You are on page 1of 2

Nama : Muhlis

Kelas : 1514370067
Mata Kuliah : Network Security Coding

RIVIEW JURNAL SISTEM KEAMANAN JARINGAN


DALAM MENCEGAH FLOOADING DATA DENGAN
METODE BLOKING IP DAN PORT
Budi Triadi
Teknik Informatika, Fakultas Teknik dan Ilmukomputer Universitas Potensi Utama
Jl. KL Yos Sudarso Km. 6,5 No. 3-A Tanjung Mulia-Medan
Email : buditriandi@gmail.com

Abstrak
Server dapat mengalami serangan kapan saja. Oleh karena itu dibutuhkan sistem yang dapat menganalisa setiap paket yang
masuk. Sistem ini nantinya akan mencegah terjadinya flooading. Dengan menganalisa setiap paket yang masuk. Nantinya
sistem dapat mengetahui apakah paket yang masuk merupakan paket yang diminta. Jika bukan, maka sistem akan melakukan
tindakan pencegahan dengan cara memblok IP asal paket tersebut. Untuk mengetahui apakah data tersebut merupakan data
yang diperlukan oleh user, dilakukan melalui paket TCP, UDP dan ICMP.
flooding data. Jika terdapat paket yang tidak diharapkan, maka
1. PENDAHULUAN
server akan memblok IP paket tersebut.
Saat ini hampir semua perusahaan menggunakan teknologi
1.1. Flood Data
internet sebagai sarana komunikasi. Hal ini disebabkan karena
Traffic data akan selalu mengalami turun naik, pada saat jam
internet memberikan kemudahan kepada penggunanya untuk
sibuk tentunya traffic data akan menjadi padat. Saat ini terjadi,
melakukan komunikasi ataupun transfer data. Kemudahan dan
data yang akan dikirim maupun yang akan datang akan
kepraktisan inilah yang menjadi alasan utama perusahaan
mengalami antrian dan mengakibatkan keterlambatan.
menggunakan internet. Tetapi disamping kemudahan yang
1.2. Metode Pengambilan Data
diberikan, internet juga memiliki banyak kekurangan yang
Agar dapat dilakukan pengecekan rutin terhadap database,
cukup menghawatirkan bagi para penggunanya. Seperti
dibuat suatu komputer yang bertugas mengatur lalulintas
banyaknya celah keamanan yang dapat menyebabkan
keluar masuknya data. Sedangkan untuk proses analisa
kerusakan atau kehilangan data. Untuk meminimalisir hal ini,
dilakukan oleh program sniffer.
network administrator dituntut untuk menjaga sistem dari
serangan hacker atau user yang ingin merusak sistem. Akan 2. METODOLOGI PENELITIAN

tetapi, banyaknya aliran data tentu membuat administrator 2.1. Rancangan Pengambilan Data
kesulitan untuk menganalisa setiap paket yang masuk. Maka Proses pengambilan data dilakukan dengan membelokkan data
dari itu dibutuhkan suatu sistem yang dapat mengalisa apakah yang akan masuk ataupun data yang akan keluar untuk di
setiap paket yang masuk merupakan paket yang diharapkan capture headernya sebelum dilanjutkan ketujuan yang
atau bukan. Sistem ini nantinya akan meminimalisir terjadinya sebenarnya.
2.2. Rancangan Pemblokiran IP
Setelah data yang dianalisa terbukti dapat menyebabkan
flooding data, maka sistem akan mengirimkan paket UDP ke
server untuk melakukan bloking terhadap IP yang
bersangkutan.
2.3. Kemampuan Sistem Dalam Mengolah Data
Sistem ini memiliki beberapa kemampuan dalam mengolah
data, yaitu:
 Pemisahan paket data.
 Pengidentifikasian data flood.
 Pengiriman data UDP secara otomatis untuk melakukan
blokir IP.

3. HASIL DAN PEMBAHASAN

Sistem ini nantinya akan menganalisa semua data yang


masuk, sehingga dapat mendeteksi apakah data tersebut dapat
menyebabkan terjadinya flooding data atau tidak. Selain itu,
sistem ini dapat menjamin keamanan data karena konsep
sistem ini melakukan pencegahan.