fasilitas publik seperti hotel masih menjadi ancaman yang
menakutkan. Kejadian ledakan bom bunuh diri di lingkungan perhotelan seperti di Hotel JW Marriot
tahun 2003 dan 2009 serta bom Hotel Ritz Cartlon di tahun 2009 yang berlokasi di kawasan Mega
Kuningan, Jakarta, masih membekas dalam benak masyarakat.

Badan Nasional Penanggulangan Perhimpunan Hotel dan Restoran Alumni AAU tahun 1992 ini mengatakan
Terorisme (BNPT) yang salah satu Indonesia (PHRI), Dinas Pemadam acara ini juga berfungsi untuk lebih
mandatnya memberikan perlindungan Kebakaran DKI Jakarta, Dinas Pariwisata menguatkan kewaspadaan dan deteksi
terhadap fasilitas publik seperti hotel, DKI Jakarta, unsur TNI yakni dari BAIS dini bagi para petugas keamanan
mengadakan Konsinyering Pembuatan TNI, Satuan 81/Penanggulangan Teror hotel agar kejadian serangan terorisme
Naskah Akademik Standar Operasional Kopassus serta unsur Kepolisan baik seperti di Hotel JW Marriot dan Hotel
Prosedur (SOP) Penanganan Keadaan dari Direktorat Pengamanan Obyek Ritz Cartlon tidak terjadi lagi.
Darurat Hotel dari Ancaman Terorisme. Vital Baharkam Polri, Polisi Wilayah dan
Detasemen Khusus (Densus) 88/Anti Hadir pula sebagai narasumber Sekjen
Hal ini untuk meningkatkan pengamanan Teror Polri. Perhimpunan Hotel dan Restoran
yang lebih efektif di lingkungan Indonesia, Cyprianus Aoer, beliau
perhotelan dalam mengantisipasi “Walaupun tidak bisa diimplementasikan menyarankan, “Sebaiknya Naskah
ancaman terorisme, BNPT melalui diseluruh level hotel karena terkait Akademik Standar Operasional
Subdit Pengamanan Lingkungan pada dengan biaya keamanan, diharapkan Prosedur (SOP) Penanganan Keadaan
Direktorat Perlindungan Kedeputian hotel yang masih di level bawah bisa Darurat Hotel dari Ancaman Terorisme
I mengadakan Konsinyering tersebut meniru hotel yang telah berstandar ini masuk satu pintu dengan pihak
digelar di Hotel Cipta, Jakarta pada internasional dalam segi pencegahan pengamanan lain yang bertujuan untuk
Rabu (29/11/2017). terjadinya aksi terorisme di lingkungan pengamanan lingkungan juga. Hal itu
hotel,” ujar Kasubdit Pengamanan akan lebih efisien dan tidak tumpang
Dalam acara tersebut BNPT melibatkan Lingkungan, Kolonel Sus. Fanfan tindih antara pihak yang terlibat dalam
para manajer keamanan dari berbagai Infansyah. hal pengamanan lingkungan hotel”,
hotel, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, lanjutnya.

BNPT Susun Revisi SOP Penanganan Keadaaan Darurat Hotel


Dari Ancaman Terorisme
Jakarta – Serangan terorisme terhadap (FGD) Revisi SOP Penanganan Keadaan SOP tersebut supaya mudah dimengerti
fasilitas publik seperti hotel masih Darurat Hotel dari Ancaman Terorisme. oleh semua unsur yang telibat dalam
menjadi ancaman yang menakutkan. Revisi SOP tersebut digelar di Hotel hal penanganan keadaan darurat
Kejadian ledakan bom bunuh diri di Cipta, Jakarta pada Kamis (09/11/2017). di lingkungan hotel,” ujar Kasubdit
lingkungan perhotelan seperti di Hotel Pengamanan Lingkungan, Kolonel Sus.
JW Marriot tahun 2003 dan 2009 Dalam revisi tersebut pihak BNPT Fanfan Infansyah.
serta bom Hotel Ritz Cartlon di tahun melibatkan para manajer keamanan dari
2009 yang berlokasi di kawasan Mega berbagai hotel, Dinas Kesehatan DKI Alumni AAU tahun 1992 ini mengatakan
Kuningan, Jakarta, masih membekas Jakarta, Dinas Pemadam Kebakaran revisi SOP ini juga berfungsi untuk lebih
dalam benak masyarakat. Pelaku teror DKI Jakarta, Dinas Pariwisata DKI menguatkan kewaspadaan dan deteksi
sudah melihat ada celah kelemahan Jakarta, unsur TNI yakni dari BAIS dini bagi para petugas keamanan
keamanan sehingga bahan peledak TNI, Satuan 81/Penanggulangan Teror hotel agar kejadian serangan terorisme
bisa dibawa masuk ke lobby dan kamar Kopassus serta unsur Kepolisan baik seperti di Hotel JW Marriot dan Hotel
hotel. dari Direktorat Pengamanan Obyek Ritz Cartlon tidak terjadi lagi.
Vital Baharkam Polri, Polisi Wilayah dan
Untuk meningkatkan pengamanan Detasemen Khusus (Densus) 88/Anti Lebih lanjut, ia menerangkan SOP ini
yang lebih efektif di lingkungan Teror Polri. tidak akan bertentangan dengan SOP
perhotelan dalam mengantisipasi yang telah dimiliki oleh pihak keamanan
ancaman terorisme, BNPT melalui “Setelah beberapa waktu yang lalu hotel, tetapi mensinergikan SOP BNPT
Subdit Pengamanan Lingkungan pada kita melakukan simulasi SOP terhadap dengan Pihak Hotel dalam penanganan
Direktorat Perlindungan Kedeputian I keamanan di hotel lalu pada hari ini keadaaan darurat di lingkungan hotel.
mengadakan Focus Group Discussion kita berganti malakukan revisi terhadap

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


50 REHABILITASI PSIKOSOSIAL KORBAN TERORISME WILAYAH BALI

Korban Aksi Terorisme Perlu Mendapatkan


Perhatian dari Negara

Surabaya - Kepentingan korban sebagai pihak yang terkena dampak dari aksi terorisme harus menjadi
faktor penting yang harus diprioritaskan. Korban aksi terorisme ini sangat perlu mendapatkan perhatian
khusus dari keluarga, masyarakat luas serta pemerintah suatu negara. Hal tersebut tentunya untuk
menciptakan sebuah lingkungan yang positif agar para korban dari aksi terorisme ini dapat kembali
menjadi mandiri dan kuat setelah menjalani hari-hari berat pasca trauma akibat aksi terorisme.

Demikian disampaikan Direktur sepenuhnya menerima lingkungan Mantan Kabid Pencegahan Densus 88/
Perlindungan Badan Nasional sosial dengan baik. AT Polri ini menjelaskan bahwa apa yang
Penanggulangan Terorisme (BNPT), dilakukan BNPT ini telah sesuai dengan
Brigjen Pol. Drs. Herwan Chaidir dalam “Pemulihan atau rehabilitasi psikososial Pasal 13 huruf g dalam Perpres 46 Tahun
sambutannya saat membuka secara ditujukan untuk meraih kembali fungsi 2010 tentang BNPT yang menyebutkan
resmi kegiatan Rehabilitasi Psikososial normalnya sehingga tetap menjadi bahwa adanya koordinasi pelaksanaan
Korban Terorisme Wilayah Bali yang produktif dan menjalani hidup yang program program pemulihan terhadap
dilaksanakan di Hotel Java Paragon, bermakna setelah peristiwa traumatik,” korban aksi terorisme.
Surabaya pada Kamis (30/11/2017). kata mantan Kasubden Bantuan
Detasemen Khusus (Densus) 88/Anti Dirinya kembali menjelaskan bahwa
“Tentunya sudah menjadi tugas semua Teror Polri ini. para penerima bantuan rehabilitasi
pihak untuk dapat memperhatikan psikososial ini merupakan korban
kembali keberadaan mereka karena Lebih lanjut pria kelahiran Palembang, 7 yang telah melalui assessment
para korban dari aksi terorisme ini Oktober 1963 ini menjelaskan, maksud yang dilaksanakan oleh tim dari
masih memiliki potensi yang positif dari diadakannya rehabilitasi psikososial berbagai unsur seperti tim dokter dari
di lingkungannya,” ujar Brigjen ini sebagai sarana rehabilitasi untuk Kementerian Kesehatan, Psikolog,
Herwan Chaidir. “Dan tentunya pengembalian keberfungsian sosial Psikiater dari Kementerian Kesehatan
diperlukan rehabilitasi psikososial untuk korban terorisme secara wajar baik dan tim psikososial.
menghilangkan ketidakberdayaan bagi dalam keluarga maupun dalam
korban terorisme akibat kerugian materi lingkungan masyarakatnya. “Santunan yang diberikan ini
dan fisik akibat aksi teror tersebut,” diharapkan agar dapat bermanfaat
“Yang akhinrya memiliki tujuan untuk untuk semua penyintas, hidup mandiri
lanjut alumni Akpol tahun 1987 ini.
memulihan bagi korban terorisme yang dan tidak bergantung kepada orang
Menurutnya, psikososial merupakan tepat, efektif dan bermanfaat serta lain untuk melanjutkan hidupnya. Jadi
dapat terintegrasinya kembali korban BNPT hadir untuk bersama di tengah
salah satu istilah yang merujuk pada
terorisme di lingkungan masyarakatnya korban terorisme, berusaha membuat
perkembangan psikologi manusia dan
dengan menciptakan lingkungan yang kuat setelah hari berat,” kata pria yang
interaksi dengan lingkungan sosialnya.
positif agar dapat berkembang dan pernah menjabat sebagai Kapolres
Hal ini terjadi karena tidak semua
mandiri,” tuturnya. Gorontalo dan Kapolres Pahuwato ini
individu mampu berinteraksi atau
mengakhiri sambutannya.

