You are on page 1of 3

Nama : Rossella Ajeng Firyasiwy

Annita Fatma Lestari


Comco : CHC ML dan CHC 3S
ROM : Novril Welmar

MADU
1. Definisi
Madu adalah cairan yang memiliki tekstur lebih kental dan berasa manis, dihasilkan
oleh lebah dan serangga lainnya dari nektar bunga. Jika Tawon madu sudah berada dalam
sarang nektar dikeluarkan dari kantung madu yang terdapat pada abdomen dan dikunyah
dikerjakan bersama tawon lain, nectar yang sudah halus ditempatkan pada sel, dan jika sel
sudah penuh akan ditutup kemudian akan terjadi proses fermentasi. madu mengandung unsur
monosakarida, fruktosa dan glukosa, dan memiliki rasa manis yang hampir sama dengan gula.
Sejarah penggunaan madu oleh manusia sudah cukup panjang. Dari dulu manusia
menggunakan madu untuk makanan dan minuman sebagai pemanis atau perasa. Aroma madu
bergantung pada sumber nektar yang diambil lebah.

2. Jenis-jenis Madu
Adapun jenis-jenis madu yang sering kita jumpai antara lain :
a. Madu alfafa, Madu yang berasal dari bunga ungu alfafa. Warnanya terang dengan wangi
dan rasa yang tak terlalu menyengat
b. Madu alpukat, Madu yang dikumpulkan dari bunga alpukat. Warnanya ge!ap dan rasanya
kaya akan lemak.
c. Madu blueberry, Madu yang diambil dari bunga putih blueberry. Warna madunya kuning
kecokelatan muda dengan rasa yang enak. di dunia, madu ini diproduksi di Inggris dan
Michigan.
d. Madu clover, Madu clover memiliki rasa yang enak dan tidak terlalu tajam, berasal dari
bunga clover. Warnanya bervariasi dan bening seperti air hingga kuning kecokelatan tua,
tergantung lokasi dan jenis bunga clover yang menjadi sumbernya.
e. Madu eucalyptus, Madu yang rasanya tak terlalu enak tetapi sangat bernilai karena konon
dapat mengobati penyakit tuberkulosis paru. Madu ini berasal daribanyak pohon berbunga
sehingga warnanya bervariasi dengan rasa yang kuat seperti obat.
f. Madu jeruk, Seringkali madu ini merupakan kombinasi dari beberapa bunga jeruk,
warnanya terang, rasanya tak terlalu tajam, dan beraroma jeruk segar.
g. Madu cengkih, Madu yang dikumpulkan dari bunga cengkih. Warnanya kuning oranye
keemasan dengan aroma dan rasa cengkih yang enak.
h. Madu kapas, Madu dengan warna terang, aroma khas, dan rasa yang agak tawar. Madu ini
mudah menggumpal menjadi partikel dan berubah warna menjadi putih.
i. Madu sage, Madu dengan warna terang, kental, dan rasanya enak serta tidak tajam. Jenis
madu ini jarang menggumpal sehingga sering dicampur dengan madu lain untuk
memperlambat penggumpalan.
j. Madu bunga bakau (mangrove), Madu ini tergolong madu hutan. di Indonesia, antara lain
dapat ditemukan dipropinsi Jambi dan di daerah pantai.

3. Manfaat Madu Untuk Kesehatan


Selain berfungsi sebagai pemanis alami yang memiliki kadar kalori rendah, madu memiliki
beragam manfaat untuk kesehatan, antara lain :
a. Sebagai Pembunuh Kuman
Madu memiliki kandungan yang sangat lengkap, salah satunya asam amino bebas yang
mampu membantu mempercepat proses penyembuhan dari penyakit. Dengan antibiotik
madu mampu mengalahkan bakteri patogen penyebab penyakit infeksi.
b. Sebagai Antibiotik
Madu bekerja sebagai antibiotin alami dan sanggup bekerja mengalahkan bakteri-bakteri
mematikan. Karena sifatnya yang asam, madu tidak cocok untuk pertumbuhan dan
perkembangbiakan bakteri. Dengan menghasilkan hidrogen peroksida, madu merupakan
antiseptik alami yang luar biasa. Kekentalan madu yang sedikit mengandung air ini,
menghasilkan proses osmosis dengan menyerap air dari bakteri yang menyerang tubuh,
seperti halnya spon yang mudah menyerap air. Kemudian madu mengeringkan bakteri yang
sudah diserap airnya. Akhirnya bakteri sulit tumbuh dan mati.
c. Sebagai Obat Luar
Karena antiseptik yang dikandung madu, kita bisa menggunakan madu sebagai obat luar.
Bahkan di Australia telah dikembangkan sebuah saleb yang terbuat dari madu. Saleb ini
untuk mengobati luka luar. Bagi perempuan terutama remaja yang risih dengan jerawat
yang nongol di wajah. Anda bisa menggunakan madu untuk menghilangkan jerawat. Cukup
dengan mengoleskan madu pada bagian yang berjerawat dan diamkan selama 15 menit lalu
bilas.
d. Sebagai Antioksidan Alami
Kandungan flavonoid dalam madu, sangat bermanfaat sebagai antioksidan alami untuk
membantu mengurangi resiko berbagai jenis penyakit, seperti kanker dan jantung. Infeksi
dan luka kecil juga cepat sembuh jika kita mengkonsumsi madu rutin. Untuk yang terkena
infeksi di kulit dan bintik-bintik merah juga bisa disembuhkan dengan mengkonsumsi
madu.
e. Merangsang pertumbuhan jaringan
Propolis, enzim, dan serbuk sari, vitamin dan mineral dalam madu dapat merangsang
pertumbuhan jaringan baru. Bila digunakan pada luka bakar, madu akan mempercepat
penyembuhan dan mengurangi jumlah jaringan parut.
f. Menurunkan glukosa dan kolesterol darah
Meskipun lebih manis dari gula, madu memiliki indeks glikemik rendah karena diserap ke
dalam aliran darah secara bertahap. Anda yang memiliki diabetes harus mengurangi
makanan berindeks glisemik tinggi karena akan mendorong lonjakan glukosa darah.
g. Meringankan penyakit pernafasan
Madu sangat efektif untuk penyakit pernapasan. Sebuah studi di Bulgaria pada hampir
18.000 pasien menemukan bahwa madu membantu mengatasi bronkitis kronis, bronkitis
asma, rinitis kronis, alergi dan sinusitis. Madu adalah obat yang efektif untuk pilek, flu, dan
infeksi pernapasan.