You are on page 1of 6

FORMAT ANALISA JURNAL

A. RESUME JURNAL
1. Judul jurnal
Pengaruh Afirmasi Positif Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Post Operasi Bph
2. Nama Peneliti
Sukesiha, Elsye Maria Rosab, asukesih, belsye
3. Cara mendapatkan jurnal , termasuk kata kunci yang digunakan (P,I, C, O)
1) Problem
Sampel penelitian menggunakan total sampling yaitu 30 responden terbagi dua
yaitu 15 kelompok intervensi dan 15 kelompok kontrol.
2) Intervention
Pengumpulan data dilakukan setelah menetapkan kelompok
kelompok dibedakan responden. Kedua Data pra intervensi diambil untuk
mengidentifikasi tingkat nyeri pasien post operasi BPH sebelum mendapatkan
penatalaksanaan nyeri dengan menggunakan VAS.
3) Comparison
Pemberian afirmasi positif dilakukan 1 kali selama 5 hari pada kelompok intervensi
kemudian evaluasi dilakukan di hari ke 5, waktu mengucapkan afirmasi positif selama
10 menit dengan waktu ketika bangun tidur, setelah istirahat atau meditasi dan
sebelum tidur agar pernyataannya lebih sugestif karena berada pada saat gelombang otak
sedang reseptif, kondisinya dengan penuh harapan seperti dalam doa.
4) Out Come
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prepost hari pertama sebelum dilakukan
afirmasi positif dan post hari pertama sampai hari ke 4 sesudah dilakukan afirmasi
positif pada kelompok intervensi kemudian evaluasi dilakukan setiap hari untuk
penurunan nyeri pada jam 20.00 WIB, waktu mengucapkan Afirmasi positif selama
10 menit dengan waktu ketika bangun tidur, setelah istirahat atau meditasi dan
sebelum tidur agar pernyataannya lebih sugestif karena berada pada saat gelombang otak
sedang reseptif, kondisinya dengan penuh harapan seperti dalam doa, afirmasi
yang dilakukan responden adalah dengan cara mengulang kata “Saya yakin nyeri
berkurang, saya bisa miring kanan dan kiri, saya bisa duduk, saya bisa berjalan”.
Berdasarkan hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukan bahwa afirmasi positif
mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penurunan nyeri dengan melihat
nilai mean absolute percentage error (MAPE) dan nilai mean absotule error (MAE)
mendekati 1 yang artinya nilai model peramalan terdapat penyesuaian yang besar
untuk setiap kesalahan yang terjadi pada nilai model ramalan sebelumnya sehingga hasil
perlakuan afirmasi positif mempengaruhi secara signifikan terhadap penurunan nyeri
pada kelompok intervensi.
Berdasarkan hasil yang diperoleh dalam penelitian ini, terlihat bahwa pemberian afirmasi
positif mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penurunan nyeri perbedaan yang
signifikan antara kelompok intervensi maupun kelompok kontrol dikarenakan bahwa
pada pengukuran dilakukan afirmasi positif terhadap nyeri pada pasien BPH pasien
mengalami nyeri dibagian operasi seperti rasa perih dan panas, nyeri dibagian penis
karena fiksasi yang terlalu kencang menarik penis dan balon kateter yang mendesak
dibagian kandung kemih, ekpresi nyeri dengan meringis sambil dahi berkerut dan
gelisa, nyeri sesudah dilakukan afirmasi positif ditunjukan dengan sikap responden
yang masih mampu berkomunikasi aktif, tersenyum, bercanda, dan ceria
5) Tempat dan waktu pelaksanaan
Di Rumah Sakit RAA Soewondo Pati
6) Tujuan penelitian
Tujuan dari manajemen atau intervensi nyeri adalah mengubah persepsi klien
tentang nyeri, mengubah perilaku nyeri, dan memberi klien rasa pengendalian
yang lebih besar.
7) Metode penelitian
Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan time series. Rancangan
penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perlakuan afirmasi positif yang
dilakukan berulang terhadap penurunan nyeri dan peningkatan mobilisasi pada
pasien post operasi BPH berdasarkan perjalanan waktu.
8) Hasil penelitian
Berdasarkan hasil yang diperoleh dalam penelitian ini, terlihat bahwa pemberian
afirmasi positif mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penurunan nyeri
perbedaan yang signifikan antara kelompok intervensi maupun kelompok kontrol
dikarenakan bahwa pada pengukuran dilakukan afirmasi positif terhadap nyeri
pada pasien BPH pasien mengalami nyeri dibagian operasi seperti rasa perih dan
panas, nyeri dibagian penis karena fiksasi yang terlalu kencang menarik penis dan
balon kateter yang mendesak dibagian kandung kemih, ekpresi nyeri dengan
meringis sambil dahi berkerut dan gelisa, nyeri sesudah dilakukan afirmasi
positif ditunjukan dengan sikap responden yang masih mampu berkomunikasi
aktif, tersenyum, bercanda, dan ceria
9) Saran penelitian
Dengan hasil riset ini, dapat menjadi motivasi bagi rumah sakit untuk dapat
diterapkan bagi pasien-pasien nyeri post operasi.
10) Korelasi antara isi jurnal dengan realita diklinis
a) Hasil penelitian pada jurnal
Berdasarkan hasil yang diperoleh dalam penelitian ini, terlihat bahwa pemberian
afirmasi positif mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penurunan nyeri
perbedaan yang signifikan antara kelompok intervensi maupun kelompok kontrol
dikarenakan bahwa pada pengukuran dilakukan afirmasi positif terhadap nyeri pada
pasien BPH pasien mengalami nyeri dibagian operasi seperti rasa perih dan panas,
nyeri dibagian penis karena fiksasi yang terlalu kencang menarik penis dan balon
kateter yang mendesak dibagian kandung kemih, ekpresi nyeri dengan meringis
sambil dahi berkerut dan gelisa, nyeri sesudah dilakukan afirmasi positif ditunjukan
dengan sikap responden yang masih mampu berkomunikasi aktif, tersenyum,
bercanda, dan ceria.
b) Kondisi riil di klinis atau lapangan
Pada kondisi dilapangan saat mahasiswa melakukan praktik di stase Keperawatan
Medikal Bedah ruangan Teratai RSUD Karanganyar, secara aplikatif perawat telah
mengajarkan tehknik relaksasi nafas dalam, namun karena tidak di pantau maka
pasien lebih banyak mengeluh nyeri. Lewat kasus kelolaan kelompok kami mencoba
mengaplikasikan salah satu tehnik yang baru yaitu Afirmasi positif terhadap nyeri
pasien post prostatectomy dengan cara mengulang kata “Saya yakin nyeri
berkurang, saya bisa miring kanan dan kiri, saya bisa duduk, saya bisa berjalan”.
waktu mengucapkan Afirmasi positif selama 10 menit dengan waktu ketika
bangun tidur, setelah istirahat atau meditasi dan sebelum tidur agar pernyataannya
lebih sugestif karena berada pada saat gelombang otak sedang reseptif, kondisinya
dengan penuh harapan seperti dalam doa. Dari hasil intervensi tersebut
menunjukan bahwa afirmasi positif mempunyai pengaruh yang terhadap penurunan
nyeri