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


SOP SISTEM KEAMANAN OBYK VITAL NASIONAL SEKTOR KETENAGALISTRIKAN 51

Antisipasi Ancaman Terorisme, BNPT Simulasikan Standar


Operasional Prosedur (SOP) Sistem Keamanan Obyek Vital
Nasional Sektor Ketenagalistrikan

Jakarta - Ancaman teror kelompok radikal terorisme tidak hanya dilakukan di tempat keramaian, namun
juga menyasar Obyek Vital baik dalam kendali negara maupun swasta. Salah satu obyek vital nasional
yang menjadi potensial adalah sektor ketenagalistrikan.

Listrik telah menjadi kebutuhan


primer masyarakat. Dengan adanya
aliran listrik yang menyentuh semua
lapisan masyarakat secara otomatis
akan menambah tarap penghidupan
masyarakat kearah yang lebih baik. Oleh
karena itulah, sektor ketenagalistrikan
menjadi salah satu obyek vital nasional
yang wajib dijaga dari ancaman teror
kelompok radikalisme.
Keamanan Obyek Vital Nasional Sektor obyek vital nasional, sehingga kita tau,
Kolonel. Mar. Purwanto Djoko Prasetyo, Ketenaga Listrikan dalam Menghadapi siapa berbuat apa”. Demikian ujarnya di
Kasubdit Pengamanan Obyek Vital dan Ancaman Terorisme dengan hadapan peserta giat FGD simulasi SOP
trasportasi, Direktorat Perlindungan menghadirkan para stakeholder terkait, sistem keamanan obyek vital nasional.
Badan Nasional Penanggulangan Rabu, (01/11/2017) bertempat di Hotel
Lebih lanjut, Purwanto meminta
Terorisme (BNPT) mengatakan ancaman Best Western Plus Kemayoran Jakarta
kepada semua pihak untuk betul –
dan teror kelompok radikalisme telah Pusat.
betul mempelajari secara detail dan
menyasar berbagai aspek. Tidak ada
“Melalui FGD Simulasi Standar menjalankan bagaimana Standar
yang benar – benar aman dari serangan
Operasional Prosedur (SOP) ini, kita Operasional Prosedur (SOP) sistem
teror kelompok radikal.
mempersiapkan secara matang apa keamanan obyek vital nasional
Karena itulah, BNPT melalui Direktorat tindakan yang harus dilakukan jika khususnya sektor ketenaga listrikan
Perlindungan menggelar Simulasi sewaktu – waktu terjadi hal yang tidak dalam menghadapi ancaman terorisme.
Standar Operasional (SOP) Sistem diinginkan terkait ancaman teror pada

Fasilitas Obyek Vital Rentan jadi Target Terorisme


Jakarta - Kebutuhan terhadap sistem bekerja sama dengan beberapa instansi ketenagalistrikan yang meliputi
keamanan objek vital nasional dalam instansi terkait seperti PLN, Kepolisian, gardu induk, transmisi dan distribusi
menghadapi ancaman terorisme Damkar dan lainnya bertujuan membuat pelanggan.
merupakan sebuah hal yang sudah tidak panduan/SOP bagi penanggung jawab
“Tempat pengendalian induk-
ditawar lagi keberadaannya. Maraknya dan pelaksanaan di lapangan dalam
induk harus dijaga dan tidak boleh
berbagai ancaman dan aksi teror yang menangani tindak pidana terorisme di
semua orang tau, karena bisa
dialamatkan pada fasilitas obyek vital instansi ketenagalistrikan.
dimanfaatkan oleh orang yang
nasional menjadi fakta terkini bahwa
Acara tersebut dibuka oleh tidak bertanggungjawab.”tegasnya.
tindakan di luar akal sehat tersebut telah
Kasubdit Pengamanan Obyek Vital
berhasil berhasil menghilangkan rasa
dan Trasnportasi BNPT, Kolonel “PLN juga akan melakukan gladibersih
keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Mar. Purwanto Djoko Prasetyo. Ia untuk penjagaan titik vital dijalur
Dalam acara Konsinyering Pembuatan mengatakan bahwa SOP yang disusun masyarakat yang terpencar, karena
Naskah Akademik SOP Sistem ini membahas pengamanan ancaman sebagian gardu PLN ada yang dijaga
Keamanan Objek Vital Nasional Sektor dan serangan terorisme di lokasi aparat kepolisian akan tapi ada
Ketenagalistrikan dalam Menghadapi Instansi ketenagalistrikan, penentuan juga yang tidak dijaga oleh aparat
Ancaman Terorisme di Hotel Cipta tingkat ancaman dan tindakan kepolisian.” tutup Achmad.
Pancoran (30/11), Badan Nasional antisipati menghadapi keadaan
Penanggulangan Terorisme (BNPT) darurat dilingkungan dan lokasi

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


52 SOP PENGAMANAN TRANSPORTASI TERMINAL PENUMPANG ANGKUTAN JALAN

Antisipasi Ancaman Terorisme, BNPT Buat Naskah SOP Sistem


Keamanan Transportasi Terminal Penumpang Angkutan Jalan

Jakarta - Ancaman teroris dewasa ini tidak lagi memilih lokasi tertentu, namun kelompok radikal
teroris melakukan serangan secara acak dan dengan cara yang selalu berkembang, serangan terakhir
di Manhattan yang dilakukan kelompok radikal teroris berafiliasi dengan ISIS melakukan serangan
menggunakan bus yang ditabrakkan ke tengah kerumunan orang. Di Indonesia khususnya, serangan
teror kelompok radikal teroris pernah melakukan serangan bom bunuh diri di Terminal Kampung
Melayu yang mengakibatkan beberapa orang meninggal dan luka-luka. Mengingat kejadian tersebut
maka dipastikan tidak ada lagi tempat yang benar - benar imun (aman) dari serangan kelompok teroris.

Menyadari bahwa pola serangan penanggulangan terorisme, oleh menjadi tuan rumah Asian Game yang
kelompok radikal teroris yang selalu karenanya dalam pembuatan naskah melibatkan negara - negara tetangga.
berkembang, maka BNPT sebagai akademik sistem operasi prosedur
“Insya Allah, Indonesia akan siap dari
leading sector penanggulangan (SOP) Sistem Keamanan Transportasi
segi keamanan dalam menghadapi
terorisme melalui Direktorat Terminal Penumpang Angkutan Jalan
perayaan Asian Game 2018 karena
Perlindungan merancang Naskah melibatkan instansi terkait diantaranya,
kita sudah mempunyai SOP sistem
Akademik Standar Operasional DISHUB, POLRI, BAIS, DENSUS 88, TNI
keamanan, kita juga akan melakulan
Prosedur (SOP) Sistem Keamanan dan kelompok ahli transportasi.
simulasi pengamanan di bandara,
Transportasi Terminal Penumpang
“Perlu sinergitas antar lembaga untuk terminal, mall, hotel dan tempat -
Angkutan Jalan Dalam Menghadapi
menciptakan keamanan bagi masyarakat tempat yang keramaian” kata Purwanto.
Ancaman Terorisme. hari ini, Jum’at
ditempat - tempat keramaian, terutama
(24/11) bertempat di Hotel Grand
Terakhir Purwanto berharap semua
diterminal - terminal bus” ujar Purwanto.
Cempaka Jakarta.
intansi terkait dapat memberikan
Dengan adanya naskah akademik masukan sehingga naskah akademik
Kasubdit Pengamanan Objek Vital,
SOP sistem keamanan transportasi SOP sistem keamanan terminal
dan Transportasi, Kolonel Mar.
terminal penumpang angkutan jalan angkutan jalan dapat benar - benar
Purwanto Djoko P dalam sambutanya
diharapkan ancaman maupun kejadian lengkap dan yang paling penting dapat
mengatakan bahwa BNPT tentu tidak
teror dapat diantisipasi sedini mungkin, diaplikasikan secara benar.
bisa bekerja sendiri dalam upaya
terlebih tidak lama lagi Indonesia akan

