You are on page 1of 4

PPh Tidak Final vs PPh Final.

Apa Bedanya?
 Berdasarkan sifat pemotongan dan/atau
pemungutannya, Pajak Penghasilan (PPh) dibedakan
menjadi 2 (dua) yaitu PPh Tidak Final dan PPh Final.
Terdapat perbedaan antara PPh Tidak Final dan PPh Final
terkait dengan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT)
Tahunan PPh Orang Pribadi dan/atau Badan. Berikut
penjelasan ringkasnya:

Pengenaan pada

SPT Tahunan

Penghasilan digabungkan dengan penghasilan lain yang


dikenai tarif umum dalam SPT Tahunan PPh Badan?

Biaya sehubungan untuk menghasilkan, menagih dan


memelihara penghasilan yang dikenai (PPh Tidak
Final/Final) dapat dikurangkan?

Bukti Potong (PPh Tidak Final/Final) dapat diperhitungkan


sebagai kredit pajak bagi pihak yang dipotong dan/atau
dipungut?

Contoh Kasus
Untuk melihat perbedaan ketiga kategori di atas, berikut ini contoh kasus PPh Tidak Final dan Final
pada SPT Tahunan Badan.
PT ABC yang merupakan Wajib Pajak Badan pada tahun 2016 memiliki penghasilan sebagai berikut:

Jumlah Seluruh PPh


Jenis
No Omset Dipotong Pihak Bukti Potong
Penghasilan
Ketiga

1 Persewaan Rp 5.000.000.000,- Rp 100.000.000 Bukti potong PPh Pasal 23


Alat --> Tidak Final
2 Persewaan Rp 2.500.000.000 Rp 250.000.000 Bukti Potong PPh Pasal 4
Bangunan ayat (2) --> Final

Pada Tahun 2016, biaya yang dikeluarkan sehubungan dengan masing-masing penghasilan adalah
sebagai berikut:

 Biaya sehubungan Persewaan Alat = Rp 2.000.000.000,-

 Biaya sehubungan Persewaan Bangunan = Rp 900.000.000,-

Atas hal tersebut berikut adalah pengisian mapping data SPT Tahunan PT ABC

1. Pengisian Data atas Penghasilan Tidak Final dan PPh Tidak Final yang telah dipotong

Tampilan Induk SPT Tahunan PPh Badan 1771

2. Koreksi Fisklal Atas Biaya Sehubungan dengan Penghasilan Final


Tampilan Lampiran SPT Tahunan PPh Badan 1771-I

3. Pengisian Data atas Penghasilan Sewa Bangunan dan PPh Final yang telah dipotong
Tampilan Bagian A Lampiran SPT Tahunan PPh Badan 1771-IV

4. Pengisian Data atas PPh Tidak Final yang telah dipotong

Tampilan Lampiran SPT Tahunan PPh Badan 1771-III