A. ANALISA JURNAL (Critical Appraisal)


Komponen yang dinilai Ya/ Keterangan
Tidak
Judul dan abstrak
1. Apakah judul sesuai dengan isi
2. Apakah tujuan penelitian
disebutkan? Apa?
3. Apakah abstrak memberikan
informasi lengkap: latar belakang,
tujuan, metode, hasil?
Metodologi dan desain penelitian
1. Apakah dijelaskan alasan
melakukan penelitian?
2. Apakah tinjauan pustaka lengkap/
cukup?
3. Apakah jurnal menggunakan
referensi terbaru ( 5 tahun terakhir)
4. Apakah hipotesis disebutkan
5. Jika penelitian berdesain
eksperimen, apakah kelompok
intervensi dan kelompok kontrol
dijelaskan?
6. Apakah pada eksperimen dilakukan
blinded atau double blind?
7. Bila melakukan, bagaimana cara?
8. Sampling
9. Bagaimana sample dipilih?
10. Apakah kriteria inklusi dan ekslusi
disebutkan? Apa?
11. Apakah ukuran sampel cukup dan
dapat representatif untuk populasi?
12. Pengumpulan data
13. Bagaimana cara pengumpulan data
(kuesioner atau yang lain?)
14. Siapa yang mengumpulkan data?
15. Apakah instrumen pengumpulan
data dijelaskan
16. Apakah instrumen diuji terlebih
dahulu?
apakah jenis pilihan jawaban dalam
instrumen penelitian ini?
17. Apakah ada penjelasan validitas
dan reabilitas dalam instrumen?
Pertimbangan etik
1. Apakah penelitian menggunakan
ijin etik dari komisi etik?
2. Apakah ada informed consent
dalam penelitian?

Analisa data dan hasil


1. Apakah hasil yang disampaikan
jelas?
2. Apakah v-value dan confidence
interval dilaporkan
3. Apakah hasilnya significant?
4. Apakah kesimpulan penelitian ini?
5. Hasil dan keterbatasan penelitian
6. Apakah hasil bisa digeneralisasikan
7. Apakah hasilnya dihubungkan
dengan penelitian sebelumnya?
8. Apakah teori membantu untuk
menjelaskan hasil penelitian
9. Apakah keterbatasan penelitian
disebutkan?
10. Apakah ada saran untuk penelitian
selanjutnya?
11. Apakah implikasi penelitian
tersebut (yang disebutkan dalam
jurnal?)