Rehabilitasi Korban Aksi Terorisme Merupakan


Tindakan Nyata Kehadiran Negara Dalam
Penanggulangan Terorisme

Jakarta - Direktur Perlindungan Badan direktorat perlindungan dalam Pada kegiatan ini Herwan Chaidir
Nasional Penanggulan Terorisme (BNPT) memberikan pelayanan masyarakat. memberikan bantuan dana kerahiman
Brigjen Pol Drs. H Herwan Chaidir di dampingi oleh Kasubdit Pemulihan
“Saat ini BNPT sudah menjajaki
mengatakan kutipan pembukaan Korban BNPT, Kolonel Czi Roedy
berbagai MoU dengan banyak pihak
undang-undang 1945 yang berbunyi : Widodo. Bantuan dana kerahiman
terkait dengan rehabilitasi korban aksi
melindungi segenap bangsa Indonesia; merupakan salahsatu program
terorisme, mulai dari rehabilitasi medis,
sejalan dengan Nawacita Presiden kerja dari subdit pemulihan korban.
rehabilitasi psikologis dan rehabilitasi
Jokowi yang pertama : menghadirkan “Program ini melibatkan tim assessor
psikososial dengan para stakeholder”,
kembali negara untuk melindungi dari BNPT, kementerian kesehatan,
kata Herwan Chaidir pada pembukaan
segenap bangsa dan memberikan Fakultas Psikolgi UI dan Himpsi, yang
acara Rehabilitasi Psikososial Korban
rasa aman pada seluruh warga nantinya akan menentukan pihak yang
Aksi Terorisme di Hotel Cipta Pancoran,
negara; menjadi dasar Badan Nasional berhak menerima bantuan dan berapa
selasa (21/11/2017).
Penanggulangan Terorisme khususnya nilai bantuannya”, tambah Roedy.

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


53

KEGIATAN

FKPT

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


54 FKPT JAKARTA

Survei Daya Tangkal Masyarakat Terhadap


Radikalisme Untuk Mengetahui Kondisi Riil
Radikalisme di Daerah

Jakarta - Perkembangan radikalisme saat ini terus menjangkau setiap sendi kehidupan masyarakat,
bahkan tidak ada satu kelompok masyarakatpun yang luput dari bidikan kelompok radikal untuk
menyebarkan paham-pahamnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, yaitu melalui jaringan
media sosial yang kian sulit dibendung. Kondisi ISIS di Irak dan Suriah sudah mulai melemah, akan
tetapi kita harus tetap waspada, karena mereka akan terus berupaya mencari wilayah-wilayah baru
untuk melakukan aksi-aksinya.

Untuk itulah Badan Nasional Alius, MH, dalam sambutanya saat ada di masing-masing daerah dan
Penanggulangan Terorisme (BNPT) membuka seminar hasil survei nasional ada lima daerah yang tidak kita duga
terus bersinergi, berpikir bersama, daya tangkal masyarakat terhadap sebelumnya ternyata potensi radikalnya
untuk melakukan upaya-upaya radikalisme di 32 provinsi di Indonesia cukup tinggi,” ujar Kepala BNPT.
bersama pencegahan terorisme secara tahun 2017 yang berlangsung di Hotel
Lebih lanjut mantan Sekretaris Utama
terprogram dan berkesinambunga. Millenium, Jakarta, Senin (27/11/2017)
(Sestama) Lemhanas ini menjelaskan,
Salah satunya dengan melakukan
“Survei nasional ini merupakan survei nasional ini juga untuk memotret
penguatan daya tangkal yang sudah
dari bagian upaya BNPT dengan secara lebih dekat, tentang kemampuan
dimiliki oleh masyarakat agar tidak
memberdayakan FKPT (Forum masyarakat untuk menangkal
terpengaruh paham-paham radikal
Koordinasi Pencegahan Terorisme perkembangan radikalisme tersebut,
tersebut
(FKPT) yang ada di 32 Provinsi untuk agar tidak sampai berkembang di
Hal tersebut diungkapkan Kepala mengetahui kondisi ril masyarakat masyarakat.
BNPT, Komjen Pol. Drs. Suhardi tentang potensi radikalisme yang

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


FKPT JAKARTA 55

Lima Provinsi Tidak Diduga Punya Tingkat


Radikalisme Cukup Tinggi

Jakarta - Salah satu anggota Kelompok Ahli BNPT bidang Agama, Prof. Dr. Nazaruddin Umar, MA
mengaku cukup kaget dengan temuan di hasil survei nasional daya tangkal masyarakat terhadap
radikalisme di 32 provinsi di Indonesia tahun 2017. Hal tersebut dikatakan Nazaruddin saat menghadiri
acara seminar hasil survei tersebut yang berlangsung di Hotel Milenium, Jakarta, Senin (27/11/2017).

Dimana lima posisi teratas provinsi 58,38% dan Kalimantan Utara 58,30 %. tidak percaya seperti Bengkulu,
yang tidak diduga sebelumnya ternyata Justru Sulawesi Tengah yang ada Poso Gorontalo tidak populer dalam
memiliki daya tangkal yang rendah dan justru berada di papan bawah. Jadi ini masalah radikalisme. Tapi data kami
memiliki potensi radikal yang begitu pertanda bahwa Poso itu sebenarnya membuktikan lima besar daerah itu
tinggi. Yang turut hadir dalam seminar masyarakat umumnya tidak radikal, perlu dicermati,” ucapnya.
tersebut. tapi pendatangnya yang akhirnya isu-
Untuk itu menurutnya betapa pentingnya
isu dan fakto-faktor lain membuat Poso
“Apalagi penelitian yang dilakukan kita melakukan langkah-langkah untuk
teridentifikasi radikal,” kata Nazaruddin.
oleh BNPT dan The Nusa Institute sekolah-sekolah tingkat SMP dan SMA
dengan mengambil 9.600 responden Dengan melihat hasil tersebut yang mana dari hasil survei dua tingkat
dari 32 provinsi ini menarik untuk dikaji, menurutnya, angka diatas 50 % ini bisa pendidikan itu sangat rentan disusupi
mengingat margin errornya hanya dibilang sebagai warning buat bangsa paham radikal terorisme. “Jadi makin
0,7 persen dan tingkat kepekaanya Indonesia ini dan jangan menganggap tinggi tingkat pendidikan seseorang
mencapai angka 91,5 %. persen. Jadi masalah tersebut adalah hal sepele. maka makin kurang tingkat radikalnya.
ini sangat valid,” ujar Nazaruddin Umar “Kita tidak boleh meng-Kucingkan Misalnya S1 18,4 %, S2 0,9 %, bahkan
saat menjadi narasumber di acara harimau, dan kita tidak boleh meng- S3 hampir 0 %. Jadi tingkat SMP dan
tersebut Harimaukan kucing. Data data yang SMA ini perlu dicermati,” tuturnya.
ditampilkan ini adalah sangat riil,” ujar
Menurut pria yang juga merupakan Mantan Wakil Menteri Agama ini
pria kelahiran Bone, 23 Juni 1959 ini.
Imam Besar Masjid Istiqlal ini, hasil mengatakan, sudah saatnya sekarang
survei tersebut menarik dikaji karena Lebih lanjut dirinya mencontohkan di ini pendekatan dalam penanganan
banyak sekali kejutan-kejutan dalam Mesir yang selama ini orang melihat radikalisme terorisme jangan sporadis
survei ini karena justru lima wilayah di Mesir seperti tidak terjadi gejolak. dan jangan juga parsial. Dimana
yang tidak pernah disangka sebelumnya Namun yang terjadi pada Jumat sporadis itu hanya daerah tertenu yang
justru menduduki posisi paling tinggi (24/11/2017) lalu telah terjadi peristiwa aktif, tetapi daerah lainnya tidak dan
tingkat potensi radikal dan rendah daya pengeboman di masjid yang memakan Parsial menurutnya masing-masing
tangkalnya di masyarakat.. lebih dari 300 lebih korban meninggal. mau melakukan sesuai bidangnya
masing-masing tanpa mau melakukan
“Pertama provinsi Bengkulu angkanya “Tentunya kita tidak mau kecolongan.
koordinasi.
58,58 % disusul Gorontalo 58, 48 %, Apa yang dilakukan BNPT tentuanya
Sulawesi Selatan 58,42 %, Lampung sesuai dengan data. Orang tentunya

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


56 FKPT JAKARTA

Buka FGD Buku “Temuan Lapangan”, Ir. Hamli:


Harus Hati-hati Jangan Ada Komplain
Jakarta - Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol. Ir. Hamli, ME membuka Focus Group Discussion
(FGD) Analisis Data Kuisioner dan Launching Buku “Temuan Lapangan” Melalui 32 FKPT di 32 Provinsi
di Jakarta, Jumat (3/11/2017) malam. Pada kesempatan, Brigjen Hamli banyak memberikan masukan
dan gambaran penyebaran radikalisme di Indonesia.

melakukan upaya pencegahan dua


tahun terakhir.

“Pekerjaan ini semakin hari semakin


menggairahkan. Kenapa? Karena
faktanya masih banyak bibit-bibit
radikalisme di kampus,” pungkas
Brigjen Hamli.

“Harus hati-hati dalam menyusun hasil karena faktanya memang penyebaran


penelitian dalam buku ini. Jangan radikalisme di Indonesia, terutama di
sampai ada komentar miring, secara kampus masih sangat tinggi. Silakan
metodologi penelitian kurang, dan ditindaklanjuti, semoga hasil ini sejalan
lain sebagaianya. Terserah bagaimana dengan teman-teman yang diluar
caranya?” kata Hamli didampingi maupun didalam BNPT,” jelas Hamli.
Kasubdit Kewaspadaan BNPT Dr. Hj.
Penyusunan buku “Temuan Lapangan”
Andi Intang Dulung, M.H.I.
diambil dari Kegiatan Dialog Pelibatan
Brigjen Hardi yang selalu berbicara Lembaga Dakwah Kampus (LDK) dan
berdasarkan data dan fakta ini, Birokrasi Kampus dalam Pencegahan
menambahkan bahwa sudah ada Terorisme Bidang Agama, Pendidikan,
beberapa kali pengalaman terkait dan Dakwah yang digelar BNPT dan
metode penelitian dan penyusunan FKPT di seluruh Indonesia.
buku. Hal itulah yang meminta ia
Menurut Brigjen Hamli, harapan
meminta para penyusun harus hati-hati
masyarakat sangat tinggi pada BNPT.
dan meminimilasi kesalahan agar tidak
Karena itu pembuatan buku ini tidak
bersinggungan dengan yang lain.
bisa mundur lagi. Apalagi faktanya
“Gimana solusinya? Mari kita pikirkan penyebaran radikalisme di kampus
dan kita lakukan bersama. Silakan ini sudah berjalan selama 15 tahun,
dibuat, karena ini menjadi penting sementara kita baru sadar dan mulai

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


FKPT DEPOK 57

Disebut sebagai Kota Intoleran, Depok


Siap Cegah Radikalisme dan Terorisme
Depok - Beberapa waktu lalu, kota Depok dihebohkan dengan hasil penelitian Setara Institute yang
menyatakan Depok menjadi salah satu kota Intoleran di Indonesia. Hasil penelitian ini menuai pro kontra
di berbagai lapisan masyarakat, baik itu dari jajaran Pemerintah Kota, mahasiswa, ataupun organisasi-
organisasi masyarakat.

Untuk merespon hal tersebut, Badan Partisipasi Masyarakat BNPT yang juga mewujudkan kota Depok yang bersih
Nasional Penanggulangan Terorisme menjadi moderator dalam giat rapat dari radikalisme dan terorisme.
(BNPT) melalui Forum Koordinasi tersebut.
Salah satunya perwakilan mahasiswa
Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Universitas Indonesia, Fahrudin Alwi,
Barat melakukan rapat koordinasi
Kota Depok, Dadang Wihana yang juga yang mengaku siap bersinergi dengan
rencana aksi pencegahan terorisme
mewakili Wali Kota Depok, menyambut pemerintah maupun masyarakat
di kota Depok, Jawa Barat, Rabu
baik kegiatan rapat koordinasi ini. lainnya untuk sama-sama berjuang
(22/11/2017). Dalam rapat tersebut
Walaupun tidak sepenuhnya menerima memberantas radikalisme dan terorisme
dipertemukan antara pihak Setara
hasil survei dari Setara Institute, di Indonesia, khususnya di Depok.
Institute, Pemerintah Kota Depok,
Dadang mengaku siap menjaga kota
Guru Besar UI, Ormas-ormas, MUI kota “Sebuah insiatif untuk bersinergi, untuk
Depok sebagai kota yang ramah dan
Depok, serta mahasiswa yang berkuliah sama-sama mencegah terorisme yang
bebas radikalisme.
di Depok. ada di Indonesia. Mari sama-sama
“Kami menyarankan agar rapatkan barisan, sama-sama berpikir
Pertemuan diawali dengan pemaparan
surveyididasarkan pada metodologi siapa yang seharusnya kita lawan.”
hasil penelitian Setara Institute dan
penelitian yang akurat, serta indikator- Ungkap ketua LDK Salam UI ini.
potensi radikalisme yang ada di Depok.
indikator yang sudah ditetapkan
Sebagai penutup acara, Direktur
“Kegiatan ini dilakukan sebagai sehingga hasilnya objektif. Insyallah
Pencegahan BNPT, Brigjen Pol Ir. Hamli,
klarifikasi dari hasil penelitian Setara Depok tetap kondusif, (kami) akan
ME memaparkan beberapa pengarahan
Institute mengenai potensi radikalisme menjaga Depok sebagai kota yang
untuk kota Depok.
dan terorisme di kota Depok, agar bersahabat.” Imbuh Dadang Wihana.
tidak ada salah sangka. Saran dan “Diskusi ini kita lakukan agar terorisme
Berbagai saran dan masukan juga
masukan dari masyarakat nantinya di kota ini tidak ada, kita bersama-sama
dilontarkan perwakilan masyarakat
bisa menyelesaikan persoalan potensi mencegah aksi teror di Kota Depok”
seperti Muhammadiyah, NU,
radikalisme di kota Depok” ungkap ungkapnya seusai acara.
Ansor, MUI, serta mahasiswa untuk
Setyo Pranowo, S.H, M.M, Kepala Seksi

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


58 FKPT MALANG

Takmir Masjid di Malang Diajak Waspadai


Pengaruh Radikalisme dan Terorisme
Malang - Ratusan takmir masjid di Kota Malang dan sekitarnya diminta mewaspadai pengaruh
radikalisme dan terorisme. Para takmir juga diajak terlibat memerangi perkembangan dan pengaruh
faham-faham radikalisme dan terorisme.

yang tidak dijaga itu potensial, harus


dijaga,” tegasnya.

Sejauh ini, Kota Malang dalam kondisi


aman, kendati beberapa pelaku
terorisme berhasil diringkus dalam
beberapa tahun terakhir. Meskipun
sejumlah masjid juga sempat
diindikasikan menjadi tempat aktivitas
berbau radikalisme.

“Kami hanya mengingatkan pada


takmir ini menjaga masjidnya dan
memberikan pengetahuan kepada
masyarakat. Kalau misalnya khatib yang
mulai melenceng-melenceng ya silakan
diingatkan,” terangnya.

Deputi Bidang Pencegahan,


Direktur Pencegahan Badan Nasional keliru, yakni pemikiran kaum radikal,”
Perlindungan, dan Deradikalisasi
Penanggulangan Terorisme (BNPT) kata Hamli di Hotel Atria Gajayana Kota
Badan Nasional Penanggulangan
Brigjen Pol Hamli ME, m​
engatakan Malang, Kamis (30/11).
Terorisme (BNPT) melalui Forum
takmir masjid memiliki peran strategis
Hamli menambahkan, para takmir Koordinasi Pencegahan Terorisme
dalam mencegah dan menangkal
berperan menjaga masjidnya dan (FKPT) Jawa Timur menyelenggarakan
paham-paham tersebut. Caranya,
menunggui dengan baik. Sehingga Dialog Pelibatan Takmir Masjid dalam
menjaga manajemen pengelolaan
tidak ada orang-orang yang tidak Pencegahan Terorisme. Kegiatan
masjid secara profesional.
bertanggung jawab menginfiltrasi, dan mengambil tagline Jaga Masjid Kita dari
“Mereka bisa memberikan informasi mengajarkan faham radikal. Pengaruh Radikalisme dan Terorisme.
kepada masyarakat, memberikan
“Misalkan mereka dalam penunjukan Selain Direktur Pencegahan BNPT, hadir
pengajian-pengajian yang sifatnya
khatibnya dan memberikan pengajian, sebagai narasumber Kurnia Widodo
positif. Meluruskan paham-paham yang
tentu takmir yang menentukan. Masjid (mantan anggota jaringan terorisme),

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


FKPT MALANG 59

Dr Soubar Isman (Ketua FKPT Jatim), memberi pemahaman bahwa Pancasila


dan H A Taufiq Kusuma (Ketua FKUB dan NKRI sudah final.
Malang).
“Karena organisasi-organisasi jelas
Malang Raya (Kota/Kabupaten Malang menolak (radikalisme). Masjid punya
dan Batu) menjadi prioritas bagi BNPT kewenangan untuk mengatur. Ini
untuk menggelar acara tersebut. sangat manfaat dan sejalan bagi
“Prioritas enam Kota, termasuk Malang. masjid,” katanya.
Masuk prioritas ini Jawa Timur, Jawa
Tengah, Kalsel yang masjidnya dipakai
(merakit bom),” katanya .

Imam Subaweh, Ketua Dewan Masjid


Indonesia (DMI) Kabupaten Malang
mengatakan, bahwa sejak awal
pihaknya telah mengeluarkan surat
edaran yang intinya bahwa masjid tidak
boleh untuk kegiatan radikalisme dan
teroris.

“Kami Kabupaten Malang memiliki


2.325 masjid dan lebih ari 13.000
mushola. Sejak 2013 setelah terjadi
acara baiat ISIS di Masjid Biru, Dau kami
sampaikan, bahwa masjid tidak boleh
digunakan untuk gerakan radikalisme
dan teroris,” terangnya.

Pihaknya juga melakukan koordinasi


dengan sejumlah Organisasi
Masyarakat (Ormas) keagamaan guna

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


60

RA PIMNAS
KOMISI PENYIARAN INDONESIA

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


RAPIMNAS KOMISI PENYIARAN INDONESIA 61

Nasionalisme dan Kebangsaan Harus Dikedepankan


Dalam Penayangan Peristiwa Terorisme

Depok – Nasionalisme dan kebangsaan harus dikedepankan dalam penayangan peristiwa terorisme.
Pasalnya, selama ini media lebih sering hanya mempertimbangkan keuntungan dengan mengkreasi
berita dari peristiwa terorisme, tanpa mempertimbangkan dampak yang terjadi di masyarakat.

“Kadang-kadang media menjadi agar bisa memberikan pembelajaran menanamkan jiwa kebangsaan sampai
trigger dengan mengkreasi peristiwa pada masyarakat, walaupun itu tidak cita-cita merdeka sebagai bangsa
terorisme dengan pemberitaan populer. “Carikan bagaimana metode Indonesia tercapai.
yang tidak proporsional. Mungkin dan caranya supaya penyiaran itu
Pada kesempatan itu, mantan Kapolda
pertimbangannya rating dan oplah mempunyai kontribusi pada kebaikan
Jabar itu juga memaparkan langkah-
media bersangkutan yang berujung bangsa dan negara dan pendidikan
langkah pencegahan (soft approach)
pada keuntungan, tapi mereka juga kepada masyarakat,” tukas Suhardi.
terorisme yang telah dilakukan BNPT.
harus memperhitungkan dampaknya
Faktor media ini memang menjadi Salah satunya dengan membangun
di masyarakat,” kata Kepala BNPT
konsen Komjen Suhardi Alius. Itu boarding school (TPA) di Deliserdang,
Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, MH saat
dibuktikan saat ia resmi dilantik menjadi Sumatera Utara. Awalnya 40 anak didik
menjadi pembicara pada pembukaan
Kepala BNPT, langkah pertama adalah di pondok pesantren yang dipimpin
Rapimnas Komisi Penyiaran Indonesia
mengumpulkan para pimpinan redaksi mantan teroris, Khairul Ghazali itu,
(KPI) di Hotel Santika, Depok, Rabu
(Pimred) media. Di situ ia memberikan masih takut dengan pendekatan ala
(15/11/2017).
pemahaman bagaimana peranan BNPT. Tapi sekarang mereka bahkan
Menurut mantan Sestama Lemhanas ini, media dalam mengkreasi terjadinya berani mengibarkan bendera Merah
dampak penayangan berita terorisme peristiwa terorisme. Putih saat peringatan Hari Kemerdekaan
yang tidak proporsional itu sangat RI, 17 Agustus 2017 lalu.
Pada kesempatan itu, Komjen Suhardi
besar di masyarakat. Bisa dibayangkan
Alius mengajak seluruh pihak untuk Begitu juga di Yayasan Lingkar
bagaimana perasaan orang atau
tidak terbuai dengan situasi yang ada. Perdamaian yang dipimpin mantan
keluarga dari korban yang jadi
Juga jangan hanya melihat kepentingan teroris lainnya, Ali Fauzi di Tenggulun,
sasaran. Hal itu malah akan menambah
kelompok atau bisnis saja, tapi lihatlah Lamongan. Terdapat 100 anak mantan
kebencian dan beban psikis mereka.
kepentingan yang lebih besar yaitu teroris dan 38 mantan napi teroris.
“Ini harus dihitung dengan baik-baik. kepentingan bangsa dan negara. Ia Setelah melalui sentuhan dari BNPT,
Silakan beritakan masalah terorisme juga mengajak untuk merenungkan kini mereka bulat telah kembali ke
dan radikalisme, tapi harus secara ucapan Bung Karno bahwa perjuangan NKRI.
proporsional yang mendidik sehingga lebih mudah melawan jajah, tapi
“Ini tanggung jawab kita sebagai
masyarakat mempunyai ketahanan perjuangan lebih sulit karena melawan
bangsa Indonesia. Masih ada 600 lebih
dalam menghadapi imbas dari kejadian bangsa sendiri.
narapidana terorisme. Jangan ribut saja
itu,” harap mantan Kabareskrim Polri
Ia juga mencontohkan bagaimana saat ada bom, tapi kita harus peduli dan
ini.
pemuda seluruh Indonesia memikirkan mereka setelah menjalani
Karena itu, ia berharap KPI bisa mendeklarasikan Sumpah Pemuda hukuman. Intinya, jangan marginalkan
berperan secara maksimal seperti tahun 1928 dan Indonesia baru mantan teroris. Kalau dimarjinalkan,
menjadi wasit, terhadap seluruh aspek merdeka 17 tahun kemudian. Artinya mereka pasti kembali ke kelompoknya
penyiaran baik televisi maupun radio selama itu pula mereka berjuang dan lagi,” papar Suhardi Alius.

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


62

public
lecture
itb

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


PUBLIC LECTURE ITB 63

Kepala BNPT: Generasi Muda Harus Bisa Memilih


dan Memilah Informasi

Jakarta - Kemajuan teknologi informasi yang sudah sangat luar biasa selama ini telah selama ini telah
menggerus dan mereduksi nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda Indonesia. Untuk itu dengan
kajuan teknologi yang pesat ini generasi muda bangsa harus tetap waspada dalam menerima segala
informasi yang masuk sebagai upaya mempertahankan jatidirinya.

Hal tersebut dikatakan Kepala Badan dengan adanya alat ini (sambil aksesnya yang dapat merugikan kita
Nasional Penanggulangan Terorisme memegang smartphone), semua semua,” ujar mantan Sekretaris Utama
(BNPT), Komjen Pol Drs. Suhardi Alius, informai baik dan buruk bisa diakses (Sestama) Lemhanas ini
MH, saat memberikan kuliah umum dengan mudah, cepat dan tanpa
Pria yang pernah menjabat sebagai
di hadapan sekitar 500 mahasiswa batas,” ujar Kepala BNPT.
Kapolda Jawa Barat ini mengingatkan
dari beberapa perguaruan tinggi
Pria yang pernah menjabat sebagai kepada para generasi muda pada
yang ada di Bandung dengan tema
Kabareskrim Polri ini mengatakan, khususnya yang nantinya merupakan
“Resonansi Kebangsaan dan Bahaya
dengan revolusi khususnya di bidang calon penerus bangsa untuk lebih
serta Pencegahan Radikalisme” yang
informasi yang membuat dunia tanpa berhati-hati dalam menerima segala
berlangsung di Aula Barat Institut
batas atau border ini betul-betul menjadi informasi yang masuk.
Teknologi Bandung (ITB), Rabu
sesuatu yang sangat kita waspadai
(8/11/2017) siang. “Adik-adik harus punya kemampuan
bersama-sama demi kerukunan bangsa.
untuk memilih dan memilah dalam
“Kita melihat masalah natonality
“Dengan kemajuan teknologi kita semua menerima segala informasi yang
(kebangsaan) ini sudah mulai tereduksi
mendapatkan manfaat kemudahan masuk sehingga betul-betul bisa
karena kemajuan teknologi informasi
untuk mengakses informasi secepat mempertahankan jati diri kita
yang sudah sangat luar biasa. Apalagi
mungkin, tapi bukan berarti tidak ada sebagai bangsa yang hidup dalam

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


64 PUBLIC LECTURE ITB

kebhinnekaan,” ujar pria kelahiran Sebagai generasi muda tentunya punya kejayaan bangsa,” tutur alumni Akpol
Jakarta, 10 Mei 1962 ini. kewajiban untuk mengisi kemerdekaan tahun 1985 ini.
dengan baik,” ujarnya.
Terhadap masalah kebangsaan, Tidak lupa, di dalam kuliah umum yang
dirinya melihat bagaimana bangsa Mantan Kadiv Humas Pokri ini meminta juga menjadi mata kuliah Stadium
Indonesia ini didirikan dengan air mata, kepada generasi muda untuk tidak Generali KU4078 ini Kepala BNPT juga
perjuangan, darah sampai pengorbanan melupakan identitas kita sebagai mengingatkan kepada generasi muda
oleh para pendahulu kita pada saat bangsa Indonesia yang beragam ini. untuk mewaspadai bahaya paham
itu. Hal tersebut tentunya harus Apalagi dengan informasi digital yang radikalisme dan terorisme terutama di
dapat dipertahankan dalam mengisi sangat luar biasa ini sudah banyak sekali lingkungan pendidikan.
kemerdekaan ini. Jati diri bangsa harus hal-hal yang kita lihat bersama seperti
“Penyebaran paham radikal di
di ingat betul bagaimana pejuang- gangguan dan cobaan lain yang ingin
lingkungan kampus sekarang ini sudah
pejuang dahulu itu berkontribusi dalam memecah belah bangsa.
sangat gawat sekali. Sudah tidak ada
rangka merebut kemerdekaan bagi
“Tentunya dibutuhkan kewaspadaan, sekat. Kalau kita tidak gerak cepat
bangsa ini.
rasa nasionalisme yang tinggi untuk untuk mengawasinya tentunya ini akan
“Untuk itu lah kami meminta kepada dapat memilih dan memilah sehingga membahayakan terhadap anak-anak
para generasi muda untuk mengingat kerukunan dalam umat beragama, kita nantinya dan tentunya bangsa ini
kembali sejarah bahwa Indonesia ini kecintaan terhadap Negara Kesatuan sendiri,” ujar pria yang pernah menjadi
didapat tidak dengan dengan cuma- Republik Indonesia (NKRI) dan eksistensi Wakapolda Metro Jaya ini.
cuma, tetapi dengan perjuangan. NKRI dapat kita pertahankan demi
Untuk itu menurutnya, para mahasiswa

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


PUBLIC LECTURE ITB 65

bersama para dosen, dekan hingga benar-benar diperhatikan. Jangan ujar pria yang pernah menjadi Kapolres
rektor memiliki peran yang sangat sampai penyebaran radikalisme justru Metro Depok dan Kapolres Metro
penting dalam melakukan upaya masuk melalui ajaran-ajaran dari tenaga Jakarta Barat ini mengakhiri.
pencegahan, mengidentifikasi pendidiknya itu sendiri. “Penyaringan
Beberapa mahasiswa yang hadir selain
radikalisme serta langkah-langkah yang harus benar-benar ketat dalam merekrut
dari ITB yakni dari perguruan tinggi lain
harus diambil untuk memecahkan suatu tenaga pendidik. Jangan ada ideologi-
seperti Institut Pemerintahan Dalam
masalah jika terjadi hal tersebut di ideologi lain yang diajarkan dosen
negeri (IPDN), Universitas Lang-Lang
lingkungan pendidikan. kepada mahasiswanya,” katanya.
Buana, Universitas Sanggabuana,
“Jangan sampai peristiwa deklarasi Untuk itu dengan kuliah umum tersebut Universitas Komputer Indonesia
Khilafah oleh salah satu organisasi Kepala BNPT berharap apa yang (Unikom). Sementara pejabat dari
massa di salah satu kampus perguruan disampaikannya dapat memberikan ITB sendiri diwakili oleh Wakil Rektor
tinggi negeri di Jawa Barat beberapa pengalaman yang cukup bagi lingkungan bidang Administrasi, Umum, Alumni
hari lalu terulang lagi. Pihak kampus kampus untuk ikut bertanggung jawab dan Komunikasi, Dr. Miming Miharja
harus bisa mendeteksi dan mencegah dan bisa memperhatikan dinamika dan beberapa staf dosen lainnya.
jika ada kegiatan tersebut. Jika melihat disekelilingnya.
ada indikasi seperti itu cepat laporkan
“Mudah mudahan ini menjadi viral juga
ke aparat berwajib,” ujarnya.
buat kita semuanya untuk kebaikan
Kepala BNPT juga meminta agar bangsa ini agar tetap mencintai Negara
perekrutan tenaga pendidik juga harus Kesatuan Republik Indonesia ini baik,”

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


66

kunjungan
delegasi
turki

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


KUNJUNGAN DELEGASI TURKI KE INDONESIA 67

Indonesia dan Turki Intensif Perkuat Kerjasama


Penanggulangan Terorisme
Jakarta - Pertukaran informasi dengan negara tetangga menjadi langkah penting dalam rangka
penanggulangan terorisme secara global maupun lokal. Itu terlihat dengan kembali hadirnya delegasi
Turki ke Indonesia untuk lebih mengintensifkan kerjasama penanggulangan terorisme, terutama Foreign
Terrorist Fighter (FTF).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan masing masing. Salah satu hal yang kembali ini berlangsung sangat cepat,”
Nasional Penanggulangan Terorisme disampaikan oleh pihak BNPT adalah jelas Ketua Delegasi Turki.
(BNPT), Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, penguatan soft-approach dalam
Terkait FTF, pihak BNPT berharap
M.H terkait pertemuan dengan delegasi menangani terorisme di Indonesia.
lewat kerja sama ini, pihak Turki dapat
dari Turki di gedung BUMN Jakarta,
“Kita sangat mengutamakan memberikan informasi yang cepat
Kamis (16/11/2017). Menurutnya,
soft-approach melalui program kepada Indonesia terkait dengan
Turki sebagai negara yang berbatasan
deradikalisasi dan ada 3 komponen deportan atau kelompok radikal-
langsung dengan Suriah dan Irak, yang
utama dalam deradikalisasi BNPT, terorisme yang ada di Turki.
menjadi basis dari kelompok terorisme
yaitu Ulama, Mantan Teroris, dan
ISIS, dapat memberikan banyak “Kita tahu bahwa Turki adalah pintu
Masyarakat,” jelas Deputi bidang
informasi penting bagi Indonesia terkait masuk dan keluar kelompok radikal dan
Kerjasama Internasional BNPT.
penanggulangan terorisme. teroris terutama FTF, termasuk warga
Dalam pertemuan di gedung BUMN negara kita,” kata Hamidin.
“Banyak informasi yang bisa kita gali
Jakarta, delegasi Turki banyak
dari negara Turki terutama terkait Pertemuan yang merupakan lanjutan
memberikan informasi terkait Foreign
masalah deportasi dan juga cara dari kunjungan kepala BNPT ke
Terrorism Fighter (FTF). Ketua Delegasi
mengatasi mereka yang baru saja Turki pada Mei 2017 ini diharapkan
dari Turki mengatakan bahwa Indonesia
kembali dari daerah konflik,” kata dapat memperkuat kerja sama antara
harus mewaspadai gelombang
Kepala BNPT. Indonesia dan Turki terutama dalam hal
returnee.
penanggulangan terorisme. “Semoga
Dalam diskusi lebih lanjut yang dipimpin
“Ada 3 negara yang menjadi tujuan pertemuan ini memberikan manfaat
oleh Deputi Kerjasama Internasional
para returnee dari Irak dan Suriah, yaitu buat kita untuk lebih dini mendapatkan
BNPT, Irjen Pol Drs. Hamidin, delegasi
Libia, Yaman, dan Filipina. Indonesia informasi bagaimana mengatasi
dari Turki dan Indonesia saling
harus waspada, terutama di wilayah permasalahan terorisme di dalam
bertukar informasi terkait kebijakan
yang dekat dengan Filipina. Proses negeri,” imbuh Kepala BNPT.
penanggulangan terorisme di negara

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


68

kunjungan
delegasi
BELANDA

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


KUNJUNGAN DELEGASI BELANDA KE INDONESIA 69

Kerajaan Belanda Tertarik Mencontoh Pola


Soft Approach Yang Dilakukan BNPT

Jakarta - Pola pendekatan lunak (soft approach) yang dilakukan oleh Indonesia melalui Badan Nasional
Penanggulangan Terorisme (BNPT) dalam penanganan masalah terorisme selama ini sepertinya menjadi
sesuatu yang menarik dan ingin dicontoh oleh Kerajaan Belanda dalam menangani kasus terorisme.

Hal tersebut terlihat saat kunjungan pengalaman mereka sebelumnya. “Inilah yang sedang kita kerjasamakan
Director General for Political Affair Selain itu Kepala BNPT juga dan mudah-mudahan dalam waktu
(Dirjen Urusan Politik) Kementerian menceritakan kalau pihaknya juga dekat juga akan diminta kepada Dirjen
Luar Negeri Kerajaan Belanda, Mr. melibatkan organisasi Islam seperti Urusan Politik Kemlu Belanda ini agar
Rob Swartbol, saat bertemu Kepala Nahdatul Ulama dan Muhamadiyah. NCTV melaksanakan kesepakatan
BNPT, Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, secepatnya dalam melaksanakan
MH, di kantor BNPT, Jakarta, Selasa “Dari penjelasan itu tadi maka pola realisasi daripada MoU yang sudah
(28/11/2017). soft approach inilah yang menjadi dilaksanakan oleh kita sebelumnya,”
poin besar buat mereka juga, bahwa kata mantan Kadiv Humas Polri ini.
“Dirjen Urusan Politik Kementerian tidak selamanya pola penanganan
Luar Negeri Kerajaan Belanda ditemani dengan metode hard approach itu bisa Selanjutnya secara spesifik Kepala
Duta Besar Belanda untuk Indonesia menghasilkan suatu solusi tapi juga BNPT juga menjelaskan bahwa tindak
bertemu dengan kami untuk meminta harus mengidentifikasi akar masalah,” lanjut yang akan dilakukaan bersama
penjelasan secara utuh mengenai ujar alumni Akpol tahun 1985 ini. NCTV selain sharing informasi juga
apa yang sudah dikerjakan oleh oleh mengenai capacity building. “Kita
Indonesia dalam kaitannya mengenai Setelah mendapatkan penjelasan kan punya JCLEC (Jakarta Center for
counter terrorism,” ujar Komjen Suhardi dari mantan Kapolda Jawa Barat ini Law Enforcement) dan itu sebagai
Alius usai pertemuan tersebut. mengenai pendekatan soft approach media untuk sharing informasi juga
tersebut pihak Kerajaan Belanda bagaimana meningkatkan kualitas
Lebih lanjut mantan Kabareskrim pun sepertinya ingin mencoba untuk kinerja masing-masing aparatur untuk
Polri ini menjelaskan bahwa mengurai akar masalah terorisme yang mengenal masalah terorisme dan
dalam pertemuan tersebut dirinya terjadi juga di Belanda. mencari solusi yang tebaik untuk itu,”
menggambarkan bahwa selama ini
“Mereka ingin melakukan sharing ujarnya mengakhiri.
pihaknya telah menggunakan dua pola
dalam penangganan masalah terorisme bersama kita, belajar dari kita juga dan
Dalam kunjungan ke BNPT tersebut
di Indonesia yakni hard approach kita memberikan gambaran juga bahwa
Dirjen Urusan Polik Kemenlu Belanda
(pendekatan keras) yang dilakukan setiap negara punya akar masalah yang
didampingi oleh Duta Besar Kerajaan
secara proporsional dan soft approach berbeda dalam rangka latar belakang
Belanda untuk Indonesia, Rob Swartbol,
(pendekatan lunak). atau hulu masalah terorisme ini seperti
dan anggota delegasi Belanda lainnya.
masalah kemiskinan, ideologi, ketidak
Sementara itu turut mendampingi
Dimana dalam melaksanakan adilan dan kurangnya pendidikan,” kata
Kepala BNPT yakni Deputi III BNPT
pendekatan lunak ini pihaknya pria kelahiran Jakarta, 10 Mei 1962 ini.
bidang Kerjasama Internasional, Irjen
menggandeng para mantan pimpinan
Dijelaskan Kepala BNPT, pihak Belanda Pol. Hamidin, Direktur Bilateral, Brigjen
kelompok teroris yang telah bertobat,
pun juga memikirkan dengan banyaknya Pol Budiono Sandi, Kasubdit Kerjasama
sebagai pembicara untuk program
pendatang yang datang ke Belanda Ameriak Eropa, Wandi Adrianto Syamsu
deradikalisasi. Pendekatan ini efektif
yang mencoba untuk mempengaruhi dan perwakilan dari Kementerian Luar
karena mantan teroris ini telah
pola pikir masyarakat di negeri dengan Negeri RI.
menunjukkan dan mengungkapkan
julukan Kincir Angin ini.

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


70

k e pa l a b n p t
di ctf summ it
malaysia

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


KEPALA BNPT DI CTF SUMMIT MALAYSIA 71

BNPT dan PPATK Fokus Dalam Memutus


Rantai Pendanaan Terorisme
Kuala Lumpur – Berbagai upaya telah diambil oleh Pemerintah Indonesia melalui Badan Nasional Penanggulangan
Terorisme (BNPT) dalam upaya melawan pendanaan terorisme dengan melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisa
Transaksi Keuangan (PPATK). Dimana Indonesia beberapa waktu lalu telah meluncurkan White Paper mengenai
pemetaan risiko Pembiayaan Teroris yang terkait dengan jaringan teroris domestik yang berafiliasi dengan jaringan
kelompok terorisme Islamic State Iraq and Suriah (ISIS).

Hal tersebut dikatakan Kepala BNPT


Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, MH, saat
menjadi salah satu narasumber dalam
acara 3rd Counter-Terrorism Financing
(CTF) Summit yang dilaksanakan pada
tanggal 20-23 November 2017 di Kuala
Lumpur, Malaysia.

Berbicara dalam sesi “Setting the


Scene for the Future of TF Response
in the Region” yang berlangsung pada
Selasa (23/11/2017) kemarin, Kepala
BNPT menyampaikan pentingnya
meningkatkan kerjasama internasional
dalam penanganan terorisme termasuk
dalam hal penanganan pendanaan
terorisme.

“Begitu risikonya dipahami dengan sosial ISIS berhasil mempengaruhi “Kerjasama penanganan pendanaan
benar, negara-negara dapat kelompok ekstremis, kelas menengah terorisme antar negara-negara di
menerapkan tindakan penanggulangan bawah, perempuan dan pemuda tanpa kawasan menjadi sangat penting untuk
tersebut. Fokus BNPT dan PPATK batas. memutus mata-rantai pendanaan aksi-
adalah memutus rantai pendanaan aksi terorisme maupun berkembangnya
Dalam pandangan Kepala BNPT,
terorisme. Jadi white paper ini adalah jaringan teroris,” ujar pria yang pernah
kekalahan ISIS ini akan menjadi titik
upaya kami untuk memecahkan rantai menjadi Kepala Divisi Humas Polri ini.
awal ISIS untuk mengkonsolidasikan
pendanaan terorisme dalam negeri
dan mengubah propaganda Untuk itu menurutnya, dengan menjalin
yang berafiliasi dengan ISIS,” kata
keberadaannya. “ISIS akan kerjasama yang lebih baik antar negara
Kepala BNPT.
bermetamorfosis untuk membentuk dan kemitraan yang solid dengan sektor
Lebih lanjut Kepala BNPT menceritakan, strategi dan gerakan baru, mencari swasta dan masyarakat diyakininya akan
disadari bahwa ISIS sendiri saat ini episentrum lain dan juga pemimpin dapat secara efektif dalam melawan
menghadapi kekalahan, seperti dapat baru setelah Baghdadi,” ujan mantan pendanaan terorisme tersebut.
dilihat pada tahun 2015, dimana ISIS Kabareskrim Polri ini.
Seperti diketahui, pertemuan ini
telah meninggalkan kota Tikrit, Irak.
Dikatakan alumni Akpol tahun 1985 terselenggara atas kerjasama Financial
Lalu di Suriah, kota Palmyra dan Sinjar
ini, aktivisme ISIS bahkan lebih masif Intelligence Unit (FIU) tiga negara
bisa diambil alih oleh pemerintah.
di berbagai negara untuk menunjukkan yaitu, Malaysia (Bank Negara Malaysia,
Sementarara pada akhir 2015, kota
eksistensinya. ISIS telah berhasil Indonesia (PPATK) dan Australia
Ramadi bisa dikendalikan oleh pasukan
memperkuat basis media sosial yang (AUSTRAC). Pertemuan ini memiliki
koalisi.
menargetkan generasi muda yang bisa tujuan untuk untuk meningkatkan
Sepanjang 2016 ISIS mengalami menjadi amunisi baru untuk melanjutkan pemahaman, koordinasi dan kerja sama
serangkaian kekalahan dengan misinya terutama di kawasan ini. pertukaran informasi intelijen antara
penguasaan kota Mosul Selatan. Pada Financial Intelligence Unit (FIU), instansi
“Kekalahan ISIS di Suriah
bulan Juli 2017 aliansi Irak menguasai penegak hukum, industri keuangan dan
mengakibatkan pelepasan elemen
kota Mosul. ISIS masih berhasil akademisi pada tingkat internasional
pendukung ISIS yang meluas ke
menyebarkan ideologinya melalui khususnya berkaitan dengan upaya
negara-negara asal dan negara untuk
media jejaring sosial utama di seluruh pencegahan dan pemberantasan tindak
menyebarkan tindakan dan ideologi
dunia (seperti Facebook, Telegram, pidana pendanaan terorisme.
mereka ke seluruh dunia,” ujar pria
Twitter dan Youtube). Melalui media
kelahiran Jakarta, 10 Mei 1962 ini

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


72

kunjungan
k epal a b n pt
ke yordania

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


KUNJUNGAN KEPALA BNPT KE YORDANIA 73

Kepala BNPT Jelaskan Pola Penanganan Terorisme


di Indonesia Kepada Raja Yordania
Amman - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)), Komjen Pol. Drs. Suhardi
Alius, MH, melakukan kunjungan kerja ke Yordania dalam rangka membahas masalah penanganan
radikalisme dan penanggulangan terorisme.

Selama di Yordania, Komjen Pol. Mantan Kabareskrim Polri ini mengaku Bidang Pencegahan, Perlindungan
Suhardi Alius juga berkesempatan sangat gembira Raja Abdullah dan Deradikalisasi BNPT, Mayjen TNI
diterima dengan hormat oleh Raja menerimanya dengan hormat pada hari Abdul Rahman Kadir. Sementara Raja
Yordania, Abdullah II. Kepala BNPT libur di kediaman pribadi Kepala Negara Abdullah II didampingi penasehat Raja
diterima dengan hangat di kediaman Yordania. “Tentunya ini merupakan untuk masalah keamanan.
pribadi Raja Abdullah II pada Sabtu indikasi dari kedekatan hubungan
Selain kunjungan kehormatan kepada
(4/11/2017) siang. antara Yordania dan Indonesia selama
Kepala Negara Yordania, Kepala BNPT
ini,” kata mantan Kapolda Jawa Barat
Seperti halnya saat kunjungan ke juga berkesempatan bertemu Menteri
ini menjelaskan.
luar negeri sebelumnya, kepada Raja Dalam Negeri (Mendagri) Yordania
Abdullah II, Kepala BNPT kembali Tak hanya itu, mantan Kadiv Humas dan menghadiri pula “Aqaba Process
menjelaskan mengenai cara-cara Polri ini juga mengungkapkan kalau Meeting”. Pertemuan Aqaba tersebut
atau pola pendekatan yang dilakukan Raja Abdullah II juga mendorong merupakan pertemuan dalam rangka
Indonesia selama ini dalam menangani kerjasama lebih erat lagi antara kedua meningkatkan konsultasi dan koordinasi
masalah terorisme. negara di bidang Counter Terrorism. dalam upaya kontraterorisme
“Termasuk diantaranya pertukaran berdasarkan pendekatan komprehensif
“Raja Abdulah menyambut dengan
mengenai informasi dengan arahan yang melihat terorisme sebagai
positif dan penuh antusias atas
kepada Kepala Intelijen-nya untuk ancaman global.
penjelasan dari kami tentang
bekerja sama dengan Indonesia,” ujar
pendekatan dengan pola soft approach “Pertemuan tersebut juga akan dihadiri
mantan Wakapolda Metro Jaya ini.
dalam menangani masalah terorisme di berbagai peserta dari berbagai negara
Indonesia,” ujar Komjen Pol. Suhardi Dalam pertemuan tersebut Kepala dalam rangka membahas berbagai
Alius, dalam penjelasannya Sabtu BNPT didampingi Dubes RI untuk upaya menghadapi radikalisasi di
malam usai bertemu raja Yordania. Kerajaan Yordania dan Palestina, kawasan Asia Tenggara,” ujar pria
Andy Rachmianto, serta Deputi kelahiran Jakarta, 10 Mei 1962 ini

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


74 KUNJUNGAN KEPALA BNPT KE YORDANIA

Pertemuan dengan Menteri Dalam menanggulangi terorisme. untuk menjelaskan pola penanganan
Negeri (Mendagri) Yordania, H.E. terorisme di Indonesia yang dianggap
Setelah menemui Kepala Negara dan
Mr. Ghalib Al Zu’bi, pada Minggu berhasil kepada berbagai negara di
Menteri Dalam Negeri Yordania dalam
(5/11/2017) bertujuan untuk dunia termasuk di dalam sidang Dewan
kunjungan kerja ke Yordania tersebut,
memperkuat kerja sama internasional Keamanan PBB.
mantan Kapolda Jawa Barat beserta
antar kedua negara yang salah satunya
delegasi Indonesia selanjutnya juga “Sekarang dia (Suhardi Alius) menjadi
mengenai penanggulangan terorisme.
menemui Kepala Intelijen Yordania. guru dimana-mana, diminta di
Dalam masalah penanggulangan
Turky, Australia, Amerika, Jerman
terorisme keduanya saling membahas Dalam pertemuan tersebut Kepala
untuk mengajarkan bagaimana cara
mengenai pola pendekatan dan BNPT didampingi oleh Sekretaris
menanggulangi terorisme dengan polas
penanganan terorisme dari masing- Utama BNPT, Mayjen TNI R. Gautama
soft approach. Nah negara barat tidak
masing negara. Wiranegara, S.E., Deputi I bidang
paham masalah seperti ini, tapi Suhardi
Pencegahan, Perlindungan, dan
Menanggapi pendekatan soft approach Alius bisa memahami ini. Dia menjadi
Deradikalisasi BNPT, Mayjen TNI Abdul
yang digunakan BNPT, Mr. Ghalib konsultan dimuka bumi ini mengajarkan
Rahman Kadir, Direktur Kerjasama
Al Zu’bi yang sebelum menjabat kepada negara barat bagaimana cara
Bilateral, Brigjen. Pol. Drs. Budiono
Mendagri Yordania memiliki banyak mengatasi terorisme,” kata Tokoh
Sandi, Direktur Penindakan, Brigjen Pol.
pengalaman menghadapi isu-isu Ulama Nasional, Prof. Dr. Ahmad Syafii
Drs. Torik Triyono, dan Dubes RI untuk
keamanan, terliaht terkesan dan Maarif dalam acara launching dan bedah
Kerajaan Yordania dan Palestina, Andy
menilai pendekatan tersebut ‘unik’. buku berjudul Integritas di Tengah
Rachmianto.
Dalam pertemuan tersebut, Mendagri Kabut Idealisme, Kepemimpinan dan
Yordania juga menyatakan kesiapannya Seperti diketahui, ini adalah untuk Pembelajaran Hidup Suhardi Alius’
untuk meningkatkan hubungan kerja kesekian kalinya Kepala BNPT berbicara pekan lalu.
sama dan berkoordinasi dalam upaya

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


75

orientasi
& outbound
bagi wpb

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


76 ORIENTASI DAN OUTBOUND BAGI WPB

Pusat Deradikalisasi BNPT Gelar Orientasi dan


Outbound Bagi WBP

Sentul - Subdit Bina Dalam Lapas Khusus Terorisme (Binalapsuster) pada Direktorat Deradikalisasi di
Kedeputian I Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar acara Orientasi Pembinaan
Lapas Khusus Terorisme Kelas IIB Sentul (Pusat Deradikalisasi). Acara tersebut digelar pada Kamis-
Jumat (16-17 November 2017) di Pusat Deradikalisasi BNPT yang beada di Sentul, Kab. Bogor.

“Orientasi dan outbond ini digelar unsur,” ujar Alumni AAL tahun 1995 ini Sedangkan untuk sesi orientasi
dimaksudkan untuk membangun menjelaskan. materi pembinaan dilakukan dengan
kebersamaan, perkenalan, pencairan menjelaskan mengenai pola,
suasana dan pengantar kegiatan Dijelaskannya,kegiatan kurikulum, dan tujuan dari setiap
pembinaan,” ujar Kasubdit Bina Dalam orientasi pembinaan ini sendiri materi pembinaan. Dimana pada sesi
Lapas Khusus Terorisme (Binalapsuster) mengkombinasikan kegiatan di luar tersebut terdapat materi Agama, materi
BNPT, Kolonel Mar. Andy Prasetyo. ruangan (outbond) dan orientasi materi psikologi, materi wawasan kebangsaan
pembinaan tiap bidang. Metode serta materi wira usaha dengan
Lebih lanjut Kasubdit Binalapsuster kegiatan di luar ruangan dilakukan melibatkan beberapa narasumber
menjelaskan, acara ini sendiri untuk pencairan suasana (ice breaking) dan fasilitator yang berkompeten di
diikuti oleh para Warga Binaan dan memberikan pemahaman bahwa bidangnya.
Pemasyarakatan (WBP/Napi Terorisme) pembinaan di Pusderad menuntut kerja
baik yang sudah lama mauun yang sama semua pihak. “Pada sesi ini perwakilan narasumber
masih baru, Petugas Lapas, staf Subdit juga melakukan inventarisasi harapan
Binalapsuster, perwakilan narasumber “Untuk materi outbound ini ada 3 dan perkenalan awal sehingga nantinya
dan fasilitator. macam permaianan baik melibatkan ketika pembinaan dimulai prosesnya
tim dengan jumlah tim kecil dan tim bisa berjalan lebih lancar,” ujar pria
“Dimana secara keseluruhan para besar yakni balapan perahu kertas, yang pernah menjadi Komandan Secata
peserta ini dibagi kedalam enam permainan telur sakti dan toxic game TNI-AL di Puslatdiksarmil Kodiklatal ini
kelompok, yang mana setiap yakni memindahkan ember dan bola,” mengakhiri.
kelompoknya terdiri dari semua ucapnya.

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


77

f oto
kegiatan

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


78 FOTO KEGIATAN

Supervisi Perbatasan Sulawesi Utara 2017


Rapat Monitoring Pelaksanaan Pengawasan Ancaman Terorisme
di Wilayah Perbatasan Provinsi Sulawesi Utara
- Manado 31 Desember 2017-

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


FOTO KEGIATAN 79

Supervisi Pelaksanaan Pengawasan Ancaman Terorisme


di Wilayah Perbatasan Provinsi Sulawesi Utara
(Tinakareng, 1 November 2017 )

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


80 FOTO KEGIATAN

Supervisi Pelaksanaan Pengawasan Ancaman Terorisme


di Wilayah Perbatasan Provinsi Sulawesi Utara
(Tahuna, 2 November 2017)

Supervisi Pelaksanaan Pengawasan Ancaman Terorisme


di Wilayah Perbatasan Provinsi Sulawesi Utara
(Bitung, 3 November 2017)

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


FOTO KEGIATAN 81

FGD Hasil Monitoring dan Supervisi Pelaksanaan Pengawasan Ancaman Terorisme


di Wilayah Perbatasan Provinsi Sulawesi Utara
(Manado, 4 November 2017)

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


82

PRODUK KREATIF

KONTRA
P R O PA G A N D A

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


PRODUK KREATIF KONTRA PROPAGANDA - PMD 83

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


84 PRODUK KREATIF KONTRA PROPAGANDA - PMD

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017


PRODUK KREATIF KONTRA PROPAGANDA - PMD
85

EDISI NOVEMBER 2017 jalandamai


86

jalandamai EDISI NOVEMBER 2017